Anda di halaman 1dari 8

Viscositas adalah suatu cara untuk menyatakan berapa daya

tahan dari aliran yang diberikan oleh suatu cairan.


Kebanyakan viscometer mengukur kecepatan dari suatu cairan
mengalir melalui pipa gelas (gelas kapiler), bila cairan itu
mengalir cepat maka viskositas cairan itu rendah dan bila
cairan itu mengalir lambat, maka dikatakan cairan itu memiliki
viskositas yang tinggi.

Viskositas dapat diukur dengan mengukur laju aliran cairan


yang melalui tabung silinder. Cara ini merupakan salah satu
cara yang paling mudah dan dapat digunakan baik untuk
cairan maupun gas.
Mengukur Kekentalan Cat Menggunakan Viscometer (din4 )

Perlengkapan yang dibutuhkan :


Viscometer (din4 / standard eropa).
Stopwatch.
Tempat pencampuran (kaleng cat).

Tips menggunakan :
Tuangkan thiner ke dalam cat secukupnya di tempat pencampuran, lalu aduk
merata agar cat dan thiner tercampur dengan baik.
Siapkan alat pengukur kekentalan cat Viscometer din 4. Tutup lubang bagian
bawah alat tersebut dengan jari dan tuangkan cat tadi kedalam alat tersebut
sampai penuh.
Gunakan stopwatch dan aktifkan secara bersamaan dengan dibukanya lubang
viscometer bagian bawah, lalu matikan stopwatch secara bersamaan dengan
keluarnya tetes cat yang terakhir.
Bila angka pada stopwatch menunjukkan 13 s/d 15 detik, maka kekentalan cat
tersebut sudah ideal untuk digunakan dengan alat spraygun, hal ini dilakukan
agar tidak terjadi pemborosan dalam penggunaan thiner dan menjaga agar
mendapatkan kualitas pengecatan yang baik dan hasil yang konsisten.
Mengukur Kekentalan Cat Menggunakan
Viscometer Brookfield
Pada viscometer ini nilai viskositas didapatkan dengan mengukur gaya
puntir sebuah rotor silinder (spindle) yang dicelupkan ke dalam sample cat.
Untuk dapat mengukur viskositas sampel dalam viskometer Brookfield,
bahan harus diam didalam wadah sementara poros bergerak sambil
direndam dalam cairan.
Pada metode ini sebuah spindle dimasukkan ke dalam cairan dan diputar
dengan kecepatan tertentu. Gaya gesek antara permukaan spindle dengan
cairan akan menentukan tingkat viskositas cairan. Bentuk dari spindle dan
kecepatan putarnya menentukan Shear Rate. Untuk cairan-cairan yang
tergolong dalam kategori Non Newtonian hasil pembacaan Viskositas
dipengaruhi oleh Shear Rate, dalam hal ini dinyatakan oleh bentuk
geometri spindle serta kecepatan putarnya. Oleh karena itu untuk membuat
sebuah report Viskositas dengan methode pengukuran Rotational harus
dipenuhi beberapa hal yaitu jenis spindle, kecepatan putar spindle, type
viskometer, suhu sample, shear rate (bila diketahui) dan lama waktu
pengukuran (bila jenis sample-nya Time Dependent)
Gambar Viscometer Brookfield
Wet Film Thickness (WTF) and Toos
Wet Film Thickness yaitu proses pengecekan ketebalan
epoxy pada saat epoxy masih dalam keadaan basah. Untuk
mengukurnya kita membutuhkan alat ukur yang bernama Wet
Film Thickness. Jika ketebalan masih kurang, maka perlu
dilakukan pengecatan ulang sampai ketebalan mencukupi.
Perlu diketahui disini bahwa ketebalan ketika masih basah dan
setelah kering tidak akan sama karena dipengaruhi oleh
volume solids dari epoxy yang digunakan tersebut.
Pengukuran ketebalan lapisan cat basah dengan Wet Film Thickness

Metode pengukuran ketebalan lapisan cat basah adalah :


Pengecatan dengan kuas/dengan menyemprotkan cat ke permukaan logam.
Kemudian ukur ketebalan lapis cat tersebut dengan alat pengujian wet film
thickness gauge. Lakukan kembali pengecatan dengan kuas/dengan
menyemprotkan cat di atas cat lapis pertama.
Ukur ketebalan cat lapis kedua dengan wet film thickness gauge seperti di atas.
Ulangi kegiatan tersebut hingga diperoleh ketebalan yang diinginkan sesuai
standar yang telah ditentukan.
Contoh perhitungan ketebalan lapisan cat basah dengan
Wet Film Thickness
Coating Thickness Gauge
Coating Thickness Gauge adalah alat ukur ketebalan cat profesional yang
praktis dan didesain untuk pengukuran lapisan non-destruktif, mampu
melakukan pengukuran dengan cepat dan tepat dengan pengukuran ketebalan
yang presisi dengan tingkat ketelitian pada alat ini mencapai 0,1 mm.

Kegunaan/Fungsi :
Berfungsi untuk mengetahui ketebalan (thickness) cat di permukaan suatu
material atau benda yang dicat, untuk cat stoving standar sebagai dasar dalam
melakukan pengujian ketebalan sebesar 35-55m.

Cara Menggunakan :
tempelkan Coating Thickness gauge pada benda yang di cat/
material yang lain kemudian akan muncul ketebalan/angka pada
display thickness gauge.