Anda di halaman 1dari 21

Hidronefrosis bilateral

OLEH
Rahmatul Dwi Hutriawan
Rauzia Azalia
Fristia Ritri Wulandari

Pembimbing:
dr. Jufriady Ismi, Sp.U
PENDAHULUAN

PREVALENSI
LAPORAN KASUS
Nama : Tn. H
Umur : 55 th
Jenis Kelamin : Laki-laki
Suku : Aceh
Agama : Islam
Pekerjaan : pedagang
Status : Menikah
Alamat : Lhoksumawe
CM : 1-00-35-47
Tanggal Pemeriksaan : 17 Juli 2017
ANAMNESIS
KU : Nyeri di pinggang kanan dan kiri
RPS :
Pasien datang ke poliklinik urologi
dengan keluhan nyeri pinggang yang Keluhan ini telah dirasakan pasien sejak tahun
menyebar sebelah kanan dan kiri . Hal 1993 dan semakin memberat hingga tahun
ini dialami pasien 2 bulan yang lalu. 2013. Pada tahun 2013 pasien dioperasi untuk
Pasien juga mengeluh frekuensi BAK pengangkatan batu gInjal (nefrolitiasis)
meningkat dan tidak puas. Riwayat
BAK berpasir (+), riwayat kencing
berdarah (+).
ANAMNESIS

RPD RPK RPO RKS


Pasien memiliki Tidak ada Pasien Merokok (-), alkohol
riwayat DM, keluarga yang mengkonsumsi (-)
Hipertensi, memiliki keluhan obat DM
dislipidemia, dan yang sama seperti (glibenclamid
as.urat sejak pasien. dan metformin)
tahun 2013
VITAL SIGN

Compos 130/7
84 kali 20kali/
Mentis, 0 36,70C
/menit menit
E4V5M6 mmHg
PEMERIKSAAN FISIK

Kepala : Normochepali
Wajah : dalam batas normal.
Mata : Konjungtiva Palpebra Inferior Pucat (-/-),
Sklera Ikterik (-/-), mata cekung (-/-)
Telinga : Normotia
Hidung : NCH (-), sekret (-/-).
Mulut : Bibir kering (-), Sianosis (-), lidah kotor (-)
Tonsil Hiperemis (-)
Leher : TVJ R-2 cmHg, Pembesaran KGB (-)
PEMERIKSAAN FISIK

- THORAX :
I : Simetris, Retraksi supraklkavikular (-), retraksi intercostal (-).
P : sfka=sfki
P : sonor/sonor
A : Vesikuler (+/+), Rhonki (-/-), Wheezing (-/-)
- JANTUNG :
I : ictus cordis terlihat
P : ictus cordis teraba di ics 5 midclavicula sinistra
A : BJ I > BJ II, Reguler (+), Bising Jantung (-)
- ABDOMEN
I : distensi abdomen (-)
P : Nyeri tekan (-), undulasi (-) H/L /R tidak teraba
P : timpani (+)
A : Peristaltik (+)
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Jenis Pemeriksaan 5/7/2017 15/7/2017 Nilai Rujukan

Hemoglobin 11,1 9,4 12,7 18,7 g/dL


Hematokrit 32 25 53-63 %
Eritrosit 4 3,3 4,4-5,8 x 106/mm3
Leukosit 9,7 6 5-21 x 103/mm3
Trombosit 186 134 150-450 x 103/mm3
Eosinofil 8 8 06%
basofil 1 1 02%
N. Batang 0 0 2 6%
N. Segmen 60 70 50 70 %
Limfosit 18 13 20-40%
Monosit 13 8 2-8%
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Jenis Pemeriksaan 5/7/2017 15/7/2017 Nilai Rujukan
CT 2 1-7 menit
BT 7 5-15 menit
HbsAg Negatif Negatif
Kolesterol total 204 <200mg/dl
Kolesterol HDL 31 >60 mg/dl
Kolesterol LDL 131 <150 mg/dl
Trigliserida 200 <150 mg/dl
Kadar gula darah 127
sewaktu
GDP 165 60-100 mg/dl
GD2PP 205 100-140mg/dl
Natrium (Na) 125 132-147 mmol/L
Kalium (K) 4,4 3,6 6,1 mmol/L
Klorida (Cl) 98 95-116 mmol/L
Ureum 160 13-43 mg/dl
Creatinin 21,60 18,2 0,51-0,95 mg/dl
DIAGNOSIS

-Hidronefrosis bilateral
-Susp.batu ureter bilateral
-CKD
-Hipertensi
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
DEFINISI

Hidronefrosis merupakan dilatasi pelviks,


kaliks dan ginjal yang terjadi akibat adanya
obstruksi. Obstruksi terjadi pada aliran
normal urin sehingga urin balik
mengakibatkan tekanan pada ginjal
meningkat
ETIOLOGI

Batu
Jaringan parut ginjal/ureter
Hipertrofi prostat
Kelainan kongenital uretra
Penyempitan uretra
Pembesaran uterus pada kehamilan
MANIFESTASI KLINIS

Asimtomatik pada beberapa pasien


Nyeri dan pembengkakan di daerah
ginjal
Demam dan menggigil jika terjadi infeksi
Kolik
MANIFESTASI KLINIS

Jika terjadi pada kedua ginjal maka tanda


dan gejala gagal ginjal kronik akan
muncul, seperti:
1. Hipertensi
2. Pruritis
3. Anoreksia, mual, muntah, cegukan
4. Gagal jantung kongestif
PATOFISIOLOGI
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Beberapa prosedur dapat digunakan untuk


menunjang diagnosis hidronefrosis:
Ultrasonografi (USG)
Pyelografi Intravena (IVP)
CT Scan
Laboraturium ( urinalisis, dan
peningkatan kadar kretinin)
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Ada 4 grade yang dapat di nilai dari


gambaran radiologi dari hasil USG:
1. Hidronefrosis derajat 1 ( blunting)
2. Hidronefrosis derajat 2 ( flattening)
3. Hidronefrosis derajat 3 ( clubbing)
4. Hidronefrosis derajat 4 ( ballooning)
TATALAKSANA
Terima Kasih