Anda di halaman 1dari 24

ANATOMI VASKULARISASI OTAK

Pembimbing: dr. Melke J. Tumboimbela,


SpS.
SIRKULASI ANTERIOR
A. Carotis Interna muncul dari
percabangan a. carotis communis
setinggi kartilago thyroid, dan masuk ke
basis cranii tanpa mempercabangkan
cabang yg besar.
Masuk ke cavum cranii melalui canalis
caroticus di pars petrosus, kmd berjalan
ke arah rostral, di samping clivus dan di
bawah duramater, menuju ke sinus
cavernosus.
ARTERI CAROTIS INTERNA

Berjalan melengkung ke atas dan ke


belakang di dalam sinus cavernosus,
membentuk lengkungan yang
membuka ke arah posterior (carotid
siphon).
Cabang ekstradural a. carotis interna
memvaskularisasi lantai cavitas
tympani, duramater bagian clivus,
ganglion semilunaris, dan glandula
hipofisis.
ARTERI CAROTIS INTERNA
A. Carotis Interna memasuki ruang
subarachnoid di sebelah medial dari
processus clinoideus anterior.
A. Ophthalmicus dipercabangkan di titik ini.
Masuk ke cavum orbita bersama dengan n.
Opticus dan memvaskularisasi isi cavum
orbita, sinus sphenoidalis, cellulae
ethmoidalis, mukosa cavum nasi, duramater
fossa cranii anterior, dan kulit kepala depan,
pangkal hidung, dan alis mata.
A. Communicans Posterior
Pd 20% kasus, a. communicans post menjadi
sumber utama pendarahan a. cerebri
posterior.
Berakhir di segmen proksimal a. cerebri
posterior.
Merupakan hubungan anastomosis terpenting
antara sirkulasi anterior dan posterior.
Memvaskularisasi tuber cinereum, corpus
mammilaris, nuclei thalamicus rostral,
subthalamus, dan bagian dari capsula
interna.
A. Choroidea Anterior

Dipercabangkan distal dari a.


communicans posterior.
Berjalan ke arah occipitalis sejajar dgn
tractus opticus.
Memperdarahi plexus choroideus cornu
temporalis ventricel lateralis.
Tractus opticus, uncus, hippocampus,
amygdala, bagian dari ganglia basalis,
bagian dari capsula interna.
A. Cerebri Media

Merupakan cabang terbesar a. carotis


interna.
Dipercabangkan di atas processus
clinoideus anterior.
Berjalan ke lateral ke sulcus lateralis.
Rr. Perforantes ganglia basalis, crus
anterior dan genu capsula interna,
capsula externa, claustrum.
A. Cerebri Media

Cabang-cabang utama:
Orbitofrontal
Prerolandic
Rolandic
Anterior parietal
Posterior parietal
Gyrus angularis
Temporooccipital, Posterior temporal
Anterior temporal
A. Cerebri Anterior
Dipercabangkan di bifurcatio a. carotis interna.
Berjalan ke medial dan rostral.
Cabang2 perforasi ke regio paraseptal, bagian
rostral ganglia basalis dan diencephalon, crus
anterior capsula interna.
Berjalan di sekitar genu corpus callosum dan
ke posterior beranastomosis dengan a. cerebri
posterior. Memberi cabang ke corpus
callosum, permukaan medial hemispherium
cerebri, dan regio parasagittal.
A. Cerebri Anterior

Cabang-cabang utama:
Orbital
Frontopolar
Frontal, pericallosal
Callosomarginal
Parietal interna
SIRKULASI POSTERIOR
I: dari a.subclavia foramen transversarium
vertebra C6

II: Foramen transversarium V.C6 Atlas

III: Foramen transversarium os


Atlas arcus posterior atlas
A.
membrana atlanto
VERTEBRALI
occipital posterior foramen
S
magnum
a. Spinalis
anterior
IV: Ventral pyramid
Medulla oblongatac a. Spinalis
perbatasan rostral posterior
medulla oblongata,
bertemu di tengah a. Cerebellaris
a.basilaris inferior posterior
cortex cerebelli bag.
A. Cerebellaris Inferior
inferior anterior nuclei cerebellaris
profunda
Bag. Atas medulla
a. Labyrinthin MAI oblongata dan pons
os temporalis labirin
membranosa telinga
dalam
a. Pontin bagian Cortex cerebelli bagian
ventral pons dan dorsal
tegmentum pontin Nuclei cerebellaris profunda
A.
BASILARIS a. Cerebellaris Pedunculus cerebellaris
superior superior
Pons
Colliculus inferior
(mesencephalon)

a. Cerebri R. Corticalis
posterior R. Centralis
Mesencephalon
R. Choroidalis posterior
KESIMPULAN
TERIMA KASIH