Anda di halaman 1dari 19

Kebutuhan, Harapan dan

Pilihan Pasien
Program Studi Farmasi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Tadulako
2017
Sakit dan Penyakit
Definisi sakit menurut WHO:
Kondisi fisik, mental, dan social yang baik dan sempurna, bukan hanya
tidak ada penyakit dan kelemahan
Penyakit menunjukkan konsep ilmiah terbatas suatu kondisi medis
yang didiagnosis
Sakit menunjukkan persepsi perorangan tentang suatu kondisi yang
menyebabkan orang tersebut khawatir dan meminta bantuan
Kepercayaan dan Perilaku Sehat
Ibu Sumitri: Orangtua saya hidup sederhana sampai umur 90 tahun,
tanpa menggunakan obat-obatan. Saya rasa saya tidak butuh obat ini,
saya tidak merasa sakit.
Kepercayaan dan Perilaku Sehat

Pak Ucok: Saya tahu tekanan darah saya tinggi dan saya harus
minum obat-obatan ini, tapi saya sibuk dan sering melupakan
pengobatan saya.
Kepercayaan dan Perilaku Sehat

Apakah konseling yang diberikan kepada Ibu


Sumitri dan Pak Ucok sama?
Kepercayaan dan Perilaku Sehat

Ibu Sumitri memerlukan bantuan untuk memahami penyakitnya dan


pentingnya minum obat setiap hari
Pak Ucok butuh bantuan untuk membantu mengingat pengobatannya
Kepercayaan dan Perilaku Sehat
Persepsi tentang keuntungan
- Variabel demografi melakukan tindakan
Health Belief Model - Variabel sosio-psikologis Minus
- Variabel struktural Persepsi tentang hambatan
melakukan tindakan

Persepsi tentang ancaman Kemungkinan melaksanakan


Persepsi tentang yang ditimbulkan penyakit tindakan yang disarankan
kerentanan terhadap
penyakit

Persepsi tentang Pemicu melakukan


keparahan penyakit tindakan:
- Kampanye media massa
- Artikel Koran/majalah
- Nasihat orang lain
- Pengingat
- Sakit anggota
keluarga/teman
Perasaan Pasien Mengenai Sakit
Simtom dirasakan, dievaluasi, dan ditanggapi berbeda oleh orang
yang berbeda.
Setiap orang kemungkinan berbeda dalam hal perhatian terhadap
nyeri dan simtom, cara mendefinisikan nyeri dan simtom, tingkatan
mencari pertolongan, memberitahukan orang lain, dan menyesuaikan
jadwal untuk menghadapi sakit.
Perasaan Pasien Mengenai Sakit

Perasaan hancur
Marah, kebergantungan, rasa bersalah
Depresi
Kehilangan harga diri
Perasaan akan mati dan sekarat
Perasaan Pasien Mengenai Sakit
Tahapan keadaan sekarat dan cara membantu
Tahap : Menolak
Tidak, bukan saya!

Mekanisme reaksi perlindungan diri sebagai respon terhadap syok awal


Pasien mungkin menolak atau mempertanyakan diagnosis meskipun telah dikonfirmasi
oleh tenaga kesehatan lain (second opinion)

Cara membantu:
Pahami dan dengarkan
Mungkin perlu mengulang informasi karena pasien mungkin tidak menyerap semua
informasi
Jangan berusaha meyakinkan
Perasaan Pasien Mengenai Sakit
Tahapan keadaan sekarat dan cara membantu
Tahap : Marah
Mengapa saya?

Marah kepada orang dan benda-benda


Mungkin menyalahkan, mempertanyakan, menantang, dan iri terhadap orang yang
sehat
Perasaan tidak berdaya
Biasanya mengeluh terus-menerus dan mengusir orang sehingga menjadi kesepian

Cara membantu:
Berusaha untuk tidak ikut marah
Jangan hanya menerima kemarahan pasien, tetapi berusaha mencari penyebab
kemarahan pasien
Biarkan pasien melepaskan perasaannya
Dengarkan
Berempati dan sadari bahwa pasien tidak marah pada anda
Perasaan Pasien Mengenai Sakit
Tahapan keadaan sekarat dan cara membantu
Tahap : Menawar
Ya, saya, tapi

Berusaha menerima situasi


Berusaha menawar pada Tuhan dan orang-orang untuk diberi lebih banyak waktu

Cara membantu:
Dengarkan
Bantu pasien berfokus pada apa yang mungkin terjadi, bukan pada apa yang tidak
mungkin terjadi
Perasaan Pasien Mengenai Sakit
Tahapan keadaan sekarat dan cara membantu
Tahap : Depresi
Ya, saya.

Menyadari kenyataan dan sekarang berduka serta bersedih hati


Mungkin sangat diam, mungkin menangis

Cara membantu:
Biarkan pasien mengekspresikan kesedihannya
Berikan privasi, tetapi dengarkan bila pasien ingin bicara
Perasaan Pasien Mengenai Sakit
Tahapan keadaan sekarat dan cara membantu
Tahap : Menerima
Saya siap.

Tidak lagi marah atau depresi


Bukan pengunduran diri yang pahit, tetapi keinginan menyelesaikan hal-hal yang belum
selesai
Mungkin memisahkan diri dari orang lain dan hanya ingin bersama dengan orang yang
ingin dicintai

Cara membantu:
Berikan privasi
Perasaan Pasien Mengenai Pengobatan dan
Konseling
Konseling sebaiknya lebih mempertimbangkan sakit pasien
dibandingkan kondisi penyakit yang didefinisikan secara medis.
Seseorang dengan radang tenggorokan tidak semata hanya tentang
cara penggunaan antibiotik dan nyeri tenggorokan, tetapi merupakan
pasien yang mengalami kesulitan menelan, tidak bias masuk kerja,
dan membutuhkan simpati dari anggota keluarga.
Perasaan Pasien Mengenai Pengobatan dan Konseling
Pertimbangan Kualitas Hidup Terkait
Kesehatan
Kualitas hidup mencakup:
Kapasitas fisik
Emosional
Mental
Sosial
Kemampuan untuk berguna di tempat kerja, lingkungan social dan
keluarga
Persepsi tentang kemampuan diri sendiri dan rasa puas dengan
kemampuan tersebut
Ekspresi yang harus dihindari
Sekian