Anda di halaman 1dari 31

BEYOND USE

DATE
Oleh:
Suhartini 16344129
Khairunissa 16344130
Lailul Hidayati 16344131
Tyas Kusumaningrum H.G 16344132
Muhammad Zakaria 16344134
Abdul Manaf 16344135
Witriani Novita 16344136
LATAR BELAKANG PENTING BAGI
APOTEKER UNTUK
MENENTUKAN BEYOND
STABILITAS USE DATE
APOTEKER PRODUK
FARMASI

BERTANGGUNG MENENTUKAN BEYOND USE DATE


JAWAB EXPIRATION DATE TIDAK SELALU
MEMBERIKAN (ED) DAN BEYOND TERCANTUM DALAM
OBAT YANG AMAN USE DATE (BUD) KEMASAN PRODUK
DAN EFEKTIF
STABILITAS
Definisi : Sejauh mana produk tetap dalam batas-batas tertentu, dan
selama kurun waktu penyimpanandan penggunaan, sifat dan
karakteristiknya tetap sama pada saat pembuatannya.

Tipe Tipe Stabilitas Obat


Tipe Stabilitas Kondisi yang dipertahankan selama masa simpan obat
Kimia Setiap bahan aktif obat mempertahankan struktur
kimia dan potensi obat dalam jangka waktu tertentu
Fisika Sifat fisika termasuk penampilan, keseragaman,
disolusi, palatabilitas (secara organoleptis)
dipertahankan
Mikrobiologi Sterilitas atau resistensi terhadap pertumbuhan
mikroba dipertahankan sesuai dengan persyaratan
yang ditentukan.
Terapi Efek terapi tidak berubah
Toksikologi Tidak ada peningkatan toksisitas yang signifikan
FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI
pH : Faktor yang paling penting yang mempengaruhi stabilitas

STABILITAS
produk, apoteker bisa menambahkan buffer untuk mempertahankan
pH yang sesuai untuk memperpanjang umur simpan obat
Suhu: Meningkatkan laju reaksi 2 -3 kali untuk tiap kenaikan suhu
10C
Cahaya: Memberikan energi aktivasi untuk reaksi degredasi
Oksigen : Menyebabkan degredasi melalui reaksi oksidasi
Pelarut : Pelarut dapat mempengaruhi pH, Kelarutan dan parameter
kelarutan bahan aktif
Karbondioksida: membentuk karbonat yang tidak larut, menurunkan
disintegrasi dan disolusi produk
Kelembaban dan uap air : Dapat menyebkan reaksi hidrolisis
Ukuran Partikel: Semakin kecil ukuran semakin besar reaktifitasnya
KETIDAKSTABILAN
Polimorf: perubahan bentuk zat Penguapan: Penguapan meningkat
aktif obat yang sangat berbeda dengan kenaikan suhu yang akan
dari senyawa kimia awalnya mengakibatkan hilangnya pelarut
(kelarutan, kompresibilitas dan dan menyebabkan konsentrasi
titik leleh berubah obat meningkat dan bisa
menyebabkan pengendapan

Absorbsi: Obat atau eksipien akan


Kristalisasi: Pembentukan kristal kehilangan jumlahnya akibat
akibat fluktuasi suhu penyerapan wadah, tube, jarum
suntik atau bahan lainnya
PERUBAHAN FISIK YANG
MENUNJUKAN
Bentuk sediaan
Kapsul KETIDAKSTABILAN Perubahan
Perubahan pada penampilan fisik atau konsistensi kapsul atau pada
kandungan, seperti pengerasan atau pelunakan pada cangkang; juga
perubahan warna, pengembangan, penyimpangan pada kapsul gelatin.
Serbuk Penggumpalan atau perubahan warna yang tidak bebas mengalir;
pelepasan tekanan saat membuka, yang menunjukkan adanya bakteri
atau kerusakan lain
Larutan/eliksir, Pengendapan, perubahan warna, kekaburan, pembentukan gas dari hasil
sirup pertumbuhan bakteri
Emulsi Breaking (Pemecahan), Creaming (pengentalan)
Suspensi Penggumpalan, susah terdispersi kembali, pembentukan kristal
Ointment Perubahan konsistensi dan pemisahan pada cairan, jika mengandung
cairan, pembentukan granul atau berpasir; mengering
Cream Emulsi pecah, pembentukan Kristal, penyusutan akibat penguapan oleh
air; kontaminasi mikroba berat
Gel Penyusutan, pemisahan cairan dari gel, perubahan warna, kontaminasi
mikroba
Troches (tablet Pelunakan atau pengerasan, pengkristalan, kontaminasi mikroba,
hisap) perubahan warna
WADAH/KE
MASAN
Botol Tablet
Botol Obat

Plain amber: Sediaan Cair Oral


Flute-amber: Botol untuk obat luar
Wadah yang dikalibrasi untuk sediaan
cair
Karton : Kepingan blister tablet/kapsul
Pot Salep: Salep, Krim, Supositoria
OKSIDASI DAN
ANTIOKSIDAN
Antioksidan di tambahkan untuk meminimalkan atau
menghambat proses oksidasi yang terjadi dengan beberapa
obat-obatan atau eksipien
Penting : menghilangkan oksigen dari bahan sebelum
peracikan dan meminimalkan jebakan udara selama
formulasi
Pemilihan antioksidan tergantung;
Jenis produk
Rute, Dosis dan frekuensi pemberian
Sifat fisik dan kimia pengawet yang digunakan
Sifat Wadah dan kontainer
KECEPATAN REAKSI
REAKSI REAKSI ORDE-
ORDE-NOL
Laju degredasi obat tidak PERTAMA
Terjadi jika berkurangnya jumlah
tergantung dengan konsentrasi obat sebanding dengan jumlah
reaktsn dan selalu konstan obat yang tersisa

Dimana: C = Konsentrasi obat tersisa, Co = Konstrasi


mula-mula obat, k = konstanta laju reaksi, t = waktu,
t1/2 = waktu yang dibutuhkan obat untuk terdegredasi
setengahnya
CONTOH
SOAL
Sebuah larutan tetes mata midriatik memiliki
konsentrasi 5 mg/ml, terdegradasi mengikuti
Dari soal disamping, berapa lama
waktu yang dibutuhkan untuk
reaksi order-pertama dengan k= 0.0005/hari. terdegradasi hingga 90% dari
Berapa jumlah obat tersisa setelah 120 hari konsentrasi originalnya?
dan berapa t1/2 nya?
90% X 5 mg/mL = 4,5 mg/mL
CONTOH
SOAL
Suatu suspensi dengan konsentrasi
125 mg/ml, mengikuti kinetika orde-nol
Berapa lama waktu yang
dibutuhkan oleh sebuah
dengan konstanta laju reaksi 0,5 suspensi untuk mencapai 90%
mg/ml/jam. Berapa konsentrasi obat dari konsentrasinya?
yang tersisah setelah 3 hari dan
berapa t1/2 nya?
ENERGI
AKTIVASI ( Ea )
Energi aktivasi (Ea) adalah energi yang dibutuhkan untuk
mengaktivasi terjadi reaksi

Untuk menentukan shelf-life biasanya menggunakan persamaan


Arrhenius
K1 = Laju degredasi konstan
pada suhu pertama
K2= Laju degredasi kontasn
pada suhu kedua
T : Suhu
R = Konstanta Gas (1.987)
Metode Memprediksi Shelf
Life menggunakan Q10
metode Q10 estimasi umur simpan dengan cepat menghitung
nilai Q Ea
melampaui tanggal penggunaan untuk persiapan obat yang (kkal/mol)
akan disimpan atau digunakan di bawah kondisi yang
berbeda membentuk persyaratan pelabelan. 2 12,2

3 19,4
Q10 =
4 24,5

KT tetapan laju reaksi pada suhu T


tertentu
K(T+10) laju reaksi konstan pada 10C suhu
yang lebih tinggi
PERSAMAAN UNTUK
MEMPERKIRAKAN UMUR SIMPAN
t90 (T2) = t90 (T2) umur simpan diperkirakan

t90 (T1) umur simpan diberikan pada T1 suhu tertentu

T perbedaan suhu antara T1 dan T2

Misalnya, jika sediaan yang biasanya disimpan pada suhu kamar (25C)
dengan tanggal kedaluwarsa dari 1 minggu disimpan dalam lemari es
(5C), apa yang akan menjadi peningkatan perkiraan dalam shelf life ?
t90 (T2) = = = = 9 minggu

karena ada penurunan suhu 20, dari 25C ke 5C. Dengan demikian, peningkatan
shelf life akan menjadi sekitar 9 kali atau, dalam hal ini 9 minggu, ketika ada 20
penurunan suhu penyimpanan
CONTOH
SOAL
Sebuah laruta antibiotik mempunyai shelf-life 48 jam pada penyimpanan di
dalam refrigerator (5C). Berapa perkiraan shelf-life jika obat disimpan pada
suhu ruangan (25C)?

Gunakan nilai Q = 3

Sebuah larutan tetes mata mempunyai shel-life 6 jam pada temperatur


ruangan (25C). Berapa perkiraan shelf-life jika disimpan di dalam
refrigerator (5C)?
DEFINISI DAN
PERBEDAAN
EXPIRATIO BEYOND
N DATE
Definisi : Batas waktu USE
DefinisiDATE
: batas waktu penggunaan
penggunaan produk obat setelah produk obat setelah
diproduksi oleh pabrik farmasi diracik/disiapkan atau setelah
sebelum kemasannya dibuka. kemasan primernya dibuka atau
dirusak
Selalu tercantum dalam kemasan
produk farmasi Tidak selalu dicantumkan pada
kemasan produk farmasi sehingga
apoteker harus menentukannya

Lebih pendek dari expiration date


(ED)
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUD
Sifat dari obat dan mekanisme peruraiannya
Bentuk sediaan dan komponen-komponennya
Potensial proliferasi mikroorganisme selama
penyiapan
Kemasan
Kondisi penyimpanan yang diharapkan
Durasi terapi
PENENTUA
N BUD
Uji Stabilitas Literatur yang Ketentuan umum
Secara Langsung Tepat USP

Melihat data stabilitas produk dari berbagai


Metode yang dapat menghasilkan buku referensi atau literatur primer seperti;
beyond use date secara valid
Trissels Stability of Compounded
Menggunakan HPLC (High Formulations
Performance Liquid AHFS Drug Information
Chromatography) dan GC (Gas Remington: The Science and Practice of
Chromatography) Pharmacy
USP Dispensing Information
Journal of Pharmaceutical Sciences
American Journal of Health-System
Pharmacy
International Journal of Pharmaceutical
Compounding.
BEYOND
USE DATE
NONSTERIL
Formulasi tidak mengandung air
(Nonaqueous Formulation), beyond
use date digunakan tidak lebih dari
25% waktu yang tersisa hingga
tanggal kedaluwarsa dari setiap
bahan aktif obat atau 6 bulan,
mana yang lebih awal.
Formulasi oral yang mengandung
air. beyond use date tidak lebih dari
14 hari untuk formulasi disimpan
pada suhu dingin terkendali.
Formulasi cair atau semisolid
topikal/kulit/mukosa yang
mengandung air. beyond use date
tidak lebih dari 30 hari.
BEYOND USE DATE
PRODUK STERIL
Beyond use date untuk sediaan injeksi yang
mengandung air
Type of Controlled Refrigerated or Freezer or
Compounded Room Cold -20oC
Sterile Temperature Temperature Temperature
Preparation Sterility Testing Program?
No Yes No Yes No Yes

Low-risk 48 - 14 14 days 45 -
hours days days
Medium-risk 30 - 9 days 14 days 45 -
hours days
Resiko Kontaminasi Resiko Kontaminasi Resiko Kontaminasi
Rendah Sedang Tinggi
Penyiapan sediaan injeksi Penyiapan sediaan injeksi Penyiapan sediaan injeksi
dilakukan di Laminar Air dilakukan di Ruang ISO dengan bahan obat yang
Flow Workbench (LAFW) Class 5 dan tahapan tidak steril; atau penyiapan
atau Biological Safety pencampurannya banyak; sediaan steril dengan bahan
Cabinet (BSC) yang atau produk steril digunakan obat steril namun tidak
memenuhi persyaratan untuk lebih dari satu pasien; dilakukan di Ruang ISO
partikel dan mikroba ISO atau produk steril digunakan Class 5; atau waktu/saat
Class 5 dan tahapan untuk satu pasien namun sterilisasi sediaan injeksi
pencampurannya sedikit beberapa kali penggunaan dilakukan setelah
Misal nya: rekonstitusi penyimpanan >6 jam dari
sediaan injeksi antibiotik waktu
vial satu dosis. penyiapan/pencampuran.
PANDUAN LABEL TAMBAHAN
Preparation
DAN DISCARD
Container
DATE
Important auxiliary labels Suggested discard date
s
Application Amber fluted bottle with For exrternal use only 4 weeks
CRC
Capsules Amber tablet bottle with See BNF for advisory labels 3 months
CRC recommended for active
ingredient
Creams Amber glass jar or For external use only 4 weeks
and gels collapsible metal tube
Dusting Plastic jar, preferably For external use only 3 months
powders with a perforated, Not to be applied to open
recloseable lid wounds or raw weeping
surfaces
Store in a dry place
Ear drops Hexagonal amber fluted For external use only 4 weeks
glass bottle with a rubber
teat and dropper closure
PANDUAN LABEL TAMBAHAN
Preparations DAN DISCARD
Container DATE
Important auxiliary Suggested discard
labels date
Emulsions Plain amber medicine bottle with Shake the bottle 4 weeks
CRC
Enemas Amber fluted bottle with CRC For rectal use only 4 weeks
Warm to body
temperature before use
Gargles and Amber fluted bottle with CRC Not to be taken 4 weeks
mounthwash Do not swallow in targe
es amounts
Inhalations Amber fluted bottle with CRC Not to be taken 4 weeks
Shake the bottle
Linctuses Plain amber medicine bottle with 4 weeks
CRC
Liniments Amber fluted bottle with CRC For external use only 4 weeks
and lotions Shake the bottle
Avoid broken skin
Mixtures and Plain amber medicine bottle with Shake the bottle 4 weeks
PANDUAN LABEL TAMBAHAN
PreparationsDAN DISCARD
Container DATE
Important auxiliary labels Suggested discard date
Nasal drops Hexagonal amber Not to be taken 4 weeks
fluted glass bottle
with a rubber teat and
dropper closure
Oinments Amber glass jar For external use only 3 months
Pastes Amber glass jar For external use only 3 months
Pessaries Wrapped in foil and For vaginal use only 3 months
packed in an amber
glass jar
Powders Wrapped in powder Store in a dry place 3 months
(individual) papers and packed in Dissolves or mix with water
a carboard carton before taking
See BNF for advisory labels
recommended for active
ingredient
Suppositorie Wrapped in foil and For rectal use only 3 months
s packed in an amber See BNF for advisory labels
BEYOND USE DATE
VAKSIN
Idealnya semua vaksin harus langsung disuntikan setelah disiapkan
Sebelum disuntikan vaksin perlu disiapkan sesuai dengan bentuk sediaan
(larutan, serbuk), tipe kemasan (vial dosis tunggal, vial multidosis,
prefilled syringe) dan petunjuk dari pabrik pembuatnya.
KESULITAN PENETAPAN BUD
(BEYOND USE DATE)
Penetapan BUD merupakan suatu masalah yang kompleks (molekul
obat, gugus fungsi reaktif, bahan tambahan yang beragam, wadah obat
dan kondisi penyimpanan maupun penggunaan obat yang bervariasi)

Penghalang utama dalam penetapan BUD pada etiket obat adalah


kurangnya ketersediaan informasi stabilitas obatumumnya disebabkan
oleh virus, bakteri, ataupun jamur
SO
AL
Seorang Ibu datang ke Apotek membawa resep yang berisi krim kloramfenikol 1%,
sedangkan di apotek hanya tersedia sediaan krim kloramfenikol 2%, Sehingga Apoteker
harus membuat racikan untuk mendapatkan sediaan krim kloramfenikol 1%. Untuk
racikan tersebut berapa lama BUD nya?
BUD nya tidak lebih dari 30 hari

Seorang Ibu membawa resep untuk anaknya (10 tahun), resep tersebut berisi
Amoxicillin sirup kering. Sebelum diminum sirup tersebut harus direkonstitusi yaitu
dilarutkan dalam air. Pada saat diberikan pada pasien, Apoteker memberitahu cara
penyimpanan yang sudah direkonstitusi tersebut. Berapa lama obat tersebut disimpan?

Obat disimpan selama 14 hari pada suhu 15C


SO
AL
Suatu Lotio mengandung zat aktif sulfur 4 g. Sulfur expired 1 tahuh lagi, Berapa lama
BUD Lotio tersebut?
BUD Lotio tidak lebih dari 30 hari

R/ Paracetamol 500 mg No. III (Exp. Date: Juni 2018)


Fenobarbital 30 mg No. III (Exp. Date: Agustus 2019)
m.f. Pulv No. X

Tentukan BUD dari racikan puyer diatas?


Lihat tanggal expire komponen racikan yang paling cepat yaitu Paracetamol yang
memiliki tanggal expired Juni 2018 (1 Tahun)
BUD = 25% x 12 Bulan = 3 bulan (Agustus 2017)
KESIMPULAN
Penting bagi Apoteker untuk mampu menetapkan Beyond Use Date
dalam kaitan dengan tanggung jawabnya dalam memberikan obat
yang aman dan efektif kepada pasien.
Untuk menentukan beyond use date dengan menggunakan rumus t90
(T2) = , dimana t90 (T2) adalah umur simpan diperkirakan, t90 (T1)
adalah umur simpan diberikan pada T1 suhu tertentu, dan T adalah
perbedaan suhu antara T1 dan T2.
Untuk menetapkan BUD produk streril maupun nonsteril dapat
dilakukan dengan uji stabilitas langsung, studi literatur yang tepat dan
dengan mengaju pada petunjuk umum dari USP.
thanks!
Any questions?