Anda di halaman 1dari 20

Dr Christanto Nugroho, Sp.An.

Instalasi Anestesiologi & Terapi Intensif


RSUD Nganjuk
2012
Manusia

Tahan TIDAK MAKAN berHARI - HARI


Tahan TIDAK MINUM berJAM - JAM

TIDAK bisa HIDUP


tanpa oksigen
lebih dari lima menit !

Tanpa Kerusakan Organ Permanen


OKSIGEN DALAM TUBUH
OKSIGEN DALAM TUBUH
TRANSPORT OKSIGEN

Oxygen Delivery ( DO2 ) :


Banyaknya oksigen yang disuplai ke jaringan

DO2 = CaO2 x CO
DO2 Normal = + 1000 ml/mnt

Oxygen Content ( CaO2 ) :


Kandungan Oksigen Arteri
( N = + 0,21 ml O2 / ml darah )

Cardiac Output ( CO ) :
Curah Jantung
( N = + 5000 ml / mnt )
KANDUNGAN OKSIGEN ARTERI
( CaO2 )
Oksigen dlm darah sebag besar diikat Hemoglobin,
sebag kecil larut dlm plasma (shg diabaikan).

CaO2 = Hb x SaO2 x 1,34

Hb : Kadar hemoglobin ( gr Hb / 100 ml drh )


SaO2 : Saturasi Oksigen ( prosentase kandungan
oksigen dalam hemoglobin )
1,34 : Konstanta max banyaknya ml O2 yg dpt
diikat setiap 1 gr Hb
CaO2 = Hb x SaO2 x 1,34

= 0,15 gr/ml x 100 % x 1,34 ml/gr

= 0,21 ml O2 / ml darah

Nilai Normal :

Hb = 15 gr % = 0,15 gr / ml

SaO2 = 100 %
CATATAN :

Hemoglobin dipengaruhi kuantitas, kualitas, afinitas

Saturasi O2 dipengaruhi :
Airway, Breathing, Gas Exchange, FiO2
CURAH JANTUNG ( CO )

CO = SV x HR
= 75 ml x 70 x / mnt

= + 5000 ml / mnt
SV : Stroke Volume ( Isi Sekuncup )
~ Volume darah yg dikeluarkan jantung
setiap kali memompa
Normal = 70 80 cc ( 75 ml )

HR : Heart Rate ( Denyut Nadi )


Normal = 60 80 x / mnt ( 70 x / mnt )
ISI SEKUNCUP ( SV )
Dipengaruhi :

1.Preload
Hukum Starling :
Venous Return SV
2. Kontraktilitas Otot Jantung
~ Obat Inotropik SV
~ Hipoksia, Hiperkarbia, Asidosis SV
3. Afterload
Tahanan thd aliran darah yg dipompa jantung
~ Vasodilatasi SV
~ Vasokonstriksi SV
CATATAN :

Isi Sekuncup ( SV ) ada batas maksimal.


Bila Denyut Nadi ( HR )
maka Curah Jantung ( CO )

Bila Denyut Nadi ( HR )


Waktu untuk mengisi Ventrikel
Kiri
Isi Sekuncup ( SV )
maka Curah Jantung
( CO )
CATATAN :

Hipotensi = SVR
SVR MAP
MAP Perfusi Jaringan
KONSUMSI OKSIGEN ( VO2 )
Oxygen Consumption
Metabolisme Basal = + 4 5 ml / kgBB / mnt
= + 250 ml / mnt
uplai : Konsumsi = 1000 ml/mnt : 250 ml/m

KESEIMBANGAN
SUPLAI ~ KONSUMSI

SUPLAI KONSUMSI

HIPOKSIA , ISKEMIK JARINGAN !!


SUPLAI O2 MENURUN
DO2 = CaO2 x CO
CaO2 = Hb x SaO2 x 1,34
CO = SV x HR
Hb : SaO2 :
~ Stop perdarahan ~ Airway
~ Transfusi darah ~ Breathing & Gas Exchange
~ Terapi Oksigen
SV :
~ Preload : Infus HR :
~ Kontraksi : Inotropik ~ Bradi : Atropin
~ Afterload : Vasopressor, ~ Tachy : Masase
Anti Hipertensi Carotis,
KONSUMSI O2 MENINGKAT
Metabolisme meningkat :
~ kejang ~ demam
~ gelisah ~ hipertiroid
~ post operatif ~ peripartum
~ fisioterapi ~ dlsb

Atasi penyebab & obat simtomatis


Hati-hati dgn pemberian anti kejang dan anxiolitik :
Dapat mendepresi nafas ( hipoventilasi )
Pd kondisi ekstrem diknock down di
ICU :
Dilumpuhtidurkan dan dipasang ventilator
metabolisme minimal
TERAPI OKSIGEN
Indikasi : Hipoksemia - Hipoksia
Syarat : Tdk ada problem airway & breathing
Prinsip :
a) FiO2 dpt diatur sesuai kebutuhan
b) Tdk tjd rebreathing ( akumulasi CO2 )
c) Resistensi minimal
d) Efisien & ekonomis
e) Nyaman utk pasien
Macam Alat ( FiO2 ) :
a) Nasal kateter (2440 %)
b) Masker sederhana (40-60%)
c) Masker dg reservoir (40-90%)
d) Ventilator (21-100%)
e) Incubator (sampai 40%)
f) Tenda oksigen / head box (30-50%)
Indikasi Akut Terapi Oksigen :
The American College of Chest Physicians dan
The National Heart, Lung, and Blood Institute

Indikasi yang sudah direkomendasi :


-Hipoksemia akut (PaO2 < 60 mmHg; SaO2 <
90%)
-Cardiac arrest dan respiratory arrest
-Hipotensi (tekanan darah sistolik < 100 mmHg)
- Curah jantung yang rendah dan asidosis
metabolik (bikarbonat
< 18 mmol/L)
-Respiratory distress (frekuensi pernafasan >
24/min)
Indikasi yang masih dipertanyakan :
-Infark miokard tanpa komplikasi
-Sesak nafas tanpa hipoksemia