Anda di halaman 1dari 44

KEBUTUHAN AKAN JASA AUDIT

DAN PELAYANAN VERIFIKASI


(ASSURANCE SERVICE)

Ubaidillah, SE.,MM. Akt,CA.,CPA


Apa gunanya/manfaat
audit,mengapa harus diaudit?
Apa gunanya/manfaat
audit,mengapa harus diaudit?

Untuk meningkatkan kualitas informasi ( mengurangi Risiko Inf)


yg disajikan manajemen, karena
Terdapat kepetingan yang berbeda antara manajemen dan pemakai
Informasi akibat dari .
Pelayanan Assurance
(Pelayanan Verifikasi)

Pelayanan atau jasa profesional


independen yang dapat meningkatkan
kualitas informasi bagi pembuat
keputusan
Independen
Pembuat Membutuhkan Objektif
keputusan Jasa assurance

Meningkatkan kepercayaan
Kualitas Informasi
JASA ASSURANCE

JASA-JASA ASSURANCE JASA NON ASSURANCE

KONSULTASI
JASA ATESTASI MANAJEMEN
LAINNYA

AUDIT REVIEW
KONSULTASI AKUNTANSI
MANAJEMEN DAN PEMBUKUAN
JASA ATESTASI TERTENTU
LAINNYA

JASA PERPAJAKAN
EMPAT JENIS JASA UTAMA
1. ATETASI
* AUDIT LAP.KEUANGAN HISTORIS
* PENELAAHAN (Review) LAP.KEUANGAN HISTORIS
- LUAS PEMERIKSAAN
- JAMINAN KEAKURATAN YANG DIBERIKAN
* JASA ATETASI LAINNYA
- ATETASI LAP.KEU PROSPEKTIF (
PERKIRAAN DAN PROYEKSI)
2. JASA PERPAJAKAN
3. KONSULTASI MANAJEMEN
4. JASA AKUNTANSI DAN PEMBUKUAN
GAMBARAN HUBUNGAN PRINCIPAL YANG MENIMBULKAN PERMINTAAN JASA
AUDIT
Inf.Asimetris- manager
secara umum memiliki lebih
Manager tdk Prinsipal banyak inf.mengenai posisi
akan selalu memberikan modal keu.yg sebenarnya & hasil
bertindak sesuai dan mengaji Agen operasi Pesh drpd pemilik
dg keinginan utk mengelola yg tdk ditempat
pemilik
Informasi
asimetris dan AGEN
PRINSIPAL
konflik
(PEMILIK YG (MANAGER)
TDK DITEMPAT) kepentingan
menyebabkan
risiko inf.bagi
prinsipal
Agen bertanggung jawab kpd
Auditor megumpulkan Prinsipal menyediakan lap.keu
Bukti utk mengevaluasi
Kewajaran lap.keu agen. Agen menggaji
Auditor menerbitkan pendapat Auditor utk melaporkan
Auditor utk menyertai lap.keu Kewajaran lap.keu Agen
agen
Yg menambah kredibilitas lap.dan
Agen membayar auditor
Mengurangi risiko inf prinsipal AUDITOR Utk mengurangi risiko
inf.prinsipal
Peran Audit
Manager bertanggung jawab utk melaporkan hasil dari
tindakannya sendiri, dimana pemilik yang tidak hadir
tidak dapat secara langsung mengawasi, maka manager
berada dalam posisi untuk memanipulasi laporan

Pada titik inilah kebutuhan akan audit timbul

Peran auditor, utk menentukan apakah laporan yg


disiapkan oleh manager telah sejalan dg perjanjian
kontrak.

Verifikasi auditor atas informasi keuangan menambah


kredibilitas laporan tsb, mengurangi risiko informasi,
tambahan pengawasan, alat monitor
KEBUTUHAN EKONOMIS
AKAN AUDITING

Tiga Faktor,

TINGKAT BUNGA YANG BEBAS RISIKO

RISIKO BISNIS YANG DIHADAPI KLIEN

RISIKO INFORMASI
RISIKO INFORMASI

AUDITOR

MANAJEMEN
/PENYEDIA PEMAKAI
INFORMASI INFORMASI

Jauhnya Sumber Informasi


Bias dan Motif Penyedia Pengguna Inf Menguji
Informasi Inf yang diperoleh
Jumlah Data yang sangat Pengguna Inf Berbagi
besar risiko Inf dengan manajemen
Transaksi Pertukaran Laporan Keuangan diaudit
yang kompleks
AUDITING

Pengumpulan serta pengevaluasian


bukti-Bukti atas informasi untuk
menentukan dan Melaporkan tingkat
kesesuaian informasi Tersebut dengan
kriteria-kriteria yang telah Ditetapkan.
Auditing harus dilaksanakan Oleh orang
Yang kompeten dan independen
INFORMASI DAN KRITERIA YANG TELAH DITETAPKAN

PENGUMPULAN SERTA PENGEVALUASIAN BUKTI

SESEORANG YANG KOMPETEN DAN INDEPENDEN

PELAPORAN
KERANGKA PIKIR

PEMERIKSAAN

ATURAN/ KONDISI/
KRITERIA BUKTI

FAKTOR TEMUAN/KONDISI RISIKO/


PENYEBAB AKIBAT

OPINI AUDITOR
PERBEDAAN AUDITING DENGAN
AKUNTANSI

AKUNTANSI
PROSES PENCATATAN,PENGELOMPOKAN DAN PENGIKHTISARAN
KEJADIAN KEJADIAN EKONOMI DALAM BENTUK YANG TERATUR
DAN LOGIS DENGAN TUJUAN UNTUK MENYAJIKAN INFORMASI
KEUANGAN YANG DIBUTUHKAN OLEH MENEJEMEN UNTUK
PENGAMBILAN KEPUTUSAN.
MEMILIKI PENGETAHUAN YANG BAIK;PRINSIP-PRINSIP;ATURAN
DALAM MENYUSUN INFORMASI AKUNTANSI
MENEMBANGKAN SISTEM YANG DAPAT MENJAMIN SEMUA
KEJADIAN EKONOMI TERCATAT PADA SAAT YANG TEPAT DAN
BIAYA YANG PANTAS.
AUDITING
PENENTUAN APAKAH INFORMASI YANG TELAH DICATAT
MENCERMINKAN DENGAN BENAR KEJADIAN EKONOMI PADA
PERIODE AKUNTANSI
MEMAHAMI KRITERIA / ATURAN
MEMILIKI KEAHLIAN DAN MENGUMPULKAN DAN MENAFSIRKAN
BAHAN BUKTI AUDIT
JENIS-JENIS AUDIT

OPERASIONAL AUDIT
PENELAAHAN ATAS BAGIAN MANAPUN DARI
PROSEDUR DAN METODE OPERASI SUATU
ORGANISASI UNTUK MENILAI EFESIENSI DAN
EFEKTIFITASNYA
SARAN KEPADA MENEJEMEN
TIDAK TEBATAS PADA MASALAH AKUNTANSI
KRITERIANYA CENDERUNG SUBJEKTIF
MERUPAKAN KONSULTASI MANAJEMAN
DARIPADA AUDIT
AUDIT KETAATAN
MEMPERTIMBANGKAN APAKAH AUDITI(KLIEN)
TELAH MENGIKUTI PROSEDUR ATAU ATURAN
TERTENTU YANG TELAH DITETAPKAN
HASIL AUDIT BIASANYA DISAMPAIKAN KEPADA
PIHAK INTERN
PIHAK KETIGA ( PIHAK YANG MENGELUARKAN
KETENTUAN ) MENUGASKAN AUDITOR-HASIL
AUDIT DISAMPAIKAN KEPADA PIHAK EKSTERN
AUDIT LAPORAN KEUANGAN
MENENTUKAN APAKAH LAPORAN KEUANGAN-
INFORMASI TERUKUR YANG AKAN
DIVERIFIKASI- SECARA KESELURUHAN TELAH
DISAJIKAN SESUAI DENGAN KRITERIA-
KRITERIA TERTENTU
KRITERIA ADALAH SAK DAN BASIS AKUNTANSI
LAINNYA YANG SSUAI DENGAN KEBUTUHAN
ORGANISASI YANG BERSANGKUTAN
JENIS AUDIT DAN AUDITOR

AUDIT AUDITOR CONTOH

AUDIT OPERASIONAL BPKP, AUDIT INTERN MENGEVAULASI APAKAH


DEPARTEMEN PDE TELAH
BEROPERASI SEEFESIEN
MUNGKIN

AUDIT KETAATAN AUDITOR INTERN MEMPERTIMBANGKAN


SYARAT RATIO
BPKP,BPK,ITJEN,AUDITO LANCAR,MINIMUM 2,0
R PAJAK DALAM PERJANJIAN
YANG TELAH TERPENUHI

AKUNTAN PUBLIK

AUDIT ATAS LAPORAN KTR AKUNTAN PUBLIK, AUDIT ATAS LAPORAN


BPK KEUANGAN PT
ASTRAINTERNATIONAL
Gambaran Umum Proses Audit Laporan Keuangan
Syarat
perikatan
Manajemen Auditor

Implementasi
Pengendaian Mendapatkan
Intern Bukti Bukti

Melakukan Menguji Asersi


transaksi manajemen
terhadap kreteria
Mengakumukla Asersi
si transaksi ke
saldo akun Menentukan
kewajaran atas
Menyiapkan lap.keu
Lap Keu
Menerbitkan
Komunikasi lap.audit utk
Menerbitkan
Lap.Keu mendampingi
Lap.keu
Tiga Konsep Dasar
Penentuan auditor mengenai risiko audit dan materialitas
mempengaruhi jenis dan jumlah pekerjaan audit yang akan
dilaksanakan (lingkup audit). Dalam lingkup audit, auditor hrs
membuat keputusan mengenai sifat,saat, dan luas bukti yang akan
dikumpulkan dalam rangka mengevaluasi asersi manajemen.

Risiko Audit Risiko bahwa auditor mungkin tanpa


sepengetahuannya gagal utk memodifikasi secara benar
pendapatnya atas lap. Keuangan dgn salah saji yang material

Materialitas Tingkat penghapusan atau salah saji informasi


akuntansi yang dalam hubungannya dengan kondisi sekitarnya,
memungkinkan bahwa pertimbangan seseorang yg mengandalkan
informasi tsb akan berubah atau terpengaruh dengan
penghapusan atau salah saji tsb

Bukti Sehubungan dengan Asersi Manajemen Data Akuntansi yg


mendasari penyusunan Lap. Keuangan dan informasi yang
mendukung tersedia bagi auditor.
STANDAR AUDITING YANG BERLAKU UMUM

PELAPORAN
KUALIFIKASI DAN PELAKSANAAN PEKERJAAN
HASIL AUDIT
PERLAKUAN UMUM DARI LAPANGAN AUDIT

APAKAH LAPORAN
KEAHLIAN DAN PERENCANAAN DAN DENGAN DISUSUN
PELATIHAN TEKNIS SUPERVISI YANG PANTAS BERDASARKAN
YANG CUKUP STANDAR AKUTANSI
PEMAHAMAN YANG CUKUP YANG BERLAKU
INDEPENDENSI DLM UMUM
KEMAHIRAN
TENTANG STRUKTUR
PENGENDALIAN INTERN
KEADAAN DIMANA
PROFESIONAL YANG STANDAR AKUNTANSI
CERMAT DAN BAHAN BUKTI KOMPETEN TIDAK DIIKUTI SECARA
SEKSAMA YANG CUKUP KONSISTEN

KECUKUPAN
PENGUNGKAPAN
INFORMASI

PENYATAAN PENDAPAT
TERHADAP LAP.KEU SECARA
MENYELURUH
KEAHLIAN DAN PELATIHAN TEHNIS YANG CUKUP
# KUALITAS PRIBADI SEORANG AUDITOR
1. PENDIDIKAN FORMAL BID.AUDITING DAN
AKUNTANSI.
2. PENGALAMAN YANG CUKUP DAN PENDIDIKAN
LANJUTAN
INDEPENDENSI DLM SIKAP DAN MENTAL
# TIDAK MEMIHAK DIDALAM PENYELENGGARAAN
PENGUJIAN AUDIT,EVALUASI HASIL,
PEMERIKSAAN,DAN PENYUSUNAN LAPORAN
KEMAHIRAN PROFESIONAL YANG CERMAT DAN SEKSAMA
# WAJIB MELAKSANAKAN TUGASNYA DGN KESUNGGUHAN ATAU
KEPEDULIAN PROFESIONAL
1. KETELITIAN
2. KELALAIAN DAN KETIDAKJUJURAN
PERENCANAAN DAN SUPERVISI YANG CUKUP
# PERENCANAAN PROGRAM KERJA
# SUPERVISI STAFF
PEMAHAMAN SPI KLIEN
# LUASNYA PENGUJIAN
BAHAN BUKTI KOMPETEN YANG MENCUKUPI
# BANYAKNYA BAHAN BUKTI YANG DIKUMPULKAN
MEMERLUKAN PERTIMBANGAN PROFESIONAL
EMPAT STANDAR PELAPORAN
# SAK DAN KONSISTEN
JENIS-JENIS AUDITOR

KANTOR AUDITOR
AKUNTAN PAJAK
PUBLIK

GENERAL AUDITOR
ACCOUNTING INTERN
OFFICE
AUDITOR
TERIMA KASIH
Karateristik Penting dari Pengawas dan Inspeksi rumah
Karakter yang Diharapkan dari Pengawas Rumah

. Kompeten --- mereka telah mendapatkan pelatihan yg tepat,


keahlian,dan Pengalaman utk mengevaluasi
properti yang dijual

. Obejktif --- mereka tdk memiliki alasan utk berpihak kpd


penjual,Independen dari pengaruh penjual.

. Jujur --- mereka akan bekerja dengan integritas dan mereka


akan terbuka dgn pembeli mengenai semua temuan

. Skeptis ---- mereka tdk akan menerima asersi penjual begitu


saja,mereka akan melaksanakan analisis dan
pengujiannya sendiri

. Bertanggung jawab dan/atau dapat diandalkan mereka hrs


bertanggung jawab terhadap penialaiannya dg
garansi dan/atau bersedia utk diperiksa jika gagal
bertindak dgn sebenar-benarnya.
Karateristik yang Diharapkan dri Jasa Inspeksi Rumah
Tepat waktu hasil pekerjaan dilaporkan secara tepat waktu agar berguna bagi
pembuat keputusan

Harga yg wajar biaya jasa tidak bisa melebihi manfaatnya. Agar hal ini dpt terjadi
penyedia jasa perlu menitik beratkan perhatiannya pada asersi yang paling penting
dan berisiko dan kemungkinannya tdk dpt meyediakan keyakinan mutlak

Lengkap jasa yg tersedia meliputi semua asersi penjual yg paling penting dan
berisiko

Efektif jasa memberi keyakinan dalam tingkat tertentu bahwa akan


mengungkapkan risiko dan masalah yg signifikan

Sistematis dan Terpercaya jasa didasarkan pada proses yang sistematis, dan
kesimpulan didasarkan pada bukti yang terpercaya. Dengan kata lain, pengawas lain
dg kemampuan yg sama akan menemukan hal yg sama dan akan memberi
kesimpulan yang serupa

Informatif jasa memberikan perkiraan mengenaikemungkinan kerusakan struktur


atau mekanisme di masa depan dan menyediakan perkiraan biaya utk memperbaiki
kerusakan yg tlah diketahui
Gambaran Umum Proses Audit Laporan Keuangan
Syarat
perikatan
Manajemen
Auditor

Implementasi
Pengendaian Mendapatkan
Intern Bukti Bukti

Melakukan
Menguji Asersi
transaksi
manajemen
terhadap kreteria
Mengakumuklasi Asersi
transaksi ke
saldo akun Menentukan
kewajaran atas
Menyiapkan lap.keu
Lap Keu
Menerbitkan
Komunikasi lap.audit utk
Menerbitkan
Lap.Keu mendampingi
Lap.keu
Tiga Konsep Dasar
Penentuan auditor mengenai risiko audit dan materialitas
mempengaruhi jenis dan jumlah pekerjaan audit yang akan
dilaksanakan (lingkup audit). Dalam lingkup audit, auditor hrs
membuat keputusan mengenai sifat,saat, dan luas bukti yang akan
dikumpulkan dalam rangka mengevaluasi asersi manajemen.
Risiko Audit Risiko bahwa auditor mugkin tanpa sepengetahuannya
gagal utk memodifikasi secara benar pendapatnya atas lap. Keuangan dgn
salah saji yang material

Materialitas Tingkat penghapusan atau salah saji informasi akuntansi


yang dalam hubungannya dengan kondisi sekitarnya, memungkinkan
bahwa pertimbangan seseorang yg mengandalkan informasi tsb akan
berubah atau terpengaruh dengan penghapusan atau salah saji tsb

Bukti Sehubungan dengan Asersi Manajemen Data Akuntansi yg


mendasari penyusunan Lap. Keuangan dan informasi yang mendukung
tersedia bagi auditor.
Pelayanan Assurance
Pelayananan atau Jasa profesional independen yang dapat
meningkatkan kualitas informasi bagi para pembuat keputusan

Jasa-jasa Assurance Jasa non Assurance

Konsulatsi
Jasa Atestasi Manajemen lainnya

Audit Review Konsultasi


Akuntansi &
manajemen
Pembukuan
Jasa atestasi
lainnya
Jasa Perpajakan
Jasa Assurance
lainnya
EMPAT JENIS JASA UTAMA
1. ATETASI
* AUDIT LAP.KEUANGAN HISTORIS
* PENELAAHAN LAP.KEUANGAN HISTORIS
- LUAS PEMERIKSAAN
- JAMINAN KEAKURATAN YANG DIBERIKAN
* JASA ATETASI LAINNYA
- ATETASI LAP.KEU PROSPEKTIF (
PERKIRAAN DAN PROYEKSI)
2. JASA PERPAJAKAN
3. KONSULTASI MANAJEMEN
4. JASA AKUNTANSI DAN PEMBUKUAN
PERLUNYA AUDITING
Auditor
AUDITOR
Manajemen Pemakai
Lap.Keuangan
MANAJEMEN PEMAKAI L.KEUANGAN

PENGURANGAN RISIKO
PENYEBAB RISIKO INFORMASI
INFOMASI
VERIFIKASI INFORMASI OLEH
HUB.YANG TIDAK DEKAT
PIHAK PEMAKAI
ANTARA PENERIMA DAN
PEMAKAI MENANGUNG RISIKO
PEMBERI INF
INF BERSAMA-SAMA DENGAN
SIKAP MEMIHAK DAN
MENEJEMEN
NOTIF YANG
DILAKUKAN AUDIT ATAS
MELATARBELAKANGI
PEMBERI INF LAPORAN KEUANGAN
DATA YANG BERLEBIHAN

TRANSAKSI PERTUKARAN
YANG KOMPLEKS
ASPEK EKONOMI DARI AUDITING
TIGA PERTIMBANGAN DALAM
MENETAPKAN SUKU BUNGA
SUKU BUNGA TANPA RISIKO SUKU BUNGA=
SUKU BUNGA BI
RISIKO USAHA NASABAH PEMINJAM TIDAK
DAPAT MELUNASI PINJAMAN
RISIKO INFORMASI YANG DIGUNAKAN DALAM
PENGAMBILAN KEPUTUSAN TIDAK AKURAT
AUDITING
PROSES PENGUMPULAN DAN
PENGEVALUASIAN BAHAN BUKTI
TENTANG INFORMASI YANG DAPAT
DIUKUR MENGENAI SATUAN USAHA
YANG DILAKUKAN SEORANG YANG
KOMPETEN DAN INDEPENDEN UNTUK
DAPAT MENENTUKAN DAN MELAPORKAN
KESESUAIAN INFORMASI DIMAKSUD
DENGAN KRITERIA - KRITERIA YANG
TELAH DITETAPKAN
DARI DEFENISI TSB MEMUAT
ISTILAH - ISTILAH SBB :
INFORMASI YANG DAPAT DIUKUR DAN
KRITERIA YANG DAPAT DITETAPKAN
SATUAN USAHA
PENGUMPULAN DAN PENGEVALUASIAN
BAHAN BUKTI
ORANG YANG KOMPETEN DAN
INDEPENDEN
PELAPORAN
PERBEDAAN AUDITING DENGAN
AKUNTANSI

AKUNTANSI
PROSES PENCATATAN,PENGELOMPOKAN DAN PENGIKHTISARAN
KEJADIAN KEJADIAN EKONOMI DALAM BENTUK YANG TERATUR DAN
LOGIS DENGAN TUJUAN UNTUK MENYAJIKAN INFORMASI KEUANGAN
YANG DIBUTUHKAN OLEH MENEJEMEN UNTUK PENGAMBILAN
KEPUTUSAN.
MEMILIKI PENGETAHUAN YANG BAIK;PRINSIP-PRINSIP;ATURAN DALAM
MENYUSUN INFORMASI AKUNTANSI
MENEMBANGKAN SISTEM YANG DAPAT MENJAMIN SEMUA KEJADIAN
EKONOMI TERCATAT PADA SAAT YANG TEPAT DAN BIAYA YANG
PANTAS.
AUDITING
PENENTUAN APAKAH INFORMASI YANG TELAH DICATAT
MENCERMINKAN DENGAN BENAR KEJADIAN EKONOMI PADA PERIODE
AKUNTANSI
MEMAHAMI KRITERIA / ATURAN
MEMILIKI KEAHLIAN DAN MENGUMPULKAN DAN MENAFSIRKAN BAHAN
BUKTI AUDIT
MASALAH AUDITING

PENENTUAN PROSEDUR AUDIT YANG TEPAT


PENENTUAN SAMPLE
PENENTUAN POS-POS TERTENTU YANG
DIPERIKSA
SAAT PENGUJIAN
PENEVALUASIAN AKHIR
JENIS-JENIS AUDIT
OPERASIONAL AUDIT
PENELAAHAN ATAS BAGIAN MANAPUN DARI
PROSEDUR DAN METODE OPERASI SUATU
ORGANISASI UNTUK MENILAI EFESIENSI DAN
EFEKTIFITASNYA
SARAN KEPADA MENEJEMEN
TIDAK TEBATAS PADA MASALAH AKUNTANSI
KRITERIANYA CENDERUNG SUBJEKTIF
MERUPAKAN KONSULTASI MANAJEMAN
DARIPADA AUDIT
AUDIT KETAATAN
MEMPERTIMBANGKAN APAKAH AUDITI(KLIEN)
TELAH MENGIKUTI PROSEDUR ATAU ATURAN
TERTENTU YANG TELAH DITETAPKAN
HASIL AUDIT BIASANYA DISAMPAIKAN KEPADA
PIHAK INTERN
PIHAK KETIGA ( PIHAK YANG MENGELUARKAN
KETENTUAN ) MENUGASKAN AUDITOR-HASIL
AUDIT DISAMPAIKAN KEPADA PIHAK EKSTERN
AUDIT LAPORAN KEUANGAN
MENENTUKAN APAKAH LAPORAN KEUANGAN-
INFORMASI TERUKUR YANG AKAN
DIVERIFIKASI- SECARA KESELURUHAN TELAH
DISAJIKAN SESUAI DENGAN KRITERIA-
KRITERIA TERTENTU
KRITERIA ADALAH SAK DAN BASIS AKUNTANSI
LAINNYA YANG SSUAI DENGAN KEBUTUHAN
ORGANISASI YANG BERSANGKUTAN
JENIS AUDIT DAN AUDITOR

AUDIT AUDITOR CONTOH

AUDIT OPERASIONAL BPKP MENGEVAULASI APAKAH


DEPARTEMEN PDE TELAH
BEROPERASI SEEFESIEN
MUNGKIN

AUDIT KETAATAN AUDITOR INTERN MEMPERTIMBANGKAN


SYARAT RATIO
BPKP,BPK,ITJEN,AUDITOR LANCAR,MINIMUM 2,0
PAJAK DALAM PERJANJIAN YANG
TELAH TERPENUHI

AKUNTAN PUBLIK

AUDIT ATAS LAPORAN KTR AKUNTAN PUBLIK AUDIT ATAS LAPORAN


KEUANGAN PT
ASTRAINTERNATIONAL
STANDAR AUDITING YANG BERLAKU UMUM

KUALIFIKASI DAN PELAPORAN


PELAKSANAAN PEKERJAAN
PERLAKUAN UMUM HASIL AUDIT
DARI LAPANGAN AUDIT

APAKAH LAPORAN
KEAHLIAN DAN PERENCANAAN DAN DENGAN DISUSUN
PELATIHAN TEKNIS
SUPERVISI YANG PANTAS BERDASARKAN
YANG CUKUP
STANDAR AKUTANSI
PEMAHAMAN YANG CUKUP YANG BERLAKU
INDEPENDENSI DLM
TENTANG STRUKTUR UMUM
KEMAHIRAN
PENGENDALIAN INTERN
KEADAAN DIMANA
PROFESIONAL YANG
STANDAR AKUNTANSI
CERMAT DAN BAHAN BUKTI KOMPETEN TIDAK DIIKUTI SECARA
SEKSAMA YANG CUKUP KONSISTEN

KECUKUPAN
PENGUNGKAPAN
INFORMASI

PENYATAAN PENDAPAT
TERHADAP LAP.KEU SECARA
MENYELURUH
KEAHLIAN DAN PELATIHAN TEHNIS YANG CUKUP
# KUALITAS PRIBADI SEORANG AUDITOR
1. PENDIDIKAN FORMAL BID.AUDITING DAN
AKUNTANSI.
2. PENGALAMAN YANG CUKUP DAN PENDIDIKAN
LANJUTAN
INDEPENDENSI DLM SIKAP DAN MENTAL
# TIDAK MEMIHAK DIDALAM PENYELENGGARAAN
PENGUJIAN AUDIT,EVALUASI HASIL,
PEMERIKSAAN,DAN PENYUSUNAN LAPORAN
KEMAHIRAN PROFESIONAL YANG CERMAT DAN SEKSAMA
# WAJIB MELAKSANAKAN TUGASNYA DGN KESUNGGUHAN ATAU
KEPEDULIAN PROFESIONAL
1. KETELITIAN
2. KELALAIAN DAN KETIDAKJUJURAN
PERENCANAAN DAN SUPERVISI YANG CUKUP
# PERENCANAAN PROGRAM KERJA
# SUPERVISI STAFF
PEMAHAMAN SPI KLIEN
# LUASNYA PENGUJIAN
BAHAN BUKTI KOMPETEN YANG MENCUKUPI
# BANYAKNYA BAHAN BUKTI YANG DIKUMPULKAN
MEMERLUKAN PERTIMBANGAN PROFESIONAL
EMPAT STANDAR PELAPORAN
# SAK DAN KONSISTEN