Anda di halaman 1dari 36

SENDI/ARTIKULASI

oleh: dr.Hj.Rosaria Indah


pengertian
Sendi adalah tempat dimana berbagai
tulang bersambung satu sama lain pada
permukaannya.
bangunan di sendi
1. tulang
2. cartilago
3. ligament
4. membran sinovial
Tulang di sendi
merupakan elemen utama sendi
di tulang besar: ujung tulang membesar, t.a.
jaringan spongy cancellous dengan permukaan
tipis yang kompak/padat
di tulang pipih: di ujungnya,di tulang pendek: di
berbagai permukaannya
tidak ada canal Havers, lacunae lebih besar
pembuluh darah bentuk loops, tidak melubangi
permukaan tulang, sehingga permukaan mulus
cartilago
cartilago sendi tidak bertendensi untuk ossifikasi
matrix granular karena tekanan tinggi
sel dan nuklei berukuran kecil, tersebar paralel
terhadap permukaan sendi, makin dekat ke
tulang ia makin vertikal terhadap tulang
ia konkaf di daerah tekanan paling tinggi dan
konvek
mendapat nutrisi dari membran sinovial di
dekatnya
terdiri dari jenis cartilago hialin dan fibro-cartilago
putih
ligamentum
pita ligament berbagai bentuk, berfungsi
menguatkan persendian, tampak putih,
mengkilat keperakan
ligament yang elastis dan fleksibel, untuk
menjamin kebebasan gerak, tapi kuat, dan
kokoh hingga ada keterbatasan
pemanjangan jika ada gerak yang terlalu
dipaksakan
membran sinovial
yaitu membran tipis dan lunak yang
padanya terdapat corpusculum jaringan
ikat
mensekresi cairan yang kental, berkilat,
seperti putih telur, disebut sinovia
membran sinovia juga ditemukan pada
tempat lain selain artikular, yaitu pada
bursa dan vagina/sarung otot.
Pembagian artikulasi
Artikulasi dibagi menjadi 3 kelas
1. Synarthrosis (tidak bergrak)
2. amphiarthrosis (campuran)
3. diarthrosis (bergerak)
Synarthrosis
yaitu semua sendi yang permukaan
tulangnya langsung bersentuhan,
dikuatkan oleh jaringan ikat, dan tidak ada
gerak yang berarti, seperti pda tulang-
tulang di cranium dan di wajah, keculai di
rahang bawah
Ada 4 macam synarthrosis: Sutura,
schindylesis, gomphosis dan
synchondrosis
Sutura
tepi bergerigi dari tulang-tulang pipih
disatukan oleh jaringan fibrosa, hanya ada
di kepala.
Ada 2 macam sutura: sutura vera (true
suture) dan sutura notha (false sutura)
sutura vera : artikulasi dari tulang dengan
tepi bergerigi: di cranium
sutura notha: palsu: artikulasi permukaan
yang kasar, mis: intermaxiller
Sutura notha di intermaxiller
Schindylesis, fissura
lapisan tipis tulang masuk ke dalam
sebuah celah atau fissura, yang terbentuk
oleh pemisahan 2 lamina di tulang yang
lain, seperti pada artikulasi rostrum
sphenoid dan perpendicular ethmoid
dengan vomer, sehingga ada fissura
antara maxilla bagian atas dan palatum
Gomphosis
yaitu sendi yang dibentuk oleh insersi
penonjolon kerucut pada sebuah kantung,
seperti paku masuk ke kayu.
contoh: masuknya gigi pada alveoli di
maxilla
synchondrosis
sendi yang diantarai kartilago
kartilago ini akan berubah juga menjadi
tulang, sehingga bentuk ini hanyalah
sementara
contohnya sendi pada epifisis dan tangkai
tulang panjang
Amphiarthrosis/mixed articulation
sendi dimana permukaan tulang yang
berdekatat diantarai oleh piringan pipih
fibrocartilago atau struktur yang lebih
kompleks yang lengket pada ujung tiap
tulang,
misalnya artikulasi vertebrae dan
simphisis osis pubis dan syndesmosis
pada sendi tibio-fibular inferior
symphisis
Diarthrosis
berbagai macam diarthrosis:
1. Ginglymus/hinge joint/engsel
2. Trochoides/pivot joint(radio-ulnar superior,
odontoid atlas)
3. condyloid (pergelangan tangan)
4. saddle joint(s.carpo-metacarpo di jempol)
5. enarthrosis/ball-and-socket (femur-coxae)
6. arthrodia/gliding joint (carpalia)
Ball-and
socket joint/
enarthrosis

sendi engsel/
ginglymus
trochoides/pivot joint
condiloid/elipsoidal joint
saddle joint
ball-and-socket joint
gliding joint