Anda di halaman 1dari 18

DISUSUN OLEH :

Kelompok II
PENDAHULUAN

BUKAN PENYAKIT TETAPI


KEJANG MANIFESTASI DARI SUATU
PENYAKIT

BERBAGAI PENYAKIT DAPAT MENYEBABKAN


TERJADINYA BANGKITAN KEJANG MISALNYA:

KELAINAN GENETIK DAN FAKTOR KELAHIRAN, DEMAM, INFEKSI


OTAK, TOKSIN, TRAUMA, GANGGUAN PEREDARAN DARAH,
GANGGUAN METABOLISME DAN NUTRISI,TUMOR, KELAINAN
DEGENERATIF,FAKTOR PSIKOGENIK DAN PENYEBAB YANG TIDAK
DIKETAHUI DENGAN JELAS.
DEFINISI

KEJANG DEMAM IALAH

BANGKITAN KEJANG YANG TERJADI


PADA KENAIKAN SUHU TUBUH (SUHU
REKTAL DI ATAS 380 C) YANG
DISEBABKAN OLEH SUATU PROSES
EKSTRAKRANIUM
CATATAN

BIASANYA TERJADI ANAK UMUR 6 BULAN-5 TAHUN

ANAK YANG PERNAH MENGALAMI KEJANG TANPA DEMAM,


KEMUDIAN KEJANG DEMAM KEMBALI TIDAK TERMASUK
DALAM KEJANG DEMAM

KEJANG DISERTAI DEMAM PADA BAYI BERUMUR KURANG DARI


1 BULAN TIDAK TERMASUK DALAM KEJANG DEMAM

BILA ANAK BERUMUR KURANG DARI 6 BULAN ATAU LEBIH


DARI 5 TAHUN, MENGALAMI KEJANG DIDAHULUI DEMAM,
PIKIRKAN KEMUNGKINAN LAIN MISALNYA INFEKSI SSP,
EPILEPSI YANG TERJADI BERSAMA DEMAM.
KLASIFIKASI

1. KEJANG DEMAM SEDERHANA


(SIMPLE FEBRILE SEIZURE)
2. KEJANG DEMAM KOMPLEKS
(COMPLEX FEBRILE SEIZURE)
KEJANG DEMAM SEDERHANA

KEJANG DEMAM YANG :

1. BERLANGSUNG SINGKAT.

2. KURANG DARI 10 MENIT.

3. TONIK-KLONIK.

4. SERANGAN AKAN BERHENTI SENDIRI.

5. TANPA GERAKAN FOKAL.

6. TIDAK BERULANG DALAM WAKTU 24 JAM.


KEJANG DEMAM KOMPLEKS

KEJANG DEMAM DENGAN CIRI :

1. KEJANG LAMA LEBIH DARI 15 MENIT

2. KEJANG FOKAL ATAU PARSIAL SATU SISI ATAU KEJANG


UMUM YANG DIDAHULUI KEJANG PARSIAL

3. BERULANG ATAU LEBIH DARI 1 KALI DALAM 24 JAM


PATOFISIOLOGI

MEMPERTAHANKAN KELANGSUNGAN HIDUP SEL

DIPERLUKAN SUATU ENERGI YANG DIDAPAT DARI METABOLISME

GLUKOSA OKSIDASI CO2 DAN AIR

DALAM KEADAAN NORMAL MEMBRAN SEL ION DAPAT DILALUI DENGAN MUDAH OLEH ION
KALIUM (K+) DAN SANGAT SULIT DILALUI ION NATRIUM (NA + ) DAN ELEKTROLIT LAINNYA,
KECUALI ION KLORIDA (C1-). AKIBATNYA KONSENTRASI K+ DALAM SEL NEURON TINGGI
DAN KONSENTRASI NA+ RENDAH SEDANGKAN DI LUAR SEL NEURON TERDAPAT KEADAAN
SEBALIKNYA.
KESEIMBANGAN POTENSIAL MEMBRAN INI DAPAT
DIRUBAH OLEH ADANYA:

1. PERUBAHAN KONSENTRASI ION DI RUANG


EKSTRASELULER.

2. RANGSANGAN YANG DATANGNYA MENDADAK


MISALNYA MEKANIS, KIMIAWI ATAU ALIRAN LISTRIK
DARI SEKITARNYA.

3. PERUBAHAN PATOFISIOLOGI DARI MEMBRAN


SENDIRI KARENA PENYAKIT ATAU KETURUNAN.
KLINIS

KRITERIA LIVINGSTON SETELAH DIMODIFIKASI IALAH:


1.UMUR ANAK KETIKA KEJANG ANTARA 6 BULAN DAN 4 TAHUN
2.KEJANG HANYA SEBENTAR SAJA, TIDAK LEBIH DARI 15 MENIT .
3.KEJANG BERSIFAT UMUM.
4.KEJANG TIMBUL DALAM 16 JAM PERTAMA SETELAH TIMBULNYA DEMAM
5.PEMERIKSAAN SARAF SEBELUM DAN SESUDAH KEJANG NORMAL.
PEMERIKSAAN EEG YANG DIBUAT SEDIKITNYA 1 MINGGU
SESUDAH SUHU NORMAL TIDAK MENUNJUKKAN KELAINAN.
6.FREKUENSI BANGKITAN KEJANG DI DALAM 1 TAHUN
TIDAK MELEBIHI 4 KALI
PEMERIKSAAN PENUNJANG

LABORATORIUM (DARAH TEPI LENGKAP, ELEKTROLIT, GULA DARAH).

PUNGSI LUMBAL

ELEKTROENSEFALOGRAFI
PENATALAKSANAAN

PADA PENATALAKSANAAN KEJANG DEMAM ADA 3 HAL

YANG PERLU DIKERJAKAN,YAITU :

1. PENGOBATAN FASE AKUT

2. MENCARI DAN MENGOBATI PENYEBAB

3. PENGOBATAN PROFILAKSIS TERHADAP

BERULANGNYA KEJANG DEMAM


TERAPI SAAT DEMAM

ANTI PIRETIK :

PARASETAMOL 10-15 MG/KGBB/KALI

IBUPFOFEN 10 MG/KGBB/KALI, DIBERI 3KALI

ANTI KONVULSAN

FENOBARBITAL, KARBAMAZEPIN, FENITOIN TIDAK BERGUNA

UNTUK MENCEGAH KEJANG DEMAM BILA DIBERI SECARA

INTERMITTEN
BAGAN PENATALAKSANAAN KEJANG
SEGERA DIBERIKAN DIAZEPAM INTRAVENA
ATAU DIAZEPAM REKTAL DOSIS RATA-RATA 0,3-0,5MG/KGBB1
DOSIS <10 KG: 5 MG REKTIOL
1 2 >10 KG : 10 MG REKTIOL

KEJANG BERHENTI BILA KEJANG TIDAK BERHENTI TUNGGU I5 MENIT


4-6 JAM KEMUDIAN DAPAT DIULANG DENGAN INTERVAL 3-5 MNT
FENOBARBITAL 8-10 MG/KGBB/HR
DALAM 2 DOSIS(PO/IM)
SELAMA 2 HARI

KEJANG (+) ------ DILANTIN 10-20 MG/KGBB


(IV,BOLUS)
KEJANG (+) KEJANG (-)
ULANG CARA 2 FENOBARBITAL KEJANG (+) KEJANG (-)
4-5 MG/KGBB/HR
DALAM 2 DOSIS(PO)
RAWAT ICU
DILANTIN RUMATAN
DIAZEPAM DRIP 4-8 MG/KGBB/HARI
6-10 MG/KGBB/HR (DLM 3 DOSIS)
MAX.10-15 MG/KGBB/HR
INDIKASI PROFILAKSIS (RUMATAN) TERUS MENERUS

SEBELUM KEJANG DEMAM YANG PERTAMA SUDAH ADA


KELAINAN NEUROLOGIS/PERKEMBANGAN

ADA RIWAYAT KEJANG TANPA DEMAM PADA ORANG TUA


ATAU SAUDARA KANDUNG

KEJANG DEMAM LEBIH DARI 15 MENIT, FOKAL, ATAU


DIIKUTI KELAINAN NEUROLOGIS SEMENTARA ATAU
MENETAP

KEJANG DEMAM PADA BAYI BERUMUR KURANG DARI 12


BULAN, ATAU TERJADI KEJANG DEMAM MULTIPLE
(2X/LBH) DALAM 1 EPISODE DEMAM
PENGOBATAN JANGKA
PANJANG

PEMBERIAN OBAT FENOBARBITAL ATAU ASAM VALPROAT SETIAP


HARI EFEKTIF DALAM MENURUNKAN RESIKO BERULANGNYA
KEJANG (LEVEL I)
HANYA DIBERIKAN BILA KEJANG DEMAM MENUNJUKKAN CIRI :
1. KEJANG LAMA > 15MENIT
2. ANAK MENGALAMI KELAINAN NCUROLOGIS YANG NYATA
SEBELUM ATAU SESUDAH KEJANG. MISALNYA HEMIPARESIS,
PARESIS TODD, CEREBRAL PALSY, RETARDASI MENTAL,
HIDROSEFALUS.
3. KEJANG FOKAL
4. KEJANG BERULANG DUA KALI ATAU LEBIH DALAM 24 JAM.
5. KEJANG DEMAM TERJADI PADA BAYI KURANG DARI 12 BULAN:
PENGOBATAN RUMAT DIPERTIMBANGKAN.
PROGNOSIS

FAKTOR RISIKO BERULANGNYA KEJANG DEMAM ADALAH:

1 RIWAYAT KEJANG DEMAM DALAM KELUARGA


2 USIA KURANG DARI 14 BULAN
3 TINGGINYA SUHU BADAN SEBELUM KEJANG
4 LAMANYA DEMAM

FAKTOR RISIKO LAIN ADALAH TERJADINYA EPILEPSI DI


KEMUDIAN HARI. FAKTOR RISIKO MENJADI EPILEPSI ADALAH:

1 PERKEMBANGAN SARAF TERGANGGU


2 KEJANG DEMAM KOMPLEKS
3. RIWAYAT EPILEPSI DALAM KELUARGA
4 LAMANYA DEMAM