Anda di halaman 1dari 39

IMUNISASI

Dan Penanganan Efeknya

KKN 98
Universitas Jember

Desa Tunggak Cerme


Kecamatan Wonomerto
Kabupaten Probolinggo
TUJUAN
Memberi kekebalan pada tubuh
Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat
penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)

Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I):


Difteri
Pertusis
Tetanus
Polio
Tuberkulosis
Campak
Hepatitis B
MANFAAT
Manfaat untuk anak :
Mencegah penderitaan yang disebabkan oleh penyakit dan
kemungkinan cacat atau kematian.

Manfaat untuk keluarga :


Menghilangkan kecemasan dan biaya pengobatan bila anak
sakit. Mendorong keluarga kecil apabila si orang tua yakin
bahwa anak-anak akan menjalani masa anak-anak dengan aman.

Manfaat untuk negara :


Memperbaiki tingkat kesehatan, menciptakan bangsa yang
kuat dan berakal sehat untuk melanjutkan pembangunan negara
dan memperbaiki citra bangsa Indonesia di antara segenap
bangsa di dunia.
WAKTU PEMBERIAN IMUNISASI TEPAT
Jadwal pemberian Imunisasi pada Bayi
POLIO
EFEK SAMPING Pusing
Diare ringan
Sakit pada otot-otot
BCG
Pembengkakan kecil CAMPAK
Kemerahan Demam
Abses
Kemerahan
Scar
Nyeri sendi
DPT (Difteri, Pertusis, tetanus)
Demam tinggi HEPATITIS B
Rewel Nyeri sendi/otot
Kemerahan daerah invasi Bengkak
Nyeri --- 2 hari Panas
Mual
Anafilaksis
PENANGANAN EFEK SAMPING IMUNISASI
1. Bila timbul demam, lakukan:
Berikan kompres hangat (dahi, ketiak dan leher)
Beri banyak minum
Beri pakian yang tipis dan menyerap keringat
Ganti pakaian yang basah
Berikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter
2. Bila timbul nyeri/bengkak daerah suntikan,
lakukan:
Beri kompres air biasa ditempat sekitar suntikan
Diusap-usap sekitar daerah suntikan
Beri anak (ASI/mainan) agar dapat tidur
Lanjutan
3. Jika terdapat reaksi yang berlebihan (kejang
lama, demam lebih dari 38,5 derajat Celcius,
penurunan kesadaran) konsultasikan pada dokter,
perawat atau bidan.

4. Bila terjadi diare, lakukan:


Beri bayi banyak minum air putih, oralit, kuah
sayur, sari buah, atau ASI
Jika diare berlanjut atau disertai muntah-muntah
segera bawa ke puskesmas, dokter, atau rumah
sakit.
Jangan berikan obat anti diare.
Lanjutan

5. Hal yang perlu mendapat perhatian setelah


imunisasi :
Reaksi imunisasi BCG : koreng pada area
penyuntikan tidak boleh diberi obat
(oles/salep, bethadin, obat merah, dll)
dapat mempengaruhi keberhasilan imunisasi.
Reaksi imunisasi POLIO : diare boleh
diberi ASI (>6 jam setelah imunisasi), tidak boleh
diberi ASI setelah imunisasi POLIO (<6 jam).
Daerah yang disuntik tidak boleh dipijat, diberi
obat oles atau lainnya.
SEHAT INVESTASI

perlu SOLUSI

salah satunya IMUNISASI


SEGERA BAWA BAYI ANDA
KE POS PELAYANAN IMUNISASI
SEKIAN

TERIMA KASIH