Anda di halaman 1dari 25

DEKORASI / DEKORATIF : Adalah Hiasan /

Asesories

MILLINERIES : Adalah hiasan dan memiliki


fungsi lain

BOGA : Segala sesuatu yang meliputi pada hasil


karya (Benda) yang berhubungan dengan sajian
hidangan / makanan
DEKORASI BOGA:

Hiasan / asesories yang diterapkan pada penyelenggaraan


sajian makanan / hidangan, yang meliputi : hiasan ruangan,
hiasan meja, hiasan nampan/wadah, hiasan piring, dan
hiasan hidangan
Unsur dan Prinsip Desain
Pengertian Unsur dan Prinsip Desain

Unsur-Unsur Disain : Garis, Warna, Tekstur,Tone,


Dll

Prinsip-Prinsip Disain : Balance, Bentuk, Center


of interest
DESIGN (Bhs Inggris), DESIGNARE (Bhs Latin), Elemen (ELEMENT, Bhs
Inggris) DESIGN (Bhs Inggris), DESIGNARE (Bhs Latin), Elemen (ELEMENT,
Bhs Inggris)

DISAIN :
1. Pada umumnya berarti rancangan atau menciptakan bentuk,
susunan, garis, bentuk ( Bidang), warna (Nada) dan tekstur,
termasuk pula memilih dari pada unsur-unsur tersebut yang
kemudian menggarap, mengolah dan membentuknya/
mewujudkan suatu Bentuk Ciptaan yang mengandung
kaidah, rasa nilai estetik dari wujud termaksud.
2. Rancangan, pola dua maupun tiga dimensi, memilih dan menyusun,
memecahkan masalah yang bertujuan menciptakan susunan atau
organisasi.

3. Pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti :


garis, warna, ruang, tekstur, tone, cahaya, sehingga menjadi kesatuan,
organik, ada harmoni antara bagian-bagian dengan keseluruhannya.
DISAIN :
1. STRUCTURAL DESIGN (KERANGKA DISAIN)
Struktural disain adalah suatu pedoman yang dipakai
untuk menentukan bentuk luas atau fisik dari suatu
disain, adapun syarat-syarat kerangka disain adalah
sebagai berikut :
- Memenuhi maksud atau fungsi dan kaidah estetika
- Sederhana
- Memenuhi proporsi terencana menurut kegunaan
(fungsi)
- Menampakkan bahan (material) yang dipergunakan
dalam proses pembentukan.
2. DECORATIVE DESIGN (RAGAM HIAS),
merupakan unsur tambahan pada structural design diterapkan atau
disatukan berupa suatu bahan baru untuk memperkaya mata sifat
structural design.
Ragam hias adalah suatu pedoman yang dipakai untuk menambah
nilai keindahan atau artistik suatu disain yang hanya diamati dari
hiasannya. Ragam hias harus sesuai dengan hal-hal sebagai berikut :
Hiasan dan penempatannya harus seserasi mungkin
Penempatan hiasan dapat memperkuat bentuk
Mampu menciptakan keseimbangan (balance), sehingga dapat
menimbulkan kesan tidak dipaksakan,
Tidak menyimpang dari fungsi termaksud/kerangka disain (structural
design), tidak merusak bahan dasar yang digunakan.
Sifat Ragam Hias

Ragam hias memiliki dua macam sifat, yaitu : hiasan aktif dan hiasan
pasif
1. Hiasan Aktif : adalah jika hiasan tersebut sangat berperan pada
obyek yang dihias, jika hiasan tersebut dihilangkan maka akan
berpengaruh pada keindahan atau nilai estetika suatu benda yang
dihias.
2. Hiasan Pasif : adalah hiasan yang jika diambil pada benda yang dihias
dan tidak berpengaruh pada nilai estetika/keindahan maka dikatakan
pasif.

Ragam hias bisa diciptakan/dibuat diluar maupun di dalam atau


langsung pada benda yang dihias
UNSUR DAN PRINSIP DISAIN

UNSUR-UNSUR DISAIN : garis, ruang, irama, warna, tekstur


1. GARIS : garis dapat bersifat Grafis (Calligraphic Mark), seperti
garis lurus, lengkung, bengkok, patah, bergelombang. Garis akan
memberikan kesan panjang dan lebar seperti garis horizontal dan
garis vertikal . Garis dapat bersifat menjadi pengikat ruang, massa,
warna, dan bentuk (Structural Line), garis dapat berbentuk lurus,
lengkung, bengkok, patah-patah, dan bergelombang.

Garis pengikat pada hakekatnya tidak ada, tidak jelas, secara


tergambarkan tidak terlihat, garis ini lebih merupakan suatu ilusi
atau sugesti, seperti terdapat pada batas-batas luar suatu bentuk
atau kumpulan dari bidang, batas-batas dari suatu warna. Garis
ilusi digunakan untuk mengikat pengulangan suatu disain sehingga
terbentuk irama antar motif
2. RUANG (SPACE PATTERN) :
Bentuk dua atau tiga dimensi yang telah disusun atau dibentuk/digubah
Pengikat/penghubung, penerus yang membentuk suatu kesan batas
3. IRAMA :
Hanya dapat dirasakan tetapi tidak dapat dipegang / diraba,
wujudnya abstrak, irama muncul jika adanya pengulangan
bentuk, ukuran atau gerakan, jarak pengulangan harus sama sehingga
pandangan mata akan nampak keindahannya. Penggunaan unsur disain yang
berulang-ulang secara teratur. Irama dapat berupa garis yang mempunyai
pergerakan atau garis terputus-putus yang membayangkan suatu arah
sehingga mata dapat menghubungkannya sendiri

4. WARNA : - Ilmu Fisika (Cahaya)


- Ilmu Bahan (Pigmen)

5. TEKSTUR : Penampakan permukaan yang dapat dirasakan oleh indera


manusia (Diraba, dilihat)
PRINSIP-PRINSIP DISAIN :
1. HARMONI , susunan dikatakan harmoni jika
semua obyek dalam suatu kelompok kelihatan
mempunyai persamaan dan apabila letak garis-garis
terpenting mengikuti bentuk obyeknya. Adapun
prinsip-prinsip harmoni adalah :
Garis dan bentuk : lurus dan lengkung
Ukuran : perbandingan
Tekstur : sifat permukaan
(kaku,tebal,kasar)
Warna : jenis, perbandingan dan tempat
2.PROPORSI, prinsip tentang hubungan antar bagian-bagian atau unsur-
unsur disain secara menyeluruh. Proporsi yang baik harus membuat
ukuran atau bentuk yang bervariatif sehingga hasilnya menyenangkan dan
memuaskan

3.KESEIMBANGAN, suatu disain dikatakan seimbang apabila penggunaan


unsur-unsur disain dalam suatu disain dapat menimbulkan perasaan
ketenangan atau kestabilan. Pengaruh ketenangan dapat terjadi

4.IRAMA, dengan mengelompokkan bentuk dan warna yang dapat


menimbulkan perhatian sama pada bagian kiri dan kanan dari pusat

5.PUSAT PERHATIAN (CENTER OF INTEREST), adalah titik penting yang


menarik perhatian dalam suatu disain, hal yang perlu diperhatikan dalam
menentukan pusat perhatian adalah :
- Bahan yang akan dijadikan pusat perhatian
- Cara menciptakan pusat perhatian
- Banyaknya pusat perhatian yang diperlukan
- Penentuan letak pusat perhatian
SENI MERANGKAI BUNGA

PENGERTIAN :
adalah menyusun bermacam bunga, daun, ranting dan
ornament lainnya dengan memperhatikan nilai-nilai
estetika berdasarkan rancangan yang sudah
direncanakan sesuai dengan tujuan atau kesempatan.

SEJARAH SENI MERANGKAI BUNGA :


Berangkat dari Bangsa Romawi, bahwa bunga merupakan
symbol kebesaran dan identitas masyarakat golongan atas atau
bangsawan
Seni merangkai bunga sejak jaman Romawi sampai sekarang
terus digemari dan dipelajari lebih mendalam.

Masyarakat Jepang memiliki filosofi tersendiri dalam


seni merangkai bunga, terutama seni merangkai bunga
IKEBANA yang terkenal , yaitu memiliki makna simbolisme
kehidupan manusia antara bumi/tanah, langit dan lautan,
sehingga tergambarkan dalam rangkaian ikebana selalu
arahnya ada yang menjulur keatas, menjuntai kebawah dan
mengarah kesamping.Masyarakat Jepang sadar betul bahwa
manusia tidak bisa lepas dari tanah tempat berpijak, langit
sebagai tempat dewa matahari dan lautan sebagai sumber
dimana manusia bisa hidup karena disitulah bahan pangan
banyak diperoleh (Ikan)
IKEBANA
IKEBANA
Bentuk Bentuk lain rangkaian bunga selain
Ikebana adalah, rancangan berdasarkan garis :
horizontal, vertical, diagonal (Garis lurus, garis
datar dan garis miring) huruf S atau Hogart, huruf
L, Oval, Bulan Sabit, Bulat, Lengkung terbalik,T
terbalik, Kipas/Fan, Segitiga sama sisi. Selain itu
juga ada gaya /rancangan bebas tetapi masih tetap
dengan mempertimbangkan dan
memperhitungkan unsur dan prinsip disain
SEGI TIGA

BULAN SABIT
BULAN SABIT

SEGI TIGA
HURUF L

HORISONTAL
PERALATAN DAN BAHAN MERANGKAI BUNGA
Peralatan dan Bahan : Ember, Gunting, Pisau, kawat halus,
lidi/tusuk sate, Alat/botol penyemprot air, vase bunga/jambangan,
oases/paku, lompong/batang eceng gondok,bunga, daun, ranting
dan ornament lainnya (pita).

Langkah-langkah Merangkai Bunga :

Menyiapkan rancangan desain /model


Gambarkan kerangka rangkaian bunga
Lakukan persiapan bunga/pemilihan bunga dan daun yang akan dirangkai,
dengan ornament yang dipilih/digunakan
Menyiapkan oase yang sudah basah (direndam sampai tdk keluar gelembung
udara)
Selesaikan tahapan tahapan menancapkan bunga, daun dan ranting yang
dipilih.
Sentuhan akhir , menyelesaikan dengan menambahkan ornament lainnya
selain bunga.
Penyemprotan dengan air agar kelihatan segar.
KERANGKA BENTUK

OVAL LENGKUNG/BULAN SABIT

KIPAS T. TERBALIK
KIPAS OVAL

BULAT