Anda di halaman 1dari 19

GANGGUAN KEKURANGAN IODIUM (GAKY)

Sukma Sahadewa
Fenomena Gunung Es GAKY

GONDOK
Hypothyroidi
Kretin
Pertumbuhan terhambat
Abortus,
Lahir mati,
Lahir cacat
Fungsi mental mundur,
Produktivitas menurun

2
APA ?
Pengertian defisiensi iodium tidak
terbatas pada gondok dan kretinisme
saja tetapi berpengaruh terhadap
kualitas sumber daya manusia (SDM)
secara luas meliputi pertumbuhan dan
perkembangan serta perkembangan
otak.
Defisiensi iodium dinyatakan
atau dikenal dengan gangguan
akibat kekurangan iodium (GAKY)
(Sunita, 2001).
WHY ?
1. Asupan yang tidak ada atau kurang dari iodium,
- Makanan tidak mengandung iodium
- Kesalahan distribusi
- Gangguan proses pencernaan dan absorpsi
2. Penghambatan metabolisme iodium oleh goitrogen,
-Tiosianat yang mempengaruhi terhadap proses
pengangkutan
- iodida ke sel / penjeratan Propiltiourasil yang
mempengaruhi / menghambat kerja enzim peroksidase
- iodida inorganik konsentrasi tinggi yang dapat
mengurangi
kecepatan penjeratan iodium dan kecepatan
iodinasi tirosin,
endositosis normal koloid dilumpuhkan
3. Faktor genetik
Tidak memiliki enzim deiodinase yang berfungsi membentuk
iodium dari tirosin maka hal ini akan mengakibatkan gagal
proses pembentukan kembali iodium dan terjadi defisiensi
iodium (GAKY)
METABOLISMENYA?


DAMPAKNYA?
kemalasan, lamban, pembesaran kelenjar thyroid,
gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin,
bayi lahir cacat mental,kretinisme,IQ rendah,
D kemampuan belajar rendah, kecemasan,
meningkatnya kerja jantung, penurunan berat
badan, peningkatan sensitivitas kulit,
gangguan terhadap sistem reproduksi laki
maupun wanita,gangguan fungsi penglihatan,
gangguan fungsi pendengaran dan wicara,
gangguan fungsi cerna, gangguan sistem
pernafasan
PARAMETERNYA ?
Klinik Radiologi
Pembesaran kelenjar - Radio Immuno Assay
gondok
- Ultrasound of the thyroid,
Hambatan pertumbuhan
tinggi & berat badan - Thyroid Scan
Myxoedema : edema pada - CT Scan or MRI
tungkai dan muka tampak
sembab, bersifat non pitting
Kretin
Ansietas, mudah Laboratorium
tersinggung - PBI ( Protein Binding Iodine)
Penurunan berat badan - TSH (Thyroid Stimulated Hormon)
Peningkatan kerja jantung meningkat
Peningkatan sensitivitas - FT4 menurun
sistem integumen - UIE (Urine Iodine Excretion)
Gangguan sistem - Kreatinin urine : Hipotiroid ( 25
reproduksi
Gangguan penglihatan 50 g I2 /gr kreatinin )
Gangguan sistem Kretin (<25 g I2 /gr kreatinin )
pencernaan
KLASIFIKASINYA ?

1.Gondok endemik
2.Krentin endemik
3.Hipotiroidisme
4.Kretin subklinik
5.Gangguan perkembangan saraf
DISTRIBUSINYA?

Biasa terjadi di daerah


pegunungan, dataran rendah
dan tepi pantai.

Terjadi pada ibu hamil, bayi


dan anak usia sekolah
TOTAL GOITER RATE (TGR) ANAK SEKOLAH
DI INDONESIA TAHUN 2003

11

12 71
75
14 64
61 72 82
13
62
15 19 91
63
16 73
17 74 92
18 31 93
81

32
36 33
35 52

34
51 53

TGR < 5% Code Province TGR Code Province TGR Code Province TGR Code Province TGR
TGR 5 - 19.9% 11 N.Aceh Darussalam 19 Bangka-Belitung 3.9 52 Nusa Tenggara Brt 9.4 73 Sulawesi Selatan 10.5
TGR 20 - 29.9% 12 Sumatera Utara 5.3 31 Jakarta 1.8 53 Nusa Tenggara Tmr 28.4 74 Sulawesi Tenggara 10.6
TGR >= 30% 13 Sumatera Barat 9.8 32 Jawa Barat 7.0 61 Kalimantan Barat 9.4 75 Gorontalo 5.6
Was not surveyed 14 Riau 1.7 33 Jawa Tengah 6.8 62 Kalimantan Tengah 14.3 81 Maluku 31.6
15 Jambi 5.5 34 Yogyakarta 4.5 63 Kalimantan Selatan 1.2 82 Maluku Utara 44.9
16 Sumatera Selatan 9.9 35 Jawa Timur 24.8 64 Kalimantan Timur 6.5 91 Papua 10
17 Bengkulu 2.5 36 Banten 5.3 71 Sulawesi Utara 0.7
18 Lampung 13.2 51 Bali 10.9 72 Sulawesi Tengah 10.8
PREVALENSI TOTAL GOITER RATE (TGR) DI JAWA TIMUR
NO KABUPATEN 1998 2003 NO KABUPATEN/KOTA 1998 2003

1. Pacitan 20,9 19,33 20. Magetan 15,5 49,87


2. Ponorogo 24,7 12,27 21. Ngawi 25,5 19,60
3. Trenggalek 16,0 24,13 22. Bojonegoro 13,9 26,67
4. Tulungagung 20,1 20,00 23. Tuban 10,7 12,53
5. Blitar 27,9 47,47 24. Lamongan 11,1 30,13
6. Kediri 20,0 36,13 25. Gresik 9,0 10,40
7. Malang 22,7 24,00 26. Bangkalan 6,0 38,53
8. Lumajang 21,9 10,40 27. Sampang 13,2 34,93
9. Jember 22,2 21,73 28. Pamekasan 9,3 33,87
10. Banyuwangi 13,5 17,60 29. Sumenep 11,2 21,07
11. Bondowoso 17,8 25,60 30. Kota Kediri 13,5 25,73
12. Situbondo 15,5 13,60 31. Kota Blitar 10,0 17,33
13. Probolinggo 27,9 32,13 32. Kota Malang 14,9 33,47
14. Pasuruan 24,0 53,33 33. Kota Probolinggo 10,0 18,40

15. Sidoarjo 6,7 16,93 34. Kota Pasuruan 5,0 9,33


16. Mojokerto 13,3 21,07 35. Kota Mojokerto 5,9 22,93
17. Jombang 10,9 28,80 36. Kota Madiun 10,3 11,07
11
18. Nganjuk 15,2 22,80 37. Kota Surabaya 6,3 16,40
JAWA TIMUR : 16,3 % (1998) 24,8 % (2003)
PENCEGAHAN
& PENANGGULANGANNYA

Penanggulangan Jangka Pendek

Penanggulangan Jangka Pendek dilakukan dengan


suplementasi
kapsul iodium yang dilakukan sejak tahun 1992 sebagai
pengganti suntikan beryodium (lipidol). Sasaran yang
menjadi prioritas utama pemberian kapsul ini adalah
Wanita Usia Subur (usia 15-49 tahun) termasuk ibu hamil
dan ibu meneteki, kemudian bayi dan anak-anak remaja
(anak usia sekolah) sebagai prioritas kedua dan berikutnya
adalah sasaran lain yakni anggota masyarakat lain yang
tinggal di daerah kekurangan yodium (endemic).
PENCEGAHAN
& PENANGGULANGANNYA
Penanggulangan Jangka Menengah

Penanggulangan Jangka Menengah dilakukan dengan fortifikasi yodium ke


dalam garam konsumsi dan air minum di tingkat rumah tangga.
Suplementasi yodium melalui garam beryodium sudah dilakukan sejak
tahun 1997, sedangkan iodisasi air minum masih dalam tahap
pengembangan. Penanggulangan GAKY dalam garam beryodium
dianggap lebih efektif karena kebutuhannya tidak banyak (sekitar 3,5
kg/tahun/orang), diperlukan oleh semua orang sebagai penyedap
masakan dan harganya dapat dijangkau oleh masyarakat. Untuk
memenuhi kebutuhan yodium sebesar 120 g/hari dapat dipenuhi
dengan mengkonsumsi garam yang mengandung yodium 30-40 ppm
setiap hari. Garam yang sudah di fotifikasi dengan yodium yang cukup
untuk kebutuhan tubuh, yaitu mengandung kadar yodium 30-40 ppm dan
kandungan air 5% disebut sebagai garam sehat.
PENCEGAHAN
& PENANGGULANGANNYA

Penanggulangan Jangka Panjang

Penanggulangan Jangka Panjang dilakukan antara lain


dengan cara konversi tanah, pengendalian pencemaran
dan peningkatan konsumsi makanan yang mengandung
yodium. Hal ini harus ditunjang dengan KIE,
perundangan dan penelitian yang berkaitan dengan
masalah GAKY.
PENANGGULANGAN GAKY :
1. Melaksanakan Suplementasi :
kapsul minyak beryodium.

Tahun
2009
STOP !

2. Peningkatan penggunaan Garam Beryodium.


garam halus (30 80 ppm)

15
Contoh :
Uji Kualitatif Kandungan Yodium Di Masyarakat

Timbul Warna Biru/Ungu


artinya, Kandungan
Yodium Cukup
lanjutan
3. Peningkatan K I E (Penyuluhan Gizi) untuk :
a. Pemanfaatan bahan makanan sumber Yodium.
b. Peningkatan penggunaan garam beryodium.
antara lain melalui media :

Leaflet Radio Spot

17
CONTOH MEDIA KIE:

Buku Saku

Leaflet

Stiker
Poster 18