Anda di halaman 1dari 8

Distribusi

( Pelayanan Non Resep


)

Kelompok 3
Mahinggar S. Y.
Lintang D. C. B.
Novelen Y.
Endang Sriasih
Pelayanan
Kefarmasian
Pelayanan Kefarmasian adalah suatu
pelayanan langsung dan bertanggung
jawab kepada pasien yang berkaitan
dengan sediaan farmasi dengan
maksud mencapai hasil yang pasti
untuk meningkatkan mutu kehidupan
pasien.
Pelayanan Non
Resep
Penggunaan obat yang tepat oleh
pasien/konsumen dengan bantuan tenaga
kesehatan
Salah satu dr Self-Care
Px menggunakan obat tanpa resep/konsultasi ke
dokter untuk penyakit/ gejala yg ringan (obat
bebas, bebas terbatas & OWA)
Dalam beberapa kasus bisa diberikan KIE /
SWAMEDIKASI oleh farmasist
Contohnya Sakit flu/batuk ringan, sakit perut
ringan, nafsu makan menurun ,nyeri, luka kecil dll
Apa itu swamedikasi?
Pengobatan sendiri
Tindakan yang dilakukan untuk
mengatasi masalah kesehatan dengan
menggunakan obat-obatan yang dapat
dikonsumsi tanpa pengawasan dari dokter
Kriteria Obat Dapat Dibeli
Tanpa R/ Dokter
Sesuai permenkes No.919/MENKES/PER/X/1993, kriteria obat
yang dapat dibeli tanpa resep dokter adalah obat yang:
Tidak dikontraindikasikan untuk penggunaan
pada wanita hamil
Anak di bawah usia 2 tahun dan orang tua di
atas 65 tahun.
Tidak memberikan risiko pada kelanjutan
penyakit.
Penggunaannya tidak memerlukan cara atau
alat khusus yang harus dilakukan oleh tenaga
kesehatan
Penggunaannya diperlukan untuk penyakit
yang prevalensinya tinggi di Indonesia
Jenis obat yang boleh digunakan
dalam Swamedikasi

a. Obat OTC ( Over the counter) tanpa resep


dokter yang terdiri dari:
obat bebas : tanda lingkaran hitam, dasar hijau
obat terbatas : tanda lingkaran hitam, dasar biru
b. Obat Wajib Apotek (OWA), yaitu obat keras
(tanda lingkaran hitam, dasar merah dengan huruf K
besar) yang dapat dibeli di apotek tanpa resep dari
dokter, tetapi harus diserahkan langsung oleh seorang
apoteker kepada pasien disertai dengan informasi
lengkap tentang penggunaan obat
c. Suplemen makanan (vitamin, kalsium, dll)
Perhatikan 5W + 1W
Tepat indikasi/ penyakit
Tepat obat
Tepat penderita
Tepat dosis
Tepat waktu
Waspada efek samping obat
LITERATUR

https://swamedikasi.wordpress.com/2012/
03/01/kriteria-obat-yang-boleh-dipilih-
untuk-swamedikasi/
Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 (Tentang
Standar Pelayanan Kefarmasian Di
Apotek )