Anda di halaman 1dari 19

XEROPHTHALMIA

XEROPHTHALMIA

Suatu kondisi yang mencakup seluruh abnormalitas


okular yang disebabkan oleh defisiensi vitamin A

> sering tjd pada anak-anak & wanita

Anak-anak usia 1 6 tahun

Dapat menyebabkan kebutaan


PATOGENESIS

Kurang asupan vitamin A, gangguan sekresi enzim


pencernaan, cacingan, gangguan fungsi hati,
defisiensi protein ; campak

Gangguan proses pencernaan, penyerapan,
penyimpanan & distribusi penurunan kadar
vitamin A
PATOGENESIS

Asupan vitamin A sangat kurang (300 1200 g/hari)


simpanan di hati dikeluarkan utk mempertahankan
retinol darah

Deplesi simpanan dalam hati ( 5-20 g/dl )

Penurunan kadar retinol darah ( < 10 20 g/dl )

Gejala-gejala defisiensi vitamin A
KLASIFIKASI XEROPHTHALMIA

XN NYCTALOPIA
XF FUNDUS XEROPHTHALMICUS
X 1A XEROSIS KONJUNGTIVA
X 1B BERCAK BITOT
X2 XEROSIS KORNEA
X 3A ULKUS KORNEA
X 3B KERATOMALASIA
XS SIKATRIK KORNEA
Nyctalopia (XN)
Gangguan adaptasi gelap (manifestasi paling awal)

Disebabkan oleh kegagalan retina utk


menghasilkan rodopsin

Terapi vitamin A 24 jam : sembuh


Fundus Xerophthalmicus ( XF)
Hilangnya pigmen dari lapisan epitel pigmen
retina bintik bintik kecil pada bagian perifer
retina

SKOTOMA sesuai dengan bg retina yg terlibat

Terapi vitamin A : lapang pandang normal kembali


1 -2 minggu ; lesi retina hilang
Xerosis Konjungtiva (X 1A)

Konjungtiva yang kering, kasar & mengkerut


Umumnya tampak di daerah temporal
Dapat meluas pada keadaan lanjut
Bercak Bitot ( X 1B )
deskuamasi keratin yang berbusa melapisi daerah
xerosis konjungtiva
letaknya kuadran temporal
Keratopati pungtata
( akibat metaplasia epitel kornea)

Manifestasi defisiensi vitamin A paling awal di kornea

Umumnya terjadi di kuadran inferonasal

Bukan termasuk dalam klasifikasi Xerophthalmia

Sering terjadi bersamaan dengan nyctalopia & bercak Bitot

Terapi dengan vitamin A dapat cepat menghilang


Xerosis Kornea (X 2)

kornea keruh, menebal di inferior, keratinisasi


Korrnea kering peau dorange
Ulserasi Kornea (X 3A)

Ulserasi bervariasi dari ulkus kecil full thickness


Ulkus berasal dari pecahnya bula subepitel yang
berhubungan dengan xerosis kornea
Terapi vitamin A respon baik
Keratomalasia ( X 3B )
Ulkus yang tidak diterapi dan terus berlanjut
kornea mengalami perlunakan (nekrosis ) :
keratomalasia
Struktur kornea melting
Terapi vitamin A tidak ada efek
Sikatrik Kornea (XS)

Gejala sisa yang merupakan penyembuhan proses


ireversibel pada kornea
Sikatrik kecil penglihatan tdk tlalu terganggu
Leukoma total dengan neovaskularisasi
menurunkan tajam penglihatan
DIAGNOSIS

Pasien dengan status malnutrisi atau penyakit


sistemik ( sirosis hepatis, gastroenteritis, campak,
tuberkulosis

Ditemukan kelainan2 ( klasifikasi Xerophthalmia)

Lesi atipikal di kornea tidak sembuh dgn antibiotik


PENATALAKSANAAN

Pemberian 200.000 IU vitamin A oral ; dilanjutkan


200.000 IU 24 jam kemudian dosis ketiga setelah 4
minggu

Pada bayi dibawah 1 tahun / < 8 kg : dosis 100.000 IU

Topikal asam retinoat 1-3 kali /hari

Penatalaksanaan terhadap penyakit sistemik


PENATALAKSANAAN

Pemberian 200.000 IU vitamin A oral ; dilanjutkan


200.000 IU 24 jam kemudian dosis ketiga setelah 4
minggu

Pada bayi dibawah 1 tahun / < 8 kg : dosis 100.000 IU

Topikal asam retinoat 1-3 kali /hari

Penatalaksanaan terhadap penyakit sistemik


PROFILAKSIS

Pemberian suplemen vitamin A secara periodik :


200.000 IU setiap 3-6 bulan pada anak dengan
riwayat xerophthalmia ; malnutrisi