Anda di halaman 1dari 21

Short Case

HORDEOLUM EKSTERNA SUPERIOR OS

Liliana Surya Fatimah, S.Ked


04054821617076

Pembimbing:
dr. Alie Solahuddin, Sp.M (K)
Identitas Pasien
Nama : Tn. SF
Umur : 50 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Bangsa : Indonesia
Pekerjaan : PNS
Alamat : Jl. Letkol Iskandar No. 176
Palembang
Tanggal Pemeriksaan : 26 Oktober 2016
Anamnesis (Autoanamnesis)
Keluhan Utama
Terdapat benjolan di kelopak mata kiri atas
sejak 6 hari yang lalu.
Riwayat Perjalanan Penyakit
+ 3 hari
Benjolan di kelopak mata kiri atas dekat
tepi kelopak mata, sebesar kepala jarum
pentul.
SMRS
Benjolan di kelopak mata kiri atas bagian luar
Kemerahan, Nyeri (+), Panas (+), Gatal (+) semakin membesar, sebesar biji jagung,
mata merah (-), pandangan kabur (-) nyeri (+) jika ditekan dan terasa makin nyeri ketika
mata berair-air (-), kotoran mata (-), menunduk, gatal (+), mengganjal (+)
kesulitan membuka kelopak mata (-) mata merah (-), pandangan kabur (-), kotoran mata
gejala muncul setelah pasien terkena debu (-), mata berair-air (-).
pada mata saat membereskan rumah dan keluar nanah dari benjolan pada kelopak mata (-)
mengucek mata. kesulitan membuka kelopak mata (-).
Pasien belum berobat

Pasien kemudian berobat ke poli mata RSKMM


+ 6 hari Palembang

SMRS
Riwayat Penyakit Dahulu

Riwayat mengalami keluhan yang sama (+) pada mata


kanan atas sekitar 2 bulan yang lalu. Gejala muncul
setelah pasien terkena debu pada mata ketika
membereskan rumah dan mengucek mata.
Riwayat memakai kacamata (-)
Riwayat trauma pada mata (-)
Riwayat alergi (-)
Riwayat berobat (-)
Riwayat Penyakit Keluarga

Riwayat penyakit yang sama dalam keluarga


disangkal
Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Keadaan umum
Kesadaran : compos mentis
Tekanan darah : 120/80 mmHg
Nadi : 82 kali/menit regular, isi dan
tegangan cukup
Frekuensi napas : 20 kali/menit
Suhu : 36,6o C
Status Oftalmologi
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan visus
Kultur bakteri (jika diperlukan)
Diagnosis banding
Hordeolum eksterna superior OS
Hordeolum interna superior OS
Kalazion OS
Diagnosis Kerja
Hordeolum eksterna superior OS
Tatalaksana
Informed consent
Menjelaskan kepada pasien bahwa keluhan yang terjadi
akibat infeksi dan peradangan dikelopak mata.
Menjelaskan kepada pasien tentang rencana pengobatan
yang akan dilakukan.

KIE
Dianjurkan kepada pasien untuk menjaga kebersihan mata
disertai dengan rajin mencuci tangan.
Hindari menggosok-gosok mata bila kemasukan benda
asing pada mata.
Bila berada pada lingkungan berdebu gunakan pelindung
mata
Non Farmakologi
Kompres hangat 3-4 kali/hari selama 10-15 menit

Kontrol ulang setelah 3 hari. Bila tidak ada


perbaikan, pasien rujuk kedokter spesialis mata
untuk dilakukan insisi kuretase.

Farmakologi
Kloramfenikol EO setiap 3 jam/hari OS

Asam mefenamat 3x 500 mg


Prognosis
Okuli Sinistra
Quo ad vitam : bonam
Quo ad functionam : bonam
Quo ad sanationam : bonam
Lampiran

Gambar 1. Benjolan kemerahan dikelopak mata kiri atas bagian luar


Lampiran

Gambar 2. Benjolan kemerahan ukuran 7x6 mm dikelopak mata kiri atas


bagian luar
DISKUSI
1. TUJUAN KOMPRES HANGAT? MEMPERCEPAT
PERADANGAN
2. BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN INTERNA DAN
EKSTERNA?
-PERBEDAAN DARI SEGI LETAK, UKURAN, DAN
WARNA.
3. BATASAN KOMPETENSI DOKTER UMUM PADA
KASUS HORDEOLUM?
EDUKASI FAKTOR RISIKO, EDUKASI TERAPI
NONFARMAKO DAN FARMAKOLOGI.
JIKA TIDAK ADA PERBAIKAN, EDUKASI UTK UNTUK
DILAKUKAN INSISI OLEH DOKTER UMUM.
4. BAGAIMANA CARA KOMPRES HANGAT?
MENGGUNAKAN AIR HANGAT, DENGAN KASA YANG
DIBASAHI, TEMPELKAN KE MATA 10-15 MENIT.
JARAK PEMAKAIAN OBAT ANTIBIOTIK DAN KOMPRES?
PADA KOMPRES HANGAT, TERJADI VASODILATASI
JIKA DIOLESKAN OBAT ANTIBIOTIK TOPIKAL AKAN
MEMPERCEPAT PENYERAPAN.
5. PEMBERIAN KLORAMPHENICOL PER 3JAM PER
HARI? ALASANNYA : PERTIMBANGAN WAKTU PARUH
OBAT. DIPILIH SEDIAAN SALEP KARENA
BIOAVAILABILITAS, LEBIH CEPAT MERESAP
6. KAPAN STOP PENGGUNAAN SALEP DAN PERLU
DILAKUKAN TINDAKAN INSISI?
48 JAM SETELAH PEMBERIAN SALEP, TIDAK ADA
PERBAIKAN, MAKA DOKTER UMUM BOLEH
MELAKUKAN TINDAKAN INSISI. BUKAN DIRUJUK.