Anda di halaman 1dari 84

ANATOMI UMUM

Hendarsari N H dr
ANATOMI UMUM

Anatomi :
ADALAH ILMU YANG MEMPELAJARI BENTUK,
BAGIAN-BAGIAN , SUSUNAN TUBUH DAN
HUBUNGAN ALAT-ALAT TUBUH SATU
TERHADAP LAINNYA DENGAN JALAN
MEMOTONG DAN MENGURAIKANNYA.
PEMBAGIAN :
BERDASARKAN CARA MEMPELAJARINYA:
I. ANATOMI MAKROSKOPIK
( tanpa menggunakan alat khusus )
II. ANATOMI MIKROSKOPIK
( menggunakan alat khusus )
III. ANATOMI SISTEMIK
( ANATOMI DESCRIPTIVA ).
Mempelajari anatomi berdasarkan
sistem.
SYSTEMA :
adalah susunan ( kumpulan ) alat
alat tubuh yg mempunyai fungsi sama
atau berhubungan.
1. SYSTEMA LOCOMOTORICA
( susunan alat gerak )

1.1. Osteologia

1.2. Myologia

1.3. Arthrologia

1.4. Kinesiologia
2. SYSTEMA DIGESTIVA

ILMU YANG MEMPELAJARI ALAT-ALAT


TUBUH YANG BERPERAN DALAM PROSES
PENCERNAAN DAN ABSORBSI MAKANAN
3. SYSTEMA URINARIA

MEMPELAJARI SUSUNAN ALAT-ALAT


KEMIH.

4. SYSTEMA GENITALIA
MEMPELAJARI SUSUNAN ALAT-ALAT
KELAMIN
.

4. SYSTEMA CARDIOVASCULARIA :
Mempelajari alat alat yang berperan
dalam sirkulasi darah.

5. SYSTEMA RESPIRATORIA :
Mempelajari alat alat yang berperan
dalam pernafasan.
6. SYSTEMA NERVOSUM :
Mempelajari susunan saraf pusat dan
saraf tepi.

7. SYSTEMA ENDOKRINE
( susunan kelenjar buntu )
IV. ANATOMI REGIONAL
( ANAT TOPOGRAPHICA ).
Mempelajari tubuh berdasarkan atas
bagian-bagian tubuh ( regio ).
Regio colli et capitis
Regio thorax
Regio abdominalis
Regio pelvica
Regio extremitates superiores et
inferiores.
V. ANATOMI COMPARATIVA
( perbandingan ).
Membandingkan anatomi manusia
dengan jenis mammalia lainnya.
VI. SURFACE ANATOMY
( anatomi permukaan ).
Mempelajari proyeksi dan hubungan
alat alat tubuh / organ organ
tubuh dengan permukaan tubuh.
VII. ANATOMI EMBRYOLOGIA
( ilmu perkembangan ) :
Mempelajari perkembangan mahluk
hidup sejak dari pembuahan sampai
lahir, beserta kejadian kejadian
yang mengikutinya.
VIII. ANATOMI RADIOLOGI :
Mempelajari anatomi dengan
menggunakan sinar x ( rontgen )
IX. ANATOMI ANTROPOLOGI
Mempelajari manusia dari bentuk
luar, ukuran-ukuran nya pada ras
atau kelompok yang berbeda
serta peninggalan prehistoriknya.
TERMINOLOGIA ANATOMICA.

Adalah istilah istilah yang digunakan


dalam anatomi dan harus selalu
mengacu pada suatu sikap yang
dinamakan:
SIKAP ANATOMI
( ANATOMICAL POSITION )
ANATOMICAL POTITION

1. berdiri tegak dg kedua lengan


berada disisi tubuh dan telapak
tangan menghadap kedepan.
2. kedua kaki berdampingan dengan
ibujari kaki menunjuk ke depan.
3. pandangan lurus ke depan melalui
suatu bidang yang dinamakan :
PLANUM HORIZONTALIS
FRANKFORT.
PLANUM HORIZONTALIS FRANKFORT
( bidang Jerman ) :

Adalah bidang khayalan melalui linea


cantho meaticus.
Linea cantho meaticus :
Adalah garis yang ditarik dari
canthus externus ( sdt mata luar )
dan tepi atas meatus acusticus
externus ( liang telinga luar )
ORIENTASI TUBUH

Source: Hamill Biomechanical Basis of Human


PLANUM CARDINALE
( BIDANG UTAMA )
1. PLANUM SAGITALIS / MID SAGITALIS
membagi tubuh menjadi sinistra et
dextra
2. PLANUM FRONTALIS / CORONALIS
anterior et posterior / ventral et
dorsal
3. PLANUM HORIZONTALIS /
PLANUM TRANSVERSALIS
membagi tubuh menjadi superior et
inferior / cranial et caudal
Untuk bagian tubuh yang berongga
apakah suatu organ / alat tubuh
terletak di dalam atau di luar,
digunakan istilah :
Interior / interna............ dalam
Exterior / externa............ l u a r
KADANG-KADANG LATERAL DIGUNAKAN
ISTILAH EXTERNA
CONTOH :
- CANTHUS EXTERNUS = CANTHUS LATERAL
- CANTHUS INTERNUS = CANTHUS MEDIAL
Untuk menunjukan kedalaman dan
kedangkalan letak suatu alat tubuh
digunakan :

Superficial ........... dangkal


Profunda............... dalam.
UNTUK MENUNJUKAN ARAH

1. Medial;
mendekati / lebih dekat ke garis
tengah (linea mediana anterior)
2. Lateral ;
menjauhi / lebih jauh dari garis
tengah.
3. Proximal;
mendekati pangkal anggota tubuh yg
bersangkutan.
4. Distal ;
lebih jauh dari pangkal anggota tubuh
yang bersangkutan.
ORIENTASI TUBUH

Source: Hamill Biomechanical Basis of Human Movement. 3rd ed. Lippincott Williams & Wilkins.
TERMINOLOGI GERAKAN

1. GLINDING MOVEMENT
( gerak menggelincir, gerak geser )

2. ANGULAR MOVEMENT.
gerakan yang membentuk sudut
diantara kedua bagian tubuh
GLINDING MOVEMENT

ANGULAR MOVEMENT
3. CIRCUMDICTIO.
gerakan yg menggambarkan bentuk
kerucut khayalan.

Gerakan ini merupakan kombinasi dari


gerakan flexio, abductio, extensio
adductio dan rotatio.
4. R O T A T I O ( gerak kisar ).
gerakan mengelilingi sumbu gerak yg
sejajar / berimpit dg sumbu panjang
tulang.
4.1. e n d o r o t a t i o
4.2. e x o r o t a t i o
TERMINOLOGI KHUSUS

1. PADA TRUNCUS ( batang tubuh )

1.1. ANTEFLEXIO
1.2. DORSOFLEXIO / EXTENSIO
1.3. LATEROFLEXIO
ANTEFLEXIO
RETROFLEXIO / EXTENSIO
TERMINOLOGI KHUSUS

3. UNTUK LENGAN BAWAH :


3.1. PRONATIO
3.2. SUPINATIO

4. UNTUK PERGELANGAN TANGAN :


4.1. ABDUCTIO RADIALIS
4.2. ABDUCTIO ULNARIS
TERMINOLOGI KHUSUS

5. UNTUK IBU JARI TANGAN :

5.1. ABDUCTIO POLLICIS


5.2. ADDUCTIO POLLICIS
5.3. FLEXIO POLLICIS
5.4. HYPERFLEXIO
5.5. EXTENSIO POLLICIS
5.6. OPPOSITIO - REPOSITIO
TERMINOLOGI KHUSUS

6. UNTUK KAKI :
6.1. DORSO FLEXI
6.2. PLANTAR FLEXIO
INVERSIO : GERAKAN MENGANGKAT TEPI
MEDIAL KAKI

EVERSIO : GERAKAN MENGANGKAT TEPI


LATERAL KAKI
TERMINOLOGI LATIN
KONSONANT DALAM BAHASA LATIN
MISAL:
AE DIUCAPKAN SEBAGAI E
U DIUCAPKAN SEBAGAI U
OE DIUCAPKAN SEBAGAI OI
C DIUCAPKAN SEBAGAI K ATAU S
CH DIUCAPKAN SEBAGAI CH
G DI UCAPKAN SEBAGAI G
V DIUCAPKAN SEBAGAI V
TERMINOLOGI UNTUK KATA BENDA

KATA-KATA YANG MENUNJUKAN TONJOLAN:


1. PROCESSUS : NAMA UMUM UNTUK SETIAP TAJU
2. S P I N A : TAJU TAJAM SEPERTI DURI
3. T U B E R : TONJOLAN/ BENJOLAN YANG
BULAT
4. TUBERCULUM: TONJOLAN/ BENJOLAN BULAT
KECIL
5. C R I S T A : TEPI / RIGI
TERMINOLOGI UNTUK KATA BENDA

6. PECTEN : PINGGIR
7. CONDYLUS : BENJOLAN BULAT DI UJUNG
TULANG
8. EPICONDYLUS: BENJOLAN PADA BUKU
TULANG
9. C O R N U : TANDUK
10. LINEA : GARIS
KATA BENDA YANG MENYATAKAN BANGUNAN
CEKUNG

1. FOSSA ; LEKUK ( nama umum )


2. FOSSULA : LEKUK KECIL
3. F O V E A : LEKUK YANG AGAK RATA/ TIDAK
TERLALU DALAM
4. FOVEOLA: LEKUK KECIL YANG RATA
5. SULCUS : ALUR
6. INCISURA: TAKIK
KATA BENDA YANG MENYATAKAN LUBANG,
SALURAN, RUANGAN

1. FORAMEN : LUBANG
2. FISSURA : CELAH
3. APERTURA : PINTU MASUK KE DALAM
LUBANG
4. CANALIS : SALURAN BERBENTUK TABUNG
5. DUCTUS : PEMBULUH (BULUH)
6. MEATUS : LIANG
7. CAVUM : RONGGA/ RUANGAN
8. CELLULA : RUANGAN-RUANGAN KECIL
TUNGGAL MAJEMUK

1. NERVUS LONGUS 1. NERVI LONGI


2. MEDULLA LONGA 2. MEDULLAE
LONGAE
3. CAPUT LONGUM 3. CAPITIS LONGA
4. NERVUS BREVIS 4. NERVIS BREVES
5. CAPUT BREVE 5. CAPITA BREVIA
TERMINOLOGI KATA SIFAT

I. UNTUL MENYATAKAN POTONGAN-POTONGAN/


BIDANG:
1. MEDIANUS (TENGAH- SIMETRIS)
2. PARAMEDIANUS : DI SAMPING DAN SEJAJAR
MEDIANUS
3. SAGITALIS : SEJAJAR MEDIANUS
4. FRONTALIS : BIDANG TEGAK LURUS SAGITALIS
DAN SEJAJAR PERMUKAAN
PERUT
5. TRANSVERSALIS : BIDANG TEGAK LURUS
ARAH
PANJANG BADAN

6. LONGITUDINALIS: BIDANG SESUAI DENGAN


ARAH PANJANG BADAN
UNTUK MENYATAKAN ARAH

1. MEDIALIS : LEBIH DEKAT KE GARIS TENGAH


2. LATERALIS : LEBIH JAUH DARI GARIS TENGAH
3. VENTRALIS (VENTER/ PERUT) : LEBIH DEKAT KE
DEPAN
4. DORSALIS (DORSUM/ PUNGGUNG) : LEBIH KE
BELAKANG
5. ANTERIOR : LEBIH DEKAT KE MUKA/ DEPAN
6. POSTERIOR: LEBIH KE BELAKANG
7. CRANIALIS : LEBIH DEKAT KE KEPALA
8. CAUDALIS : LEBIH DEKAT KE EKOR
9. SUPERIOR : LEBIH DEKAT KE ATAS
10.INFERIOR : LEBIH DEKAT KE BAWAH
11. PROXIMALIS: LEBIH DEKAT KE PANGKAL
ANGGOTA BADAN
12. DISTAL : LEBIH DEKAT KE UJUNG ANGGOTA
BADAN
13. VOLARIS/ PALMARIS : BAGIAN SEBELAH
TELAPAK TANGAN
14. PLANTARIS : SEBELAH TELAPAK KAKI
15. DORSUM MANUS : PUNGGUNG TANGAN
16. DORSUM PEDIS : PUNGGUNG KAKI