Anda di halaman 1dari 15

Hak dan Kewajiban

Dokter, Pasien dan


Rumah Sakit
Dr. dr. Anang Tribowo, SpM (K)
Ketua Komite Medik
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang

Palembang, 20 Februari 2012


Hak dan Kewajiban Dokter
Hak :
1. Memperoleh perlindungan hukum sepanjang melakukan
tugas sesuai dengan standar profesi dan standar
prosedur operasional.

2. Memberikan pelayanan medis menurut standar profesi


dan standar prosedur operasional.

3. Bekerja menurut standar profesi serta berdasarkan


hukum otonomi.

4. Menolak keinginan pasien yang betentangan dengan


peraturan perundang-undangan, profesi dan etika.

5. Menghentikan jasa profesinya kepada pasien apabila


misalnya hubungan dengan pasien sudah berkembang
begitu buruk sehingga kerja sama yang baik tidak
6. Berhak atas privacy.

7. Memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari


pasien atau keluarganya.

8. Berhak atas informasi atau pemberitahuan pertama


dalam menghadapi pasien yang tidak puas terhadap
pelayanannya.

9. Berhak untuk diperlakukan adil dan jujur, baik oleh RS


maupun pasien.

10.Menerima imbalan jasa.


Kewajiban Dokter :

1. Mematuhi peraturan RS sesuai dengan hubungan


hukum antara dokter tersebut dengan RS.
2. Memberikan pelayanan medis sesuai dengan standar
profesi dan standar prosedur operasional serta
kebutuhan medis pasien.
3. Merujuk pasien ke dokter atau dokter gigi lain yang
mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik,
apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan
atau pengobatan.

4. Memberikan kesempatan kepada pasien agar


senantiasa dapat berhubungan dengan keluarga dan
dapat menjalankan ibadah sesuai dengan
keyakinannya.
5. Merahasiakan segala sesuatu yang diketahui tentang
pasien, bahkan setelah pasien itu meninggal dunia.
6. Melakukan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan, kecuali
bila ia yakin ada orang lain bertugas dan mampu melakukannya.

7. Memberikan informasi yang lengkap tentang perlunya tindakan


medik yang bersangkutan serta risiko yang dapat ditimbulkannya.

8. Membuat rekam medis yang baik secara berkesinambungan


berkaitan dengan keadaan pasien.

9. Menambah ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan


berkaitan dengan keadaan pasien.

10. Memenuhi hal-hal yang telah disepakati/perjanjian yang telah


dibuatnya.

11. Bekerjasama dengan profesi dan pihak lain yang terkait secara
timbal balik dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

12. Mengadakan perjanjian tertulis dengan pihak RS.


Hak dan Kewajiban RS
Hak RS :
1. Menentukan jumlah, jenis dan kualitas SDM sesuai
dengan klasifikasi RS.

2. Menerima imbalan jasa pelayanan serta menetukan


remunerasi, insentif, dan penghargaan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.

3. Melakukan kerja sama dengan pihak lain dalam rangka


mengembangkan pelayanan.

4. Menerima bantuan dari pihak lain sesuai dengan


ketentuan peraturan perundang-undangan.
5. Menggugat pihak yang mengakibatkan kerugian.

6. Mendapatkan perlindungan hukum dalam melaksanakan


pelayanan kesehatan.

7. Mempromosikan layanan kesehatan yang ada di RS


sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.

8. Mendapatkan insentif pajak bagi RS publik dan RS yang


ditetapkan RS pendidikan.
Hak dan Kewajiban RS
Kewajiban RS
1. Memberikan informasi yang benar tentang pelayanan RS kepada
masyarakat.
2. Memberi pelayanan kesehatan yang aman, bermutu,
antidiskriminasi, dan efektif dengan mengutamakan kepentingan
pasien sesuai dengan standar pelayanan RS.
3. Memberikan pelayanan gawat darurat kepada pasien sesuai
dengan kemampuan pelayanan.
4. Berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan pada
bencana, sesuai dengan kemampuan pelayanannya.
5. Menyediakan sarana dan pelayanan bagi masyarakat tidak
mampu atau miskin.
6. Melaksanakan fungsi sosial antara lain dengan memberikan
fasilitas pelayanan pasien tidak mampu/miskin, pelayanan gawat
darurat tanpa uang muka, ambulan gratis, pelayanan korban
bencana dan kejadian luar biasa, atau bakti sosial bagi misi
kemanusiaan.
7. Membuat, melaksanakan dan menjaga standar mutu
pelayanan kesehatan di RS sebagai acuan dalam
melayani pasien.
8. Menyelenggarakan rekam medis.
9. Menyediakan saran dan prasarana umum yang layak
antara lain sarana ibadah, parkir, ruang tunggu, sarana
untuk orang cacat, wanita menyusui, anak-anak, serta
lanjut usia.

10. Melaksanan sistem rujukan.


11. Menolak keinginan pasien yang bertentangan dengan
standar profesi dan etika serta peraturan perundang-
undangan.

12. Memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur


mengenai hak dan kewajiban pasien.
13. Menghormati dan melindungi hak-hak pasien.
14. Melaksanaka etika RS.
15. Memiliki sistem pencegahan kecelakaan dan penanggulangan
bencana.

16. Melaksanakan program pemerintah di bidang kesehatan baik


secara regional maupun nasional.
17. Membuat daftar tenaga medis yang melakukan praktik kedokteran
atau kedokteran gigi dan tenaga kesehatan lainnya.
18. Menyusun dan melaksanakan peraturan internal RS (Hospital
Bylaws).

19. Melindungi dan memberikan bantuan hukum bagi semua petugas


RS dalam melaksanakan tugas.
20. Memberlakukan seluruh lingkungan RS sebagai kawasan tanpa
rokok.
Hak dan Kewajiban Pasien
Hak Pasien :
1. Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di RS.
2. Memperoleh informasi hak dan kewajiban pasien.
3. Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi.
4. Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengn standar profesi dan
standar prosedur operasional.
5. Memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari
kerugian fisik dan materi.
6. Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapat.
7. Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginan dan peraturan yang
berlaku di RS.
8. Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang
mempunyai surat izin praktik (SIP) baik didalam RS maupun diluar RS.
9. Mendapatkan provacy dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data
medisnya.
10. Mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tidakan medis, tujuan
tindakan medis, alternatif tindakan, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi,
dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya
pengobatan.
Kewajiban pasien :
1. Mentaati segala peraturan dan tata tertib yang berlaku
di RS.
2. Mematuhi segala instruksi dokter dan perawat dalam
pengobatannya.
3. Memberikan informasi dengan jujur dan selengkapnya
tentang penyakit yang diderita kepada dokter yang
merawat.
4. Melunasi memberikan imbalan jasa atas pelayanan
RS/dokter.
5. Mematuhi hal-hal yang telah disepakati/perjanjian
yang telah dibuat.
Tujuh langkah menuju keselamatan
Pasien RS
1. Bangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien : ciptakan
kepemimpinan dan budaya yang terbuka dan adil.
2. Pimpin dan dukung staf : bangunlah komitmen dan fokus yang kuat
dan jelas tentang keselamatan pasien di RS anda.
3. Integrasikan aktifitas pengelolaan risiko : kembangkan sistem dan
proses pengelolaan risiko, serta lakukan identifikasi dan asesmen hal
yang potensial bermasalah.
4. Kembangkan sistem pelaporan : pastikan staf anda agar dengan
mudah melaporkan kejadian/insiden.
5. Libatkan dan berkomunikasi dengan pasien : kembangkan cara-
cara komunikasi yang terbuka dengan pasien.
6. Belajar dan berbagi pengalaman tentang keselamatan pasien :
dorong staf anda untuk melakukan analisis akar masalah untuk belajar
bagaimana dan mengapa kejadian itu timbul.
7. Cegah cidera melalui implementasi sistem keselamatan pasien :
gunakan informasi yang ada tentang kejadian/masalah untuk melakukan
perubahan pada sistem pelayanan.
Esensi hubungan dokter - pasien

1. Activity passivity : pola hubungan ini seperti pola hubungan antara


orang tua anak yang merupakan pola hubungan klasik sejak profesi
kedokteran mulai mengenai kode etik.

2. Guidance cooperatino : hubungan yang berupa membimbing


kerjasama seperti halnya orang tua dengan remaja.

3. Mutual participation : filosofi pola ini berdasarkan bahwa setiap manusia


memiliki martabat dan hak yang sama.
SEORANG YANG
TIDAK PERNAH MELAKUKAN KESALAHAN
ADALAH
SEORANG YANG
TIDAK PERNAH MELAKUKAN APAPUN

TERIMA KASIH

15