Anda di halaman 1dari 16

MULTIPLE SCLEROSIS

(SKDI 1)
Pembimbing :
dr. Hj. Supraptiningsih, Sp.S

Disusun oleh :
Ivan Kristantya
Maulidah Ayuningtyas

SMF ILMU PENYAKIT SARAF


RSD dr. SOEBANDI JEMBER
2017
DEFINISI
Multiple Sclerosis (MS) adalah penyakit autoimun
kronik yang menyerang mielin otak dan medula
spinalis. Penyakit ini menyebabkan kerusakan mielin
dan juga akson sehingga mengakibatkan gangguan
transmisi konduksi saraf. MS bersifat progresif dan
dapat mengakibatkan kecacatan

Estiasari, R. 2014. Sklerosis Multipel. CDK-217/vol.41


2 no.6, th. 2014
FAKTOR RESIKO
Usia 15 - 60 tahun
Perempuan : Laki-laki 2:1
Keluarga dengan riwayat MS
Infeksi virus Eipstein-Barr
Ras Kaukasian
Iklim (> pada negara 4 musim)
Riwayat DMT 1, IBS
Rokok

National Institute for Health and Care Excellence. 2014. Multiple Sclerosis in
3 Adult: Management.
PATOFISIOLOGI
Penurunan aktifitas limfosit T-supresor pada sirkulasi pasien
penderita MS serta adanya molecular mimicry antara antigen dan
MBP (myelin basic protein) yang mengaktifkan klon sel T yang
spesifik terhadap MBP (MBP specific T-cell clone). Limfosit T4
menjadi autoreaktif pada paparan antigen asing yang strukturalnya
mirip dengan MBP. Tidak hanya beberapa virus dan peptida bakteri
saja yang memiliki kesamaan struktural dengan MBP, tetapi
beberapa dari mikroorganisme tersebut dapat mengaktifkan MBP-
spesifik T-sel klon pada pasien MS

Estiasari, R. 2014. Sklerosis Multipel. CDK-217/vol.41 no.6, th. 2014


4
KLASIFIKASI MS
Relapsing Remitting MS
episode eksaserbasi diikuti episode remisi

Secondary Progressive MS
episode remisi makin berkurang dan gejala menjadi makin progresif

Primary Progressive MS
Gejala yang timbul tidak pernah mengalami fase remisi

Progressive Relapsing MS
mengalami perburukan dengan beberapa episode eksaserbasi. Tidak ada fase
remisi dari gejala
Estiasari, R. 2014. Sklerosis Multipel. CDK-217/vol.41 no.6, th. 2014
Milo, R., & Miller, A. (2014). Revised diagnostic criteria of multiple sclerosis. Autoimmunity reviews, 13(4), 518-
5 524
Estiasari, R. 2014. Sklerosis Multipel. CDK-217/vol.41 no.6, th. 2014
Milo, R., & Miller, A. (2014). Revised diagnostic criteria of multiple sclerosis. Autoimmunity reviews,
6 13(4), 518-524
MANIFESTASI KLINIS
Visual Cerebellar
Blurry vision Tremor
Unilateral loss of vision
Ataxia
Diplopia
Motor Genitourinary
Trunk/limb weakness Urgency/frequency/retention
Spasticity Incontinence
Hyperreflexia Constipation
Gait disturbance
Impotence
Balance problems
Sensory Neuropsychiatric
Paresthesias Impairment of memory, concentration,
Dysesthesias attention
Lhermittes sign Irritability
MS hug Anxiety
Trigeminal neuralgia
Other symptoms
Proprioception deficits
Prominent intractable fatigue with
no other cause
Lublin, F. D., Reingold, S. C., Cohen, J. A., Cutter, G. R., Srensen, P. S., Thompson, A. J., ... & Bebo, B. (2014).
7 Defining the clinical course of multiple sclerosis The 2013 revisions. Neurology, 83(3), 278-286.
Diagnosis Banding
Vascular Multiple lacunar infarcts; CADASIL; spinal arteriovenous
malformation
Infection Lyme disease; syphilis; HIV myelopathy; PML; HTLV-1
myelopathy
Traumatic Spondylitic myelopathy
Autoimmune NMO; acute disseminated encephalomyelitis; CNS
vasculitis; Behcet syndrome, sarcoidosis; SLE
Metabolic/Toxic vitamin B12 deficiency; vitamin B6 deficiency;
radiation; hypoxia
Idiopatic/Genetic Friedreich ataxia; Arnold-Chiari malformation;
adrenoleukodystrophy; metachromatic dystrophy
Neoplastic CNS lymphoma; glioma; paraneoplastic encephalomyelitis
S-Psychiatric Conversion disorder
Miller, D. H., Weinshenker, B. G., Filippi, M., Banwell, B. L., Cohen, J. A., Freedman, M. S., ... & Kira, J. (2008).
Differential diagnosis of suspected multiple sclerosis: a consensus approach. Multiple sclerosis journal, 14(9), 1157-
8 1174.
DIAGNOSIS

Miller, D. H., Weinshenker, B. G., Filippi, M., Banwell, B. L., Cohen, J. A., Freedman, M. S., ... & Kira,
J. (2008). Differential diagnosis of suspected multiple sclerosis: a consensus approach. Multiple sclerosis
9 journal, 14(9), 1157-1174.
10
PEMERIKSAAN PENUNJANG

1. Magnetic Resonance
Imaging
2. Pemeriksaan CSF

Estiasari, R. 2014. Sklerosis Multipel. CDK-217/vol.41


11 no.6, th. 2014
Curiga MS bila:
Relaps dan remisi
Usia antara 15 dan 50
Optic neuritis
Lhermitte sign
Internuclear ophthalmoplegia
Intractable fatigue
Uhthoff phenomenon

Milo, R., & Miller, A. (2014). Revised diagnostic criteria of multiple sclerosis.
12 Autoimmunity reviews, 13(4), 518-524.
TERAPI

Memperpendek Penurunan
eksaserbasi akut frekuensi
eksaserbasi

Mempertahankan
Menghilangkan kemampuan
gejala pasien untuk
berjalan

National Institute for Health and Care Excellence. 2014.


13 Multiple Sclerosis in Adult: Management.
TERAPI
Pengobatan Relaps
metilprednisolon 500-1000 mg IV selama 3-5 hari
Disease modifying drug
Interferon beta
Glatiramer asetat
Fingolimod
Natalizumab
Mitoxantrone
Pengobatan simtomatis

Goodin, D. S., Frohman, E. M., Garmany, G. P., Halper, J., Likosky, W. H., Lublin, F. D., ... & Van den Noort, S.
(2002). Disease modifying therapies in multiple sclerosis: Subcommittee of the American Academy of Neurology
14 and the MS Council for Clinical Practice Guidelines. Neurology, 58(2), 169-178.
PROGNOSIS
Sangat bervariasi dan tak terduga. Pada kebanyakan
pasien, terutama ketika MS dimulai dengan optik
neuritis, remisi bisa bertahan berbulan-bulan
untuk > 10 tahun.
Penyakit lebih luas maka akan berisiko lebih awal
kecacatan sebelumnya
Laki-laki dengan eksaserbasi yang sering, lebih cepat
mengalami kelumpuhan.
Rentang hidup lebih singkat pada kasus MS yang
sangat parah.

National Institute for Health and Care Excellence. 2014.


15 Multiple Sclerosis in Adult: Management.
DAFTAR PUSTAKA
Milo, R., & Miller, A. (2014). Revised diagnostic criteria of multiple sclerosis.
Autoimmunity reviews, 13(4), 518-524.
Goodin, D. S., Frohman, E. M., Garmany, G. P., Halper, J., Likosky, W. H., Lublin, F. D.,
... & Van den Noort, S. (2002). Disease modifying therapies in multiple sclerosis:
Subcommittee of the American Academy of Neurology and the MS Council for Clinical
Practice Guidelines. Neurology, 58(2), 169-178.
Polman, C. H., Reingold, S. C., Banwell, B., Clanet, M., Cohen, J. A., Filippi, M., ... &
Lublin, F. D. (2011). Diagnostic criteria for multiple sclerosis: 2010 revisions to the
McDonald criteria. Annals of neurology, 69(2), 292-302.
National Institute for Health and Care Excellence. 2014. Multiple Sclerosis in Adult:
Management. Diakses dari https://www.nice.org.uk/guidance/cg186
Estiasari, R. 2014. Sklerosis Multipel. CDK-217/vol.41 no.6, th. 2014
Miller, D. H., Weinshenker, B. G., Filippi, M., Banwell, B. L., Cohen, J. A., Freedman,
M. S., ... & Kira, J. (2008). Differential diagnosis of suspected multiple sclerosis: a
consensus approach. Multiple sclerosis journal, 14(9), 1157-1174.
Lublin, F. D., Reingold, S. C., Cohen, J. A., Cutter, G. R., Srensen, P. S., Thompson, A.
J., ... & Bebo, B. (2014). Defining the clinical course of multiple sclerosis The 2013
revisions. Neurology, 83(3), 278-286.

16