Anda di halaman 1dari 31

PRESENTASI KASUS

ERITODERMA
S I T I N OV I TA K U MA N
(20110310201)

PRECEPTOR : dr. H. Aris Budiarso Sp.KK


Eritema kulit yang generalisata atau hampir generalisata,
meliputi lebih dari 90% dari permukaan tubuh dimana
Eritoderma memberikan berbagai derajat pengelupasan.
(Dermatitis
Eksfoliatif)

0,9 sampai 71 per 100.000 pasien rawat jalan


rasio pria : wanita 2:1 atau 4:1
rata-rata umur dari onset penyakit bervariasi dari 41-61 tahun
INSIDENSI Dapat terjadi pada semua Ras
Golongan Alergi obat
secara sistemik
I
Golongan Perluasan
penyakit kulit
II
Penyakit
Golongan sistemik
termasuk
III keganasan

Idiopatik
PERSENTASE ETIOLOGI

Idiopatik
28%

Perluasan Penyakit Kulit


Cutaneous T-Cell 52%
lymphoma (CTCL) atau
sindrom Sezary
5%

Reaksi Obat
15%

Perluasan Penyakit Kulit Reaksi Obat Cutaneous T-Cell lymphoma (CTCL) atau sindrom Sezary Idiopatik
Usia : 48 tahun

Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Batur, Wonosobo

Ny.N Agama : Islam

Pekerjaan : Ibu rumah tangga


GATAL DI
SELURUH
TUBUH
Seorang wanita 48 tahun datang ke Poliklinik RSUD KRT Setjonegoro dengan
keluhan utama gatal diseluruh tubuh. Pasien mengeluhkan gatal diseluruh tubuh
kurang lebih sejak 6 hari yang lalu. Awalnya gatal hanya disekitar leher kemudian
meluas sampai diseluruh tubuh. Gatal dirasakan pada awalnya setelah pasien
mengambil rerumputan. Rasa gatal yang dirasakan terus menerus sepanjang hari
terutama saat berkeringat. Pasien juga mengeluh kulit diseluruh tubuh tampak
kemerahan , pecah dan mengelupas serta terasa perih. Akibat keluhannya pasien sulit
istirahat dan tidur. Tiga hari yang lalu, pasien sudah berobat kebidan diberikan obat
cetirizin dan salep namun tidak membaik bahkan pasien merasa keluhan semakin
memberat. Pasien tidak mengeluhkan demam, nyeri , pusing maupun nafsu makan
menurun .
Riwayat Personal
Pasien adalah seorang
ibu rumah tangga,
Riwayat Penyakit Keluarga Tinggal di rumah
Keluhan serupa (-) bersama suami
Alergi makanan (-) Pekerjaan sampingan
Riwayat Penyakit Dahulu Alergi obat-obatan (-) sebagai pengambil
Keluhan serupa (-) Adanya penyakit sistemik rumput
Alergi makanan (-) disangkal
Alergi obat-obatan (-)
Adanya penyakit sistemik
disangkal
STATUS GENERALIS
Kesadaran : Compos mentis
Keadaan Umum : Baik
Tanda Vital : Dalam batas normal
Status Gizi : Cukup
Ujud kelainan kulit (UKK) pada hampir seluruh tubuh tampak makula eritema bentuk tidak teratur
ukuran bervariasi berbatas tegas tepi irreguler disertai squama kasar berwarna putih berbatas tegas tepi
irreguler jumlah multipel distribusi generalisata.
Diagnosis DIAGNOSIS
BANDING

DERMATITIS KONTAK
IRITAN
ERITODERMA DERMATITIS KONTAK
ALERGI
PSORIASIS
Farmakologi

Clindamisin 3x1
selama 5 hari

Interhistine 3 x 1
selama 5 hari

Metylprednisolon
3x 8 mg selama 5
hari
Non-Farmakologi

Menjaga
Kelembapan
Kulit

Menghindari Diet cukup


faktor pencetus protein

Pengontrolan
asupan cairan
dan elektrolit
Edukasi ke
pasien tentang
penyakit dan
pengobatannya
Eritema kulit yang generalisata atau hampir generalisata, meliputi lebih dari 90%
dari permukaan tubuh dimana memberikan berbagai derajat pengelupasan

Golongan Alergi obat


secara sistemik
I
Golongan Perluasan
penyakit kulit
II
Penyakit
Golongan sistemik
termasuk
III keganasan

Idiopatik
DIAGNOSIS

Pemeriksaan Pemeriksaan
Anamnesis
Fisik Penunjang
Epidemiologi Gejala Klinis Etiologi

Jenis Kelamin laki laki > Eritema Perluasan Penyakit kulit


wanita (4:1) Skuama Psoariasis 23 %
Usia rata- rata 41- 61 tahun Dermatitis Spongiotik 20%
Pekerjaan : Bekerja dilingkungan dermatitis atopi, dermatitis
luar beresiko terkena penyakit seboroik, dermatitis kontak,
kulit seperti psoriasis dan dermatitis stasis.
- inflamasi pada kulit, oedem
ringan dan skuama -Paparan
yang berlebihan atau
berulang.

Identitas Gejala Klinis Predileksi RPK & RPD

Jenis Kelamin :Perempuan Kulit kemerahan Seluruh tubuh Disangkal


Usia : 48 tahun Terkelupas Awal Leher
Pekerjaan :IRT & Gatal
Pengambil rumput Predisposisi
Onset : 4 hari
PSORIASIS Dermatitis atopik dan Pilaris Rubra Pityriasis CTCL
warna hitam-kemerahan di eksema Menyebar hiperkeratotik skala besar
psoriasis likenifikasi, Relatif hiperkeratosis kulit kepala, dan dengan
perubahan kuku khas tanpa skuama rambut rontok
erosi
psoriasis;
ekskoriasi
hiperkeratotik skala besar
kulit kepala, biasanya
tanpa rambut rontok
pada hampir seluruh tubuh tampak makula eritema bentuk tidak teratur ukuran
UKK bervariasi berbatas tegas tepi irreguler disertai squama kasar berwarna putih berbatas
tegas tepi irreguler jumlah multipel distribusi generalisata.
DIAGNOSIS KERJA ERITODERMA

Dertmatitis Kontak Iritan Dermatitis Atopi Psoriasis


LABORATORIUM HISTOPATOLOGI

Darah Rutin Leokositosis Tahap akutspongiosis dan


albumin parakeratosis menonjol, sehingga
elektrolit terjadi edema.
Tahap kronis akantosis dan
perpanjangan rete ridge lebih dominan

DKI

adanya infiltrat limfosit dan eosinofil pada daerah


perivascular superfisial, spongiosis, parakeratosis
FARMAKOLOGI
NON
FARMAKOLOGI
FARMAKOLOGI

Obat tersangka sebagai


kausanya segera
dihentikan.

GOLONGAN Kortikosteroid: Prednison


4x10 mg
I
Penyembuhan terjadi
cepat, umumnya dalam
beberapa hari-beberapa
minggu.
FARMAKOLOGI
FARMAKOLOGI

Golongan III Sindrom Sezary:


Kortikosteroid:
Prednisone 30 mg/hari, atau
Metilprednisolon dengan dosis ekuivalen (24 mg/hari)
Sitostatik: biasanya digunakan klorambusil dengan dosis
2-6 mg sehari
Kelainan kulit perlu pula diolesi emolien untuk
mengurangi radiasi akibat vasodilatasi oleh eritema,
misalnya dengan salep lanolin 10%
FARMAKOLOGI

Metylprednisolon
Kortikosteroid 3x 8 mg selama 5
hari

Anti Histamin
Interhistine 3 x 1
selama 5 hari

Antibiotik
Clindamisin 3x1
selama 5 hari
NON
FARMAKOLOGI

Menjaga
Kelembapan
Kulit

Menghindari Diet cukup


faktor pencetus protein

Pengontrolan
asupan cairan
dan elektrolit
Edukasi ke
pasien tentang
penyakit dan
pengobatannya
Pada kasus ini
eritroderma terjadi
pada usia dewasa
DUBIA ED BONAM DUBIA AD MALAM dan diakibatkan oleh
perluasan suatu
penyakit sehingga
prognosis baik

Usia sangat muda


Orang tua
reaksi obat Keganasan
Telah dilaporkan kasus
Diagnosis ditegakkan
Eritroderma pada
berdasarkan
wanita 48 tahun yang
anamnesis dan
berkerja sebagai
pemeriksaan fisik
pengambil rumput

Penatalaksanaan
dengan pemberian
metylprednisolon 3 x8
mg selama 5 hari,
Prognosis pada pasien
Interhistine 3x1
Dubia ad bonam
selama 5 hari serta
clindamisin 3x1 serta
dukasi mengenai
penyakitnya
TERIMA KASIH