Anda di halaman 1dari 15

Mengurangi Angka Kejadian Konstipasi Dengan Pijat erut

Pada Pasien Bed Rest Dari 75 Menjadi 40 % Sekuarang-


Kurangnya Dalam Jangka Waktu 2 Bulan
2017

Oleh
Team Angsoka 1

GKM 7017
LANGKAH I:
MENENTUKAN TEMA DAN JUDUL
Latihan fisik membantu seseorang untuk
mempertahankan tonus otot.tonus otot yang
baik dari otot-otot abdominal,otot velvis,dan
digrama sangat penting bagi dekasi dan miksi,
Fisiologis keadaan cemas,takut dan marah
meningkatkan setres yang berlebihan pada
individu sehingga menpengaruhi eliminasi
fekal dan urine
Dari studi pendahuan yang dilakukan
peneliti di RSUP sanglah khususnya di
Bangsal Angsoka 1 rata-rata pasien
fraktur ekstremitas bawah yang
dirawat perbulan mencapai 40 pasien
perbulan dari 40 pasien yang
diwawancarai mereka umumnya
tidak dapat Buang Air Besar (BAB)
rata-rata lebih dari 5 hari setelah
dirawat inap di ruangan
B.Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh pemberian tehnik pijat
abdomen (I L U)terhadap pencegahan konstipasi
pada pasien yang mengalami farktur ektrimitas
bawah di Bangsal Angsoka I RSUP Sanglah 2014

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


C.Masalah Penelitian
Apakah ada pengaruh pemberian tehnik pijat
abdomen (I L U)terhadap pencegahan konstipasi
pada pasien yang mengalami farktur ektrimitas
bawah di Bangsal Angsoka I RSUP Sanglah 2014

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan merupakan
penelitian diskriptif analitik yaitu suatu metode
penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk
membuat gambaran atau mendeskripsikan
tentang suatu keadaan secara obyektif.
Pendekatan yang digunakan ialah cross sectional

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


Tempat dan Waktu Penelitian
Tempat penelitian
Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rawat
Inap Irna C Bangsal A1 Rumah Sakit Umum
Pusat Sanglah Denpasar
Waktu penelitian
Penelitian ini dilakukan mulai bulan Maret
sampai Juni tahun 2014

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


Variabel penelitian
Variabel bebas
Dalam penelitian ini yang menjadi variable bebas adalah
pengaruh pemberian pijat abdomen (ILU) pada pasien
fraktur ekstremitas bawah

Variabel terikat
Dalam penelitian ini yang menjadi variable terikat adalah
pencegahan konstipasi pada pasien fraktur ektremitas bawah

Variabel Penggangu
Variabel penganggu dalam penelitian ini adalah umur,jenis
kelamin,jumlah dan variasi makanan

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


Umur Responden
Gambaran karakteristik menurut umur responden
adalah sebagai berikut :
Responden yang berumur 22 sampai 32 tahun
sebanyak 12 responden atau 34,3 %,
pasien berumur 33 sampai 42 tahun sebanyak 10
responden atau 30,3%
sedangkan responden berumur 44 sampai 53 tahun
sebanyak 5 responden atau 17,2% dan responden
yang berumur lebih dari 54 tahun sebanyak 3
responden atau 16,2%

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


Gambaran karakteristik menurut
umur responden adalah sebagai
berikut :

22-32
33-42
44-53

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


Hasil Anilisa data
Dalam penelitian ini peneliti memperoleh dua data
dari masing-masing hasil perlakuan yaitu data dari
hasil dalam uji beda x 2 diperoleh nilai signifikasi 0,03
yang nantinya dibandingkan dengan nilai alpha
sebesar 0.5

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


maka kesimpulan yang di peroleh H diterima dan
H0 ditolak atau terdapat perbedaan antara perlakuan
pijat abdomen pada pasien farktur ektremitas bawah
dengan pasien yang tidak mendapatkan perlakuan
pijat abdomen

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


Adapun Odd ratio yang di peroleh adalah sebesar 2,34 artinya
pasien yang tidak mendapatkan perlakuan pijat abdomen
mempunyai resiko 2,34 kali mengalami konstipasi terdap
pasien yang mendapatkan perlakuan pijat abdomen ILU

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014


Kesimpulan

Terdapat pengaruh yang bermakna pada pemberian


tehnik pijat abdomen (I L U) terhadap pencegahan
konstipasi pada pasien yang mengalami farktur
ektrimitas bawah di Bangsal Angsoka I RSUP Sanglah
2014

Odd ratio yang di peroleh adalah sebesar 2,34 artinya


pasien yang tidak mendapatkan perlakuan pijat abdomen
mempunyai resiko 2,34 kali mengalami konstipasi terdap
pasien yang mendapatkan perlakuan pijat abdomen (ILU)

Karya Tulis Orthopedic Nursing Award 2014