Anda di halaman 1dari 12

Kelompok Mata

Dwi Novianti 1343050014 Yunika 1343050085


Caroline E. 1343050044 Yuyun T. 1343050092
Anis Pratiwi 1343050045 Nurma A. 1343050114
Yenny R. B. 1343050058 Putri Y. 1343050115
Carlos Johan 1343050060 Harry I. L. N 1343050122
Nurmita R. 1343050066 Waliroh K. 1343050108
Cici Cahyati 1343050078 Nadia Sari 1343050126
Athi Dhina N 1343050084 Nindya A. 1343050151
Mata (Occulus/Opthalm) adalah organ penglihatan. Mata
mendeteksi cahaya dan mengubahnya menjadi impuls elektro-
kimia pada sel saraf.
Dalam organisme yang lebih tinggi, mata adalah sistem optik
kompleks yang mengumpulkan cahaya dari lingkungan
sekitarnya, mengatur intensitasnya melalui diafragma,
memfokuskan melalui perakitan yang menyesuaikan lensa
untuk membentuk sebuah gambar, mengkonversi gambar
tersebut menjadi satu himpunan sinyal listrik, dan
mentransmisikan sinyal-sinyal ke otak melalui jalur saraf
kompleks yang menghubungkan mata melalui saraf optik
menuju korteks visual dan area lain dari otak.
ROOT ARTI
Blepharo- Kelopak mata
Core- Pupil mata
Irid- Iris mata
Kerato- Kornea mata
Oculo- Mata
Ophthalm- Mata
Choroid- Koroid
Phaco- Lensa mata
Sklera- Sklera
Konjungtiva- Konjungtiva
Retino- Retina
Istilah Prefix Root Suffix Arti
Penyakit
Keratomalacia - Kerato- (kornea) -malacia Kornea lembek dan
(pelunakan) menonjol
Aphakia A- (tanpa) -Phakia (lensa) - keadaan dimana
mata tidak
mempunyai lensa.
Blefaritis - Blefar- (kelopak -itis (peradangan) peradangan pada
mata) palpebra.
keratokonus - Kerato- (kornea) -konus (kerucut) Perubahan bentuk
(penipisan) kornea
yang terjadi secara
bertahap, sehingga
bentuknya
menyerupai
kerucut.
Endoftalmitis Endo- (didalam) -ftalm- (mata) -itis (peradangan) Peradangan
(karena infeksi)
pada lapisan mata
bagian dalam
Visus: Tajam Penglihatan.
Miosis: Pupil mengecil.
Midriasis: Pupil Melebar.
Presbiopi: Kekuatan akomodasi lensa berkurang
dikarenakan umur.
Miopi: Rabun jauh. Lensa mata terlalu cembung dan sumbu
mata terlalu panjang sehingga bayangan jatuh di depan
retina.
Hipermetropi : Rabun dekat. Lensa mata terlalu pipih dan
sumbu mata terlalu pendek sehingga bayangan jatuh di
belakang retina.
Anisokonia : keadaan dimanan bayangan antara mata kanan
dan kiri berbeda dalam bentuk dan ukuran.
Esotropia : mata juling kedalam.
Eksotropia : mata juling keluar.
Keratitis (kerat: kornea, itis: peradangan) :
peradangan pada kornea .
Skleritis (sklera: sclera, itis: peradangan) :
peradangan pada sclera.
Iritis (iris: iris, itis: peradangan) : peradangan pada
iris.
Konjungtivitis (konjungtiva: konjungtiva, itis:
peradangan) : peradangan pada konjungtiva.
Glaukoma: keadaan dimana tekanan bola mata
(tekanan intraokular) meningkat, dengan gejala
gangguan lapang pandang yang khas.
Phacocele: henia lensa mata.
Phacocystitis: radang kapsula lensa mata.
Retinoblastoma: sel-sel tumor yang tumbuh di
retina.
Retinochoroiditis (retino : retina, choroid:koroid,
itis: peradangan): radang retina dan korod.
Retinomalacia: perlunakan retina.
Retinopapilitis: radang retina dan papila optik.
Retinoschisis: sobeknya retina.
Diplopia: penglihatan kembar/ganda.
Epifora : Keadaan mata selalu meneteskan air
mata. Bisa disebabkan karena produksi yg
berlebihan, bisa juga karena terjadi sumbatan pada
punctum lacrimalis
1. Phaco- Lensa mata
2. Core- Pupil mata
3. Kerato- Kornea mata
4. Irid- Iris mata
5. Sklera Sklera
6. Choroid- Koroid
7. Retino- Retina
1. Retinomalacia
A Rabun Jauh
2. Midriasis
B Perlunakan Retina

3. Keratokonus Radang Retina Dan Papila


C
Optik
4. Visus
D Perlunakan Kornea

5. Miopi
E Penglihatan Yang Tajam

6. Diplopia F Pupil Melebar

7. Retinopapilitis G Penglihatan Kembar/Ganda


Glaukoma Retinoblastoma

Sel Tumor Pada Retina


Peningkatan Tekanan Bola Mata

Afakia
Retinochoroiditis

Keadaan Tidak Ada Lensa


Radang Retina Dan Koroid
Phacocele

Henia Lensa Mata Skleritis


Hipermetropi

Rabun Dekat Radang Sklera

Anda mungkin juga menyukai