Anda di halaman 1dari 12

PENENTUAN DESNITAS DAN BOBOT

JENIS MENGGUNAKAN PIKNOMETER


DAN AEROMETER
By : Ibrahim Aji
ALAT ALAT YANG DIGUNAKAN
PENGERTIAN
Piknometer (bahasa Yunani: puknos berarti "rapat"), adal
ah alat yang digunakan untuk menentukan massa jenis dari suatu
cairan.
Sebuah piknometer biasanya terbuat dari kaca, dengan penyumb
at ketat dengan pipa kapiler yang melaluinya, sehingga gelembun
g udara dapat lolos dari alat tersebut.
Perangkat ini memungkinkan massa jenis cairan untuk diukur seca
ra akurat dengan mengacu pada fluida kerja yang sesuai, sepert
i air atau raksa, menggunakan neraca analitik. Metodologi yang m
empelajari hasil yang diperoleh oleh alat ini disebut Piknometri.
Piknometer pertama dirancang oleh Abu Raihan Muhammad al-Bi
runi (973-1048) dari Persia.
PIKNOMETER

Piknometer Kosong Piknometer Isi


BAGIAN-BAGAIAN PIKNOMETER
Tutup piknometer, untuk
mempertahankan suhu di
dalam piknometer.
Lubang
Gelas atau tabung ukur, u
ntuk mengukur volume ca
iran yang dimasukkan dal
am piknometer
CARA PENGGUNAAN SAMPEL CAIR
Lihat berapa volume dari piknometernya. biasanya ada yang bervolume 25 ml dan
50 ml.
Timbang piknometer dalam keadaan kosong.
Masukkan fluida yang akan diukur massa jenisnya ke dalam piknomeer tersebut.
Kalau sudah pas volumenya, piknometernya ditutup.
Timbang massa piknometer yang berisi fluida tersebut.
Hitung massa fluida yang dimasukkan dengan cara mengurangkan massa pikno b
erisi fluida dengan massa pikno kosong.
Setelah mendapat data massa dan volume fluidanya, kita dapat menentukan nilai
rho/masssa jenis () fluida dengan persamaan: rho () = m/V=(massa pikno+isi)
(massa pikno kosong) / volume. Adapun satuan yang biasanya di gunakan yaitu m
assa dalam satuan gram (gr) dan volume dalam satuan ml = cm3
Membersihkan dan mengeringkan piknometer
MENINGKATKAN KETELITIAN

Sebelum menggunakan piknometer amat


i toleransi suhu yang tertera pada pikno
meter
Mencari bobot konstan piknometer deng
an cara dipanaskan / dioven pada suhu 1
05 derajat C.
Kemudian dinginkan didalam desikator.
FAKTOR-FATOR YANG MEMPENGARUHI
Temperatur, dimana pada suhu yang tinggi senyawa yang diukur berat jenisnya dap
at menguap sehingga dapat mempengaruhi bobot jenisnya, demikian pula halnya pa
da suhu yang sangat rendah dapat menyebabkan senyawa membeku sehingga sulit
untuk menghitung bobot jenisnya.
Tekanan, Berat jenis zat juga tergantung pada tekanan yang dikenai pada zat terseb
ut, makin tinggi tekanan yang dikenai padanya maka volumenya akan semakin kecil (
dengan massa yang tidak berubah), maka massa jenisnya akan semakin tinggi seirin
g bertambahnya tekanan yang dikenai padanya
Massa zat, jika zat mempunyai massa yang besar maka kemungkinan bobot jenisny
a juga menjadi lebih besar.
Volume zat, jika volume zat besar maka bobot jenisnya akan berpengaruh tergantun
g pula dari massa zat itu sendiri, dimana ukuran partikel dari zat, bobot molekulnya
serta kekentalan dari suatu zat dapat mempengaruhi bobot jenisnya.
Kekentalan/viskositas sutau zat dapat juga mempengaruhi berat jenisnya.
Prosedur Uji Gravitasi Khusus Tanah (ASTM D 8
54-02)
Piknometer dibersihkan luar-dalam dan dikeringkan, kemudian ditimbang (W1).
Contoh tanah dihancurkan dalam cawan porselen dengan menggunakan pestel, kemudian dikeringkan dalam o
ven. Ambil tanah kering dari oven dan langsung dinginkan dalam desikator. Setelah dingin, dari desikator seger
a/ langsung dimasukkan dalam piknometer sebanyak kira-kira 10 gram. Piknometer dengan tutupnya berisi tan
ah ditimbang (W2).
Isikan air 10 cc kedalam piknometer, sehingga setengah/ dua pertiga penuh.
Tambahkan air destilasi sampai kira-kira setengah/ dua pertiga penuh. Udara yang terperangkap diantara butir-
butir harus dikeluarkan/ dihilangkan, yang dapat dilakukan dengan salah satu cara :
Piknometer bersama air dan tanah dimasukkan dalam bejana tertutup yang dapat di vacuum (tidak boleh me
lebihi 100 mmHg), sehingga gelembung-gelembung udara keluar dan air menjadi jernih.
Piknometer direbus dengan hati-hati sekitar 10 menit dengan sekali-kali piknometer dimiringkan untuk mem
bantu keluarnya udara. Kemudian didinginkan.
Piknometer ditambah air destilasi sampai penuh dan ditutup. Bagian luar piknometer dikeringkan dengan kai
n kering. Setelah itu piknometer berisi tanah dan air ditimbang (W3). Air dalam piknometer diukur suhunya d
engan thermometer (tC).
Piknometer dikosongkan dan dibersihkan, kemudian diisi penuh dengan air destilasi bebas udara, ditutup, dil
uarnya dikeringkan dengan kain kering. Piknometer penuh air ditimbang (W4). Hal ini dikerjakan segera setela
h selasai no.5, agar suhu udara masih sama dengan keadaan no.5.

Data Massa Jenis Beberapa Zat
PERHITUNGAN

Keterangan:
= Kerapatan (gram/mL)
m = Massa (gram)
v = Volume (L)
PERHITUNGAN

Keterangan:
(W1) Pikno Kosong
(W2) Pikno + Sampel
(W3) Pikno + Sampel + Air
(W4) Pikno + Air