Anda di halaman 1dari 10

PERANG MELAWAN KOLONIALISME

A. Mengevaluasi perang melawan keserakahan kongsi dagang (abad ke-16


sampai abad ke-18)

Sultan Iskandar Muda Sultan Alaudin Riayat Syah Sultan Ali Mughayat Syah
ACEH VS PORTUGIS & VOC

Perdagangan di Aceh
ramai pasca penguasaan
LATAR BELAKANG Portugis di Malaka
sehinga Portugis
berkehendak

History Magistra Vitae


menghancurkan Aceh

Tahun 1523 (Henrigues) dan


GAGAL 1524 (de Sauza), Portugis
melancarkan serangan ke Aceh

Sultan Ali Mughayat Syah (1514-1518) Membebaskan


Aceh dari kekuasaan Portugis Portugis merampas
Sultan Alaudin Riayat Syah (1537-1568) Menentang kedaulatan Aceh
Portugis dengan bantuan Johor
Sultan Iskandar Muda (1607-1639) Menyerang
Portugis ke Malaka 2
Munculnya perlawanan rakyat
Aceh
Strategi Sultan Iskandar Muda dikerahkan
tetapi serangan itu gagal karena sama kuat
antara Aceh dan Portugis

Hubungan Aceh dan Adanya campur tangan


Portugis semakin VOC
memburuk

History Magistra Vitae


VOC mengusir Portugis dari
Mengapa VOC
Malaka dan akhirnya Malaka
harus mengusir
jatuh ke tangan VOC tahun
portugis dari
1641
Malaka?

3
Tujuan VOC mengusir Portugis dari Malaka :
1. Belanda ingin menguasai Malaka dari aspek
politik dan ekonomi
2. Belanda ingin memperluas akses seluas-luasnya
bagi pengusaha-pengusaha asing untuk
melakukan kegiatan ekonomi di Indonesia
3. Belanda ingin membebaskan pulau-pulau yang

History Magistra Vitae


potensial SDA dari negara-negara lain termasuk
Portugis

4
1808-1809

History Magistra Vitae


Perang tondano yang terjadi pada 1808-1809 adalah perang yang melibatkan orang
Minahasa di sulawesi utara dan pemerintah kolonial Belanda pada permulaan abad
XIX. Perang pada permulaan abad XIX ini terjadi akibat dari implementasi politik
pemerintah kolonial Hindia Belanda oleh para pejabatnya di Minahasa, terutama upaya5
mobilisasi pemuda untuk dilatih menjadi tentara.
( Taufik Abdullah dan A.B Lapian, 2012:375)
Perang Tondano I

PER
Peta Perang Tondano

History Magistra Vitae


Berlangsung pada masa kekuasaan VOC

Pada Abad XVII, hubungan dagang orang Minahasa dan Spanyol mulai
terganggu akibat datangnya para pedagang VOC

Gubernur Ternate Simon Cos mendapatkan kepercayaan dari batavia


untuk membebaskan Minahasa dari pengaruh Spanyol

VOC melakukan monopoli perdagangan

Usaha VOC untuk melemahkan orang Minahasa :


Membendung Sungai Tamberan agar aliran sungai meluap dan
mengenangi tempat tinggal rakyat dan pejuang Minahasa. 6
Mengepung rakyat dan pejuang Minahasa yang mengarungi ke Danau
Tondano.
Simon Cos memberikan Ultimatum yang
isinya :

Orang-orang Tondano harus Orang-orang Tondano harus


menyerahkan para tokoh membayar ganti rugi dengan
pemberontak kepada VOC menyerahkan 50-60 budak sebagai

History Magistra Vitae


ganti rugi rusaknya tanaman padi
karena genangan air sungai
Temberan

Ultimatum tidak berhasil dan


pasukanVOC akhirnya ditarik mundur ke
Manado dan rakyat Tondano terpaksa
mendekati VOC untuk membeli hasil-hasil
pertaniannya.

7
Berakhirlah
Perang Tondano I
Perang Tondano II
mandat yang diberikan kepada Daendels untuk
memerangi inggris
Latar belakang
Kebijakan Daendels merekut pejuang Indonesia

Para pejuang meninggalkan rumah dan

History Magistra Vitae


mengadakan perlawanan terhadap kolonial Belanda

Salah seorang pemimpin


perlawanan adalah Ukung Lonto

Membendung Sungai temberan


Usaha Belanda
melawan orang
Tondano Mengirim dua pasukan tangguh, satu pasukan
menyerang dari Danau Tondano, sedangkan yang
lain menyerang Minawanua dari darat 8
Tanggal 23 Oktober
1808 Pertempuran
mulai berkorbar.
Peristiwa/kejadian
Tanggal 24 Oktober 1808
pasukan belanda dari darat
membombardir kampung
pertahanan Minawanua
Kegigihan rakyat Minahasa
melawan kolonial Belanda Pada tanggal 4-5 Agustus
1809 Benteng Pertahanan
Maroya milik para pejuang
hancur bersama rakyat yang
Belanda kalah berusaha mempeertahankan.
dan pasukan Para pejuang itu memilih
belanda ditarik mati dari pada menyerah
mundur
PERANG TONDANO I & II
Oleh :
Sherly Ekaputri Arnas
Triana Puti Nendes
Yusuf Fahlevi
Kelompok 1 :
Angga
Permana Desy Aryanti

History Magistra Vitae


Putra

Sindy Sintia

Wulandari
Puji Ilahi Agustin
Latif

XI MIPA 10
2