Anda di halaman 1dari 13

Journal

Divisi Alergi imunologi


The relationship between anti-C-reactive protein and
disease activity in patients with systemic lupus
erythematosus

Pembimbing:
Prof. dr. H. M. Sjabaroeddin Loebis, Sp.A(K)
dr. Lily Irsa, Sp.A(K)
dr. Rita Evalina, Mked(Ped), Sp.A(K)
dr. Mahrani Lubis, Mked(Ped), Sp.A

Penyaji : Mahyarani Dalimunthe

1
PENDAHULUAN
Lupus erythematosus sistemik (SLE)
Auto immun kronis
Antibodi autoimmun yang di produksi oleh reaksi
kekebalan abnormal berikatan dengan antigen
untuk membentuk kompleks kekebalan
Banyak studi melaporkan kolerasi antara
signifikansi klinis dari antibodi autoimmun dan
penyakit khusu nya lupus nephritis.
Dalam sebuah studi jung et al 99 pasien lupus
dan 48 kontrol konsentrasi antibodi anti-CRP tidak
berkorelasi signifikan dengan aktivitas penyakit
atau perkembangan lupus nephritis.
2
Tujuan

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengkaji


hubungan konsentrasi antibodi anti-CRP
dengan aktivitas penyakit dan manifestasi
klinik pada pasien pada penderita
SLE di korea.

3
Metodologi Penelitian

Desain & Waktu


Cross - sectional
Maret November
2014

Sampel & lokasi


Department of Laboratory
34 pasien Lupus Medicine, Keimyung
University School of Medicine,
Daegu, Korea 4
Study Procedures Analisa statistik

Semua pasien yang Dengan SPSS versi


dirawat jalan di periksa 18.0
anti CRP, CRP, C3, C4,
anti double stranded Uji U Mann-
DNA (anti-dsDNA), Whitney non
Penilaian SLEDAI parametrik
Konsentrasi antibodi Signifikans statistik
anti-CRP diukur dipastikan jika nilai
dengan menggunakan p< 0,05.
ELISA
5
Hasil

6
7
8
9
Diskusi

Konsentrasi CRP jarang tinggi pada pasien penderita SLE

Peningkatan kecil dalam konsentrasi CRP pada SLE ternyata


terkait dengan eliminasi oleh autoantibodi.
Beberapa studi melaporkan bahwa konsentrasi antibodi anti-CRP
berkorelasi dengan aktivitas penyakit dan kejadian lupus nephritis.

Sjowall et al:
10 pasien lupus dengan konsentrasi anti-CRP bervariasi,
tergantung keparahan penyakit, nilai meningkat bila tingkat
aktivitas penyakit lupus nepritis meningkat
Tidak ada korelasi yang signifikan antara konsentrasi
antibodi anti CRP dan penanda aktivitas komplemen, anti-
dsDNA antibodi, skor SLEDAI 10
DISKUSI

penurunan yang signifikan dalam konsentrasi


antibodi anti-CRP diamati setelah terapi induksi

Pada penelitian ini aktivitas penyakit tetap


stabil merupakan alasan mengapa tidak
ditemukan korelasi yang signifikan.
korelasi yang signifikan antara konsentrasi
antibodi anti-CRP dan rerata durasi penyakit.
Studi ini, durasi penyakit tidak berkorelasi secara
statistik dengan penanda aktivitas penyakit manapun,
yang meliputi komplemen, antibodi anti-dsDNA,
SLEDAI dan proteinuria

11
RINGKASAN

konsentrasi antibodi anti-CRP pasien


penderita SLE lebih tinggi secara signifikan
daripada yang ditemukan pada kontrol.

konsentrasi antibodi anti-CRP tidak


berkorelasi secara signifikan dengan aktivitas
penyakit lupus

Untuk pemahaman lebih lanjut tentang efek


antibodi anti-CRP pada pasien penderita lupus,
dibutuhkan studi penelitian prospektif tindak
lanjut dengan jumlah pasien yang lebih besar
12
13