Anda di halaman 1dari 34

Nuryandari,M.

Kes

KARS
Desa Roka
Propinsi
Batambang Barat
Kamboja
Yem Shrim 56
Tahun
Dihukum 25 tahun
PROFESIONALISME
DAN PERCAYA DIRI
MENINGKATKAN MUTU
PELAYANAN

KARS
LONDON PHILHARMONIC ORCHESTRA
MAURICE MURPHY
London Symphony Orchestra selama 30 tahun, ia bermain di soundtrack untuk sekitar 450 film, termasuk Star Wars,
Raiders Of The Lost Ark, Superman dan Harry Potter.
MENINGGAL DI ROYAL FREE HOSPITAL KARENA DOKTER sutoto-KARS
SALAH MEMASUKKAN NGT
THE GENESIS OF HARM
FAILURE TO
STANDARDISE
PROCEDURE

INEXPERIENCED PERSONAL
DEATH ARROGANCE
PRACTITIONER

HIERRARCHY
PERBAIKAN
PROSEDUR
PERUBAHAN PARADIGMA RUMAH SAKIT
STANDAR AKREDITASI BARU

1. Tujuan utama Peningkatan mutu dan


keselamatan pasien
2. Standar Akreditasi harus dinamis
3. Peran direktur sangat sentral
4. Pelayanan berfokus pada pasien
5. Keselamatan Pasien harus diutamakan
6. Kesinambungan pelayanan
7. Perbaikan terus menerus
8. Kepatuhan terhadap SPO
AKREDITASI MEMINTA
BUKTI PENERAPAN STANDAR
MUNGKINKAH SEORANG PERAWAT
KENA TUNTUT HANYA KARENA TAK
PUNYA STR

KARS
STANDAR
AKREDITASI NASIONAL
VERSI 2012
SUMBER ACUAN AKREDITASI RS BARU

1. International Principles for Healthcare Standards,


A Framework of requirement for standards, 3rd
Edition December 2007, International Society for
Quality in Health Care / ISQua
2. Joint Commission International Accreditation
Standards for Hospitals 4 rd Edition, 2011
3. Instrumen Akreditasi Rumah Sakit, edisi 2007,
Komisi Akreditasi Rumah Sakit / KARS
4. Standar-standar spesifik lainnya.

17
STANDAR AKREDITASI RS VERSI 2012
KELOMPOK STANDAR KELOMPOK STANDAR
SASARAN SASARAN MILENIUM
PELAYANAN BERFOKUS MANAJEMEN RUMAH
KESELAMATAN PASIEN DEVELOPMENT GOALS
PADA PASIEN SAKIT
AKES KE PELAYANAN PENINGKATAN MUTU KETEPATAN PENURUNAN ANGKA
DAN KONTINUITAS DAN KESELAMATAN IDENTIFIKASI PASIEN KEMATIAN BAYI DAN
PELAYANAN (APK) PASIEN (PMKP) PENINGKATAN PENINGKATAN
HAK PASIEN DAN PENCEGAHAN DAN KOMUNIKASI YANG KESEHATAN IBU
KELUARGA (HPK) PENGENDALIAN EFEKTIF PENURUNAN ANGKA
ASESMEN PASIEN (AP) INFEKSI (PPI) PENINGKATAN KESAKITAN HIV/AIDS
PELAYANAN PASIEN TATA KELOLA, KEAMANAN OBAT PENURUNAN ANGKA
(PP) KEPEMIMPINAN DAN YANG PERLU DI KESAKITAN TB.
PELAYANAN ANESTESI PENGARAHAN (TKP) WASPADAI
DAN BEDAH (PAB) MANAJEMEN KEPASTIAN TEPAT
MANAJEMEN FASILITAS DAN LOKASI, TEPAT
PENGGUNAAN OBAT KESELAMATAN (MFK) PROSEDUR, TEPAT
(MPO) KUALIFIKASI DAN PASIEN OPERASI
PENDIDIKAN PASIEN PENDIDIKAN STAF PENGURANGAN RISIKO
DAN KELUARGA (PPK) (KPS) INFEKSI TERKAIT
MANAJEMEN PELAYANAN
KOMUNIKASI DAN KESEHATAN
INFORMASI (MKI) PENGURANGAN RISIKO
PASIEN JATUH
Six aims for improvement health care system
Institute of Medicine : Crossing the Quality Chasm: A New Health System for the 21st Century, 2001

1. Safe. Avoiding injuries to patients from the care that is intended


to help them.
1. Safe. 2. Effective. Providing services based on scientific knowledge to
all who could benefit and refraining from providing services to
2. Effective. those not likely to benefit (avoiding underuse and overuse,
respectively).
3. Patient-centered. 3. Patient-centered. Providing care that is respectful of and
responsive to individual patient preferences, needs, and values
4. Timely. and ensuring that patient values guide all clinical decisions.
4. Timely. Reducing waits and sometimes harmful delays for both
5. Efficient. those who receive and those who give care.
5. Efficient. Avoiding waste, including waste of equipment,
6. Equitable. supplies, ideas, and energy.
6. Equitable. Providing care that does not vary in quality because
of personal characteristics such as gender, ethnicity,
geographic location, and socioeconomic status.

19
TataKelola RS & TataKelola Klinis dlm perspektif Std Akred 2012

PASIEN UU 44/2009 ttg


RS, Peraturan
Per UU an
Quality & Safety lainnya

Std Yan
Sistem Pelayanan Regulasi :
Kebijakan
Fokus Pasien Klinis Pedoman,
APK, HPK, Asuhan Pasien / Patient Care Panduan
AP, PP, SPO
PAB, MPO Program
PPK Indikator :
Ind. Area
Standar
Sistem Klinis
Manajemen Manajemen Ind Klinis
PMKP, PPI, Ind SKP
TKP, MFK, Ind Upaya
KPS, MKI Manajemen
Sasaran KP
Sasaran Dokumen
MDGs Implementasi
Basic Concepts
of Hospital Accreditation
Hospital
verification
Quality & Safety
PDCA
Self assessment
Self improvement
Self improvement
Self assessment
Hospital
PDCA Learning Accreditation
Hospital
Process
Verification
PDCA
Self assessment

Self Improvement
Basic Concept
Learning organization learning process
Continuous quality improvement
Patient centered care
Patients Safety
Sutoto.KARS 21
PERUBAHAN PARADIGMA
PELAYANAN KEPERAWATAN
1. Hospital Accreditation as a learning process
Learning Organization
2. Continuous quality improvement
3. Patient centered care
4. Interprofessional collaboration
5. Patient Safety

Sutoto.KARS 22
Standar Pelayanan Pasien : Tujuan utama pelayanan kes RS adalah pelayanan pasien.

Pelayanan
Manajemen
Fokus Pasien
Risiko RS
(Patient Centered
Risiko Klinis
Care)

Safety is a
fundamental principle
Etik
of patient care and a
critical component of
Mutu Quality Management.
4 Fondasi Kebutuhan
Patient
Asuhan pasien Pasien
Safety (World Alliance for Patient
Asuhan Medis
Safety, Forward Programme,
Asuhan Keperawatan
EBM WHO, 2004)
Asuhan Gizi
Asuhan Obat VBM Evidence Based Medicine
Value Based Medicine

(Nico A Lumenta & Adib A Yahya, 2012)


Asuhan Pasien
Model Traditional

Asuhan Pasien
Patient Centered
Care
Model Tradisional Asuhan Pasien

Dokter = Captain of the ship


Fisio Perawat
terapis Apoteker
Radio Dokter
grafer
Disease Pasien
centred
care
Ahli
Analis Gizi
Barrier
Lainnya

Dokter merupakan PUSAT / UNIT SENTRAL dalam Model


Tradisional asuhan pasien, tetapi.. 25

Patient safety tidak terjamin !!


Model Patient Centered Care
(Interdisciplinary Team Model Interprofessional Collaboration)

DPJP
Perawat Apoteker
Team Leader
Koordinasi & Fisio Ahli
Review Asuhan terapis Pasien, Gizi
Keluarga
Secara kolaboratif
mengintegrasikan Radio
asuhan pasien Analis
grafer
Lainnya

1. Patient Centered Care (PCC) Pasien adalah pusat pelayanan


2. Profesional Pemberi Asuhan (PPA) diposisikan di sekitar pasien, dgn kompetensi yg
memadai, sama pentingnya pada kontribusi profesinya, tugas mandiri, delegatif, kolaboratif,
Pasien adalah bagian dari tim, merupakan model Tim Interdisiplin
3. Peran & fungsi DPJP : sebagai Team Leader, Koordinasi & Review, Mengintegrasikan asuhan
4. PCC merupakan pendekatan modern, inovatif, sudah menjadi trend global dalam pelayanan
RS
PATIENT CENTERED CARE
Harvey Picker ( 1915 2008)
He was the founder of the Boston-
based Picker Institute, whose goal is to
promote patient-centered healthcare.
He believed that the American health
care system was technologically and
scientifically outstanding, but overall
was not sensitive to patients' concerns
and their comfort
In The Year 1986, they founded the
Picker Institute, dedicated to developing
a patient-centered approach to
healthcare

Sutoto.KARS 27
THE CORE CONCEPTS OF PATIENT- AND FAMILY-
CENTERED CARE

Penghormatan dan martabat : Dalam rangka untuk mendapatkan rasa


hormat yang diperlukan dari anggota keluarga, penyedia pelayanan kesehatan
mendengarkan dan menghormati keinginan dan pilihan pasien dan anggota
keluarga mereka.
Berbagi Informasi
Dengan menawarkan informasi yang akurat dan objektif kepada pasien dan
keluarga mereka mengenai pilihan pengobatan, itu memberikan mereka
kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, berbagi perspektif mereka, dan
membuat keputusan mengenai perawatan pasien.
Partisipasi
Anggota keluarga didorong untuk mengambil bagian dalam proses pengambilan
keputusan. Pemberian hak pasien dan keluarga hak untuk membuat pilihan dan
keputusan pada waktu mereka sendiri meningkatkan hubungan yang saling
menguntungkan antara dokter dan keluarga pasien.
Kolaborasi
staf medis, dan administrasi rumah sakit berkolaborasi dengan pasien dan
keluarga pada pengembangan program. Pelayanan berfokus pada pasien
THE DECISION MAKING PROCESS,A PATIENT CENTERED APPROACH:
AN ESSENTIAL PART OF A PATIENT-CENTERED APPROACH TO MEDICINE, CALLED
COLLABORATION

THE PATIENT'S
FAMILY:
Involved in
decision-making

Health Care
Institution THE HEALTH CARE
INSTITUTIONS
(HOSPITALS, INSURANCE
COMPANIES, ETC.)
SETTING FACILITY DESIGN
BASED ON REGULATIONS
HEALTH CARE TEAM (PHYSICIANS, NURSES AND
TECHNICIANS:
INTERDICIPINARY TEAM MODEL/APPROACH
Ringkasan Ciri Pokok PCC
1. Setiap individu Pasien (Ps) adalah pusat dalam proses asuhan pasien (patient
care), dgn 4 konsep inti PCC : Martabat & Respek, Informasi, Partisipasi,
Kolaborasi
2. Profesional Pemberi Asuhan (PPA) dgn pola tim interdisiplin, diposisikan
mengelilingi Ps, masing2 dgn kompetensi yg memadai memberikan kontribusi
profesinya yg setara (interproffesional collaboration), melaksanakan asuhan
dalam tugas mandiri, delegatif dan kolaboratif, serta DPJP adalah sbg Team
Leader.
3. Ps & keluarga adalah mitra PPA, bagian dari tim : mereka ikut memilih
alternatif ikut memiliki keputusan ikut bertanggungjawab
4. PPA menghormati dan responsif terhadap pilihan, kebutuhan dan nilai-nilai
pribadi Ps
5. Keputusan klinis diproses berdasarkan nilai-nilai pasien Personalized Care
6. PPA mengkomunikasikan dan berbagi informasi secara lengkap dan adekuat
kpd Ps & keluarga, sehingga mereka paham secara komprehensif & adekuat
7. DPJP sbg Team Leader melakukan koordinasi, integrasi & review asuhan pasien
dalam tim PPA
8. Dalam konteks PCC difungsikan Manajer Pelayanan Pasien / Case Manager
(berbasis klien) menjaga kontinuitas pelayanan serta kendali mutu biaya utk
memenuhi kebutuhan Ps dan keluarga 30
Collaborative practice can decrease:
o total patient complications
o length of hospital stay
o tension and conflict among
caregivers
o staff turnover
o hospital admissions
o clinical error rates
o mortality rates

(Framework for Action on Interprofessional Education & Collaborative Practice, WHO, 2010)
31
Proses Asuhan Pasien
2 blok Patient Care
1 kegiatan

Asesmen Pasien
(Skrining, Periksa Pasien) (IAP)
S
Profesinal Pemberi Asuhan

1. Pengumpulan Informasi : Anamnesa,

Asesmen Ulang
pemeriksaan, pemeriksaan lain / penunjang,
O
dsb
A 2. Analisis informasi : dihasilkan
Diagnosis / Problem / Kondisi,
identifikasi Kebutuhan Yan Pasien
(PPA)

P 3. Susun Rencana Pelayanan/Care Plan :


untuk memenuhi Kebutuhan Yan
Pasien

2
*Implementasi Rencana
(IM)
*Monitoring
Asuhan Pasien
Patient Care
1
Asesmen Pasien
(Skrining, Periksa Pasien)

1.Pengumpulan Informasi :
2.Analisis informasi : dihasilkan
Diagnosis / Problem / Kondisi (IAP)

3.Susun Rencana Pelayanan/Care


Plan :

2 *Implementasi Rencana (IM)


*Monitoring
33
34
SEKIAN

KARS