Anda di halaman 1dari 16

Pengawasan utama

Pengontrolan tertinggi
Penyelidikan / penilikan

Supervise is to watch something or check what


something has done to make sure that work is done
properly.
a. Supervisi umum
b. Supervisi Klinis
c. Pengawasan Melekat
a. Instrumen monitoring penerimaan siswa baru
b. Instrumen Administrasi KBM
c. Instrumen pengendalian jadwal pelajaran
d. Instrumen pemantauan ulangan umum Bersama
e. Instrumen pemantauan pelaksanaan EBTA / EBTANAS
f. Instrumen Administrasi Sekolah
g. Instrumen Administrasi Kelas
h. Instrumen SARPRAS
Foundation and Dimension (1961)mengemukakan 8 fungsi
supervisi:
1. Mengkoordinasi semua usaha sekolah
2. Melengkapi kepemimpinan sekolah
3. Memperluas pengalaman guru
4. Menstimulasi usaha-usaha yang kreatif
5. Memberi fasilitas dan penilaian yang terus-menerus
6. Menganalisis situasi belajar mengajar
7. Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada setiap
anggota
8. Memberi wawasan yang lebih luas
1. Corrective Supervision
2. Preventive Supervision
3. Creative Supervision
4. Constructive Supervision
1. Tipe Inspeksi

2. Tipe Laisses Faire: para pegawai dibiarkan bekerja

sekehendaknya tanpa diberi petunjuk yang benar

3. Tipe Coersive: memaksakan metode / cara yang kaku agar

KBM berjalan lancar

4. Tipe training and guidance: memberi latihan dan bimbingan

5. Tipe demokratis
1. Model Konvensional (tradisional)
2. Model Ilmiah, dilaksanakan secara berencana
3. Model Artistik, menyangkut bekerja untuk orang lain,
dengan orang lain, melalui orang lain
4. Model Klinis: peningkatan mengajar melalui siklus
yang sistematis
a. Langsung / directive
b. Tidak langsung / non directive
Individual devices
Group devices
1. Penyusunan program
2. Tahap persiapan
a. Format / instrument supervise
b. Mater pembinaan supervise
c. Buku catatan
d. Data supervisi sebelumnya
3. Pelaksanaan
4. Tahap tindak lanjut
1. Observasi Kelas, melalui tahap-tahap:
a. Perencanaan
b. Mekanisme Observasi
Persiapan: guru diberitahu atau diberi jadwal observasi
Kesepakatan Kasek dengan guru tolak ukur observasi
Sikap observasi di dalam kerlas
Membicarakan hasil observasi
Laporan / catatan percakapan didokumentasi dalam buku
2. Saling memperkaya lewat MGMP
3. Demonstrasi mengajar: ditunjuk guru yang KBM nya terbaik, dijadikan
model pembelajaran
4. Supervisi klinis: yang berfokus pada mencari sebab-sebab kelemahan /
kekurangan dan langsung kepada usaha tindakan perbaikan
1. Piet, A. 2000. Konsep Dasar dan Teknik Supervisi
Pendidikan Dalam Rangka Pengembangan. Jakarta:
Rineksa Cipta. hlm.21
2. Bafadal, I. 2004. Peningkatan Profesionalisme Guru
Sekolah Dasar Dalam Kerangka Manajemen
Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Jakarta: Bumi
Aksara. hlm 65-767
3. Azhari, A. 2004. Supervisi Rencana Program
Pembelajaran. Jakarta: Dian Putra. hlm 5-7
No Admin / Sarana KBM Ada Tidak Ada
1 RPP
2 Silabus
3 Promes
4 Prota
5 Alat Peraga
6 Jurnal guru
7 Daftar nilai
8 Kisi-kisi soal
9 Analisis nilai:
- Personal
- Klasikal
10 Program Remidi
11 Program tindak lanjut
No Admin / Sarana KBM Ada Tidak Ada
12 Denah tempat duduk
13 Papan presensi
14 Daftar pelajaran kelas
15 Buku presensi siswa
16 Daftar piket kelas
17 Jurnal kelas
18 Statistik kelas
19 Leger
20 Catatan khusus siswa
21 Mutasi siswa
22 Pengisian raport
23 Pembagian raport
24 Peta Ruang Kelas
25 Daftar inventoris kelas
2. Format Supervisi model YPM
3. Format Supervisi dinas
4. Format Supervisi IPKG Online (Instrumen Penilaian
Kinerja Guru), dalam padamu negeri atau Dapodek online