Anda di halaman 1dari 12

PERIKSA DALAM

IKA FITRIA ELMEIDA,SSiT.,M.Keb


definisi
PERIKSA DALAM adalah pemeriksaan bagian dalam tubuh,
Tepatnya, alat reproduksi yang letaknya di dalam tubuh, yakni
rahim, kedua saluran telur, dan kedua indung telur. Karena
pemeriksaan ini lewat vagina, maka kondisi vagina juga
diperiksa. Walau tampak menyeramkan, karena jari dokter
masuk ke vagina, tapi pemeriksaan ini tidak membuat Anda
merasa nyeri. Memang sebaiknya Anda santai saja saat
diperiksa, karena bila tegang malah akan menyulitkan dokter
pemeriksa.
manfaat dari periksa dalam

Meraba kondisi organ reproduksi dan alat kelamin bagian dalam.


Mendeteksi adanya kelainan pada organ reproduksi dan alat
kelamin bagian dalam, seperti tumor, kista atau infeksi.
Mengetahui apakah benar-benar terjadi kehamilan atau tidak.
Ada tiga langkah dalam proses periksa
dalam

Inspeksi

Inspekulo

Vaginal touch
Inspeksi. Pengamatan dan perabaan dengan jari, organ
reproduksi bagian luar seperti minoram klitoris dan
sekitarnya, untuk melihat apakah ada kelainan.

Inspekulo. Pemeriksaan menggunakan spekulum, alat yang


mirip paruh bebek, untuk menilai dinding vagina, leher rahim
dan sekitarnya. Spekulum akan membuka vagina sehingga
mulut rahim dan dinding vagina bisa dilihat dokter untuk
mengetahui apakah ibu sedang hamil muda atau tidak.
Vaginal touch. Perabaan dengan jari, bagian dalam untuk
menilai rahim, saluran telur/tuba dan indung telur, juga
keadaan kehamilan, yaitu bagian terbawah janin,
pembukaan leher rahim, turunnya bagian terendah janin,
kemajuan persalinan/membendingkan dengan
pemeriksaan sebelumnya, serta prakiraan kapasitas
panggul/ukuran panggul.
Periksa Dalam
Tentukan konsistensi dan pendataran serviks (termasuk kondisi
jalan lahir)
Mengukur besarnya pembukaan
Menilai selaput ketuban
Menentukan presentasi dan seberapa jauh bagian terbawah telah
melalui jalan lahir
Menentukan denominator
LANGKAH-LANGKAH PEMERIKSAAN DALAM

Tutupi badan ibu sebanyak mungkin dengan sarung atau selimut

Minta ibu berbaring terlentang dengan lutut ditekuk dan paha


dibentangkan (mungkin akan membantu jika ibu menempelkan kedua
telapak kakinya satu sama lain).

Gunakan sarung tangan DTT atau steril saat melakukan pemeriksaan

Gunakan kasa atau gulungan kapas DTT lalu celupkan ke air


DTT/larutan antiseptik. Basahi labia secara hati-hati, seka dari depan
ke belakang untuk menghindarkan kontaminasi feses.
Periksa genitalia eksternal, perhatikan apakah ada luka atau massa/benjolan
termasuk kondilomata, varikositas vulva atau rektum, atau luka parut
diperineum.

Nilai cairan vagina dan tentukan apakah ada bercak darah, perdarahan per
vaginam atau mekonium:
a. jika ada perdarahan per vaginan, jangan lakukan pemeriksaan
dalam
b. jika ketuban sudah pecah, lihat warna dan bau air ketuban.
Jika terlihat pewarnaan mekonium, nilai apakah kental/encer
dan periksa DJJ.
- jika mekonium encer dan DJJ normal, teruskan memantau
DJJ secara seksama menurut petunjuk pada partograf.
Jika ada tanda-tanda akan terjadinya gawat janin, lakukan
rujukan segera
- jika mekonium kental, nilai DJJ dan rujuk segera
- jika tercium bau busuk, mungkin telah terjadi infeksi
Dengan hati-hati pisahkan labium mayus dengan jari manis dan ibu jari
(gunakan sarung tangan pemeriksa). Masukkan hati-hati jari telunjuk
yang diikuti oleh jari tengah. Jangan mengeluarkan kedua jari tersebut
sampai pemeriksaan seliesai dilakukan. Jika selaput ketuban belum
pecah, jangan melakukan tindakan amniotomi.

Nilai vagina. Luka parut dicagina mengindikasikan adanya riwayat


robekan perineum atau tindakan episiotomi sebelumnya. Hal ini
merupakan informasi penting untuk menentukan tindakan pada saat
kelahiran bayi.

Nilai pembukaan dan penipisan serviks.


Pastikan tali pusat dan/atau bagian-bagian kecil (tangan atau kaki)
teraba pada saat melakukan pemeriksaan. Jika teraba maka ikuti
langkah-langkah gawat darurat dan segera rujuk ibu ke fasilitas
kesehatan yang sesuai.

Nilai penurunan bagian terbawah janin dan tentukan apakah bagian


tersebut telah masuk kedalam rongga panggul. Bandingkan tingkat
penurunan kepala dari hasil periksa dalam dengan hasil pemeriksaan
melalui dinding abdomen (perlimaan) untuk menentukan kemajuan
persalinan

Jika bagian terbawah adalah kepala, pastika penunjuknya (ubun-ubun


kecil, ubun-ubun besar atau fontanela magna) dan celah/sutura
sagitalis untuk menilai derajat penyusupan atau tumpang tindik tulang
kepala dan apakah ukuran kepala janin sesuai dengan ukuran jalan lahir.
Jika pemeriksaan sudah lengkap, keluarkan kedua jari pemeriksaan
dengan hati-hati, celupkan sarung tangan kedalam larutan untuk
dekontaminasi, lepaskan kedua sarung tangan tadi secara terbalik dan
rendam dalam larutan dekontaminasi selama 10 menit

Cuci kedua tangan dan segera keringkan dengan handuk bersih dan
kering.

Bantu ibu untuk mengambil posisi yang lebih nyaman.

Jelaskan hasil-hasil pemeriksaan pada ibu dan keluarganya.