Anda di halaman 1dari 19

SYOK

DEFINISI

SYOK ADALAH SUATU SINDROMA AKUT


KARENA DISFUNGSI KARDIOVASKULAR
DAN KETIDAKMAMPUAN SISTEM SIRKULASI
MEMBERIKAN OKSIGEN DAN NUTRIEN
UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN ORGAN
VITAL
JENIS SYOK
SYOK HIPOVOLEMIK:
DIARE-DEHIDRASI, PERDARAHAN
SYOK DISTRIBUTIF:
SEPSIS, DSS, ANAFILAKSIS
SYOK KARDIOGENIK:
CHD, KARDIOMIOPATI
SYOK OBSTRUKTIF:
TAMPONADE JANTUNG,
TENSION PNEUMOTHORAKS
TANDA SYOK AWAL
(KOMPENSATA)

TAKIKARDIA
TAKIPNEA
WAKTU PENGISIAN KAPILER > 2 DET
PENURUNAN DERAJAT KESADARAN:
IRITABILITAS RINGAN
TANDA SYOK KASIP
(DEKOMPENSATA)
KULIT DINGIN, LEMBAB, PUCAT,
SIANOSIS
WAKTU PENGISIAN KAPILER > 4 DETIK
HIPOTENSI (SANGAT KASIP)
OLIGURIA
DISTENSI ABDOMEN, BISING USUS
AGITASI, KONFUSI, HALUSINASI, KOMA
PENILAIAN-DIAGNOSIS SYOK
1. Tentukan status kardiovaskular
2. Tentukan gangguan sirkulasi terhadap
pernafasan, tingkat kesadaran, perfusi,
suhu dan produksi urin
3. Estimasi berat badan dan besarnya
kehilangan volume

BB (kg) = 2 x ( umur dlm tahun + 4)


Estimasi volume darah = 80 mL/kgBB
SYOK:

Takikardia: Respons awal (primer) stres


Bradikardia: Respons lanjut (sekunder)
pre-terminal sign
Capillary refill time, blanching skin test > 2 detik
Kulit dingin, lembab, pucat, mottled, sianosis
Suhu sentral (rektal) dan perifer berbeda > 20 C
Penurunan tingkat kesadaran
Takipnea Kussmaul
Oliguria: < 2 ml/kgBB/jam (bayi),
< 1 ml/kgBB/jam (anak)
SYOK HIPOVOLEMIK

PALING SERING TERJADI PADA ANAK


DIARE AKUT - DEHIDRASI BERAT
PERDARAHAN
TATALAKSANA UMUM SYOK
1. BERIKAN 02 ALIRAN BEBAS (FiO2 100%),
BILA PERLU VENTILATOR
2. CEPAT PASANG AKSES VASKULAR, BERIKAN
BOLUS 20mL/kgBB KRISTALOID SECEPAT
MUNGKIN DAPAT DIULANG 2-3 X HINGGA
NADI TERABA
3. NILAI RESPON APAKAH STATUS
KARDIOVASKULAR DAN PERFUSI MEMBAIK,
UKUR PRODUKSI URIN PER JAM
4. BILA NADI BELUM TERABA, BILA MUNGKIN
PASANG KATETER VENA SENTRAL (CVP)
BERIKAN CAIRAN SESUAI NILAI CVP
5. BILA Hb < 5 gr/dL
KOREKSI DG PRC 10 cc/kgBB
USAHAKAN Hb >10gr/dL atau Ht 40%
6. SETELAH KLINIS MEMBAIK PERIKSA
KEMUNGKINAN DISFUNGSI ORGAN:
UREUM, KREATININ
THORAKS FOTO
IRAMA JANTUNG?
PTT, aPTT, FDP, TROMBOSIT, D-DIMER
GANGGUAN SSP?
SYOK SEPTIK

BAKTERI, VIRUS, JAMUR, PARASIT


PADA BAYI DAN ANAK
MENGAKIBATKAN GANGGUAN
HEMODINAMIK, DEPRESI MIOKARDIUM
DAN AKTIVASI KASKADE KOAGULASI
STADIUM HIPERDINAMIK
(WARM SHOCK)
PADA AWALNYA TERJADI
HIPERPIREKSIA, HIPERVENTILASI,
TAKIKARDIA, GANGGUAN
KESADARAN, DAN AKRAL HANGAT
KOMPENSASI CURAH JANTUNG DAN
TAHANAN VASKULAR SISTEMIK i
STADIUM DEKOMPENSASI
(COLD SHOCK)

JIKA TERAPI AWAL GAGAL DAN TUBUH


GAGAL MENGKOMPENSASI, TERJADI
HIPOTENSI, HIPOKSIA DAN METABOLISME
ANAEROB, ASIDOSIS METABOLIK/LAKTAT
TATALAKSANA SYOK SEPTIK

1. RESUSITASI CAIRAN, BILA TIDAK


BERHASIL BERIKAN OBAT INOTROPIK
ATAU VASOPRESOR, JIKA TERDAPAT
PENURUNAN TAHANAN VASKULAR
SISTEMIK FIKIRKAN PEMBERIAN
VASODILATOR PERIFER
2. KOREKSI KETIDAKSEIMBANGAN ASAM
BASA, ELEKTROLIT
3. ANTIBIOTIKA: GRAM (-)/GRAM (+)
SYOK ANAFILAKTIK
GEJALA ALERGI REAKSI CEPAT DAN BERAT
(TIPE 1)
GELISAH, PRURITUS, RUAM, URTIKARIA,
ANGIOEDEMA, TENGGOROKAN TERASA
PENUH, SESAK, HIPOTENSI, KOLAPS
MENGI, STRIDOR EDEMA LARING
SYOK TERJADI KARENA VASODILATASI DAN
KEHILANGAN CAIRAN YANG DISEBABKAN
OLEH GANGGUAN PERMEABILITAS KAPILAR
TATALAKSANA SYOK ANAFILAKTIK
A. UMUM
B. EPINEFRIN
C. ANTIHISTAMIN: H1 DAN H2-BLOCKER
D. CAIRAN KRISTALOID
E. BRONKODILATOR: B2-AGONIS NEBULIZE,
XANTIN TIDAK DIREKOMENDASIKAN
F. KORTIKOSTEROID
G. VASOPRESOR
H. OBSERVASI
TATALAKSANA SYOK ANAFILAKTIK
1. HENTIKAN ALERGEN, ADRENALIN 10g/kgBB IM
2. DIFENHIDRAMIN (ANTAGONIS H1)1 mg/kgBB IV
3. PERTAHANKAN JALAN NAFAS DAN PERNAFASAN
ADEKUAT, BERIKAN NEBULASI ADRENALIN,
4. BILA PERLU INTUBASI, ATAU SURGICAL AIRWAY
JIKA TERJADI SUMBATAN JALAN NAFAS
5. BILA MENGI: NEBULASI SALBUTAMOL, BILA PERLU
HIDROKORTISON 4mg/kgBB IV, ATAU
AMINOFILIN BOLUS 8 mg/kgBB, DILANJUTKAN DRIP
0,5-1 mg/kgBB/MENIT
6. BILA SYOK: RESUSITASI CAIRAN KRISTALOID ATAU
KOLOID DILANJUTKAN OBAT INOTROPIK
7. BILA HENTI JANTUNG, LAKUKAN RJP
TERIMA KASIH