Anda di halaman 1dari 47

PARIWISATA

dan SADAR
WISATA

1
A PENGERTIAN

SADAR WISATA
Sadar: (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
1. insaf; merasa; tahu dan mengerti: kita harus --
bahwa hidup ini penuh perjuangan;
2. ingat kembali (dari pingsan dsb); siuman: orang
yang pingsan tadi kini sudah --;
3. bangun (dari tidur): tengah malam dia -- dari
tidurnya krn bermimpi buruk;
-- hukum kesadaran untuk menegakkan hukum di
dalam kehidupan bermasyarakat;
-- lingkungan kesadaran untuk mengarahkan KBBI Universitas Indonesia:
sikap dan pengertian masyarakat thd pengertian yang mendalam pada
pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dsb; orang seorang atau sekelompok
-- wisata kesadaran untuk mematangkan serta orang yang terwujud dalam
mengarahkan sikap dan pengertian masyarakat pemikiran, sikap, dan tingkah laku
yang positif terhadap perkembangan yang mendukung pengembangan
kepariwisataan; pariwisata; tahu dan mengerti tentang
hal-hal yang berhubungan dengan
kepariwisataan
2
A PENGERTIAN

PARIWISATA ?

3
A PENGERTIAN

MENURUT UU NO 10 TAHUN 2009 TENTANG KEPARIWISATAAN:

WISATA adalah kegiatan perjalanan


yang dilakukan oleh seseorang atau
sekelompok orang dengan
mengunjungi tempat tertentu untuk
tujuan rekreasi, pengembangan Transportasi Akomo
pribadi, atau mempelajari keunikan darat dasi
daya tarik wisata yang dikunjungi Transportasi Makan/Minum
dalam jangka waktu sementara

WISATAWAN adalah orang yang


melakukan wisata. Wisatawan

PARIWISATA adalah berbagai souvenir Hiburan Objek/Atraksi


macam kegiatan wisata dan
didukung berbagai fasilitas serta
layanan yang disediakan oleh
masyarakat, pengusaha,
Pemerintah, dan Pemerintah Daerah.
4
A PENGERTIAN

MENURUT UU NO 10 TAHUN 2009 TENTANG KEPARIWISATAAN:

KEPARIWISATAAN adalah
keseluruhan kegiatan yang terkait
dengan pariwisata dan bersifat
multidimensi serta multidisiplin yang
muncul sebagai wujud kebutuhan
setiap orang dan negara serta interaksi
antara wisatawan, Pemerintah,
Pemerintah Daerah dan pengusaha.

DAYA TARIK WISATA adalah segala


sesuatu yang memiliki keunikan,
keindahan, dan nilai yang berupa
keanekaragaman kekayaan alam,
budaya, dan hasil buatan manusia
yang menjadi sasaran atau tujuan
kunjungan wisatawan.

5
A PENGERTIAN

KOMPONEN PENGEMBANGAN PARIWISATA:

Pasar wisatawan domestik dan mancanegara

Atraksi &
kegiatan
wisata

transportasi akomodas i
Sumber daya
Lingkungan
Alam &
sosial Unsur
Infrastruktur budaya institusi/
lainnya kelembagaan
Fasilitas dan SDM
pendukung
wisata
lainnya

Masyarakat lokal

(Inskeep, 1990) 6
B NILAI PENTING PARIWISATA

Mengapa Pariwisata Penting Bagi Indonesia?

A Sumber devisa terbesar keempat setelah minyak dan gas, batu


bara, minyak kelapa sawit (tahun 2013)

B Kekayaan potensi yang luas dan beragam

Transportasi Akomodasi
Alat yang efektif dalam darat
C
pengembangan wilayah dan Transportasi Makan/M
ekonomi lokal

Alat yang efektif dalam


D
pemberdayaan masyarakat
Wisatawan

souvenir Hiburan Objek/Atrak


7
PARIWISATA DAN MASYARAKAT

8
C. PARIWISATA DAN MASYARAKAT

HUBUNGAN PARIWISATA DAN MASYARAKAT


Pariwisata Masyarakat
Wisatawan

Souvenir
Transportasi

Hiburan Akomodasi

Objek/Atraksi Makan/Minum

Masyarakat lokal dengan kekayaan adat, tradisi dan budaya merupakan aset dan daya
tarik kepariwisataan.
Masyarakat lokal merupakan tuan rumah (host) bagi tamu atau wisatawan yang
berkunjung ke daerahnya
9
C. PARIWISATA DAN MASYARAKAT
MASYARAKATR MERUPAKAN SALAH SATU PEMANGKU KEPENTINGAN
(STAKEHOLDERS) DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

Masyarakat lokal memiliki posisi


dan peran penting dalam
PEMERINTAH
proses pengembangan
fasilitator dan Masyarakat lokal memiliki hak dan
regulator
kesempatan untuk turut ambil
bagian sebagai penerima
manfaat/ pelaku usaha
SWASTA
kepariwisataan di daerahnya
MASYARAKAT
pelaksana/ (a.l. pengusaha penginapan,
pengembang/ rumah makan, dsbnya)
tuan rumah, pelaksana/
investor subjek pengembangan

OLEH KARENA ITU PENGEMBANGAN PARIWISATA HARUS MEMPERHATIKAN


DAN MENGOPTIMALKAN POSISI, POTENSI DAN PERAN MASYARAKAT .

10
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
SADAR WISATA
DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

11
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN SADAR WISATA
D.
DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

Konsep Sadar Wisata

Sadar Wisata adalah sebuah konsep yang menggambarkan PARTISIPASI DAN


DUKUNGAN MASYARAKAT DALAM MENDORONG TERWUJUDNYA IKLIM YANG
KONDUSIF BAGI TUMBUH DAN BERKEMBANGNYA KEGIATAN
KEPARIWISATAAN DI SUATU DESTINASI/WILAYAH
(PERMENBUDPAR PM.04/UM.001/MKP/2008)

Partisipasi dan dukungan masyarakat tersebut dapat dijabarkan dalam 2 hal:


Masyarakat sebagai HOST (tuan rumah); yaitu peran dan partisipasi
masyarakat dalam menciptakan iklim yang kondusif (SAPTA PESONA) yang
mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan di
suatu tempat/ wilayah.
Masyarakat sebagai GUEST (wisatawan), yaitu: peran masyarakat sebagai
pelaku atau wisatawan untuk mengenali potensi kepariwisataan Indonesia,
sekaligus menggerakkan mata rantai kepariwisataan di suatu tempat/ wilayah

12
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN SADAR WISATA
D.
DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

Konsep Sadar Wisata dan Sapta Pesona

Sadar Wisata merupakan sebuah konsep yang menggambarkan partisipasi dan


dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang
kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di suatu wilayah dan
bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sapta Pesona merupakan jabaran konsep sadar wisata yang terkait dengan
dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam upaya untuk
menciptakan lingkungan dan suasana kondusif yang mampu mendorong tumbuh dan
berkembangnya industri pariwisata, melalui perwujudan unsur AMAN, TERTIB,
BERSIH, SEJUK, INDAH, RAMAH, KENANGAN

13
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN SADAR WISATA
D.
DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

Pentingnya Sadar Wisata dalam mendukung


pengembangan pariwisata

PENCAPAIAN TUJUAN PEMBANGUNAN


PARIWISATA, MEMERLUKAN :

DUKUNGAN PENCIPTAAN IKLIM


DAN SUASANA YANG KONDUSIF Perlunya ditumbuhkan SADAR
bagi tumbuh dan berkembangnya WISATA di kalangan masyarakat
kepariwisataan

DUKUNGAN PERAN DAN


PARTISIPASI MASYARAKAT dan
stakeholders terkait dalam Mewujudkan SAPTA PESONA
pengembangan pariwisata sebagai KEARIFAN BUDAYA
MASYARAKAT

14
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN SADAR WISATA
D.
DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

Kerangka keterkaitan SADAR WISATA dan


PENGEMBANGAN PARIWISATA

MASYARAKAT
SBG
HOST Meningkatnya
kunjungan
Mewujudkan unsur- 1. Terwujudnya wisatawan
unsur SAPTA DESTINASI Tumbuhnya
PESONA : PARIWISATA YANG kegiatan
AMAN, BERDAYA SAING pariwisata sbg
SADAR TERTIB 2. Tumbuhnya IKLIM agen/ sektor
WISATA BERSIH USAHA KEPARIWI- strategis
SEJUK, pembangunan
SATAAN DI DAERAH/
INDAH, daerah
DESTINASI PARIWI-
RAMAH, SATA yang DINAMIS Terbukanya
KENANGAN
peluang kerja dan
pendapatan bagi
masyarakat
MASYARAKAT

SBG
GUEST 15
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN SADAR WISATA
D.
DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

Pembinaan Sadar Wisata, adalah :

Usaha yang terencana, terarah dan berkesinambungan untuk :

1 Membimbing, mengarahkan, mempengaruhi sikap dan pendapat


masyarakat untuk mendukung kebijakan program dan kegiatan suatu
organisasi/instansi pariwisata.

2 Menggalang/mengorganisir dukungan masyarakat.

3 Menggalang/mengorganisir peran serta masyarakat.

16
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN SADAR WISATA
D.
DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

Tujuan :

Meningkatkan peran serta & menggalang sikap dan


perilaku masyarakat untuk :
Menjadi tuan rumah yang baik;
Meningkatkan citra, mutu produk dan pelayanan;
Penerapan sapta pesona dalam kehidupan sehari-hari.

17
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN SADAR WISATA
D.
DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA

SAPTA PESONA

Kondisi ideal yang harus diwujudkan


dalam rangka menarik minat wisatawan
untuk berkunjung ke suatu daerah/wilayah
di negara kita

18
MASYARAKAT SEBAGAI TUAN
SADAR WISATA RUMAH (HOST)

Implementasi

Mewujudkan unsur-unsur:
SAPTA PESONA

AMAN, dalam pengembangan dan


TERTIB, pengelolaan objek dan
BERSIH, daya tarik wisata dan
SEJUK, lingkungan kepariwisataan
INDAH, dalam arti luas di berbagai
RAMAH, DAN tempat di Indonesia
KENANGAN

19
Jabaran unsur-unsur penting dalam pengembangan
SADAR WISATA

AMAN

Tujuan:
Menciptakan lingkungan yang aman bagi wisatawan dan berlangsungnya kegiatan
kepariwisataan, sehingga wisatawan tidak merasa cemas dan dapat menikmati
kunjungannya ke suatu destinasi wisata

Bentuk aksi:
1. Tidak mengganggu kenyamanan wisatawan dalam kunjungannya
2. Menolong dan melindungi wisatawan
3. Bersahabat terhadap wisatawan
4. Memelihara keamanan lingkungan
5. Membantu memberi informasi kepada wisatawan
6. Menjaga lingkungan yang bebas dari bahaya penyakit menular
7. Meminimalkan resiko kecelakaan dalam penggunaan fasilitas
publik

20
Jabaran unsur-unsur penting dalam pengembangan
SADAR WISATA

AMAN

21
TERTIB

Tujuan:
Menciptakan lingkungan yang tertib bagi berlangsungnya kegiatan kepariwisataan yang
mampu memberikan layanan teratur dan efektif bagi wisatawan

Bentuk aksi:
1. Mewujudkan budaya antri
2. Memelihara lingkungan dengan mentaati
peraturan yang berlaku
3. Disiplin waktu/tepat waktu
4. Serba teratur, rapi dan lancar
5. Semua sisi kehidupan berbangsa dan
bermasyarakat menunjukkan keteraturan yang
tinggi

22
TERTIB

23
BERSIH
Tujuan:
Menciptakan lingkungan yang bersih bagi berlangsungnya kegiatan kepariwisataan yang
mampu memberikan layanan higienis bagi wisatawan

Bentuk aksi:
Tidak membuang sampah/ imbah sembarangan
Turut menjaga kebersihan sarana dan lingkungan
objek dan daya tarik wisata
Menyiapkan sajian makanan dan minuman yang
higienis
Menyiapkan perlengkapan penyajian makanan dan
minuman yang bersih
Pakaian dan penampilan petugas bersih dan rapi

24
BERSIH

25
BERSIH

26
BERSIH

27
SEJUK

Tujuan:
Menciptakan lingkungan yang nyaman bagi berlangsungnya kegiatan kepariwisataan
yang mampu menawarkan suasana yang nyaman dan rasa betah bagi wisatawan,
sehingga mendorong lama tinggal dan kunjungan yang lebih panjang.

Bentuk aksi:
Melaksanakan penghijauan dengan
menanam pohon
Memelihara penghijauan di objek dan daya
tarik wisata serta jalur wisata
Menjaga kondisi sejuk dalam ruangan
umum, hotel, penginapan, restoran dan alat
transportasi dan tempat lainnya

28
SEJUK

29
INDAH
Tujuan:
Menciptakan lingkungan yang indah bagi berlangsungnya kegiatan kepariwisataan yang
mampu menawarkan suasana yang menarik dan menumbuhkan kesan yang mendalam
bagi wisatawan, sehingga mendorong promosi ke kalangan yang lebih luas dan potensi
kunjungan ulang

Bentuk aksi:
Menjaga keindahan objek dan daya tarik
wisata dalam tatanan yang alami dan harmoni
Menata tempat tinggal dan lingkungan secara
teratur, tertib dan serasi serta menjaga
karakter kelokalan
Menjaga keindahan vegetasi, tanaman hias
dan peneduh sebagai elemen estetika
lingkungan yang bersifat natural

30
INDAH

31
INDAH

32
RAMAH
Tujuan:
Menciptakan lingkungan yang ramah bagi berlangsungnya kegiatan kepariwisataan yang
mampu menawarkan suasana yang akrab, bersahabat serta seperti di rumah sendiri
bagi wisatawan, sehingga mendorong minat kunjungan ulang dan promosi yang positif
bagi prospek pasar yang lebih luas

Bentuk Aksi:
Bersikap sebagai tuan rumah yang baik dan rela
membantu wisatawan
Memberi informasi tentang adat istiadat secara
sopan
Para petugas bisa menampilkan sikap dan
perilaku yang terpuji
Menampilkan senyum dan keramah-tamahan yang
tulus

33
RAMAH

34
KENANGAN

Tujuan:
Menciptakan memori yang berkesan bagi wisatawan, sehingga pengalaman perjalanan /
kunjungan wisata yang dilakukan dapat terus membekas dalam benak wisatawan, dan
menumbuhkan motivasi untuk kunjungan ulang.

Bentuk Aksi:
Menggali dan mengangkat keunikan budaya
lokal
Menyajikan makanan dan minuman khas lokal
yang bersih, sehat dan menarik
Menyediakan cinderamata yang menarik, unik/
khas serta mudah dibawa

35
KENANGAN

36
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA
KELOMPOK SADAR
WISATA

Merupakan kelompok swadaya dan swakarsa yang tumbuh dari, oleh dan
untuk masyarakat serta bertujuan untuk meningkatkan pengembangan
pariwisata daerah dan mensukseskan pembangunan pariwisata.

Kelembagaan di tingkat masyarakat yang anggotanya terdiri dari para


pelaku kepariwisataan yang secara individu maupun kolektif memiliki
kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam
mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya
kepariwisataan di daerah/di tingkat lokal serta bagi terwujudnya Sapta
Pesona dalam meningkatkan pembangunan daerah melalui
kepariwisataan dan manfaatkannya bagi kesejahteraan masyarakat
sekitar.

37
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

SIAPAKAH KELOMPOK SADAR WISATA DAN APA SAJA


UNSURNYA?
Masyarakat yang mata pencahariannya
berkaitan dengan penyediaan barang
dan/atau jasa bagi kebutuhan wisatawan
baik secara langsung maupun secara
tidak langsung.

Masyarakat yang tidak bermata pencaharian


sebagaimana tersebut namun bertempat
tinggal di sekitar destinasi wisata atau
wilayah lain yang berkaitan dengan
penyediaan barang atau jasa bagi kebutuhan
wisatawannya yang banyak dikunjungi oleh
wisatawan Nusantara maupun Mancanegara.

38
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

SIAPAKAH KELOMPOK SADAR WISATA DAN APA SAJA


UNSURNYA?
Masyarakat yang hidupnya mempunyai pekerjaan mengelola obyek wisata;

1 mereka yang bekerja sebagai penjual makanan, minuman, souvenir dan


produk-produk pariwisata di obyek wisata;

2 Masyarakat yang berusaha di sektor pariwisata, misalnya pengusaha hotel,


restaurant, travel biro, money changer, panti pijat, usaha karaoke dan lain lain;

3 Masyarakat yang sehari hari bekerja sebagai tukang parkir, petugas


pengamanan. Apakah pengaman pantai, darat, sungai, gua dan lain lain;

4 Masyarakat yang bekerja sebagai guide atau pemandu wisata, pemandu


wisata budaya, laut, sungai/rafting, gua dan lain lain;

5
Masyarakat yang bekerja sebagi penjual jasa sarana wisata, misalnya tukang
perahu di pantai, sungai, tukang ojek dan lain lain.

39
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

MENGAPA MEREKA/MASYARAKAT PERLU


BERGABUNG DI KELOMPOK SADAR WISATA ?
Mereka sama sama tinggal di satu tempat, bekerja
di satu tempat, mencari rezeki di satu tempat maka
dapat disimpulkan bahwa hidupnya, masa
depannya tergantung di satu tempat yang sama
yaitu "daya tarik wisata".

Sudah selayaknya masyarakat harus punya


visi, misi dan tujuan yang sama dalam
mengembangkan potensi wisata.
Oleh karena itu dalam berhubungan dan
interaksi, secara berkelompok, akan mudah
dari pada sendiri- sendiri, sehinggga
sangatlah perlu bergabung kedalam
kelompok yaitu Kelompok Sadar Wisata
40
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

TUJUAN KELOMPOK SADAR WISATA

Meningkatkan pelayanan kepada wisatawan


yang berkunjung di obyek wisata agar
pengunjung mendapatkan kepuasan 1
Meningkatkan mutu pelayanan masyarakat di
profesi masing-masing (penjual produk makan,

2 minum, souvenir, jasa pariwisata lainnya)

Meningkatkan pelaksanaan sapta pesona di


profesi masing masing di daya tarik/obyek

3
wisata

41
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

STRUKTUR ORGANISANI KELOMPOK SADAR


WISATA

42
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

HUBUNGAN ANTARA PEMERINTAH


LOKAL/DAERAH/ PUSAT DENGAN KELOMPOK
SADAR WISATA
1
Pemerintah (pusat, daerah) mempunyai tugas menumbuh-kembangkan destinasi
pariwisata di seluruh Indonesia;

2
Tugas pemerintah adalah mengolah potensi wisata, menjadi daya tarik wisata,
supaya layak dikunjungi wisatawan;

Tugas pemerintah akan berhasil jika didukung dan disertai peranan yang positif dari

3
masyarakat terutama yang tinggal di obyek/daya tarik wisata. Akan lebih efektif
apabila pemerintah berhubungan dengan kelompok, bukan perseorangan;

4
Maka visi pemerintah harus sama dengan visi masyarakat dalam mengembangkan
destinasi pariwisata;

Pembinaan pokdarwis terus dilakukan oleh pemerintah dengan titik berat


5
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui forum pelatihan, diskusi
antar anggota, program fasilitasi dan pemberdayaan lainnya.

43
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK DARWIS DENGAN


PIHAK INTERNAL DAN EKSTERNAL
Internal
1. Wadah komunikasi antar anggota
2. Forum diskusi antar anggota bila
ada masalah dan mencari solusi
3. Wadah silaturahmi

Eksternal

1. Wadah untuk mengadakan hubungan komunikasi dengan


pemerintah, dan instansi swasta.
2. Wadah yang dapat mewakili anggotanya dalam
memperjuangkan aspirasi dalam memajukan obyek wisata
3. Wadah untuk koordinasi dengan pihak luar yaitu kelompok
darwis lain, dan pihak laiinya .

44
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

CONTOH PROGRAM
POKDARWIS
1. Diskusi kelompok (rutin);
2. Mencari bahan informasi;
3. Menyelenggarakan perpustakaan wisata;
4. Mengadakan gerakan kebersihan dan penghijauan;
5. Latihan seni budaya;
6. Latihan peningkatan ketrampilan dibidang pariwisata;
7. Latihan membuat cendramata;
8. Partisipasi pada event-event pariwisata;
9. Partisipasi pada acara penyuluhan dan sarasehan;
10. Meningkatkan mutu dalam pelayanan informasi ;
11. Menyampaikan saran-saran kepada Pariwisata: Provinsi,
Kabupaten/Kota dan asosiasi industri pariwisata;
12. Mengadakan penyuluhan kepada masyarakat sekitar;
13. dsb

45
PENINGKATAN DAN PEMBINAAN
E.
KELOMPOK SADAR WISATA

INDIKATOR KEBERHASILAN KELOMPOK


SADAR WISATA

1. Obyek atau daya tarik wisata terkelola dengan baik,


menarik, bersih dan aman;
2. Pengunjung merasa betah dan nyaman selama berkunjung;
3. Ada peningkatan jumlah pengunjung;
4. Terjadi peningkatan kegiatan ekonomi.

46
MATU R N U W U N

47