Anda di halaman 1dari 28

MANAJEMEN BABI III

KEGAGALAN MENYUSUI
PENYEBAB TIDAK BERFUNGSINYA KELENJAR SUSU :
1. KELENJAR SUSU TIDAK ADA
2. PUTING SUSU TERBALIK (INVERTED NIPLE) SEHINGGA
ANAK BABI TIDAK BISA MENYUSU
3. BAGIAN KELENJAR SUSU TIDAK AKTIF
4. TIDAK ADANYA KELENJAR SUSU KARENA
KECELAKAAN ATAU PENYAKIT.
WARNA BULU DAN KULIT
WARNA BULU PERLU DIPERTIMBANGKAN DALAM
PENGEMBANGAN TERNAK BABI
BULUNYA RELATIF SEDIKIT DIBANDING SAPI DAN
KULITNYA TERBUKA TERHADAP KEADAAN LUAR
WARNA HITAM DI DAERAH TROPIS KURANG
MENGUNTUNGKAN, SEJAUH TEMPERATUR MENJADI
PERTIMBANGAN
KULIT YANG SEDIKIT / TIDAK BERPIGMEN
- TIDAK TERLINDUNG DARI SINAR
MATAHARI (SOLAR RADIATION) DAN
DAPAT MENYEBABKAN KANKER KULIT.
- BABI LANDRACE & LARGE WHITE, PERLU
DIPERHATIKAN KARENA BERASAL DARI
DAERAH RELATIF DINGIN.
PENYAKIT

BEBERAPA PENYAKIT YANG SERING TIMBUL PADA TERNAK


BABI (OUT BREAK) :
1. BRUCELLOSIS, 80 90% MENYEBABKAN KEGUGURAN YANG
TERJADI PADA KEBUNTINGAN 4 minggu.
2. ATHROPIC RHINITIS
3. TRANSMISSIBLE GASTROENTERITIS (MORTALITAS 100%)
4. ERYSIPELAS, SERING DISEBUT DIAMOND SKIN DISEASE DAN
DAPAT MENULAR PADA MANUSIA
PENCEGAHAN: VAKSINASI PADA UMUR 6-12 MINGGU
5. LEPTOSPIROSIS (DALAM URIN DAN DARAH), MENYEBABKAN
KEGUGURAN PADA 1/3 AKHIR MASA BUNTING DAN SEMUA
UMUR DAPAT TERTULAR.
6. SWINE INFLUENZA, STRAIN H1N1 DAPAT MEMATIKAN
MANUSIA YANG TERTULAR.
7. VIRUS PNEUMONIA
8. HOG CHOLERA (SAMPAR BABI) VAKSINASI
REPRODUKSI
BIASANYA 10% BABI BETINA DI PETERNAKAN GAGAL
BERREPRODUKSI
UMUR DEWASA KELAMIN 4 7 BULAN, DIPENGARUHI OLEH
FAKTOR-FAKTOR : BANGSA, SEX, LINGKUNGAN, BB, MUSIM
(TERUTAMA DI DAERAH NON TROPIS), PENYAKIT ,
PENGELOLAAN DAN KHUSUSNYA PAKAN YANG DIBERIKAN
DIHARAPKAN BERANAK PERTAMA PADA UMUR 12 14
BULAN ( LAMANYA KEBUNTINGAN 115 HARI )
MENGAWINKAN BABI BETINA, 2 KALI PADA MASA ESTRUS : ( I
) HARI PERTAMA ESTRUS, ( II ) 24 JAM SETELAH PERKAWINAN
I
SEX RASIO
- BABI JANTAN UMUR < 1 TH = 1 (JANTAN) : 17
(BETINA)
- BABI JANTAN UMUR > 1 TH = 1 (JANTAN) : 25 30
(BETINA)
JUMLAH ANAK
- MENINGKAT SAMPAI UMUR 2,5 3 TAHUN
- KONSTAN SAMPAI UMUR 5 TAHUN
PENYUSUTAN BB (SHRINK)
PENYUSUTAN BB DIALAMI AKIBAT PENGANGKUTAN DAN
DITUNJUKKAN DALAM PERSENTASE

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN SHRINK :


1. LAMA & JARAK PERJALANAN
2. JENIS KENDARAAN
3. RESIKO CUACA
4. UMUR & BB
5. JUMLAH MUATAN
1. LAMA & JARAK PERJALANAN

PENYUSUTAN BB TERNAK BABI DENGAN


PERBEDAAN JARAK DAN LAMA PERJALANAN

JARAK YANG LAMANYA


DITEMPUH % SHRINK PERJALANAN % SHRINK
(MIL) (JAM)

35 0,74 1,25 0,69

36 -65 1,37 1,24 - 3.33 1,32

66 - 95 1,45 3,33 - 6,66 1,45

> 95 1,71 > 6,66 1,95


2. JENIS KENDARAAN
HASILPENELITIAN DAN PENGAMATAN (PENGANGKUTAN
TRUK & KERETA API ) :

- TRUK : JARAK DEKAT PENYUSUTANNYA LEBIH


SEDIKIT DIBANDING KERETA API
- KERETA API : JARAK JAUH PENYUSUTANNYA
LEBIH SEDIKIT DIBANDING TRUK
3. RESIKO CUACA
PADA KEADAAN CUACA PANAS, PENGANGKUTAN DILAKUKAN
PADA MALAM HARI DAN ATAU DILAKUKAN PENYEMPROTAN
PADA SAAT KENDARAAN ISTIRAHAT

PENGARUH TEMPERATUR
- PENYUSUTAN BB LEBIH RENDAH: - 60 C S/D
15,50C
- DI BAWAH < - 60 C & DI ATAS >15,50C
PENYUSUTANNYA LEBIH TINGGI
PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP PENYUSUTAN BB

PERSENTASE PENURUNN BERAT BADAN


PERJALANAN
(JAM)
1 200 F 60 800 F 800F

1 0,96 0,54 0,87

1-2 1,17 0,84 1,00

2-4 1,24 1,26 1,54

4 3,27 1,75 1,51


KETERANGAN : 10F = - 170C ; 200F = -6,60C ; 600F = 15,50C ;
800F = 26,60C
4. UMUR & BB

PENYUSUTAN BB HEWAN MUDA LEBIH TINGGI


DIBANDING YANG LEBIH TUA
PENYUSUTAN AKAN LEBIH TINGGI LAGI, BILA
KELOMPOK YANG DIANGKUT MEMPUNYAI
PERBEDAAN BB YANG BESAR (DIBANDING YANG BB
RATA-RATA SAMA)
5. JUMLAH MUATAN
HINDARKAN PEMUATAN YANG KURANG ATAU BERLEBIHAN DARI
KAPASITAS YANG TERSEDIA
MUATAN YANG IDEAL ADALAH 95 100% DARI KAPASITAS
MELEBIHI ATAU KURANG DARI KAPASITAS, TERJADI HIMPITAN SESAMA
BABI PADA SAAT KENDARAAN MULAI BERJALAN DAN AKAN BERHENTI
DAPAT MENYEBABKAN KEMATIAN & CACAT TUBUH
MELEBIHI ATAU KURANG DARI KAPASITAS SEBESAR 15 25%,
MENYEBABKAN PENYUSUTAN BB SEKITAR 15% LEBIH BESAR DIBANDING
PEMUATAN 95 100% DARI KAPASITAS
RATA-RATA PENYUSUTAN BB SEKITAR 1 2%
KANDANG TERNAK BABI
KANDANG
YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN:
o TERBATASNYA LUAS TANAH YANG TERSEDIA
o UNTUK MUDAHNYA PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN,
SEBAIKNYA DIPELIHARA SECARA TERKURUNG ATAU DALAM
KANDANG
o TERUTAMA BAGI INDUK BABI YANG MELAHIRKAN, SEBAB
ANAK BABI YANG BARU LAHIR SISTEM REGULATOR PANASNYA
BELUM BERFUNGSI SEMPURNA.
LOKASI PETERNAKAN

TRANSPORTASI
PERSEDIAAN AIR
TANAHNYA MUDAH KERING
JAUH DARI PEMUKIMAN & TOLERANSI
PENDUDUK
PERUBAHAN IKLIM TIDAK DRASTIS
TEMPERATUR LINGKUNGAN

TEMPERATUR YANG SESUAI BAGI TERNAK BABI

UMUR ATAU BERAT BADAN TEMPERATUR ( 0C )

0 1 MINGGU 25 30

1 5 MINGGU 22 27

5 8 MINGGU 19 24

KURANG DARI 50 kg 18 24

LEBIH DARI 50 kg 15 24
BANGUNAN KANDANG
SISTEM TERBUKA LEBIH SESUAI DENGAN IKLIM TROPIS
TEMBOK KANDANG CUKUP 60 cm
DIATAS TEMBOK DIBUAT TERALI BESI SECARA HORIZONTAL, PIPA PERTAMA
30 cm DI ATAS TEMBOK KEMUDIAN PIPA KEDUA 30 cm DI ATAS PIPA
PERTAMA
LUAS KANDANG TERGANTUNG TUJUAN PENGGUNAANNYA
TINGGI BANGUNAN 3 m
KEMIRINGAN LANTAI KANDANG 1 1,5 0
KEMIRINGAN SALURAN TEMPAT PEMBUANGAN KOTORAN 230
MACAM-MACAM KANDANG
1. KANDANG PEJANTAN
2. KANDANG BERANAK
3. KANDANG INDUK BABI
4. KANDANG PENGGEMUKAN
5. KANDANG KARANTINA
1. KANDANG PEJANTAN
PANJANG : 3 m & LEBAR : 2 m

TERPISAH AGAK JAUH DENGAN KANDANG BABI


BETINA, AGAR WAKTU BETINA ESTRUS PEJANTAN
TIDAK GELISAH DAN AGRESIF

TEMBOK KANDANG LEBIH TINGGI DIBANDING


KANDANG LAINNYA, AGAR TIDAK DAPAT MELOMPAT
KELUAR
2. KANDANG BERANAK
PANJANG : 2,7 m & LEBAR : 2,4 m
ADA 2 SISTEM, UNTUK MENGHINDARI TERTINDIHNYA ANAK
BABI OLEH INDUKNYA,

( 1 ). FARROWING RAIL :
DALAM KANDANG DIBUATKAN SEMACAM REL ATAU PALANG
PENGAMAN SEKELILING DINDING DENGAN TINGGI 25 cm
DARI LANTAI DAN 25 cm DARI DINDING.
( 2 ). FARROWING CRATE :
- DALAM KANDANG DIBUATKAN STALL DENGAN
UKURAN LEBAR 50 70 cm, TERGANTUNG BESARNYA
INDUK DENGAN PANJANG 2,2 m.
- BAGIAN MUKA STALL DIBERI TEMPAT PAKAN DAN
MINUM.
- DALAM KANDANG DIBERI LAMPU PEMANAS
UNTUK ANAK BABI YANG BARU LAHIR
3. KANDANG INDUK
UKURANNYA SAMA DENGAN KANDANG PEJANTAN
CUKUP UNTUK 1 EKOR INDUK DAN ANAK-ANAKNYA
ATAU 3 4 EKOR BABI BUNTING
4. KANDANG PENGGEMUKAN
BENTUK BANGUNAN KANDANG ADALAH MEMANJANG,
DITENGAH TERDAPAT LORONG DENGAN 2 JALUR PETAK-PETAK
DI KEDUA SISI LORONG ( TIAP PETAK BERUKURAN 3 X 3 m )
KAPASITAS KANDANG :
a. ANAK BABI SAMPAI BB 40 kg SEBANYAK 25 EKOR
( 0,36 m2/EKOR )
b. BABI DENGAN BB 40 90 kg SEBANYAK 16 EKOR
( 0,56 m2/EKOR )
c. BABI DENGAN BB DIATAS 90 kg SEBANYAK 12
EKOR ( 0,75 m2 / EKOR )
JUMLAH TERNAK BISA DIKURANGI (CUACA PANAS)
5. KANDANG KARANTINA
- UKURAN KANDANG TERGANTUNG
KEBUTUHAN
- DIGUNAKAN UNTUK :
1). TERNAK YANG BARU DATANG /
DIBELI
2). TERNAK SAKIT
PERENCANAAN KANDANG
1) PENGELOMPOKAN KANDANG
2) JARAK ANTARA SATU MACAM KANDANG DENGAN
LAINNYA
3) LETAK GUDANG TEMPAT MENYIMPAN MAKANAN
4) TEMPAT SUMBER AIR