Anda di halaman 1dari 19

Humidity & Saturation

(Kelembaban dan Kejenuhan)


Cara menyatakan konsentrasi uap air di udara :
1. Kelembaban relatif (Relatif Humidity =
Kelembaban Nisbi = )
2. Kelembaban Absolut (H = Y) : massa uap air
yang terkandung dalam udara per massa udara
kering.
Tabel
Contoh :
Sebutkan semua sifat yang dapat anda temukan
pada grafik kelembaban dalam satuan AE untuk
udara basah pada suhu bola kering dan suhu
bola basah
Gambar HUmidty
Penjelasan grafik :
Menentukan titik A dari dry-bulb temperature
(90oF) dan wet-bulb temperature (70 oF)
dengan menraik garis ke atas dari TDB = 90oF
kemudian berpotongan dengan garis wet-bulb
pada suhu 70oF dan menarikanya ke kiri
hingga mencapai saturated air line (100%
relative humidity). Dari titik A, ditarik ke arah
kiri sampai dengan garis humidity (H).
Properti yang lain bisa ditentukan setelah titik
A fixed, properti tersebut antara lain :
a) Dew Point
Saat udara pada titik A didinginkan pada tekanan tetap (efeknya
adalah humidity konstan) sehingga mencapai temperature
dimana udara tersebut mulai terkondensasi. Proses ini dapat
diketahui di grafik dengan menarik garis horizontal dari titik A ke
kiri sampai berpotongan dengan saturated air line. Dew point
ditunjukkan pada titik B yaitu pada suhu 60 oF.
b) Relative humidity
Diperoleh dengan menginterpolasi antara garis Relative humidity
30% dan 40%, sehingga dapat ditentukan relative humidity untuk
titik A adalah sekitar 37%.
c) Humidity (H)
Humidity dapat diperoleh dengan menarik garis dari titik A ke
kanan sehingga diperoleh nilai 0.0112 lb H2O/lb udara kering.
d) Humid volume
Melalui interpolasi antara garis humid volume 14.0
ft3/lb dan 14.5 ft3/lb, sehingga diperoleh humid
volume sebesar 14.1 ft3/lb udara kering.
e) Enthalpy
Entalpi untuk udara jenuh pada kondisi wet-bulb
temperature 70 oF adalah 34.1 Btu/lb udara
kering. Deviasi entalpi ditunjukkan pada garis
putus-putus pada gambar 9.7. Pada keadaan
kurang dari udara jenuh, entalpi adalah -0.2 Btu/ lb
udara kering sehingga entalpi udara yang
sesungguhnya pada relative humidity 37% adalah
34.1-0.2 = 33.9 Btu/lb udara kering.
KEJENUHAN PARSIAL DAN KELEMBABAN
Ketika uap adalah uap air dan gas adalah udara,
berlaku istilah kelembaban (Humidity), untuk
gas atau uap lainnya digunakan istilah kejenuhan
(Saturation) .
Kejenuhan Relatif (RS)
Kelembaban Absolut (As) : rasio molm uap
per mol gas bebas uap terhadap mol uap
yang ada per mol gas bebas uap juka
campuran tersebut jenuh sempurna.

jenuh =

Contoh
1. Persen kelembaban absolut udara pada dan
tekanan 750 mmHg (100 kPa) adalah 20%.
Hitunglah :
a. Persen kelembaban relatif
b. Kelembaban
c. Tekanan parsial uap air dalam udara
d. Titik embun udara tsb.
2. Campuran udara dan uap air mempunyai t dry
(suhu bola kering) dan absolut humidity pada 1
atm
Hitung :
a. Persen relatif humidity
b. Molal absolut humidity
c. Tekanan uap air yang terdapat di dalam udara itu
d. Dew point (titik embun)
e. Entalpy
f. Tweb (suhu bola basah)
Contoh1.

. Berapa kalor yang harus ditambahkan per


meter kubik udara basah awal dan berapa titik
embun akhir udara tersebut.
Contoh 2.
Anda diminta untuk merancang ulang menara
pendingin air yang mempunyai sebuah blower
dengan kapasitas 8,30 x udara basah (pada dan
suhu bola basah
Udara buangan keluar pada dan bola basah .
Berapa banyak air yang dapat didinginkan dalam
lb per hr jika air yang akan didinginkan tidak di
daur ulang masuk menara pada dan
meninggalkan menaras pada
TUGAS
1. Zat warna yang mengandung air 10 % akan
dikeringkan menjadi kadar air 0,5 %dengan cara
dimasukkan secara kontinyu kedalam alat pengering
yang dialirkan berlawanan arah dengan udara sebagai
pengeringnya. Kecepatan zat warna masuk1000
lb/j.Udara pengering masuk pada tekanan 760 mmHg,
suhunya 140 0F . Udara ini mengandung air 10 %
Humidity dan keluar dari alat pengering mempunyai
suhu 95 0F, tekanan 760 mmHg dan 70 % Humidity.
Berapa kecepatan udara masuk.