Anda di halaman 1dari 11

ANALISIS JURNAL MANAJEMEN

LOGISTIK KESEHATAN

oleh

Bella Alvionitta Gunawan Putri

NIM 132310101008
Pendahuluan
Rumah sakit merupakan sebuah fasilitas
pelayanan kesehatan yang sangat diperlukan
dalam mendukung penyelenggaraan upaya
kesehatan. Penyelenggaran pelayanan kesehatan
di rumah sakit memiliki karakteristik dan
organisasi yang sangat kompleks. Dalam
penyelenggaraannya rumah sakit membutuhkan
perencanaan finansial, salah satunya adalah
perencanaan obat.

2
Analisis Jurnal
Identitas Jurnal
Judul : Pemanfaatan Data Rekam Medis Pasien Hemodialisa dalam
Perencanaan Kebutuhan Obat Antihipertensi di Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2014
Penulis : Indriani Bungaria, Andajani Woerjandari, dan ignatia Dian Tripitasari
Penerbit: Permata Indonesia
No. : Volume 5, Nomer 2, November 2014

3
Hasil Analisis Jurnal
Jurnal yang diangkat membahas mengenai perencanaan
obat antihipertensi untuk pasien di Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Yogyakarta yang menjalani hemodialisa.
Perencanaan obat sendiri merupakan hal yang sangat
dibutuhkan dan sangat penting dalam pemberian layanan
kesehatan, karena perencanaan kebutuhan obat akan
mempengaruhi pengadaan, pendistribusian dan pemakaian
obat di unit pelayanan kesehatan.
4
Pengelolaan obat di rumah sakit merupakan bagian dari manajemen
logistik. Adapun tujuan dari manajemen logistik tersebut diantaranya
adalah:

Pengaman
Keuangan
Operasional

5
Setelah pemberian terapi, dokter ataupun tenaga kesehatan lainnya harus mencatat
daftar rekam medis pasien dengan tepat. Adapun manfaat penulisan daftar rekam
medis ini tidak hanya untuk memenuhi aspek administrasi, melainkan untuk aspek
finansial yaitu dapat digunakan dalam perencanaan suatu sarana kesehatan
kedepannya. Salah satu perencanaan finansial dalam bidang kesehatan adalah
perencanaan dalam memenuhi kebutuhan obat obatan.

Adapun tujuan dari perencanaan penemuhan kebutuhan obat sendiri adalah agar
ketersediaan obat selalu ada saat dibutuhkan, dalam jumlah yang cukup dan mutu
yang terjamin.

6
Dari hasil penelitian menyatakan bahwa data
rekam medis pasien dengan hemodialisa di
Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta
digunakan dalam perencanaan kebutuhan
obat antihipertensi. Diketahui bahwa
perencanaan obat yang dibuat berdasarkan
data pengeluarakan obat atau resep yang
dilihat dari data rekam medis pasien.

7
Berdasarkan teori terdapat siklus pengelolaan obat dapat dibagi menjadi 4
seperti dibawah ini:

Perencanaan

8
Selain itu ditemukan pula bahwa perencanaan kebutuhan obat di Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Yogyakarta dibuat pertahun, dengan melihat resep atau obat yang
keluar pada tahun sebelumnya (metode konsumsi), serta obat apa yang paling
sering keluar beserta jumlahnya. Berdasarkan hasil penelitian obat yang sering
digunakan untuk pasien dengan hemodialisis adalah obat golongan diuretik.

Metode konsumsi adalah evaluasi terhadap kebutuhan riil periode yang lalu
dibandingkan dengan metode epidemiologi berdasar beban epidemiologi penyakit

9
Tujuan Efisiensi Pengelolaan Obat:
1. Mengurangi beban manajemen dan administratif yang timbul karena inefisiensi
dalam perencanaan
2. Mengurangi pemborosan, penggunaan obat harus selalu berdasarkan prioritas
pelayanan
3. Mengurangi biaya pengelolaan dan investasi obat
4. Menghindari terjadinya kekurangan obat untuk pelayanan
5. Meningkatkan mutu pelayanan medis dan keperawatan

6. Meningkatkan pendapatan rumah sakit melelui penekanan biaya yang


dikarenakan ketidak efisiensian pengelolaan yang baik
10
Terima Kasih

11