Anda di halaman 1dari 39

FISIKA RADIASI

Dr.Tjoekra Roekmantara Sp.Rad, MH.Kes


DASAR FISIKA RADIASI

Struktur Atom dan Inti Atom :


Radiasi pada dasarnya adalah suatu cara
perambatan energi dari sumber energi ke
lingkungannya tanpa membutuhkan
medium.
Contoh: - perambatan panas
- perambatan cahaya
- perambatan gelombang radio.
Bahan ( materi ) yang ada di alam ini tersusun dari
berjuta-juta molekul.

Molekul : terdiri atas UKURAN ATOM :


beberapa ATOM. 10-10 m atau 1 .
Contoh : AIR terdiri Atom : *inti atom
dari molekul2 H2O. sering disebut
Molekul H20 terdiri sebagai nuklir atau
dari 2 atom H nuklida
1 atom O --------------merupakan
bagian dari atom yang
Atom : sebagai memiliki massa
bagian terkecil dari terbesar ukuran 10-14
suatu materi. m ( 10-4 )
Bahan (materi) yang ada di alam ini terdiri dari
berjuta-juta molekul.

*elektron - massa Inti Atom terdiri 2


ringan bertebaran partikel :
memenuhi ruangan proton muatan (+)
atom. massa 1,67 x 10-27kg.
*partikel yang neutron tak
mempunyai muatan bermuatan listrik.
listrik negatif 1,6 x massa 9,1 x 10-31kg.
10-19 Coulomb. Massa
9,1 x 10-31 kg.
STRUKTUR ATOM

Model Atom BOHR


Lintasan elektron

Inti atom

c elektron
STRUKTUR ATOM

Jenis atom yang sama mempunyai jumlah proton yang sama.


Jenis atom yang berbeda mempunyai jumlah proton yang
berbeda.
Contoh : H - 1 proton
Au 79 proton , diberi nomor sesuai dengan jumlah
proton yang dimilikinya Nomor Atom.

Setiap lintasan elektron mempunyai tingkat energi tertentu.


Semakin luar, tingkat energinya semakin tinggi.Oleh karena itu
elektron2 didalam atom SELALU berusaha utk menempati lintasan
elektron yang lebih dalam.
Lintasan elektron paling dalam: lintasan K
lintasan L ----- > suatu aturan ttt yi
2 X n2
Atom stabil jika setiap lintasan terisi elektron sesuai kapasitas.
TRANSMISI ELEKTRON

Perpindahan elektron dari suatu lintasan ke


lintasan lain disebut sebgai transmisi elektron.
Jika dari luar kedalam ------ dipancarkan energi
dalam keluar ----- butuh energi.
Radiasi Sinar X Karakteristik Energi eksternal
c
c c elektron
c elektron c
c

c elektron c
Kulit K
Kulit L
ISOTOP

Adalah nuklida (istilah yangdigunakan utk


menyatakan s/ jenis inti atom) yang mempunyai
nomor atom sama nomor massa beda

z XA Z jumlah proton, A jumlah neutron.


Contoh :
H1; 1H2 ; 1H3
1 Co59 ; Co60
Fe56 ; Fe57; Fe58
Ni60 ; Ni61 ; Ni62
ISOBAR

Adalah nuklida2 yang mempunyai nomor massa


(jumlah proton + jumlah neutron) sama, tetapi
mempunyai nomor atom (jumlah proton)
berbeda,
6C
14 dan
7C
14

ISOTON : adalah nuklida2 yang mempunyai


jumlah n sama tapi mempunyai nomor atom
berbeda.
6C ; 7N
14 15 dan O16
8
ISOMER :
Adalah nuklida2 yang mempunyai nomor atom
maupun nomor massa sama tapi mempunyai
tingkat energi yang berbeda.
Inti atom yang memiliki tk.energi lebih tinggi dp
tk.energi dasarnya biasanya diberi tanda
asterisk (*) atau (m).
28Ni dan 28Ni
60* atau
28Ni
60 60m

Tingkat energi Ni60 berada pada keadaan


dasarnya, sedang Ni60* tidak pada keadaan
dasarnya atau pada keadaan tereksitasi,
NILAI MUATAN DAN MASSA DARI PARTIKEL
ELEMENTER
Muatan Listrik Massa
Partikel
Coulomb Elementer Kg Sma
Elektron - 1,6 x 10-19 -1 9,1 x 10-31 0
Proton + 1,6 x 10-19 +1 1,67 x 10-27 1
Neutron 0 0 1,67 x 10-27 1
PELURUHAN RADIOAKTIF

Inti atom yg tak stabil secara spontan akan


berubah menjadi inti atom yg lebih stabil.
Proses perubahan tersebut dinamakan
peluruhan radioaktif ( radioactive decay ).
Dalam setiap peluruhan akan dipancarkan
Radiasi.
A. JENIS PELURUHAN
1. PELURUHAN ALPHA :
Peluruhan alpha dominan terjadi pada inti2 tidak
stabil yg relatif berat (NA lebih besar dari 80)
PELURUHAN RADIOAKTIF

Partikel alpha yaitu suatu partikel yg terdiri 2 p dan


2 n, yg berarti mempunyai massa 4 sma dan
muatan 2 muatan elementer positif.
Partikel secara simbolik dinyatakan dg simbol
2He
4

2He
4

Contoh : 92U238 ---- 90Th234 +

Sifat radiasi Alpha


a. Daya ionosasi partikel sangat besar yaitu
PELURUHAN RADIOAKTIF

( 100 x daya ionisasi partikel )


( 10.000 x daya ionisasi sinar )
b. Jarak jangkauan(tembus)nya sangat pendek,
hanya beberapa mm udara.
c. Partikel akan dibelokkan jika melewati
muatan magnet atau medan listrik.
d. Kecepatan partikel 1/100 1/10 kecepatan
cahaya,
PELURUHAN
PE RADIOAKTIF

2. PELURUHAN BETA
Peluruhan beta terjadi pada inti tidak stabil yg
relatif ringan. Dalam peluruhan ini akan
dipancarkan partikel beta yang mungkin
bermuatan negatif ( -) atau positif ( +)
Partikel - identik dengan elektron.
Partikel + identik dengan positron.
Contoh : 15P32 16S32 + - + v
O15
8 7N15 + + + v
PELURUHAN RADIOAKTIF

Neutrino (v) dan antineutrino (v) adalah partikel yg


tidak bermassa tapi berenergi yg selalu mengiringi
peluruhan .
SIFAT RADIASI BETA.
a. Daya ionisasi di udara 1/100 kali dp partikel
b. Jarak jangkauannya lebih jauh dp part. , di udara
dapat beberapa cm.
c. Kecepatan part. berkisar antara 1/100 hingga
99/100 kecepatan cahaya.
d. Karena sangat ringan maka part. mudah sekali
dihamburkan jika melewati medium.
e. Part. akan dibelokkan jika melewati medan
magnit/listrik.
PELURUHAN RADIOAKTIF

3. PELURUHAN GAMMA ( )
Berbeda dg 2 jenis peluruhan sebelumnya,
peluruhan gamma tidak menyebabkan
perubahan nomor atom maupun nomor
massa, karena radiasi yg dipancarkan dalam
peluruhan ini berupa gelombang
elektromagnetik ( foton ).
Peluruhan ini dapat terjadi bila energi inti atom tak
berada pd keadaan dasar (groud state), atau
pd bab sebelumnya dikatakan sbg inti atom yg
PELURUHAN RADIOAKTIF

berat maupun ringan.


Biasanya peluruhan ini mengikuti peluruhan
ataupun .

Contoh : 27 Co60 28 Ni60* + -


28 Ni60* 28 Ni60 +
SIFAT RADIASI GAMMA :
a. Sinar gamma yg dipancarkan oleh nuklida
tereksitasi (isomer) dg antara 0,005A - 0,5
PELURUHAN RADIOAKTIF

b. Daya ionisasinya di dalam medium sangat kecil


shg daya tembusnya sangat besar
dibandingkan dg dan .
c. Karena tidak bermuatan, sinar tidak
dibelokan oleh medan listrik / medan magnit.

B. AKTIVITAS RADIASI.
Laju peluruhan = aktivitas adalah jumlah proses
peluruhan per satuan waktu ( N/ t )
sebanding dg jumlah inti yg tak stabil (N) dari
PELURUHAN RADIOAKTIF

suatu konstanta yg disebut sbg kons.peluruhan ()


N/ t = N

Hukum peluruhan : A = Ao. e-t

A = aktivitas pd saat t, Ao= aktivitas mula2.


PELURUHAN RADIOAKTIF

Satuan Aktivitas :
Sejak 1976 dalam sistim satuan internasional
aktivitas radiasi dinyatakan dalam satuan
Bequerel (Bq).
1 Bq = satu peluruhan per detik.

Sebelumnya dinyatakan dalam satuan Curie (Ci)


1 Ci = 3,7 x 1010 peluruhan perdetik
PELURUHAN RADIOAKTIF

C. WAKTU PARO : ( T1/2 )


yi selang waktu yg dibutuhkan agar aktivitas
suatu radioaktif menjadi separuhnya.
Setiap radionuklida memp.wkt paro yg unik dan
tetap.
Contoh : Co60 T : 5,27 tahun.
Ir192 T1/2 : 74 hari.
Nilai waktu paro
T1/2 = 0,693 /
Skema peluruhan

Co60 T1/2 = 5,26 thn


96Cs T1/2 = 30,0 thn
137 27

1 (95%) 1 (99%)
0,6616 MeV 2,5057 MeV

2 (5%) 85% 2 (1%) y1


y
1,3325 MeV
0,0
96 Ba137 stabil
y2
0,0

26 Ni60 stabil
Skema peluruhan

Terlihat dari skema peluruhan diatas bahwa dalam


perjalanan menuju stabil, Cs137 memancarkan 2
jenis radiasi - dan sebuah sinar radiasi .
Sedangkan Co60 memancarkan 2 jenis radiasi
- dan 2 jenis radiasi .
Dari skema peluruhan tsb juga dpt diketahui tkt.
energi dari setiap radiasi yg dipancarkan
maupun probabilitas jumlah (kuantitas)
pancarannya.
SUMBER RADIASI

A. Sumber Radiasi Alam :


1. Sumber radiasi Kosmik --- berasal dari
angkasa luar, sebagian berasal dari ruang
antar bintang dan matahari. Radiasi kosmik ini
tdr parttikel dan sinar yg berenergi tinggi 1017
eV dan berinteraksi dg inti atom stabil di
atmosfir membentuk inti R.A spt C-14;Be-7;H3
2. Sumber radiasi Terestrial --- secara natural
dipancarkan oleh radionuklida di dalam kerak
bumi, dan radiasi ini dipancarkan oleh
radionuklida yg disebut primordial.T1/2 = 109.
SUMBER RADIASI

3. Sumber radiasi di dalam tubuh --- sumber


radiasi ini berada dlm tbh manusia sejak di
lahirkan atau masuk ke dlm tbh melalui ma
kanan,minuman,pernafasan atau luka.
C-14, H-3, K-40, Pb-210 yg berasal dr ikan.
B. Sumber Radiasi Buatan :
1. Zat Radioaktif --- dibuat berdasarkan reaksi
inti antara nuklida yg tak r.a dg neutron( reaksi
fisi di dalam reaktor atom ), aktivasi neutron at
SUMBER RADIASI

berdasarkan penembakan nuklida yg tdk r.a dg partikel atau ion


cepat (dlm akselerator,siklotron)
2. Pesawat Sinar X

anoda Target Fokus


Filamen Katoda

mA

Berkas keluaran Window


pendingin Sinar - X kV
SINAR X

Adalah pancaran gelombang


elektromagnetik yang sejenis dengan
gelombang radio,panas,cahaya dan
sinar ultraviolet,tetapi dengan panjang
gelombang yang sangat pendek.
Sinar X bersifat heterogen, bervariasi
dan tidak terlihat.
Sifat-sifat Sinar X

Sinar X mempunyai beberapa sifat fisik yaitu :


- daya tembus,
- pertebaran,
- penyerapan,
- efek fotografik,
- pendar fluor (fluoresensi),
- ionisasi dan efek biologik.
Sifat-sifat Sinar X

Daya tembus : Sinar X dapat menembus bahan


dengan daya tembus sangat besar. Makin tinggi
Kv yg digunakan, makin besar daya tembusnya.
Pertebaran : apabila berkas sinar X melalui
suatu bahan/suatu zat maka berkas tsb akan
ber tebaran ke segala jurusan menimbulkan
radiasi hambur akibatnya gbr radiograf pd film
akan tampak pengaburan kelabu secara
menyeluruh. Untuk mengurangi hal ini dipakai
GRID.
Sifat sifat Sinar X

Penyerapan : sinar X diserap oleh bahan/zat sesuai dg


berat atom atau kepadatan bahan tsb.
Efek fotografik : dapat menghitamkan emulsi film
(emulsi perak-bromida) setelah diproses.
Fluoresensi : dapat menyebabkan bahan2 ttt spt
kalsium tungstat atau zink sulfid --- luminisensi. Ada 2
jenis : a. Fluoresensi yi akan mmendarkan cahaya
sewaktu ada radiasi sinar X saja.
b. Fosforesensi pemendaran chy akan
berlangsung sesaat. (after glow).
Ionisasi dan efek biologik.
Syarat-syarat Tabung pesawat Rontgen

Mempunyai sumber elektron


Gaya yang mempercepat gerakan elektron
Lintasan el. yg bebas dlm ruang hampa udara
Alat pemusat berkas elektron ( focusing cup )
Penghenti gerakan elektron
Pesawat Sinar X

Proses pembentukan sinar X adalah sbb :


1) Arus listrik akan memanaskan filamen shg akan
terjadi awan elektron disekitar filamen ( proses
emisi termionik ). Lebih dari 20.000 C
2) Tegangan (kV) diantara katoda dan anoda akan
menyebabkan elektron2 bergerak kearah anoda.
3) Fokus berfungsi utk mengarahkan pergerakan
elektron2 menuju target.
4) Ketika berkas el. menubruk target akan terjadi
Pesawat Sinar X

proses eksitasi pd atom2 target shg akan


dipancarkan sinar X karakteristik, dan proses
pembelokan elektron shg akan dipancarkan sinar
X bremstrahlung.
5) Berkas sinar X yg dihasilkan yi sinar X
karakteristik dan bremstrahlung, dipancarkan
keluar tabung melalui window.
6) Pendingin diperlukan utk mendinginkan target
karena sebagian besar energi pada saat el.
menumbuk target, akan berubah menjadi panas.
( > 99%) dan sinar X ( < 1% )
Pesawat sinar X

Terdapat 2 pengaturan (adjustment) pd pswt sinar


X yi pengaturan arus berkas elektron (mA) yi dg
mengatur arus filamen dan pengaturan teg dian-
tara anoda dan katoda (kV).
Pengaturan arus filamen akan menyebabkan
perubahan jml el. yg dihasilkan filamen dan
intensitas berkas elektron (mA) shg mempenga-
ruhi intensitas sinar X. Semakin besar mA akan
menghasilkan intensitas sinar X yg makin besar.
Pesawat Sinar X

Pengaturan tegangan kV akan menyebabkan


perubahan
peru gaya tarik anoda thdp el. shg kcptn
el. menumbuk target akan berubah. Hal ini
menyebabkan energi sinar X dan intensitasnya
yg dihasilkan akan mengalami perubahan.
Semakin besar KV akan menghasilkan energi dan
intensitas sinar X yang semakin besar.
FILM X - Ray

Lapisan2 film Roentgen :


a. Supercoat : utk melindungi emulsi film.
b. Emulsi film : emulsi silver bromide yg tdr AgBr,
AgCl dan AgJ. Tebalnya 0,0025 cm.
c. Substratum berfungsi sbg perekat antara emulsi
ke alas film.
d. Alas film (film base) tdr atas polyester base.
Jenis-jenis film Roentgen

1.Screen film : film yg dalam penggunaannya sll


menggunakan IS.
2. Non screen film : film yg penggunaannya tnp
IS seperti : dental film, mammographic film dan
film Ro utk pembuatan foto2 ekstrimitas.
3. Sensitivitasnya :
Blue sensitive
Green sensitive
KAMAR GELAP

Syarat kamar gelap :


a. Ukuran harus memadai dan proporsional.
b. Terlindung dari radiasi, matahari dan bahan2
kimia lain selain larutan utk pengolahan foto.
c. Sirkulasi dan suhu udara yg baik 16-20 C
d. Air yang bersih
e. Dinding dan lantai tahan keropos
f. Kelengkapan alat2 kamar gelap yg memadai
g. Lampu kmr gelap yg aman dan tidak bocor.