Anda di halaman 1dari 16

Sinusitis akhiran umum dalam

kedokteran itis berarti peradangan, karena itu


sinusitis adalah suatu peradangan sinus
parasal.

Sinusitas sendiri dapat dibedakan menjadi 2


jenis, yaitu :
-Sinusitas Akut : gejala dirasakan selama 2-8
minggu
-Sinusitas Kronis : biasanya gejala dirasakan
lebih dari 8 minggu.
Sinusitis akut dapat disebabkan oleh
kerusakan lapisan rongga sinus akibat
infeksi atau tindakan bedah.Sedangkan
sinusitis kronis biasanya di sebabkan
oleh infeksi bakteri.
Sinusitis dapat dibagi menjadi dua tipe besar
yaitu berdasarkan lamanya penyakit (akut dan
khronis) dan berdasarkan jenis peradangan yang
terjadi (infeksi dan non infeksi).

Disebut sinusitis akut bila lamanya penyakit kurang


dari 30 hari. sedangkan sinusitis khronis bila
penyakit diderita lebih dari 3 bulan.

Sinusitis infeksi biasanya disebabkan oleh virus


walau pada beberapa kasus ada pula yang
disebabkan oleh bakteri. Sedangkan sinusitis non
infeksi sebagian besar disebabkan oleh karena
Gejala sinusitis yang paling umum adalah :
sakit kepala
nyeri pada daerah wajah
serta demam.

Hampir 25% dari pasien sinusitis akan mengalami demam


yang berhubungan dengan sinusitis yang diderita. Gejala
lainnya berupa :
wajah pucat,
perubahan warna pada ingus,
hidung tersumbat
, nyeri menelan,
dan batuk.
Beberapa pasien akan merasakan sakit kepala bertambah
hebat bila kepala ditundukan ke depan. Pada sinusitis
karena alergi maka penderita juga akan mengalami gejala
lain yang berhubungan dengan alerginya seperti gatal
pada mata, dan bersin bersin.
Pengobatan yang bisa dilakukan :
- Suntikan alergi
- Menghindari mencetus alergi
- Semprotan hidung yang mengandung kortikosteroid
untuk membantu mengurangi bengkak di rongga
sinus, terutama karena adanya olip ataupun alergi
Antibiotik dapat diberikan apabila terjadi hal-hal berikut ini :
- Anak dengan kondisi pilek biasaya disertai dengan
batuk yang tidak kunjung membaik setelah 2-3 minggu
- Demam dengan suhu tubuh lebih dari 390 C
- Adanya bengkak yang parah di area sekitar mata
- Sakit kelapa atau sakit di daerah wajah .
Cara yang paling mudah, jangan sampai terkena infeksi
saluran nafas.
Rajin-rajin cuci tangan karena tindakan sederhana ini
terbukti efektif dalam mengurangi risiko tertular penyakit
saluran pernafasan. Selain itu, sedapat mungkin
menghindari kontak erat dengan mereka yang sedang
terkena batuk pilek.
Bila anda memakai AC, sering-seringlah membersihkan
penyaringnya agar debu, jamur dan berbagai substansi
yang mungkin dapat mencetuskan alergi dapat dikurangi
(walau tak mungkin dihilangkan seluruhnya). Demikian
juga dengan karpet dan sofa.
Tingkatkan daya tahan tubuh dengan cukup istirahat dan
konsumsi makanan dan minuman yang memiliki nilai
nutrisi baik. Selain itu, jangan lupa untuk minum air
dalam jumlah yang cukup. Kegiatan minum ini seringkali
dilupakan orang padahal air yang sehat merupakan salah
satu sumber utama kesehatan tubuh kita.
Berolahraga yang teratur, khususnya
setelah waktu subuh di mana udara pagi
saat itu masih jernih dan bersih. Perbanyak
menghirup udara bersih, dengan cara
menghirup dan mengeluarkannya perlahan-
lahan. Hal ini sangat bermanfaat selain
untuk menguatkan paru-paru juga untuk
mengisi daerah sinus dengan oksigen.
Sehingga daerah-daerah sinus menjadi
lebih bersih dan kebal terhadap berbagai
infeksi dan bakteri.
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah
segera kunjungi dokter bila terdapat gejala-
gejala yang mungkin merupakan gejala
Identitas klien : Nama, jenis kelamin, umur, alamat,
suku bangsa, penangggung biaya.
Riwayat Penyakit sekarang :
Keluhan utama : biasanya penderita mengeluh nyeri
kepala sinus, tenggorokan.
Riwayat penyakit dahulu :
Pasien pernah menderita penyakit akut dan
perdarahan hidung atau trauma
Pernah mempunyai riwayat penyakit THT
Pernah menedrita sakit gigi geraham
Riwayat keluarga : Adakah penyakit yang diderita oleh
anggota keluarga yang lalu yang mungkin ada
hubungannya dengan penyakit klien sekarang.
Riwayat psikososial :
Intrapersonal : perasaan yang dirasakan klien
(cemas/sedih0
Pemeriksaan fisik
status kesehatan umum : keadaan umum ,
tanda viotal, kesadaran.
Pemeriksaan fisik data focus hidung : nyeri
tekan pada sinus, rinuskopi (mukosa merah
dan bengkak).
Data subyektif
Observasi nares :
Riwayat bernafas melalui mulut, kapan, onset,
frekwensinya
Riwayat pembedahan hidung atau trauma
Penggunaan obat tetes atau semprot hidung : jenis,
jumlah, frekwensinyya , lamanya.
Sekret hidung :
warna, jumlah, konsistensi secret
Epistaksis
Ada tidaknya krusta/nyeri hidung.
Riwayat Sinusitis :
Nyeri kepala, lokasi dan beratnya
Hubungan sinusitis dengan musim/ cuaca.
Gangguan umum lainnya : kelemahan
Data Obyektif
Polip mungkin timbul dan biasanya terjadi
bilateral pada hidung dan sinus yang
mengalami radang Pucat, Odema keluar dari
hidng atau mukosa sinus
Kemerahan dan Odema membran mukosa
Pemeriksaan penunjang
Kultur organisme hidung dan tenggorokan
Pemeriksaan rongent sinus.
Nyeri: kepala, tenggorokan
berhubungan dengan peradangan pada
hidung.
Tujuan: Nyeri yang dirasakan klien berkurang atau menghilang dalam waktu 124 jam
Kriteria hasil: a) Klien mengungkapkan nyeri yang dirasakan berkurang atau menghilang
b) RR=16-20 x/menit, Nadi=60-100x/menit, ekspresi wajah klien tidak menyeringai lagi.
c) Skala nyeri 2

Dx :
Nyeri (kepala, tenggorokan) berhubungan dengan
peningkatan tekanan sinus sekunder terhadap
peradanggan sinus paranasal.
Tujuan :
Nyeri yang dirasakan klien berkurang atau
menghilang dalam waktu 124 jam
Kriteria hasil :
a). Klien mengungkapkan nyeri yang dirasakan
berkurang atau menghilang
b). RR=16-20 x/menit, Nadi=60-100x/menit,
ekspresi wajah klien tidak menyeringai lagi.
c). Skala nyeri 2
No.Intervensi Rasional

Kolaborasi: Obat analgesic dapat menurunkan atau


1.
Berikan obat analgesic menghilangkan rasa nyeri.

Mandiri: Teknik distraksi diharapkan bisa


2. Ajarkan teknik distraksi atau pengalihan menurunkan skala nyeri setelah
nyeri dan teknik relaksasi pengobatan dengan obat analgesic.

Mandiri: Observasi dilakukan untuk memastikan


3. Observasi tanda-tanda vital, keluhan bahwa nyeri berkurang yang ditandai
klien serta skala nyeri dengan RR dalam skala normal.
TERIMA KASIH