Anda di halaman 1dari 65

Handout

PELATIHAN MANAJEMEN LINEN


DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT
Jakarta, 09-10 Desember 2016

www.mitra-prima.co.id

dipresentasikan oleh
MANAJEMEN LINEN DAN LAUNDRY RUMAH SAKIT

Daftar Isi :

Sejarah Linen
Standard Linen
Perencanaan Linen
Biaya Perawatan Linen
Biaya Linen Per Kelas Per Hari
Distribusi Linen Limbah Linen
Linen Sekali Pakai/Disposible
Faktor-faktor penyebab Linen Cepat Rusak

www.mitra-prima.co.id
SEJARAH LINEN
Linen adalah produk akhir dari TEXTIL
Linen menurut asal serat bahan /material;
a. Serat Alami (diproduksi oleh Alam )
a1. Serat tumbuhan : Kapas (cotton ), Kapuk Randu ( Ceiba Pentandra), Rafia,
Rami, Sisal, Kayu (Wood), Bambu, Sabut Kelapa (Coir ), Abaca, Jute dll
a2. Serat Hewani : Bulu-bulu dari Alpaca, Anggora, Bysus, Unta, Cashmere,
Catgut, Chiengora, Guanaco, Llama, Mohair, Pashmina, Qiviut, Kelinci, Ulat
sutera, Spider silk, Silk/Laba-laba, Domba, Vicuna, Yak.
a3. Serat Mineral : Asbestos

www.mitra-prima.co.id
SEJARAH LINEN
b. Serat Buatan (buatan Manusia )
b1. Serat yang diolah kembali: Cellulose, rayon viscose, polynosic.
b2. Serat setengah Sintetis: Acetate
b3. Serat Sintetis :

- Polyamide Nylon
- Polyacrylonitrile Acrylic
- PolyesterTetoron, Dacron, Teijin
- Polyvinylalcohol
- Polyvinylcholoride
- Polyethhylene
- Polypropylene
- Polyurethan
- Polyacrylic Acrylic

b4. Serat in Organik ; - Gelas (glass )


- Karbon (Carbon )

www.mitra-prima.co.id
C. Serat Campuran :
C1. Serat Alami + Sintetis Poly Cotton
C2. Serat Alami + Alami Cotton Wool C3. dll
C3.Dll.

Linen adalah produk akhir dari TEXTIL


Linen Rumah Sakit adalah semua produk tenun yang digunakan dalam kegiatan
Rumah Sakit. Misalnya ; Baju perawat, baju OK, rawat inap, rawat jalan, goordyn,
sarung bantal., penyekat ruangan, Kimono, B.Sheet, Steek laken/draw sheet
,dll.

www.mitra-prima.co.id
STANDAR LINEN
Standard Linen Rumah Sakit :

1. Standard Produk
2. Standard desain
3. Standard Material
4. Standard Ukuran
5. Standard Jumlah
6. Standard Penggunaan

www.mitra-prima.co.id
PENJELASAN :
1. Standard Produk:
1. Kualitas Linen -------> Life time lebih lama
2. Kuantitas Linen -----> Lebih mudah dicari
3. Material Linen---------> Lebih nyaman dipakai

2. Standard Desain:
1. Lebih simple
2. Lebih ergonomis
3. Pemilihan bahan yang tepat
4. Harga

www.mitra-prima.co.id
3. Standard Material :
1. Poly Cotton 65% - 35%
2. Cotton 100%
3. Polyester 100%

Jenis Tenunan :
1. Plat/ Simple weave/poplin
2. Twill/drill

www.mitra-prima.co.id
Standar Ukuran

Seprei Flat 160 X 270 Cm


Seprei Karet 90 X 200 X 15 Cm
Sarung Bantal 50 X 70 Cm
Steik Laken 70 X 160 Cm
Selimut 120 X 200 Cm
Zeil 60 X 110 Cm

Ukuran Baju : 14,5 17,5 atau S, M, L, XL, XXL

www.mitra-prima.co.id
Standard Jumlah

Mengacu pada standard DEPKES, jumlah par sock sebanyak


5 kali dengan rincian yaitu :
1. Satu par sedang dipakai
2. Satu par sedang kotor
3. Satu par disimpan dalam lemari perawat
4. Satu par disimpan di rak Laundry (Circulation - store)
5. Satu par linen baru di rak Laundry / Nurse ( Un-Circulation
Store).
Contoh Soal :
Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk jumlah par-stock 3 kali
Jumlah Bed 200 , BOR 80 %
Penggantian 1 X Sehari dan lama cuci 1 hari
Pertanyaan : Berapa pcs. linen yang harus disiapkan ?

www.mitra-prima.co.id
Jawab :
3 X 200 X 80 % X 1 X 1 = 480 pcs

Standar Penggunaan Linen


Kelayakan Linen yang digunakan di rumah sakit sesuai dengan
kebijakan DEPKES dengan memperhatikan hal-hal berikut :
Kualitas Linen
Kuantitas Linen
Pemakaian life Time label
Kalibrasi Linen
Untuk setiap jenis linen ditentukan berapa kali pencucian,
misalnya untuk jenis linen Seprei 230 -250 kali pencucian,
Handuk 100 kali pencucian dst.

www.mitra-prima.co.id
Kalibrasi Linen /Linen Laik pakai di Rumah sakit yaitu :

1) Linen tidak sobek


2) Linen tidak tipis / narawang
3) Linen tidak bernoda
4) Linen tidak berbau
5) Linen tidak ada bercak-bercak
6) Linen tidak kusut
7) Linen tidak berobah warna, kelunturan

www.mitra-prima.co.id
PERENCANAAN LINEN
Penghitungan Kebutuhan linen kamar rawat Inap:
Jumlah Bed di rumah sakit : 400 bed
BOR yang ditetapkan rata- rata : 70 %
Par stock yang ditetapkan : 3 kali par
Penggantian linen dilakukan setiap hari
Lamanya pencucian 1 hari ( one day services )
Maka jumlah linen yang dibutuhkan = ?

www.mitra-prima.co.id
Penghitungan Kebutuhan Jas Operasi diruang OK/VK. Rumah sakit

Jumlah kamar bedah di Rumah sakit : 6 ruangan


Setiap ruangan masing-masing dipakai 5 kali
Jumlah operator setiap kali Operasi 7 orang
Par- stock 3 kali
Jumlah Jas Operasi yang dibutuhkan adalah : 6 x 5 x 3 x 7 x 1 = 630 Pcs
Kemajuan Teknologi dalam pembuatan Linen :
1. Water Reppelent : adalah Kemajuan teknologi yang digunakan pada
textil jadi, sehingga permukaan linen tersebut tidak menyerap jenis
cairan atau jenis pengotor lainya pada linen tersebut ( seperti daun
talas ). Tetapi pada saat proses pencucian berlangsung air dapat
menembus apabila ada tekanan tertentu misalnya ketika diperas.

www.mitra-prima.co.id
2. Soil release : Kemajuan Teknologi pada textil yang menjadikan
permukaan linen tidak menyerap jenis noda, dan noda pada linen
tidak terserap sehingga kotoran lebih gampang untuk dibersihkan.
1. Anti Bakteri apneumoniae --------> bakteri pathogen, gram negatif
berbentuk batang (basil )
Pseudomonas aeruginosa ----> bakteri gram negatif aerob obligat,
tidak menghasilkan spora.
: Teknologi textile untuk membuat textil menjadi anti bakteria, yaitu
dengan cara menyemprotkan jenis cairan anti bakteri pada bahan
jadi textil.
Biasanya bakteri yang bisa terbunuh al:
1. Stapkhylococcus aureus -------> bakteri gram positif yang
menghasilkan pigmen kuning
2. Klabsiella

www.mitra-prima.co.id
INDENTIFIKASI BAKTERI DILAKUKAN DGN. KULTUR,PEWARNAAN GRAM DAN UJI
BIOKIMIAWI

Menurut penelitian RS.di Indonesia di dapatkan 3 jenis bakteri terbanyak ruang


inap bedah al;
1. Pseudomonas Sp = 29,27%
2. Staphy loccocus epiderminis = 21,95 %
3. Klebsiella Sp = 14, 6%

Khusus untuk ruang inap kebidanan tinggkat didapati tingkat bakteri sbb:
Pseudomonas Sp =16,67%
Eschericha coli = 19,44%
Klebsiella Sp = 16,67%

www.mitra-prima.co.id
BIAYA PERAWATAN LINEN

Hal-hal yang mempengaruhi biaya perawatan linen :

1. SDM. pencucian linen ( Staff dan operator laundry )


2. Kimia Laundry , laundry consumables
3. Listrik, Solar, Gas dan Air
4. Investasi Mesin : Flat ironer Machine, Washing machines, Drying machines.
5. Investasi peralatan trollies; distribution trolly, trolly linen kotor, trolly linen bersih,
hanger tolly dll.
6. Dll.

Biaya perawatan Linen = Berat linen X Harga cuci linen per Kg


Linen OK/VK /membutuhkan biaya Sterilisasi ( CSSD ) = Berat linen X
Harga Sterilisasi (CSSD ) linen per Kg.

www.mitra-prima.co.id
PENGHITUNGAN BIAYA LINEN KELAS I / HARI

1. Seprei : 150.000
2. Selimut Tipis : 100.000
3. Sarung Bantal 2 pcs : 40.000
4. Selimut Tebal : 200.000
5. Kimono : 130.000
6. Handuk : 100.000
7. Total ..: 720.000
Contoh cara meghitung penyusutan linen /hari :
Rp 720.000 : 120 kali cuci = Rp 6.000,-
Berat linen kotor per kamar Kelas I (evarage ) = 3 Kg ( 3 X Rp 6.000 )=Rp18.000
Total harga linen bersih /ruang : Rp 6.000 + Rp 18.000 = Rp 24.000,-

www.mitra-prima.co.id
DISTRIBUSI LINEN
1. Centralisasi Linen
2. Decentralisasi Linen
3. Semi Centraisasi Linen
Keterangan :
1. Centralisasi Linen adalah Semua kegiatan linen mulai dari pemesanan,
penerimaan penyimpanan dan lain-lain terpusat dibagian Laundry.
Contohnya : Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (RSPIK)
2. Decentralisasi Semua kegiatan Linen tersebar pada ruangan
atau gudang keperawatan dan klinikal,
Contohnya : RSUP.Dr. Cipto Mangunkusumo.
3 Semi Centralisasi Adalah penggabungan antara Centralisasi dan
Desentralisasi.

www.mitra-prima.co.id
LIMBAH
Pengertian :
1. Limbah Rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit dalam
bentuk; padat, cair, dan gas.
2. Limbah padat rumah sakit adalah semua limbah rumah sakit yang berbentuk padat sebagai
akibat kegiatan rumah sakit yang terdiri dari limbah medis padat dan non medis.
3. Limbah medis padat adalah limbah padat yang terdiri dari limbah infeksius, limbah patologi,
limbah benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah radio aktif
limbah kontainer bertekanan, dan limbah dengan kandungan logam berat yang tinggi.
4. Limbah padat non medis adalah limbah padat yang dihasilkan dari kegiatan di rumah sakit
di luar medis yang berasal dari dapur, perkantoran,taman,dan halaman yang dimanfaatkan
kembali apa bila ada teknologinya.
5. Limbah cair adalah semua air buangan termasuk tinja yang berasal dari kegiatan rumah
sakit yang kemungkinan mengandung mikro organisme, bahan kimia beracun dan radio aktif
yang berbahaya bagi kesehatan.
6. Limbah gas adalah semua limbah yang berbentuk gas yang berasal dari kegiatan
pembakaran di rumah sakit seperti insinerator, dapur, perlengkapan generator, anastesi dan
pembuat obat citotoksik.

www.mitra-prima.co.id
LIMBAH
7. Limbah infeksius adalah limbah yang terkontaminasi organisme patogen yang
tidak secara rutin ada dilingkungan dan organisme tersebut dalam jumlah dan
virulensi yang cukup untuk menularkan penyakit pada manusia rentan.
8. Limbah sangat infeksius adalah limbah berasal dari pembiakan dan stock bahan
sangat infeksius, otopsi, organ binatang percobaan dan bahan lain yangtelah
diinokulasi, terinfeksi atau kontak dengan bahan yang sangat infeksius.
9. Limbah sitotoksis adalah limbah dari bahan yang terkontaminasi dari persiapan
dan pemberian obat sitotoksis untuk kemo terapi kanker yang mempunyai
kemampuan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan sel hidup.
10. Minimasi limbah adalah upaya yang dilakukan rumah sakit untuk mengurangi
jumlah limbah yang dihasilkan dengan cara mengurangi bahan (reduce),
menggunakan kembali limbah( reuse) dan daur ulang limbah (recy cle ).

www.mitra-prima.co.id
LIMBAH DI BAGIAN LAUNDRY
Kegiatan Laundry rumah sakit selalu menghasilkan limbah al;
1. Limbah padat non infeksi----> Kantong linen non infeksi, kertas
pembungkus
2. Limbah padat Infeksi ----.> Kantong plastik infeksius ( warna
kuning )
3. Limbah linen -------> Setelah masa pemakaian habis wajib
dimusnahkan

www.mitra-prima.co.id
LINEN SEKALI PAKAI/DISPOSIBLE LINEN
Linen sekali Pakai / disposible linen adalah linen yang terbuat
dari poly-propylene
Satu kali pemakaian, dan setelah itu dibakar dalam Incenerator

Penyebab linen cepat rusak:


1. Material linen yang dibeli kurang bagus
2. Noda yang timbul tidak bisa dihilangkan
3. Penggunaan dan Kualitas kimia laundry kurang tepat dan
kurang baik.
4. SDM. dibagian Laundry,user dan bagian pengadaan kurang
pengetahuan tentang linen.
5. Parstock linen kurang.

www.mitra-prima.co.id
PERATURAN-PERATURAN DAN DASAR HUKUM PENGELOLAAN LIMBAH B3

I. UU.No.23 Thn.1997 Pengelolaan Lingkungan Hidup


Ringkasan :
1. Wajib memenuhi baku mutu yang ditetapkan pemerintah
2. Perusahaan wajib melakukan pengelolaan limbah hasil sisa produksi dan limbah B3.
3. Untuk pengolahan limbah, dapat diserahkan kepada pihak lain ( Dinas Kebersihan,
PPLI, dll ).

II. PP No.18/1999 Pengelolaan Limbah B3


Ringkasan :
1. Perusahaan harus mereduksi limbah B3
2. Hasil limbah < 50 kg / hari boleh disimpan lebih dari 90 hari, apabila ada ijin instansi
yang bertanggung jawab.
3. Wajib mencatat limbah B3.
4. Penyimpanan limbah B3 harus sesuai dengan persyaratan (bebas banjir, kedap air,
ada kemiringan kebak kontrol ).

www.mitra-prima.co.id
5. Memberi label dn simbol menurut kategori limbah.
6. Perusahaan bertanggung jawab bila terjadi keadaan darurat akibat limbah B3
yang dihasilkan.
7. Perusahaan harus punya sistem tnggap darurat terhadap pengelolaan limbah B3.
8. Laporan catatan pengelolaan limbah B3 setiap 6 bulan.

III. PP.No.85 Thn. 1999 Pengelolaan Limbah B3


Ringkasan :
1. Perusahaan yang tidak mampu mengolah limbahnya, dapat menyerahkanya
kepada pengolah yang mendapat ijin dari Badan Pengendalian Dampak
Lingkungan (BAPEDAL.)
2. Perusahaan harus membuat daftar limmah.

IV. KEPKA BAPEDAL No.01/BAPEDAL/09/95 Tata Cara dan Persyaratan Teknis


Penyimpanan dan Pengumpulan Limbah B3
1. Perusahaan harus memenuhi persyartan :
a. Pengemasan Limbah B3
b. Penyimpanan Limbah B3
C. Lokasi Penyimpanan Limbah B3 www.mitra-prima.co.id
DEFINISI

Laundry Rumah Sakit adalah tempat pencucian linen


yang dilengkapi dengan sarana penunjangnya berupa
mesin cuci, alat dan disinfektan, mesin uap (steam
boiler), mesin pengering, meja dan meja setrika.
(KEPMENKES NO.1204/MENKES/SK/X/2004

www.mitra-prima.co.id
PENGELOLAAN LINEN RUMAH SAKIT
Pengelolaan linen Rumah sakit dibagi menjadi :

1. In house Laundry ( Pengelolaan linen dikerjakan sendiri/


milik sendiri )
2. Out sourcing Laundry ( Pengelolaan linen dikerjakan oleh
pihak lain ).
3. Joint Operational Laundry ( Pengelolaan linen dengan oleh
pihak lain dengan menggunakan fasilitas, peralatan
milik rumah Sakit )

www.mitra-prima.co.id
KEUNTUNGAN IN HOUSE LAUNDRY

a. Kualitas Kebersihan dan higienitas terjaga.


b. Biaya dapat terpantau & terkendali.

c. Waktu penyediaan semakin singkat dan


mempermudah persiapan tindakan medis tertentu
:terutama beberapa jenis linen yang dibutuhkan
di kamar operasi, dan harus disterilkan.

www.mitra-prima.co.id
KEUNTUNGAN OUT SOURCING LAUNRY
1. Staf laundry bukan karyawan Rumah Sakit tetapi sebagai patner
kerja Perusahaan.
2. Staf Laundry lebih mudah untuk diarahkan dan di kontrol.
3. Tidak perlu untuk menyediakan perlengkapan APD. dan Uniform.
4.Bagian keuagan ( Payroll ) tidak disibukan untuk pembayaran gaji
setiap karyawan setiap bulan, maupun THR setiap tahunya.
5. Tidak perlu untuk investasi peralatan mesin-mesin laundry.
6. Tidak perlu penyediaan tempat untuk ruangan Laundry.

www.mitra-prima.co.id
ORGANISASI & TATA LAKSANA
KEPALA UNIT LDR.

KEPALA SHIPT KEPALA SHIPT

Admin.Ldr.

Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew

www.mitra-prima.co.id
rew C Crew Crew

Crew

www.mitra-prima.co.id
PERALATAN

MESIN CUCI:
- KAPASITAS 65 KG @ 2 UNIT
- KAPASITAS 40 KG @ 1 UNIT (INFECTIUS MACHINE)
(DAPAT MEMANFAATKAN PROGRAM KOMPUTER
TERPADU
YANG MEMANTAU SECARA AKURAT: WAKTU,JENIS
LINEN,JUMLAH CHEMICAL DAN TEMPERATUR)

MESIN ROLL @ 1 UNIT; LEBAR 2,80 M


MESIN SETRIKA TANGAN UAP @ 3 UNIT
MESIN PENGERING KAPASITAS 40 KG @ 2 UNIT
CHEMICALS DISPENCER @ 3 UNIT
WIREMASS TROLLY
CANVASS TROLLY /ACRYLIC TROLLY
HANGER TROLLY
DISTRIBUTION TROLLY
TABLES
SINGLE/DOUBLE SINKS
K3 (APD) BOX

www.mitra-prima.co.id
CHEMICALS LAUNDRY DISPENCER AND
WASHER MACHINE

www.mitra-prima.co.id
PENGGUNAAN CHEMICAL
JENIS-JENIS CHEMICAL YANG DIGUNAKAN DI RS.ADALAH :

1. DETERGEN : UNTUK MENGHILANGKAN KOTORAN (NODA DARAH,KERINGAT,


BEKAS MUNTAH DLL.) CONTOH MERK DAGANG;TAXAT, OXFORD LD, LAUDETL,CLAX
ALFA,ALL BRITE, DLL. PH : 10,5 11,5

2. ALKALI : UNTUK MEMGANGKAT SEGALA JENIS NODA YANG BERIFAT ACI(ASAM)


CONTOH MERK DG. : BUILDER, OXFORD BUILDER, ALDET-L-,CLAX GAMMA,H
KLENZ, ,DLL. PH : 12,2 -13,5

3. CHLORINE BLEACH : BERFUNGSI UNTUK MENGHILANGKAN NODA,


MEMUTIHKAN, DAN MEMBUNUH BAKTERI, CONTOH MERK DG. :
DESTAINER,OXCHLOR BLEACH,MC-BLEACH, CLAX CHLOR,DLL. PH : 11,2-12,5

4. EMULSIFIER : MEMBERSIHKAN SEGALA JENIS PENGOTOR YANG BERSIFAT


OILS, GREASE, DAN LEMAK CONTOH MERK DG. : SERICOL, OXFORD EMULSIFIER,
CLAXS 100S, E-951, ESCAPE, DLL. PH :10,2-10,5.

www.mitra-prima.co.id
PENGGUNAAN CHEMICAL
Jenis-jenis chemical yang digunakan di rs. adalah :
5. Oxigen Bleach : membunuh bakteri, menghilangkan noda, agar warna
lebih cemerlang lin. Berwarna) contoh merk dg. (cont. in Taxat)-
Oxferox Bleach, Oxo Beach, Clax sonril,Oxi brite, dll. PH :11,2-12,5

6. Neutralisir : untuk menghilangkan noda yang bersifat alkalies


(basah) dan mengatur pH pada pencucian akhir, mengangkat residu
pada linen yang dicuci contoh merk dg.sour plus, oxford sour, clax
neutral,M.sour,dll. PH : 2,2 3,5

7. Softener/Parfume : melembutkan & mengharumkan linen yang


dicuci.contoh merk dg.softenit,Oxsoft,M-soft, Comfort blue, dll.
PH : 5,2-6,5

www.mitra-prima.co.id
CHLORINE (Cl2)

Cholorine adalah disinfectant yang paling umum dan paling banyak digunakan
dalam Laundry karena cukup efetif, harganya murah, mudah dipakai dan mudah
didapat.
Bentuk Chlorine ;
CI2 Chlorine Gas
NaOCl Liquid Sodium Hypocholrine
Ca (OCl)2 Solid Calcium Hypochlorite
Fungsi Chlorine Bleach di Laundry ; 1. Spot remover
2. Disinfektan
3. Pemutih
Catatan : Jika penggunaan Chlorine tidak dipakai dengan cara yang tepat dan
benar, maka Chlorine tsb. tidak akan berfungsi secara optimal sesuai dengan
fungsinya.

www.mitra-prima.co.id
PERLENGKAPAN APD. LAUNDRY
Perlengkapan standar dan wajib dikenakan crews laundry
sebelum dan sedang melakukan pekerjaan Alat
Perlindungan Diri (APD) al:
Masker
Rubber hand glove
Apron Plastik
Sepatu boots
Kaca mata googles

www.mitra-prima.co.id
PERLENGKAPAN APD.

www.mitra-prima.co.id
SIRKULASI LINEN
Collecting soiled linens (pengumpulan linen kotor)
Transporting soiled linens to the laundry (transportasi linen kotor ke area laundry)
Sorting (penyortiran linen kotor)
Weighing (timbang)
Washing (pencucian linen kotor)
Extracting (pemerasan linen yang sudah dicuci)
Finishing (penyelesaian berupa pengeringan, dan setrika)
Folding (pengelipatan linen bersih)
Storing (penyimpanan linen bersih ke dalam trolly bersih)
Transferring linens to areas (pengiriman linen bersih ke area pemakai)
Use of linens (menggunakan linen)

www.mitra-prima.co.id
ALUR PROSES

RUANG RAWAT INAP/ RAWAT JALAN


PENERIMAAN LINEN KOTOR
PENIMBANGAN/PENGHITUNGAN
LINEN INFEKSIUS
DEKONTAMINASI NON INFEKSIUS
2 JAM PERENDAMAN

PENIMBANGAN
PENCUCIAN
PENGERINGAN
MANGGEL/SETRIKA
PENYORTIRAN/PELIPATAN

ROBEK/RUSAK BERSIH BERNODA


PENJAHITAN PENYIMPANAN
DISTRIBUSI
www.mitra-prima.co.id
1. COLLECTING SOILED LINENS

PENGUMPULAN LINEN KOTOR PADA RUANG LINEN KOTOR :


Kenakan APD. sebelum pengambilan linen kotor
Kenakan uniform bersih sebelum pekerjaan dimulai
Pisahkan jenis linen yang berbeda (Infection and non
infection soil linen )
Jangan mencampur lap/kain pel dengan linen kotor
pasien maupun seragam karyawan
Satukan lap/kain pel dalam kantong
Jangan menunda pencucian linen kotor sampai besok
pagi hindari ( breeding ground prevention )

www.mitra-prima.co.id
2. TRANSPORTING SOILED
LINENS TO THE LAUNDRY

Gunakan tolly khusus untuk pengambilan linen kotor


Gunakan kantong yang berbeda untuk linen kotor, bersih
dan linen terinfeksi
Ikat semua ujung plastik sebelum mengangkut linen kotor
/tidak melebihi kapasitas trolly.
Tutup permukaan trolly sebelum mengangkut linen kotor
Cuci kantong linen kotor paling lambat seminggu dua kali
Jaga kebersihan area dan hindarkan sisi tajam

www.mitra-prima.co.id
3. SORTING

Pisahkan linen menurut jenisnya dan tingkat pengotorannya pada ruang khusus
Gunakan pencahayaan D 200 -500 lux
Gunakan fan /exaust fan pada ruang pemisahan
Pisahkan linen
Pisahkan linen kotor infeksi dan non infeksi
Pisahkan linen berdasarkan pola dan fungsinya
Pisahkan sampah dari linen kotor
Catat dan simpan semua alat-alat instrumen yang ditemukan dari linen kotor untuk segera
dikembalikan kebagian keperawatan.

www.mitra-prima.co.id
4. WASHING

Masukkan linen ke dalam drum mesin cuci, 90 % dari


kapasitas mesin
Sesuaikan waktu dan formula mesin dengan jenis linen
yang dicuci
Kontrol dan amati semua penggunaan chemicals
melalui dispenser maupun manual
Kontrol suhu dan air panas setiap pencucian jenis linen

www.mitra-prima.co.id
5. EXTRACTING

Own machine (Mesin sendiri dan peras sendiri tanpa


pemindahan )
Extracting Capabilities/Machine ( Mesin khusus
peras)
Tujuan Extracting adalah untuk mempermudah
pengeringan dalam mesin drying maupun pengerolan
pada flat ironer machines

www.mitra-prima.co.id
6. FINISHING

DRYING :
Bersihkan filter mesin pengering sebelum digunakan
Gunakan hanya trolly bersih untuk transportasi
Pisahkan yang perlu dicuci ulang sebelum pengeringan
Jangan mengeluarkan linen dari mesin pengering dalam keadaan panas
Jangan terlalu kering (linen berobah warna, life time jadi berkurang )
Jangan memperpendek waktu cool down
Jangan meletakkan linen panas dalam trolly, bisa terbakar

IRONING
Sambil mengerol / menstrika, perhatikan linen sobek, kancing, tali dan noda
pada linen
Pastikan linen yang sudah dikerjakan tidak lembab
Cuci ulang / spoting linen yang ada noda.

NB.Wajib mencuci tangan sebelum melakukan pekerjaan

www.mitra-prima.co.id
7. FOLDING
Cuci tangan sebelum memegang linen bersih .
Lipat linen sesuai dengan aturan atau standard yang
sudah ditetapkan.
Periksa linen bila sobek / terkena noda .
Jangan langsung menolak jika ada linen yang sobek
/ bernoda, lakukan spotting sebelum rewash.
Evaluasi % cucian ulang dengan cucian rata-rata
setiap hari.
Perhatikan linen yang sobek, lepas kancing, tali dan
label, ukuran (size) untuk : Nur-suite, surgeon-gown,
kimino, dll.

www.mitra-prima.co.id
8. STORING
Cuci tangan sebelum memegang linen bersih.
Linen wajib disimpan di tempat tertutup dan terpisah dengan
area kotor .
Rak linen harus bersih .
Pencahayaan 100 - 200 Lux .
Suhu 22C 27C dan kelembaban 45% -75% Rh.
Sirkulasi udara memakai AC, fan / exaust fan.
Letakkan linen sesuai dengan ukuran .
Lakukan system terakhir masuk pertama keluar (LIFO)

www.mitra-prima.co.id
9. TRANSFERING LINENS TO USE AREAS
(NURSING AND CLINICAL AREAS)
- Bersihkan bagian luar dan dalam trolly pengiriman.
- Cuci tangan sebelum memegang linen bersih
- Kontainer/kereta/trolly pengambilan dan pengiriman
wajib dipisahkan
- Sesuaikan pengirian dengan jumlah norm dan
bukan dengan jumlah bed yang ada.
- Kirim linen dengan kondisi terbungkus/tertutup.

www.mitra-prima.co.id
10. USE OF LINENS
Cuci tangan sebelum memegang linen bersih
Pastikan semua linen dalam keadaan bersih dan
kering
Jangan menggunakan linen yang bernoda, sobek,
bolong dan berbau
Jangan ambil lebih dari yang diperlukan
Jangan meletakkan linen bersih pada permukaan
yang kotor dan basah
Jangan menyalahgunakan linen

www.mitra-prima.co.id
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL
CUCIAN

1. TEMPERATUR ( SUHU )
2. MECHANCALS ACTION ( MESIN )
3. CHEMICALS ACTION ( BAHAN DAN MUTU KIMIA YANG
DIGUNAKAN )
4. TIMING ( DURASI PENCUCIAN YANG CUKUP )

www.mitra-prima.co.id
APLIKASI DALAM PROGRAM FORMULA
MESIN CUCI LAUNDRY

1. PROGRAM PENCUCIAN LINEN BED SHEET KOTORAN SEDA NG

2. PROGRAM PENCUCIAN LINEN BARU ( BELUM PERNAH


DIGUNAKAN )

3. PROGRAM PENCUCIAN LINEN KOTORAN BERAT ( INFECTIUS )

www.mitra-prima.co.id
CONTOH : WASH FORMULA
(1)
Laundry : RS.XYZ
Washing Machine type : Washex/ Girbau/Cissell/Milnor
Capacity : 60 Kg
Laundry type : Bed Sheet
Soil Degree : Light : Medium Heavy
Loading : 55 Kg
No Operations Water Time T oC Supplies Quantities
Level (Minutes) (ml)

1. Flush High 4 Cold


2. Drain 2
3. Wash Low 10 * Hot - Detergent 175 ml
- Alkali 165 ml
- Emulsifier 110 ml
- Chlor 165 ml

4. Drain 2
5. Rinse High 3 Split
6. Drain / short Extract 3
7. Rinse High 3 Cold
8. Drain 2
9. Rinse High 3 Cold - Sour 10 ml
- Soft
w w w . m i t r a - p r i m a . c o . i d 85 ml
10. Drain / Long Ext.tract 9
PRODUK LAUNDRY
No Product Desciption Package Price Price (Rp) per Price (Rp) per -
(Rp) per ml/mg pail
lt/kg

1. Emulsifier Liquid emulsifier 20 Lt./Pail 20.000 20


agent/oil remover .

Alkaline/ liquid Builder 20 Lt/pail 15.000 15


2. Alkali soap for linen only.

3. Detergent Primium liquid laundry 20 Lt/pail 14.000 14


detergent.
4. Oxo - Bleach LiquidColour Bleaching. 20 Lt/pail 14.000 14

5. C Bleach Liquid Chlorine bleach.


20 Lt/pail 18.000 18
Liquid Neutralization .
6. Sour 20 Lt/pail 15.000 15
Liquid laundry softener.
7. Softener/Parfume 20 Lt/pail 12.000 12
Liquid laundry starch

8. Starch 20Kg/pail 15000 15

www.mitra-prima.co.id
HITUNG !
1. Menghitung biaya satu kali cucian
2. Menghitung biaya per kg. cucian ditambah biaya air, listrik dll.

www.mitra-prima.co.id
CONTOH : WASH FORMULA
(2)
Laundry : RS. XYZ
Washing Machine type : Washex / Girbau/Cissell/Milnor
Capacity : 60 Kg
Laundry type : Linen baru (Warna Hijau)
Soil Degree : Light : Medium Heavy
Loading : 55 Kg

No Operations Water Time T oC Supplies Quantities


Level (Minutes) (ml)

1 Wash Middle 8 Cold

2 Drain 2

3 Rinse HIgt 3 Cold - Sour 110 ml

4 Drain / Long Extract - Soft 385 ml

www.mitra-prima.co.id
CONTOH : WASH FORMULA
(3)
Laundry : RS. XYZ
Washing Machine type : Washex / Girbau /Cissell/Milnor
Caoacity : 60 Kg
Laundry type : Infeksius linen / Heavy Soil
Soil Degree : Light : Medium Heavy
Loading : 55 Kg
No Operations Water Time T oC Supplies Quantities
Level (Minutes) (ml)

1. Flush High 6 Cold


2. Drain 2
3. Wash Low 10* Hot - Detergent 275 ml
- Alkali 220 ml
- Emulsifier 220 ml
4. Drain 2
5. Bleach High 10 Hot Chlorine Bleach /Ox 220 ml
6. Drain 2 (> 80 oC)
7. Rinse High 3 Split
8. Drain / short Extract 3
9. Rinse High 3 Cold
10. Drain 2
11. Rinse High 3 Cold - Sour 275 ml
- Soft 330 ml
www.mitra-prima.co.id
12. Drain / Long Extract 8
www.mitra-prima.co.id
Tips-tips
1. Untuk mengurangi terjadinya resiko kontaminasi silang dan nosokomial dilingkungan rumah sakit, linen wajib
diproses dan di tangani dengan baik karena linen kotor di lingkungan rumah sakit sangat rentan dengan
mikroorganisme.
2. Linen merupakan suatu aset rumah sakit yang cukup berarti serta mempunyai nilai rupiah yang tinggi, rawatlah linen
yang ada dengan sebaik-baiknya.
3. Pilihlah Linen dari pabrik/ suplier yang bisa dipercaya dan terbukti memang berkualitas.
4. Jumlah par-stock linen sebaiknya minimal 3 kali.
5. Minimalkan linen yang hilang dan rusak.
6. Pemakaian linen yang baik dan berkualitas merupakan citra rumah sakit yang menghargai dan perduli dengan
pelangganya.
7. Penggunaan linen yang baik dan bermutu merupakan daya saing yang positif bagi rumah sakit.
8. Efisiensi penggunaan linen dapat dicapai apabila proses pencucian dilakukan secara optimal sesuai kaidah serta
pemanfaatan chemical yang tepat.
9. Menurut Joan C Bronson and Margaret Lennox di dalam bukunya yang berjudul : Hotel, Hostel and Hospital
Housekeeping four Edition 1980, dan pengalaman kami, linen (bed sheet/seprei) diganti setelah 230-250 kali
pencucian (kurang lebih 2 - 3 tahun).
10. Faktor manusia merupakan hal yang utama, karena :
11. Banyak menggunaan tenaga fisik
12. Situasi kerja yang kurang nyaman (panas dan bising)
13. Sehingga perlu penghayatan penuh terhadap pekerjaan.

www.mitra-prima.co.id
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INFONESIA


NOMOR : 1204/MENKES/SK/X/2004

TENTANG

PERSYARATAN KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH SAKIT

DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL


PEMBERANTASAN PENYAKIT/MENULAR DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN
2004

www.mitra-prima.co.id
PENGELOLAAN TEMPAT PENCUCIAN LINEN (LAUNDRY)
A. PENGERTIAN
Laundry rumah sakit adalah tempat pencucian linen yang dilengkapi dengan sarana
penunjangnya berupa mesin cuci, alat dan disinfektan, mesin uap (steam boller), pengering, meja
dan meja setrika.
B. PERSYARATAN
1. Suhu air panas untuk pencucian 700C dalam waktu 25 menit atau 950C dalam waktu
10 menit
2. Penggunaan jenis deterjen dan disinfektan untuk proses pencucian yang ramah
lingkungan agar limbah cair yang dihasilkan mudah terurai oleh lingkungan.
3. Standar kuman bagi linen bersih setelah keluar dari proses tidak mengandung 6x103
spora spesies Bacilus per inci persegi.
C. TATA LAKSANA
1. Di tempat laundry tersedia kran air bersih dengan kualitas dan tekanan aliran yang
memadai, air panas untuk disinfeksi dan tersedia disinfektan.
2. Peralatan cuci dipasang permanen dan diletakkan dekat dengan saluran pembuangan
air limbah serta tersedia mesin cuci yang dapat mencuci jenis-jenis linen yang tersedia
mesin cuci yang dapat mencuci jenis-jenis linen yang berbeda.
3. Tersedia ruang dan mesin cuci yang terpisah untuk linen infektsius dan non infeksius.

www.mitra-prima.co.id
PENGELOLAAN TEMPAT PENCUCIAN LINEN (LAUNDRY)

4. Laundry harus dilengkapi saluran air limbah tertutup yang dilengkapi dengan
pengolahan awal (pre-treatment) sebelum dialirkan ke instalasi pengolahan air
limbah.
5. Laundry harus disediakan ruang-ruang terpisah sesuai kegunaannya yaitu ruang
linen kotor, ruang linen bersih, ruang untuk perlengkapan kebersihan, ruang
perlengkapan cuci, ruang kreta linen, kamar mandi dan ruang peniris atau
pengering untuk alat-alat termasuk linen.
6. Untuk rumah sakit yang tidak mempunyai Laundry tersedniri, pencuciannya dapat
bekerjasama dengan pihak lain dan pihak lain tersebut harus mengikuti
persyaratan dan tatalaksana yang telah ditetapkan.
7. Perlakuan terhadap linen
a. Pengumpulan, dilakukan :
1) Pemilihan antara linen infeksius dan non-infeksius dimulai dari sumber
dan memasukkan linen ke dalam kantor plastik sesuai jenisnya serta
diberi label.
2) Menghitung dan mencatat linen di ruangan.
b. Penerimaan
1) Mencatat linen yang diterima dan telah terpisah antara infeksius dan
non-infeksius
2) Linen dipilah berdasarkan tingkat kekotorannya.

www.mitra-prima.co.id
PENGELOLAAN TEMPAT PENCUCIAN LINEN (LAUNDRY)

c. Penerimaan
1) Menimbang berat linen untuk menyesuaikan dengan kapasitas mesin cuci dan
kebutuhan deterjen dan disinfektan.
2) Membersihkan linen kotor dan tinja, urin, darah, dan muntahan kemudian
merendamnya dengan menggunakan disinfektan.
d. Pengeringan
e. Penyertikaan
f. Penyimpanan
1) Linen harus dipisahkan sesuai jenisnya
2) Linen baru yang diterima ditempatkan di lemari bagian bawah
3) Pintu lemari selalu tertutup
g. Distribusi dilakukan berdasarkan kartu tanda terima dari petugas penerima,
kemudian petugas menyerahkan linen bersih kepada petugas ruangan seusai kartu tanda
terima

www.mitra-prima.co.id
PENGELOLAAN TEMPAT PENCUCIAN LINEN (LAUNDRY)

8. Petugas yang bekerja dalam pengelolaan laundry linen harus menggunakan pakaian
kerja khusus, alat pelindung diri dan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,
serta dilanjutkan memperoleh imunisasi hepatitis B.

www.mitra-prima.co.id
TERIMA KASIH