Anda di halaman 1dari 12

Anemia adalah suatu kondisi dimana

terjadi penurunan kadar hemoglobin


(Hb) atau sel darah merah (eritrosit)
sehingga menyebabkan penurunan
kapasitas sel darah merah dalam
membawa oksigen (Badan POM, 2011)

Anemiagravis yaitu berat dan nilai Hb di


bawah 7 g/dl sehingga memerlukan
tambahan umumnya melalui transfusi.
Menurut Badan POM (2011), Penyebab anemia yaitu:
1. Kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung
zat besi, vitamin B12, asam folat, vitamin C, dan
unsur-unsur yang diperlukan untuk pembentukan sel
darah merah.
2. Darah menstruasi yang berlebihan.
3. Kehamilan.
4. Penyakit tertentu.
5. Obat-obatan tertentu. (ANTASID)
6. Operasi pengambilan sebagian atau seluruh lambung
(gastrektomi).
7. Penyakit radang kronis seperti lupus, arthritis rematik,
penyakit ginjal,
8. Pada anak-anak, anemia dapat terjadi karena infeksi
cacing tambang, malaria, atau disentri yang
menyebabkan kekurangan darah yang parah.
Pembagian derajat anemia menurut HO dan NCI (National
Cancer Institute)

DERAJAT WHO NCI

Derajat 0 (nilai normal) > 11.0 g/dL Perempuan 12.0 - 16.0


g/dL
Laki-laki 14.0 - 18.0 g/dL
Derajat 1 (ringan) 9.5 - 10.9 g/dL
10.0 g/dL - nilai normal
Derajat 2 (sedang) 8.0 - 9.4 g/dL
8.0 - 10.0 g/dL
Derajat 3 (berat) 6.5 - 7.9 g/dL
6.5 - 7.9 g/dL
Derajat 4 (mengancam < 6.5 g/dL
jiwa) < 6.5 g/dL
TANDA DAN GEJALA
1) Lemah, letih, lesu dan lelah
2) Sering mengeluh pusing dan mata berkunang-kunang
3) Gejala lanjut berupa kelopak mata, bibir, lidah, kulit
dan telapak tangan menjadi pucat.Pucat oleh karena
kekurangan volume darah dan Hb, vasokontriksi
4) Takikardi dan bising jantung (peningkatan kecepatan
aliran darah) Angina (sakit dada)
5) Dispnea, nafas pendek, cepat capek saat aktifitas
(pengiriman O2 berkurang)
6) Sakit kepala, kelemahan, tinitus (telinga berdengung)
menggambarkan berkurangnya oksigenasi pada SSP
7) Anemia berat gangguan GI dan CHF (anoreksia,
nausea, konstipasi atau diare)
Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh.
Nyeri akut
Defisit perawatan diri.
Risiko infeksi
Intoleransi aktivitas
Menjalani diit dengan gizi seimbang
Asupan zat besi yang terlalu berlebihan bisa
membahayakan
Anjurkan makan makanan yang tinggi asam folat
dan vitamin B12
Batasi minum alkohol, pada ibu hamil dianjurkan
untuk mengkonsumsi suplemen asam folat.
Pastikan untuk memakai sepatu atau sendal
untuk menghindariresiko cacingan.
Kenali tanda-tanda komplikasi.
PENGKAJIAN IGD
Data yang ada tidak mendukung dengan masalah
Ass. Resiko jatuh (hasil rendah)

PENGKAJIAN RPU
Pemeriksaan fisik
Mata ??
Ass. Resiko jatuh (hasil tinggi)??
Hasil penunjang (bukan nama pemeriksaan tapi
nilai lab yang abnormal)
Nama yang melakukan pengkajian ??
CPPT (belum berjalan SOAPI)
pemberian transfusi ?? (29/8/2016)
Instruksi baru dr maya ttg cek FL dan MDT
??
instruksi di SBAR Transfusi PRC 500 cc
TETAPI di cppt 1000 cc?? (31/8/2016)
Tanggal 1/9/2016 jam 18 : 00 WIB ada
instruksi Transfusi PRC 500 cc, tetapi
pemberiannya tanggal 2/9/2016 jam
06:00 WIB (kenapa delay??)
tanda pemberian transfusi (segitiga merah)
berjumlah 10 sedangkan transfusi hanya 6
kantong (1500 cc)