Anda di halaman 1dari 22

PERUBAHAN PRILAKU

OLEH ; KELOMPOK 1 UMUM


KELOMPOK 1 UMUM
ADHNES UMULKHER
RAHMA YANI PUTRI
NILA SARI
REYMON DELO
RAVAEL PUTRA GEMILANG
ISWATUN HASANAH
M. IQBAL
WILMUS MULYADI
DEVINISI PRILAKU
Perilaku merupakan basil hubungan
antara perangsang (stimulus) dan
respon Skinner, cit. Notoatmojo
1993).
3 domain PRILAKU :
Kognitif diukur dari pengetahuan
afektif dari sikap
psikomotor dan tindakan
(ketrampilan)
Perubahan perilaku Dalam diri
seseorang dapat terjadi melalui proses
belajar. Belajar diartikan sebagai proses
perubahan perilaku yang didasari oleh
perilaku terdahulu.Dalam proses belajar ada
tiga unsur pokok yang saling berkaitan yaitu
masukan (input), proses, dan keluaran
(output) (Notoatmojo 1993).
lndividu atau masyarakat dapat merubah
perilakunya bila dipahami faktor-faktor yang
berpengaruh terhadap berlangsungnya dan
berubahnya perilaku tersebut.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Perilaku Seseorang

INTERNAL:
yaitu keturunan dan motif

EKSTERNAL :
yaitu faktor lingkungan.
Faktor Pembentuk Perilaku
1. Faktor Predisposisi (predisposing factors) yang
terwujud dalam pengetahuan, sikap, kepercayaan,
keyakinan, nilai-nilai, dan sebagainya.
2. Faktor Pendukung ( enebling factors), yang
terwujud dalam lingkungan fisik, tersedia atau
tidak tersedianya fasilitas-fasilitas atau sarana-
sarana kesehatan, misalnya puskesmas, obat-
obatan, alat-alat kontrasepsi, jamban, dan
sebagainya.
3. Faktor Pendorong (renforcing factors), yang
terwujud dalam sikap dan perilaku petugas
kesehatan atau petugas lain, yang merupakan
kelompok referensi dari perilaku masyarakat.
Teori-Teori Perubahan Perilaku
Teori S-O-R: Perubahan perilaku didasari oleh: Stimulus
Organisme Respons.
a. Adanya stimulus (rangsangan): Diterima atau ditolak
b. Apabila diterima (adanya perhatian) mengerti (memahami)
stimulus.
c. Subyek (organisme) mengolah stimulus, dan hasilnya
Kesediaan untuk bertindak terhadap stimulus (attitude
Bertindak (berperilaku) apabila ada dukungan fasilitas
(practice)

Teori Dissonance : Festinger


Perilaku seseorang pada saat tertentu karena adanya keseimbangan
antara sebab atau alasan dan akibat atau keputusan yang diambil
(conssonance).

Teori fungsi: Katz


Perubahan perilaku terjadi karena adanya kebutuhan.
Teori Driving forces: Kurt Lewin
Perilaku adalah merupakan keseimbangan antara kekuatan
pendorong (driving forces) dan kekuatan penahan (restraining
forces).
Perubahan perilaku terjadi apabila ada ketidak seimbangan
antara kedua kekuatan tersebut.

Health Belief Model (Model Kepercayaan Kesehatan)


Health belief Model didasarkan atas 3 faktor esensial ;
1. Kesiapan individu intuk merubah perilaku dalam rangka
menghindari suatu penyakit atau memperkecil risiko kesehatan.
2. Adanya dorongan dalam lingkungan individu yang
membuatnya merubah perilaku.
3. Perilaku itu sendiri.
Ketiga faktor diatas dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang
berhubungan dengan kepribadian dan lingkungan individu, serta
pengalaman berhubungan dengan sarana & petugas kesehatan
Bentuk-Bentuk
Perubahan
Perilaku
1. Inforcement
a. Perubahan perilaku dilakukan dengan paksaan, dan
atau menggunakan peraturan atau perundangan.
b. Menghasilkan perubahan perilaku yang cepat, tetapi
untuk sementara (tidak langgeng)

2. Persuasi
Dapat dilakukan dengan persuasi melalui
pesan, diskusi dan argumentasi. Melalui pesan
seperti jangan makan babi karna bisa
menimbukkan penyakit H1N1. Melalui diskusi
seperti diskusi tentang abortus yang
membahayakan jika digunakan untuk alasan
yang tidak baik
3. Fasilitasi
Strategi ini dengan penyediaan sarana dan prasarana
yang mendukung. Dengan penyediaan sarana dan
prasarana ini akan meningkatkan Knowledge
(pengetahuan) Untuk melakukan strategi ini
mmeerlukan beberapa proses yakni kesediaan,
identifikasi dan internalisasi.

4. Education
a. Perubahan perilaku dilakukan melalui proses
pembelajaran, mulai dari pemberian informasi atau
penyuluhan-penyuluhan.
b. Menghasilkan perubahan perilaku yang langgeng, tetapi
makan waktu lama.
Cara-Cara Perubahan
Perilaku
Dengan Paksaaan.
Dengan memberi imbalan.
Dengan membina hubungan baik.
Dengan menunjukkan contoh-contoh.
Dengan memberikan kemudahan.
Dengan menanamkan kesadaran dan
motivasi
PERUBAHAN PERILAKU
INDIVIDUAL
Bentuk-bentuk Perubahan Perilaku Individu.

1. Perubahan Alamiah ( Natural Change )


Perilaku manusia selalu berubah. Sebagian
perubahan itu disebabkan karena kejadian alamiah.
Contoh : perubahan perilaku yang disebabkan
karena usia seseorang.
2. Perubahan terencana ( Planned Change )
Perubahan perilaku ini terjadi karena memang
direncanakan sendiri oleh subjek.
Contoh : perubahan perilaku seseorang karena
tujuan tertentu atau ingin mendapatkan sesuatu
yang bernilai baginya.
3. Kesediaan untuk berubah ( Readdiness to Change )

Apabila terjadi suatu inovasi atau program-


program pembangunan di dalam organisasi, maka
yang sering terjadi adalah sebagian orang sangat
cepat untuk menerima inovasi atau perubahan
tersebut, dan ada sebagian orang lagi sangat lambat
untuk menerima inovasi atau perubahan tersebut.
Contoh : perubahan teknologi pada suatu lembaga
organisasi, misal dari mesin ketik manual ke mesin
komputer, biasanya orang yang usianya tua sulit
untuk menerima perubahan pemakaian teknologi
tersebut.
Strategi Perubahan
Perilaku Individu
Beberapa strategi untuk memperoleh perubahan
perilaku , dikelompokkan menjadi tiga :

1. Menggunakan kekuatan/kekuasaan atau dorongan


Misal : dengan adanya peraturan-peraturan /
perundang-undangan yang harus dipatuhi oleh anggota
masyarakat.
Strategi ini dapat berlangsung cepat akan tetapi belum
tentu berlangsung lama karena perubahan perilaku
terjadi tidak atau belum didasari oleh kesadaran sendiri.
2. Pemberian informasi
Dengan memberikan informasi-informasi tentang
sesuatu hal yang berkaitan dengan hal tertentu.
3. Diskusi partisipasi
Cara ini adalah sebagai peningkatan cara yang kedua di
atas yang dalam memberikan informasi-informasi
tentang peraturan baru organisasi tidak bersifat searah
saja tetapi dua arah.
Moh Surya (1997) mengemukakan
ciri-ciri dari perubahan perilaku,
Perubahan yang disadari dan disengaja
(intensional).
Perubahan yang fungsional.
Perubahan yang bersifat
Perubahan yang bersifat aktif.
Perubahan yang bersifat pemanen.
Perubahan yang bertujuan dan terarah.
Perubahan perilaku secara keseluruhan.
TERIMA KASIH