Anda di halaman 1dari 7

Jadi gaya kritis dapat didefinisikan sebagai gaya dimana kolom

yang ditekan dalam kondisi keseimbangan indifferent.


Untuk keamanan, beban yang diijinkan yang harus
diaplikasikan, yang besarnya sudah pasti lebih kecil dari
beban kritis.
Pcr
P ..... (1) ns = faktor keamanan stabilitas
Pcr = beban kritis
ns

Besarnya faktor keamanan stabilitas diambil sedikit lebih besar


dari faktor keamanan untuk perancangan kekuatan.
Untuk baja, ns diambil 1,8-3 (untuk perancangan struktur),
4-5 (untuk perancangan elemen mesin), untuk besi tuang 5-5,5
dan untuk kayu 2,8-3,2.
2. Rumus Eulers untuk gaya kritis

2 E Jmin
Pcr 2
..... (2)

3. Pengaruh kondisi ujung kolom

2E Jmin
Pcr ..... (3)
2

koefisien panjang, tergantung kondisi ujung kolom

4. Batas bisa diaplikasikannya rumus Eulers


Rumus Eulers tidak selalu bisa diaplikasikan.
Untuk menentukan batas bisa diaplikasikannya rumus Eulers,
kita menentukan tegangan kritis, yaitu tegangan yang terjadi
pada penampang kolom akibat beban kritis.
Pcr 2E Jmin
cr ....(4)
F F
2

F = luas penampang kolom


jmin
imin radius girasi terkecil penampangkolom
F

2E
cr ....(5)
2 kelang sin gan kolom
imin

imin

2E
cr ....(6)
2
Agar rumus Eulers bisa diaplikasikan, kondisi berikut harus
terpenuhi.

2E p batas proporsional bahan kolom


cr p ....(7)
2

2E
.... (8)
p

Untuk contoh, untuk baja CT.3 p 2000 kg / cm2

3,142 x2x106
100
2000
3,142 x2x106
100
2000
Jadi untuk kolom dari baja karbon rendah, rumus Eulers bisa
diaplikasikan bila kelangsingan lebih besar dari 100.
Untuk besi tuang 80 dan untuk kayu 110.
Untuk baja karbon menengah dan tinggi, dan juga baja paduan,
rumus eulers dapat diaplikasikan bila lebih kecil dari nilai
diatas. Jadi untuk baja chrome molybdenum 70
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA