Anda di halaman 1dari 29

MENGAPA MENGKHAWATIRKAN ?

Sering : 10 % kehamilan
Kesakitan :
Janin : 12 % preterm
Ibu : stroke, gagal
jantung kongestif,
kelainan ginjal.
Kematian ibu: 24 %
ANGKA KEMATIAN IBU (AKI)
DI INDONESIA - ASEAN
KLASIFIKASI
1. Hipertensi kronik
2. Hipertensi Gestasional
3. Preeklampsia
- Tanpa gambaran yang berat (without severe features)
- Dengan gambaran yang berat (preeklampsia berat)
4. Hipertensi Kronik dengan superimposed preeclampsia
- Tanpa gambaran yang berat
- Dengan gambaran yang berat
PERBEDAAN DALAM KLASIFIKASI
Terminologi Presentasi Proteinuria

Hipertensi kronik < UK 20 mgg Neg

Hipertensi Gestasional UK 20 mgg Neg

Pre-eklampsia UK 20 mgg Pos

Proteinuria bermakna jika > 300 mg protein dalam 24 jam urine


ATAU
>30 mg/ml dalam a spot urinary protein:creatinine sample
KLASIFIKASI
Hindari penggunaan Pregnancy induced
Hypertension (PIH)
Hindari penggunaan Preeklampsia Ringan
Preeklampsia tanpa gambaran yang berat.
Preeklampsia Berat Preeklampsia dengan
gambaran yang berat.
FAKTOR RISIKO
Nulliparitas
Preeklampsia pada kehamilan sebelumnya.
Usia >40 tahun or <18 tahun
Riwayat keluarga Hipertensi dalam kehamilan
Hipertensi kronik
Penyakit ginjal kronik
Antiphospholipid antibody syndrome atau
inherited thrombophilia
FAKTOR RISIKO
Penyakit vaskular atau jaringan penyambung
Diabetes mellitus (pregestational dan
gestational)
Kehamilan ganda
Obesitas
Suami dimana istri terdahulu dg
preeklampsia
Hydrops fetalis
Pertumbuhan janin terhambat (IUGR)
DIAGNOSIS
Hipertensi :
TD Sistolik > 140 mmHg
TD Diastolik > 90 mmHg

Hipertensi berat :
TD Sistolik > 160 mmHg
TD Diastolik > 110 mmHg

Pengukuran TD dalam jeda > 4 jam


CARA UKUR TEKANAN DARAH
Ruangan tenang
Duduk
Relax 5 menit
Kaki tidak bersilang
Punggung dan lengan disuport
Kosongkan kemih
Pertengahan cuff sejajar
atrium kanan
Jangan bicara
Jangan tidur miring
CARA UKUR PROTEINURIA
Urin 24 jam (esbach)
protein 300 mg

Dipstick : +1 (jika tdk


bisa lakukan urin 24
jam)
HIPERTENSI KRONIK
Hipertensi < 20 mgg TERAPI:
Bisa superimposed PE 1. Labetalol (200-2400 mg/hr)
Terapi jika TD 160/105 2. Metildopa (500-3000
mg/hr)
Periksa USG 3. Nidefipin (30-120 mg/hr)
Awasi pertumbuhan Hindari ACE inhibitor, HCT
janin
HIPERTENSI KRONIK
Target tekanan darah < 150/100 mmHg
Persalinan 38 mgg
Persalinan normal,
SC sesuai indikasi obstetrik
HIPERTENSI GESTASIONAL
Hipertensi 20 mgg Hitung gerak janin/hr
Proteinuria (-) Cek TD 2 x/mgg
Tidak ada gejala berat USG/3 mgg
CTG/mgg
Cek proteinurin/mgg
Cek trombosit,
kreatinin, tes fungsi hati
HIPERTENSI GESTASIONAL
TERAPI :
Antihipertensi jika TD 160/110 mmHg

PERSALINAN:
Persalinan normal, SC sesuai indikasi
UK >37 mgg
PREEKLAMPSIA
Hipertensi 20 mgg Preeklampsia ringan
Proteinuria (+) (PER) tidak digunakan
lagi.

ATAU tanda multisistemik :


Edema paru
Disfungsi ginjal
Penurunan fungsi hati
Susunan saraf pusat
Trombositopenia
PREEKLAMPSIA DG GEJALA BERAT
Apabila disertai tanda :
- TD sistolik SBP > 160 atau TD Diastolik > 110
- Trombosit < 100,000
- SGOT, SGPT meningkat (2x normal)
- Nyeri pada epigastiuk, RUQ
- Parameter insufisiensi renal baru
- Kreatinin > 1.1 mg/dL
- doubling of creatinine
- Edema Paru
- Gangguan cerebral (sakit kepala)
- Gangguan visual
- Muntah
Old classification New classification

Name Severe preeclampsia Preeclampsia with severe


features
BP BP > 160 or > 110 (6 hr) BP > 160 or > 110 (4 hrs apart)
Platelets < 100,000 < 100,000
Liver increased LFTs increased LFTs
RUQ/epigastric pain RUQ/epigastric pain
Renal creatinine not used creatinine > 1.1 mg or doubling
oliguria not used
> 5000 mg protein not used
Lungs pulmonary edema pulmonary edema
CNS persistent HA persistent HA
visual changes persistent visual changes
Fetus growth restriction not used
MANAJEMEN
PREEKLAMPSIA TANPA GEJALA BERAT
Awasi keluhan /hari
Hitung gerakan janin/hari
Periksa TD 2 x dalam 1 mgg
ANC/2 mgg
USG / 3 mgg
Periksa trombosit, tes fungsi hati,
kreatinin/mgg
TERAPI jika TD 160/110 mm Hg
PERSALINAN > 37 mgg
MANAJEMEN
PREEKLAMPSIA DENGAN GEJALA BERAT
UK non viabel Terminasi
UK viabel sd 34 mgg dengan kondisi ibu dan janin
terkontrol/stabil ekspentan di RS tersier
Berikan antihipertensi
Berikan pematangan paru dalam 48 jam
Berikan MgSO4
Jika kondisi ibu memburuk terminasi segera
Tekanan darah tidak terkontrol
Eklampsia
Solusio placentae
Edema paru
Janin non reasuring
Hipertensi Kronik dengan
Superimposed Preeclampsia
Hipertensi (onset < 20 mgg) dan gejala baru:

Tanpa gejala berat:


Hipertensi atau hanya proteinuria
Onset baru proteinuria atau perburukan

Dengan gejala berat:


Hipertensi +/- proteinuria + gejala berat

Manajemen secara umum sama dengan preeklampsia


PERSALINAN PADA HIPERTENSI
Hipertensi kronik : > 38w0d
Gestasional hipertensi : > 37w0d
Preeclampsia, w/o severe : > 37w0d
Preeclampsia, w/ severe : paling telat
34w0d

Persalinan pervaginam
Kala 2 dengan ekstraksi pada gejala
berat
SC sesuai indikasi obstetrik
/permintaan ibu
Preeklampsia Postpartum :
Profilaksis Kejang
Postpartum diagnosis
- new onset hypertension dengan gejala SSP
- atau preeklampsia dg hipertensi berat

Manajemen:
- Antihipertensi
- Profilaksis MgSO4 (24 jam)
MANAJEMEN POSTPARTUM
Tekanan darah dipantau hingga
72 jam di RS
Ulangi pemeriksaan TD pada hari
ke 7-10
Ulangi pemeriksaan jika ada
keluhan/perburukan
Bila TD 150/100 mm Hg 2x
pemeriksaan selang 4 jam
antihipertensi
Bila TD 160/110 mm Hg
terapi dalam 1 jam
PENCEGAHAN
Berikan aspirin dosis rendah (60-80 mg/hari)
Mulai UK 12 mgg sd lahir
Pada risiko tinggi:
Riwayat hipertensi pada kehamilan sebelumnya
Penyakit ginjal kronik
Autoimmune disease seperti SLE atau
antiphospholipid syndrome (APS)
Diabetes tipe 1 atau tipe 2
Hipertensi kronik
PENCEGAHAN

TIDAK DIREKOMENDASIKAN
Vitamin C Vitamin E
Pembatasan garam
Bed Rest
Pembatasan aktifitas fisik
DAMPAK MASA DATANG
Secara umum 2 x meningkat risiko penyakit
kardiovaskuler
Jika persalinan < 34 mgg 8-9 x
Periksa MCU rutin tiap tahun :
BMI
Tekanan darah
Lipid darah
Gula darah puasa
Wanita dengan Preeklampsia berisiko
pada kehamilan mendatang:
Hipertensi gestasional (13-53 %)
Preeklampsia (16%)
Preeklampsia (25%) jika ada PEB, HELLP syndrome
atau eclampsia dan persalinan < 34 mgg
Preeklampsia (55%) jika persalinan < 28 mgg
Wanita Hipertensi Gestasional
berisiko hamil di masa datang

Hipertensi Gestational (16 47 %)


Preeklampsia (2 7 %)