Anda di halaman 1dari 15

PRINSIP DASAR GEOLOGI STRUKTUR

Bumi adalah planet yang sangat dinamis.


Tujuan utama dalam mempelajari geologi
struktur dan tektonik adalah merekonstruksi
gaya-gaya yang menyebakan proses
perubahan dan evolusi dari muka bumi.
Memahami proses-proses geologi dan mekanisme
pembentukan struktur geologi seperti kekar,
retakan, sesar dan lipatan.
Apa yang dipelajari dalam geologi struktur?

Memahami proses-proses geologi dan


mekanisme pembentukan struktur geologi
seperti kekar, retakan, sesar dan lipatan.
Semua struktur ini terbentuk sebagai
respon atas gaya yang bekerja pada batuan
sebagai akibat dari pergerakan dan
interaksi lempeng/kerak bumi.
Apa pentingnya kita mempelajari geologi struktur ?

Dengan mempelajari geologi struktur, kita dapat mengetahui proses


kejadian jebakan sumberdaya geologi seperti air, minyakbumi, gas dan
mineral lainnya.

Dengan mengetahui jenis struktur yang ada pada batuan maka kita
dapat mengetahui kondisi batuan tersebut, apakah batuan tersebut
telah terkena gaya yang sangat kuat atau tidak? dan apakah gaya yang
bekerja pada batuan masih aktif atau tidak ?.

Dengan mengetahui kekuatan gaya yang telah terjadi pada batuan maka
kita dapat meramal kekuatan atau ketahanan batuan itu apabila batuan
tersebut terkena getaran yang berasal dari gempa bumi.

Dengan mengetahui jenis struktur yang ada, seperti lipatan atau sesar,
kita dapat mengetahui keadaan bentuk muka bumi dengan lebih baik.
Dan hal ini akan membantu kita untuk mengetahui kesesuaian atau
kestabilan sesuatu kawasan terhadap daya dukung lahan untuk
konstruksi bangunan atau kestabilan wilayah terhadap bencana
longsoran, dsb.
Apakah ada hubungan antara geologi
struktur dengan bidang ilmu lainnya ?

Bidang ilmu fisika, kimia dan matematik


mempunyai hubungan yang sangat penting
dengan geologi struktur, terutama untuk
mengetahui dan memahami mekanisme dan
memperkirakan arah gaya yang bekerja pada
suatu batuan.

Saat ini program komputer telah banyak


dipakai dalam menentukan dan menafsirkan
arah gaya yang bekerja pada suatu batuan.
BIDANG KONTAK SEPERTI KONTAK INTRUSI,
KONTAK SEDIMENTASI, KONTAK TEKTONIK
BERUPA BIDANG SESAR
STRUKTUR PRIMER SEPERTI PERLAPISAN
BATUAN, STRUKTUR KEKAR KOLOM
STRUKTUR SEKUNDER SEPERTI FRACTURES,
JOINT, SLICKENLINE, SLICKENSIDE, VEIN,
FAULT, FOLD, FOLIASI
Bidang kontak antar berbagai jenis batuan beku (yang berwarna
putih, abu-abu dan kemerahan) yang saling potong-memotong
(A, B, C). Rekonstruksi balik bidang-bidang kontak tersebut
dapat menggambarkan sejarah proses deformasinya. Foto
singkapan granit Lasi, Sumatera Barat.
Berdasarkan pendekatan geometri analisa
geologi struktur dapat dibagi menjadi tiga
yaitu :
1. Analisa deskriptif merupakan hasil langsung observasi lapangan,
laboratorium untuk mendeskripsi unsur struktur seperti karakter fisik,
orientasi, dll. Sehingga analisa ini sangatlah penting karena merupakan hasil
pengamatan langsung dari lapangan.
2. Analisa kinematik adalah merekonstruksi pergerakan yang terjadi didalam
batuan akibat proses deformasi
3. Analisa dinamik bertujuan menginterpretasi stress pada batuan yang
disebabkan oleh proses deformasi, mendiskripsi arah umum dari gaya yang
menyebabkan stress dan mengevaluasi hubungan antara stress and strain,
dan kekuatan batuan.