Anda di halaman 1dari 22

Dr.

Teguh Hadian
Alat reproduksi ialah bagian dari tubuh
manusia yang terdiri dari dua macam
yaitu penis dan vagina. Penis terdapat
pada pria dan vagina terdapat pada
wanita.
Sistem reproduksi pada laki-laki terbagi dua
yaitu luar dan dalam.

Struktur luar dari sistem reproduksi pria terdiri


dari penis, skrotum (kantung zakar) dan testis
(buah zakar).

Struktur dalamnya terdiri dari vas deferens, uretra,


kelenjar prostat dan vesikula seminalis.
Alat reproduksi berfungsi untuk
mempertahankan keturunan, atau bisa di
sebut juga untuk menambah keturuan
dalam kehidupan(berkembang biak)
Testis
Epididimis
Vas deferen
Saluran ejakulasi
Uretra
Prostat
Vesikula seminalis
Kelenjar cowper

Mari kita bahas satu persatu


Testis berlokasi di dalam skrotum, Suhu di dalam
skrotum kurang lebih 35,5C.

Pada janin laki-laki, testis tumbuh dekat ginjal kemudian


turun ke skrotum tepat sebelum lahir. Jika tetis tidak
turun secara normal maka disebut

Kriptorkidisme adalah kondisi testis yang gagal turun dan


menyebabkan kemandulan, Kecuali bila testis di bedah
dan di tempat diantara skrotum.
Fungsinya Ialah secara umumnya
merupakan alat untuk memproduksi
sperma dan hormone kelamin jantan
yang di sebut testoteron.
testis dapat memproduksi sperma
apabila kondisi disekitar testis
normal yaitu sekitar 0,5 C dibawah
suhu tubuh manusia normal.
Adalah pipa dengan panjang sekitar 6 meter, yang
berliku-liku , pada permukaan posterior masing -
masing testis.
Dalam epidermis, sperma mengalami maturasi/
pematangan lengkap dan flagelnya mulai berfungsi.
Otot polos pada dinding epidermis akan
menggerakan sperma masuk ke vas deferens.
Fungsinya ialah sebagai tempat penyimpanan
sementara sperma sampai sperma menjadi matang
dan bergerak menuju vas deferens.
Di sebut juga sebagai duktus deferens, vas
deferens memanjang dari epidermis ke dalam
skrotum pada masing-masing sisinya dalam
rongga abdomen melalui kanalis inguinalis.

Fungsi dari vas deferens ialah sebagai


saluran tempat jalannya sperma dari epidermis
menuju kantong semen ( vasikula semilaris ).
Saluran ejakulasi merupakan saluran
pendek yang menhubungkan kantong
semen dengan uretra.

Fungsi saluran ejakulasi ialah untuk


mengeluarkan sperma agar masuk ke
dalam uretra.
Uretra merupakan saluran akhir
reproduksi yang di lalui oleh semen atau
yang memiliki bagian terpanjang yang
tertutup oleh penis.

Fungsinya uretra ialah sebagai saluran


kelamin yang berasal dari kantong semen
dan saluran untuk membuang urin dari
kantong kemih.
Vesikula semilaris atau kantong semen
merupakan kelenjar berkikuk-likuk yang
terletak di belakang kantong kemih.

Dinding vesikula semilaris menghasilkan


zat makanan yang merupakan sumber
makanan sperma.
Kelenjar prostat melingkari bagian atas
uretra dan terletak di bagian bawah
kantong kemih.

Kelenjar prostat menghasilkan getah yang


mengandung kolestrol, garam dan
fosfolipid yang berperan untuk
kelangsungan hidup sperma.
Penis
Skrotum
Penis adalah organ genitalia eksterna . penis terdiri
dari tiga rongga yang berisi jaringan spons.
Dua rongga yang terletak di bagian atas berupa
jaringan spons korpus kavernosa. Satu rongga lagi
berada di bagian bawah yang berupa jaringan
spons korpus spongiosum yang membungkus
uretra.
Pada penis dikelilingi oleh jaringan erektil yang
rongga-rongganya banyak mengandung pembuluh
darah dan ujung-ujung saraf perasa. Bila suatu
rangsangan rongga tersebut terisi penuh oleh darah
maka penis akan menjadi tegang dan mengembang
(ereksi ).
Merupakan kantong yang di dalamnya berisi
testis. Skrotum berjumlah sepasang, yaitu
skrotum kanan dan skrotum kiri.

Di antara skrotum kanan dan kiri di batasi oleh


sekat yang berupa jaringan ikat dan otot polos
( otot dartos ). Otot dartos berfungsi untuk
menggerakan skrotum sehingga dapat
mengerut dan mengendur.
1.Testoteron
2. LH ( Lueteinezing Hormon )
3. FSH (Follicle Stimulating Hormon )
4. Estrogen
5. Hormon Pertumbuhan
1.Hipogonadisme
2.Kriptorkidisme
3.Uretritis
4. Prostatitis
5.Epididimitis
6.Orkitis