Anda di halaman 1dari 27

INSTALASI LISTRIK

RUANG KHUSUS

SNI 04 0225 - 2000

1
DEFINISI
Ruang khusus adalah ruang dengan sifat dan
keadaan tertentu yang memerlukan pengaturan
lebih khusus untuk instalasinya (8.1)
misalnya : ruang lembab, ruang berdebu, ruang kerja listrik
dan lain sebagainya

Instalasi khusus adalah instalasi listrik


dengan karakteristik tertentu sehingga
penyelenggaraannya memerlukan ketentuan
sendiri
Misalnya : instalasi derek, instalasi sistim proteksi kebakaran dll

2
JENIS RUANG KHUSUS (8.28)
1. (n) Ruang Kering
2. (l) Ruang Kerja Listrik
3. (lk) Ruang Kerja Listrik terkunci
4. (d) Ruang berdebu
5. (blg) Ruang dgn bahaya kebakaran & ledakan gas
6. (bld) Ruang dgn bahaya kebakaran & ledakan debu
7. (bks) Ruang dengan kebakaran serat
8. (ko) Ruang dengan gas, uap atau debu
9. (lb) Ruang lembab dan basah
10. (p) Ruang sangat panas
11. (k) Ruang kerja kasar
12. (r) Ruang radiasi
3
Contoh

Pabrik Cat
a. Penggilingan serbuk (n), (d)
b. Bahan pelarut (blg)
c. Ruang lainnya (n)

4
1. Ruang kerja listrik (l)(lk) - (8.2)

POTENSI BAHAYA
a. Memiliki tegangan rendah s/d tinggi
b. Banyak peralatan aktif tdk dilindungi
c. Sentuh langsung
d. Kebakaran/ledakan
e. Ditempat terbuka berbahaya.

5
Persyaratan
a. Pengawasan
b. Luas yang cukup
c. Penerangan cukup (baik dan tepat)
d. Bangunan tidak mudah terbakar
e. Dipagar bila terbuka (min 2 m)
f. Beri jarak aman datar terbuka (1m + 1cm/KV)
g. Kering dan Ventilasi baik
h. Tanda peringatan, diberi tanda kilat merah
i. Gang, bordes, lorong bersih (tdk barang)
j. Gang Pelayanan > 6m dpt keluar dr kedua ujungnya
k. Ada APAR/ alat lainnya

6
lanjutan
l. Lampu pijar, fitting, kotak kontak, sakelar dsb
dipasang pd tmp yg mudah dicapai dan dilayani dgn
aman, tanpa tindakan proteksi
m. Lampu gantung tdk boleh diatas bgn yg bertegangan
tdk terlindungi
n. Pada (lk) tdk blh dipsg mesin, pesawat, instrumen ukur
& perlengkapan lainnya yang setiap hari berulang kali
secara teratur dilayani, diamati, atau diperiksa di
tempat.
o. Pintu membuka keluar, terkunci dari luar
Ruang uji bhn listrik & lab Listrik
p. Tdk berdebu dan tdk lembab serta bebas bhy
kebakaran dan ledakan
q. Instalasi terpisah (ruang uji dgn pabrik)
r. Pintu diberi tanda peringatan
7
2. Ruang dengan bahaya kebakaran dan ledakan (8.5)

Dilokasi terdapat campuran udara & gas, uap debu


atau serat, yang mudah terbakar/meledak.

POTENSI BAHAYA
a. Adanya debu kapuk, penggergajian kayu,
pengering tepung dsb-nya
b. Jenis-jenis gas/bahan kimia mis:aceton, amonia,
methan, acetylen dsbnya.
c. Pengaruh external dan suhu sekitarnya
d. instalasi, armatur tidak tepat.

8
Klasifikasi Ruang:
1. Zona 0: adanya atmosfir gas ledak secara terus menerus
atau dlm waktu yg lama (sebaiknya instalasi dihindari)
2. Zona 1: adanya atmosfir gas ledak dalam operasi normal
3. Zona 2: adanya atmosfir gas ledak dalam operasi normal
tidak sering dan berlangsung dlm waktu singkat

Instalasi yg aman :
harus tdk mampu melepaskan energi listrik /
panas (dlm keadaan normal ataupun abnormal) yg
dpt menyalakan campuran udara dgn konsentarsi
yg paling mudah menyala
9
KELOMPOK PERLENGKAPAN
UNTUK ZONE 0,1 DAN 2

Kelompok I:
Perlengkapan untuk penambangan (gas methan)
Kelompok II:
Untuk industri lainnya
Untuk penggunaan gas kelompok II dibagi menjadi:
IIA : Atmosfir mengandung; aceton, methan, propan atau gas lain
yang ekivalen
IIB : Atmosfir mengandung acetaldehid, etylen atau gas lain yang
ekivalen
IIC : Atmosfir mengandung acetylen, hydrogen atau gas lain yang
ekivalen

10
Perlengkapan yg akan ditempatkan dlm ruang yg
mengandung gas ledak hrs mempunyai tanda
pengenal, memperlihatkan zone, klp gas dan kelas
suhu berdasarkan suhu keliling

PEMILIHAN Perlengkapan Listrik:


a. Klasifikasi Ruang
b. Suhu nyala gas / uap
c. Selungkup perlengkapan yang sesuai
d. Pengaruh external dan suhu sekitarnya

11
Sistem Pengawatan:
a. Dlm perancangan harus diperkirakan lingkungan
gas berbahaya, termasuk faktor mekanik, kimia
dan termal
b. Kabel inti tunggal tdk boleh digunakan kecuali yg
terpasang dlm PHB, selungkup atau sistem
konduit
c. Sambungan kabel dan konduit hrs sesuai dgn jenis
proteksi
d. Lubang masuk kabel ditutup
e. Kabel dan konduit diberi pengedap
f. Pemasangan pengendap disetiap pencabangan,
saluran atau pipa dan ventilasi

12
Sistem Kabel:
a. Kabel berselubung logam, termoplastik , kabel
berisolasi mineral dpt digunakan utk pengawatan
permanen
b. Untuk perlengkapan portabel, V < 1000v ab f~f
(600 v ke bumi) / 1500 v as (900 v as ke bumi)
hrs berselubung karet kuat / sejenisnya.

- Utk I=6A ; V < 250 v ke bumi ; = 1,5 mm2


- Utk kabel telkom min = 0,75 mm2

13
Syarat tanda pengenal Perlengkapan Listrik:
a. Nama Pabrikan dan atau merk
b. Indentifikasi pabrikan
c. Simbol Ex (tanda tlh lulus uji kondisi gas ledak)
d. Punya tanda jenis proteksi
- Aparat dlm minyak (o)
- Selungkup bertekanan (p)
- Aparat berisi pasir (q)
- Aparat utk selungkup tahan api (d)
- Utk keamanan ditingkatkan (e)
- Utk keamanan intrinsik kategori a (ia)
- Utk keamanan intrinsik kategori b (ib)
e. Simbol kelompok perlengkapan
f. Tanda suhu saja utk Klp II dgn T > 450oC
g. No. Seri (kecuali utk leng kapan sambungan & kecil)
h. Tanda sertifikasi (thn, no stfk)
14
3. Ruang lembab termasuk
ruang pendingin (8.6)
Contoh; cold storage, ruang pompa

POTENSI BAHAYA

a. Mudah corosif
b. Mudah dialiri listrik
c. Armatur tidak sesuai standar

15
Persyaratan
a. Instalasi ruang lembab harus dapat diputus dari
bagian instalasi lainnya dgn satu sakelar setempat
b. Benda bantu (besi) dilapisi seng/dicat bebas asam
dan tahan lembab
c. Air tidak boleh terkumpul dalam mesin/pswt
d. PHB (lemari/kotak) terbuat dari bahan yang memadai
e. Isolasi mendpt perhatian khusus
f. Armatur memenuhi standar
g. Seluruh bagian luar fiting lampu terbuat dari
porcelain/sederajat
h. Dilarang fiting lampu dengan sakelar
i. Lubang instalasi harus ditutup rapat
j. Instalasi yang ada sesuai kebutuhan
k. Motor yang dipakai harus sesuai
16
4. Ruang sangat panas (8.7)
Dapat merusak dan melumerkan
penghantar listrik, maupun peralatan listrik

POTENSI BAHAYA
a. Merusak
b. Membahayakan pekerja
c. Kemampuan isolasi berkurang/rusak

17
Persyaratan
a. Peralatan perlengkapan, armatur yang
memadai
b. Instalasi; penghantar regang dengan isolator
max 1 meter, atau kabel tahan panas
c. Penghantar telanjang dengan bahaya
mekanis harus dilindungi

18
5. Ruang berdebu (8.8)
Partikel kecil dlm atm yg bertumpuk disebabkan oleh
berat sendiri, ttp dpt juga mengambang di udara utk
sementara waktu

Debu konduktif (< 103 m), mudah terbakar

POTENSI BAHAYA

a. Kondisi tertentu mudah terbakar


b. Bersifat konduktif
c. Instalasi/armatur yang salah dapat
menimbulkan kebakaran

19
Persyaratan
a. Mesin dan pesawat harus tahan debu (kedap
debu)
b. PHB kedap debu
c. Kabel berisolasi tunggal harus dipasang
dalam pipa logam berulir
d. Kabel flexible untuk perlengkapan portable
harus kedap debu
e. Fiting lampu pijar harus memenuhi 5.3.3.2.1.
(porselen)

20
6. Ruang Radiasi (ruang rontgen) (8.10)
a. Ruang Sinar X
b. Ruang radiasi tinggi
c. Ruang mikroskop elektron
d. Sel radio aktif
e. Ruang gamma
f. Ruang linac (linear accelerator)
g. Ruang neutron
POTENSI BAHAYA

a. Pengaruh terhadap petugas


b. Ada tegangan tinggi
c. Kemungkinan kegagalan isolasi
d. Pemakaian pengantar yang tidak tepat
e. Kebocoran radiasi
21
Persyaratan

a. Lantai berisolasi
b. Bagian logam harus diproteksi dengan
dengan baik
c. Sakelar mudah dicapai
d. Kabel flexible harus dari jenis pemakaian
kasar/selubung logam fexible
e. PHB dan panel pengatur diluar ruangan

22
REF. K3 LISTRIK DI RUMAH SAKIT
PUIL-1987
PASAL 860 FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
Klasifikasi :
Kelompok 1 : Instalasi untuk Utilitas bangunan, bila
terputus tidak berpengruh langsung
terhadap pasien

Kelompok 1 E : Instalasi listrik untuk intalasi medik, yang


berfungsi langsung dengan penderita, bila
terputus dari dalam tempo kurang 10
detik harus segera mendapat catu daya
pengganti khusus (CDPK)

Kelompok 2 E : Instalasi listrik untuk intalasi medik


berfungsi langsung dengan penderita, bila
terputus harus langsung mendapat catu
daya pengganti khusus (CDPK)

23
Sistem distribusi listrik di rumah sakit

Sumber Normal Sumber Emergency


Baterai atau
G Motor Generator

< 10 dt < 0,5 dt

RUANG RUANG RUANG


KELOMPOK 1 KELOMPOK 1E KELOMPOK 2E
24
6. Instalasi Generator (genset) darurat (8.21)

Keadaan darurat ; keadaan yg tdk biasa atau tdk


dikehendaki yg membahayakan keselamatan manusia,
bhy kebakaran dan keamanan bangunan serta isinya,
yg disebabkan krn penyediaan listrik utama terganggu

a. Syarat bangunan
(lokasi, konstruksi, kebutuhan ruangan, ventilasi,
perlengkapan pemadam api, lampu utk pelayanan)
b. Generator darurat
(kapasitas beban, desain konstruksi, instalasi pusat
pembangkit, pengasutan pengerak utama, kendali,
instrument, penyambungan )

25
7. Instalasi Kamar Mandi (8.23)

Pd Ruangan ini memungkinkan terdpt bhy kejut listrik


yg lebih tinggi disebabkan trnnya R tubuh manusia dan
kontak tubuh dgn potensial bumi

2,25m Tingkat Proteksi:


Zone 0
Zone 0 = IPX7
Zone 1 = IPX5
Zone 1
Zone 2 = IPX4
Zone 3 = IPX1
Zone 2 = 0,6m

Zone 3 = 2,4m - Pengawatan tertanam min 5 cm


- Kotak sbg tdk blh dipsg pd Zone 0,1,2
- Pd Zone 3 dpt dipsg kotak kontak jika
* dilengkapi transformator pemisah
* disuplai dgn V ekstra rendah
* di protek dgn GPAS (< 30 mA) 26
Semoga bermanfaat

27