Anda di halaman 1dari 23

18 Indikator Kegiatan

Pembinaan Gizi Masyarakat


18 Indikator kegiatan
Pembinaan Gizi Masyarakat
1. Persentase kasus balita gizi buruk yang mendapat perawatan;
2. Persentase balita yang ditimbang berat badannya;
3. Persentase bayi usia kurang dari 6 bulan mendapat ASI Eksklusif;
4. Persentase rumah tangga mengonsumsi garam beriodium;
5. Persentase balita 6-59 bulan mendapat kapsul vitamin A;
6. Persentase ibu hamil yang mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD) minimal 90 tablet selama
masa Kehamilan;
7. Persentase ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK) yang mendapat Makanan Tambahan;
8. Persentase balita kurus yang mendapat makanan tambahan;
9. Persentase remaja puteri mendapat dan mengonsumsi TTD;
10. Persentase ibu nifas mendapat kapsul vitamin A;
11. Persentase bayi baru lahir yang mendapat IMD;
12. Persentase bayi lahir dengan berat badan rendah (berat badan < 2500 gram);
13. Persentase balita mempunyai buku KIA/KMS;
14. Persentase balita ditimbang yang naik berat badannya;
15. Persentase balita ditimbang yang tidak naik berat badannya (T);
16. Persentase balita ditimbang yang tidak naik berat badannya dua kali berturut-turut (2T);
17. Persentase balita di Bawah Garis Merah (BGM);
18. Persentase ibu hamil anemia.
1. Persentase Balita Gizi Buruk yang mendapat perawatan

Kasus Balita Gizi Persentase Balita Gizi


Kasus Balita Gizi
Balita Buruk Mendapat Buruk yang mendapat
Buruk
Perawatan Perawatan
Anak yang Balita dengan Balita gizi buruk yang Proporsi kasus balita gizi
berumur tanda klinis gizi dirawat inap maupun buruk yang mendapat
dibawah 5 buruk dan atau rawat jalan di fasilitas perawatan terhadap
tahun (0-59 indeks Berat kesehatan dan jumlah kasus balita gizi
bulan) badan menurut masyarakat sesuai buruk baru yang
panjang badan dengan tatalaksana ditemukan di suatu
(BB/PB) atau gizi buruk wilayah pada periode
BB/TB dengan tertentu x 100%.
nilai Z score <-3
SD
Data yang dikumpulkan

Jumlah balita gizi buruk


Jumlah kasus gizi buruk
Jumlah balita gizi buruk baru yang ditemukan
baru yang ditemukan
baru yang ditemukan yang dirawat bulan ini
yang membaik atau
bulan ini baik rawat inap
sembuh
maupun rawat jalan

Jumlah kasus gizi buruk Jumlah kasus gizi buruk


baru yang ditemukan lama yang masih
yang meninggal dirawat
2. Persentase Balita yang Ditimbang berat badannya

Baduta Balita S Baduta D Baduta % D/S Baduta

Bayi dan Anak yang Baduta yang Jumah baduta Proporsu baduta yang
anak berada berasal dari yang ditimbangdi ditimbang terhadap
umur 0- dibawah 5 seluruh seluruh posyandu baduta yg berasalh
23 bulan tahun (0- posyandu yang yang melapor di dari seluruh posyandu
29 hari 59 bulan melapor di suatu suatu wilayah yang melapor di suatu
29 hari) wilayah pada pada periode wilayah pada periode
periode tertentu tertentu tertentu x 100%
2. Persentase Balita yang Ditimbang berat badannya

S Balita 24-59 D Balita 24- Persentase D/S S balita 0-59 D balita 0-59
bulan 59 bulan Balita 24-59 bulan bulan 29 hari bulan 29 hari

Jumlah anak Jumlah anak Proporsi anak umur Balita usia 0- Balita 0-59
umur 24-59 umur 24-59 24-59 bulan yang 59 bulan 29 bulan 29 hari
bulan 29 hari bulan 29 hari ditimbang terhadap hari dari yang ditimbang
dari seluruh yg ditimbnag anak umur 24-59 seluruh dari seluruh
posyandu yg dari seluruh bulan yg berasal dari posyandu posyandu yang
lapor di suau posyandu di seluruh posyandu yang melapor melapor di
wilayah pada suatu wilayah yang melapor di suatu di suatu suatu wilayah
periode ttt pada periode wilayah pada periode wilayah pada pada periode
ttt tertentu x 100% periode ttt tertentu

Persentase D/S balita 0-59 bulan :


Proporsi Balita 0-59 bulan 29 hari yang ditimbang dari seluruh posyandu yang
melapor di suatu wilayah pada periode tertentu terhadap Balita usia 0-59 bulan 29
hari dari seluruh posyandu yang melapor di suatu wilayah pada periode tertentu x
100%
3. Persentase Bayi usia kurang dari 6 bulan dapat ASI eksklusif:

Bayi Bayi Umur 6 Bayi yang mendapat Bayi yang mendapat ASI
Umur 0-6 Bulan ASI Ekslusif 0-6 bulan Eksklusif 6 Bulan
bulan

Seluruh Seluruh Bayi Bayi 0-6 bulan yg Bayi umur 6 bulan yg


bayi umur yang mencapai diberi ASI saja tanpa diberi ASI saja tanpa
0 bulan 1 umur 5 bulan 29 makanan atau cairan makanan atau cairan lain
hari hari lain kecuali obat, kecuali obat, vitamin dan
sampai vitamin dan mineral mineral berdasarkan
umur 5 berdasarkan recall 24 recall 24 jam
bulan 29 jam
hari
3. Persentase Bayi usia kurang dari 6 bulan dapat ASI eksklusif:

Bayi Umur 0-6 Persentase Bayi Umur 0- 6 Persentase Bayi umur 6 bulan
bulan yang ada di Bulan yang mendapat ASI yang mendapat ASI Eksklusif
suatu wilayah Eksklusif

Seluruh bayi umur Proporsi bayi mendapat ASI Proporsi bayi mencapai umur 5
0 bulan 1 hari Eksklusif 0-6 bulan terhadap bulan 29 hari mendapat ASI
sampai umur 5 jumlah seluruh bayi umur 0- Eksklusif 6 bulan terhadap
bulan 29 hari 6 bulan yang datang dan jumlah seluruh bayi mencapai
tercatat dalam register umur 5 bulan 29 hari yang
pencatatan/ Buku KIA/ KMS datang dan tercatat dalam
di suatu wilayah pada register pencatatan/ Buku KIA/
periode tertentu x 100% KMS di suatu wilayah pada
periode tertentu x 100%
4. Persentase Rumah tangga mengonsumsi Garam Iodium:
Garam Konsumsi Alat Test Cepat Garam Rumah Persentase Rumah
beriodium Beriodium Tangga Yang tangga yang
Mengonsumsi mengonsumsi
Garam Garam beriodium
Beriodium
Produk bahan Larutan yg digunakan Seluruh Proporsi rumah
makanan yang untuk menguji kandungan anggota tangga yang
komponen iodium dalam garam Rumah Tangga mengonsumsi garam
utamanya secara kualitatif yg dapat yang iodium terhadap
Natrium Klorida membedakan ada/ mengonsumsi jumlah seluruh
(Na Cl) dengan tidaknya iodium dalam garam iodium rumah tangga yang
penambahan garam melalui perubahan diperiksa di satu
Kalium Iodat warna menjadi ungu wilayah pada periode
(KIO3) tertentu x 100%

Frekuensi Pengamatan :
Setiap Feb dan Agustus, Jika dilakukan 1x setahun dilaksanakan pada bulan Agustus (PSG). Jika
dilakukan tiap semester dengan sasaran yg berbeda, cakupan tahunan adalah penjumlahan
dari keduanya
5. Persentase Balita 6-59 bulan mendapat Kapsul vitamin A :

Bayi umur Balita Balita 6- Kapsul Vitamin Persentase balita


6-11 umur 12- 59 bulan A mendapat kapsul Vitamin A
bulan 59 bulan

Bayi umur Balita Balita Kapsul yg Proporsi bayi 6-11 bulan


6-11 bulan umur 12- umur 6-59 mengadung Vit A ditambah proporsi balita 12-
yang ada 59 bulan bulan dosis tinggi yaitu 59 bulan yang mendapat 1
di suatu yang ada di yang ada 100.000 SI untuk kapsul vitamin A pada
wilayah suatu di suatu bayi 6-11 bulan periode 6 (enam) bulan
Kab/ Kota wilayah wilayah dan 200.000 SI terhadap jumlah seluruh
Kab/ Kota Kab/ Kota untuk balita 12- balita 0-59 bulan yang ada di
59 bulan suatu wilayah pada periode
tertentu x 100%

Catatan ;
1. Cakupan tahunan Vitamin A untuk bayi 6-11 bl menggunakan penjumlahan data bulan Februari dan Agustus
2. Cakupan tahunan Vitamin A untuk balita 12-59 bl menggunakan data terendah antara bulan Februari dan Agustus
3. Cakupan tahunan Vitamin A dihitung di Kabupaten/ Kota
6. Persentase Ibu Hamil dapat Tablet Tambah Darah (TTD) minimal 90 tablet

Tablet TTD Program TTD Mandiri Ibu Hamil Persentase ibu


Tambah mendapat Hamil
Darah 90 TTD mendapat 90
(TTD) TTD
Tablet yang Tablet yang TTD atau multi Ibu yang Proporsi ibu
mengandu mengandung 60 vitamin dan selama hamil yang
ng Fe dan mg elemental besi mineral minimal masa mendapat 90
asam folat, dan 0,25 mg asam mengandung kehamilann TTD terhadap
baik yang folat yg disediakan elemental besi ya minimal jumlah sasaran
berasal oleh pemerintah dan asam folat mendapat ibu hamil yang
dari dan diberikan yg diperoleh 90 TTD ada di satu
program secara gratis secara mandiri program wilayah pada
dan kepada ibu hamil sesuai anjuran maupun periode tertentu
mandiri mandiri x 100%
7. Persentase Ibu hamil KEK dapat makanan tambahan

Persentase ibu hamil KEK


Ibu hamil KEK Makanan Tambahan
mendapat makanan tambahan
Ibu hamil Makanan yang dikonsumsi Proporsi ibu hamil KEK yang
dengan lingkar sebagai makanan tambahan mendapatkan makanan tambahan
lengan atas asupan gizi diluar makanan terhadap jumlah ibu hamil KEK
(LilA) < 23,5 utama dalam bentuk yang ada di suatu wilayah pada
cm. makanan tambahan pabrikan periode tertentu x 100%
atau makanan tambahan
bahan pangan lokal

Data Yang Dikumpulkan :


1. Jumlah sasaran ibu hamil yg ada di wilayah tertentu pada bulan ini
2. Jumlah kasus ibu hamil KEK yang ditemukan pada bulan ini
3. Jumlah kasus ibu hamil KEK yang diberikan makanan tambahan pada bulan ini
(dihitung pada saat awal pemberian)
8. Persentase Balita Kurus mendapat MakananTambahan

Balita Kurus Mendapat Makanan Tambahan Persentase Balita


Makanan Tambahan Kurus Mendapat
Makanan Tambahan

Jumlah anak usia 6 bulan o Makanan yang dikonsumsi Proporsi Balita kurus
hari sampai dengan 59 bulan sebagai tambahan asupan zat gizi mendapat makanan
29 hari dengan status gizi kurus diluar makanan utama dalam tambahan selam 90 HMA
(BB/PB atau BB/TB = -3 SD bentuk makanan tambahan teehadap jumlah balita
sampai dengan < -2 SD) yang pabrikan atau makanan kurus di satu wilayah
mendapat makanan tambahan tambahan bahan pangan lokal pada periode tertentu x
selama 90 HMA berturut - yang diberikan 100%
turut.

Data Yang Dikumpulkan :


1. Jumlah seluruh balita kurus yg ada di wilayah tertentu pada bulan ini
2. Jumlah seluruh balita kurus yang ditemukan dan diberikan makanan tambahan
pada bulan ini (dihitung pada saat awal pemberian)
9. Persentase Remaja putri yang mendapat Tablet Tambah Darah (TTD):

Remaja TTD Program TTD Mandiri Remaja Persentase remaja


Puteri Puteri puteri mendapat TTD
mendapat
TTD
Remaja Tablet yang TTD atau multi Jumlah Proporsi remaja puteri
puteri yang mengandung 60 vitamin dan remaja yg mendapat TTD 1
berusia 12- mg elemental besi mineral puteri tablet setiap minggu
18 tahun dan 0,25 mg asam minimal yang dan 1 tablet setiap hari
yang folat yg disediakan mengandung mendapat selama 10 hari masa
bersekolah oleh pemerintah elemental besi minimal 13 haid terhadap jumlah
di SLTP dan dan diberikan dan asam folat butir TTD remaja puteri di suatu
SLTA secara gratis yg diperoleh setiap wilayah pada periode
sederajat kepada remaja secara mandiri bulan tertentu x 100%
puteri sesuai anjuran

1. Frekuensi Laporan : Enam Bulan sekali


2. Pencatatan dihitung pada saat awal pemberian
10. Persentase Ibu nifas mendapat Kapsul Vvitamin A

Ibu Nifas Ibu Nifas Mendapat Kapsul Persentase ibu Nifas


kapsul Vitamin A vitamin A mendapat Kapsul
untuk Ibu Vitamin A
Nifas
Ibu Baru Jumlah ibu Nifas yang Kapsul yang Proporsi Ibu Nifas yang
melahirkan mendapat 2 (dua) kapsul mengandung mendapat kapsul
sampai hari Vit. A, satu kapsul yang Vitamin A Vitamin A terhadap
ke 42 diberikan segera setelah dosis 200.000 jumlah ibu nifas yang
melahirkan dan kapsul SI berwarna ada di suatu wilayah
kedua diberikan setelah merah pada periode tertentu
24 jam setelah x 100%
pemberian pertama
11. Bayi baru lahir yang mendapat Inisiasi Menyusu Dini (IMD) :

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Persentase bayi baru lahir


yang mendapat IMD
Proses menyusu dimulai secepatnya Proporsi bayi baru lahir
segera setelah lahir. IMD dilakukan yang mendapat IMD
dengan cara kontak kulit ke kulit antara terhadap jumlah bayi baru
bayi dengan ibunya segera setelah lahir lahir di suatu wilayah pada
dan berlangsung minimal 1 (satu) jam periode tertentu x 100%
12. Persentase Bayi dengan Berat Lahir Rendah (BBLR):

Bayi dengan Berat Lahir Persentase Bayi BBLR


Rendah (BBLR)

Bayi baru lahir dengan berat Proporsi bayi BBLR terhadap


krang dari 2500 gram jumlah bayi baru lahir disuatu
wilayah pada periode tertentu
x 100%

Frekuensi Pengamatan dan laporan setiap bulan


13. Persentase Balita punya KMS/ Buku KIA:
Balita Buku KIA Kartu Menuju Sehat (KMS) Persentase balita
mempunyai buku
KIA/ KMS
Anak yang Buku yang berisi Kartu yg memuat kurva Proporsi balita
berumur catatn kesehatan ibu pertumbuhan normal anak mempunyai buku
dibawah 5 (hamil ,bersalin dan berdasarkan indeks KIA/ KMS terhadap
tahun (0- nifas) dan anak (bayi antropometri berat badan jumlah balita yang
59 bulan baru lahir, bayi dan menurut umut yg dibedakan ada di suatu
29 hari) anak balita) serta berdasarkan jenis kelamin. wilayah pada
berbagai informasi KMS digunakan untuk periode tertentu x
cara memelihara mencatat berat badan, 100%
dan merawat memantau pertumbuhan
kesehatan ibu dan balita setiap bulan dan
anak sebagai media penyuluhan
gizi dan kesehatan
14. Persentase Balita ditimbang yang naik berat badannya (N):

Balita Balita Ditimbang Berat Badan Naik (N) Persentase balita


(D) ditimbang yg Naik
berat badannya
Anak yang Anak umur 0-59 Hasil penimbangan berat Proporsi Balita yang
berumur bulan 29 hari yang badan dengan grafik berat Naik berat badannya
dibawah 5 ditimbang dari badan mengikuti garis terhadap jumlah balita
tahun (0-59 seluruh posyandu pertumbuhan atau di suatu wilayah pada
bulan 29 yang melapor di kenaikan berat badan periode tertentu x
hari) suatu wilayah pada sama dengan kenaikan 100%
periode tertentu berat badan minimum
atau lebih
15. Persentase Balita ditimbang yang tidak naik berat badannya (T):

Balita Balita Ditimbang Balita Tidak Naik Berat Persentase balita


(D) Badannya (T) ditimbang yg tidak
naik berat badannya

Anak yang Anak umur 0-59 Hasil penimbangan berat Proporsi balita yang
berumur bulan 29 hari badan dengan grafik berat tidak naik berat
dibawah 5 yang ditimbang badan mendatar atau badannya (T) terhadap
tahun (0-59 dari seluruh menurun memotong garis balita yang ditimbang
bulan 29 posyandu yang pertumbuhan dibawahnya pada suatu wilayah
hari) melapor di suatu atau kenaikan berat badan pada periode tertentu
wilayah pada kurang dari kenaikan berat x 100%
periode tertentu badan minimum
16.Balita ditimbang yang tidak naik berat badannya 2 kali
berturut-turut (2T):

Balita Bakita Balita Tidak Naik Berat 2T Persentase


Ditimbang (D) Badannya (T) Balita 2 T

Anak Anak umur 0-59 Hasil penimbangan Balita Proporsi balita


yang bulan 29 hari berat badan dengan ditimbang 2 T terhadap
berumur yang ditimbang grafik berat badan yang tidak balita yang
dibawah dari seluruh mendatar atau menurun naik berat ditimbang
5 tahun posyandu yang memotong garis badannya 2 pada periode
(0-59 melapor di suatu pertumbuhan kali tertentu x
bulan 29 wilayah pada dibawahnya atau berturut- 100%
hari) periode kenaikan berat badan turut (2T)
tertentu. kurang dari kenaikan
berat badan minimum
17. Persentase Balita di Bawah Garis Merah (BGM):

Balita Balita Ditimbang Bawah Garis Merah Persentase Balita


(D) (BGM) BGM

Anak yang Anak umur 0-59 Hasil penimbangan Proporsi balita


berumur bulan 29 hari yang
berat badan dengan BGM terhadap
dibawah 5 ditimbang dari grafik berat badan balita yang
tahun (0-59 seluruh posyandu
berada dibawah garis ditimbang di suatu
bulan 29 yang melapor dimerah kurva wilayah pada
hari) suatu wilayah pada
pertumbuhan anak periode tertentu x
periode tertentu.
yang ada di buku KIA / 100%
KMS
1. BGM dicatat dan dilaporkan sebagai kasus BGM BARU dan BGM
LAMA, untuk perhitungan BGM setahun adalah kumulatif kasus
BGM BARU
2. Ambang Batas untuk BGM yaitu 5%
18. Persentase Ibu hamil anemia:

Ibu Hamil Anemia Persentase Ibu Hamil Anemia

Ibu hamil dengan kadar Hb <11,0 Proporsi ibu hamil anemia terhadap
g/dl yang diperiksa pada saat jumlah ibu hamil yang diperiksa di
Kunjungan Pertama (K1) suatu wilayah pada periode tertentu x
100%

1. Kasus anemia ibu hamil yang dilaporkan setiap bulannya adalah kasus anemia ibu
hamil baru

Anda mungkin juga menyukai