Anda di halaman 1dari 36

KRITERIA PEMBENTUKAN

UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH

S U M A T E R A K A L IM A N T A N

IR IA N J A Y A

J A V A

DIREKTORAT JENDERAL OTONOMI DAERAH


KEMENTERIAN DALAM NEGERI
WAJIB
TIDAK BERKAITAN DENGAN PILIHAN
PELAYANAN DASAR
BERKAITAN DENGAN
PELAYANAN DASAR 1. Tenaga kerja;
2. Pemberdayaan perempuan dan
perlindungan anak;
3. Pangan; 1. Kelautan Dan
1. Pendidikan; 4. Pertanahan;
2. Kesehatan; 5. Lingkungan hidup;
Perikanan;
3. Pekerjaan Umum 6. Administrasi kependudukan dan 2. Pariwisata;
pencatatan sipil;
dan penataan 7. Pemberdayaan masyarakat dan 3. Pertanian;
ruang desa; 4. Kehutanan;
4. Perumahan rakyat 8. Pengendalian penduduk dan 5. Energi Dan
dan kawasan keluarga berencana; Sumberdaya
9. Perhubungan;
pemukiman; Mineral;
10. Komunikasi dan informatika;
5. Ketentraman, 11. Koperasi, usaha kecil, dan menengah; 6. Perdagangan;
ketertiban umum 12. Penanaman modal; 7. Perindustrian;
13. Kepemudaan dan olah raga;
dan perlindungan Dan
14. Statistik;
masyarkat; 15. Persandian; 8. Transmigrasi.
6. Sosial 16. Kebudayaan;
17.Perpusatakaan; dan
Pasal 12
18.kearsiapan
URUSAN
PEMERINTAHAN
URUSAN
URUSAN
WAJIB &
TIDAK SETIAP PENUNJANG
PILIHAN URUSAN Perencanaan,
Keuangan,
DIBENTUK DALAM Kepegawaian,
Diklat,dan
ORGANISASI Litbang

TERSENDIRI
Diwadahi dalam Diwadahi dalam
DINAS BADAN

UPT DINAS UPT BADAN


PELAKSANA FUNGSI DINAS/BADAN

DINAS/BADAN
DINAS/BADAN

CABANG
CABANG DINAS
DINAS UPT
UPTDINAS/BADAN
DINAS/BADAN

melaksanakan Urusan melaksanakan kegiatan teknis


Pemerintahan bidang pendidikan operasional dan/atau kegiatan
dan Urusan Pemerintahan yang teknis penunjang tertentu.
hanya diotonomikan kepada bersifat mandiri dan mendukung
Daerah provinsi tugas teknis tertentu dari satu atau
tidak mempunyai unit organisasi lebih fungsi Dinas/Badan.
terendah, kecuali sekretariat.

4
UPTD

Organisasi yg melaksanakan kegiatan


PENGERTIAN teknis operasional dan/atau kegiatan
teknis penunjang tertentu pada dinas atau
badan daerah.

Pembentukannya ditetapkan:
untuk Prov. Dgn Peraturan Gubernur setelah
dikonsultasikan dengan Menteri, dan
untuk Kab./Kota dengan peraturan Bupati/Walikota
setelah dikonsultasikan dgn Gubernur.
Konsultasi dilengkapi dokumen:
1. Kajian akademis perlunya pembentukan UPTD
2. Analisis rasio belanja pegawai
UPTD

Berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas atau


KEDUDUKAN kepala Badan sesuai dengan bidang urusan pemerintahan atau
penunjang yang diselenggarakan

melaksanakan kegiatan teknis operasional dan/atau


FUNGSI kegiatan teknis penunjang tertentu

KELAS A: DIBENTUK APABILA


1.Lingkup tugas dan fungsinya meliputi dua fungsi atau lebih pada dinas/badan
yang Wilayah kerja lebih dari 1 kab/kota (untuk prov) dan lebih dari 1
Kecamatan (untuk Kab/Kota)
2.Jumlah jam kerja efektif 15.000 atau lebih jam kerja per tahun (Utk Prov) dan
10.000 atau lebih jam kerja efektif per tahun (utk Kab/Kota)
KLASIFIKASI
KELAS B: DIBENTUK APABILA
1. Lingkup tugas dan fungsinya hanya 1 (satu) fungsi pada dinas/badan
atau Wilayah kerjanya hanya 1 (satu) kabupaten/kota (utk Prov) dan 1
(satu) kec (utk Kab/kota)

2. Jumlah jam kerja efektif antara 6000 s/d kurang dari 15.000 jam/th
(utk Prov) dan 5.000 s/d kurang dari 10.000 jam/th (utk Kab/Kota).
RUANG LINGKUP TUGAS TEKNIS
UPTD
DOKUMEN
PEMBENTUKAN
UPT

DOKUMEN KAJIAN:
1.Kajian
akademis perlunya
Analisis
pembentukan UPTD
2.Analisis Beban Kerja UPT
rasio
belanja
pegawai
1. UPTD Kelas A
2. UPTD Kelas B
KRITERIA PEMBENTUKAN

1. melaksanakan kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan


teknis penunjang tertentu dari urusan Pemerintahan yg bersifat
pelaksanaan dan menjadi tanggung jawab dari dinas/badan
instansi induknya.

2. Dalam rangka menyediakan barang dan/atau jasa yg diperlukan


oleh masyarakat dan/atau oleh perangkat daerah lain yg
berlangsung secara terus menerus;

3. memberikan kontribusi dan manfaat langsung dan nyata kepada


masyarakat dan/atau dalam penyelenggaraan pemerintahan;

4. tersedianya sumber daya yang meliputi pegawai, pembiayaan,


sarana dan prasarana;

5. tersedianya jabatan fungsional teknis sesuai dengan tugas dan


fungsi UPT yang bersangkutan;

6. memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam


melaksanakan tugas teknis operasional tertentu dan/atau tugas
teknis penunjang tertentu;

7. memperhatikan keserasian hubungan antara Pemerintah Propinsi


dengan Pemerintah Kabupaten/kota.
NO KRITERIA INDIKATOR KETERANGAN
1 Melaksanakan kegiatan 1. Kegiatan yang merupakan 1. Cek Sub Urusan yang menjadi
teknis operasional atau pelaksanaan urusan yang Rujukan
kegiatan teknis penunjang menjadi kewenangan 2. Proses perumusan kebijakan
tertentu daerah mulai dari, perumusan masalah,
2. Bukan merupakan pengumpulan data, analisis data,
kegiatan perumusan perumusan alternative kebijakan,
kebijakan dan evaluasi kebijakan.
3. Bukan merupakan
kegiatan lintas SKPD

2 Penyedian barang atau 1. Barang atau jasa yang 1. Cantumkan bentuk dan jenis
jasa yang diperlukan diberikan bersifat konkrit barang/jasa yang dihasilkan oleh
masyarakat atau dan terukur; UPT yang akan dibentuk.
perangkat daerah lain 2. Penyediaan barang dan 2. Uraian tentang Frekunsi dan
jasa diperlukan secara penerima barang/jasa yang
terus menerus. dihasilkan.
3. Contoh Rumah Potong Hewan
4. Contoh Pengelolaan sampah, air
limbah.
NO KRITERIA INDIKATOR KETERANGAN
3 Memberikan 1. Layanan kepada masyarakat 1. Perbedaan Jarak dan waktu antara
kontribusi dan menjadi lebih dekat, murah lokasi UPT dengan dinas
manfaat langsung dan cepat. 2. Uraian tentang resiko yang diteri
dan nyata kepada 2. Layanan yang diberikan UPT masyarakat jika barang/jasa
masyarakat tersebut merupakan layanan tersebut tidak di produksi oleh
dan/atau dalam pemerintah yang dibutuhkan UPT.
penyelenggaraan oleh masyarakat, sehingga 3. Uraian tentang daftar BUMN dan
pemerintahan apabila tidak tersedia akan BUMD beserta bisnis utamanya.
mengganggu kehidupan
masyarakat atau
penyelenggaraan pemerintah;
3. Layanan yang diberikan belum
disediakan oleh BUMN, BUMD,
SWASTA, atau Penyedia
lainnya.
NO KRITERIA INDIKATOR KETERANGAN
4 Tersedianya sumber daya 1. Pegawai yang akan 1. Jumlah pegawai yang akan
yang meliputi pegawai, ditempatkan pada UPT tidak ditempatkan pada UPT beserta
pembiayaan, sarana dan mengakibatkan terganggunya asal unit kerjanya dan jumlah
prasarana. kinerja unit-unit organisasi pegawai pada unit kerja asal.
yang lain 2. Rasio belanja pegawai terhadap
2. Tidak menambah pegawai APBD sebelum dan sesudah
baru baik PNS ataupun terbentuk UPT.
Honorer 3. Nama gedung yang akan
3. Belanja Pegawai dan biaya digunakan oleh UPT dan
operasional kantor tidak dilampirkan foto gedung.
mengurangi balanja publik
4. Tersedianya sarana dan
prasarana kerja berupa kantor
dan peralengkapannya.

5 Memiliki Standar Dukomen SOP sudah Nomor dan Judul SOP yang berkaitan
Operasional Prosedur ditandatangani oleh kepala dengan pelaksanaan tugas UPT
(SOP) dalam perangkat daerah
melaksanakan tugas
teknis operasional
tertentu dan/atau tugas
teknis penunjang
tertentu.
NO KRITERIA INDIKATOR KETERANGAN

6 Memperhatikan Tidak melaksanakan kegaiatan


keserasian hubungan yang menjadi kewenangan
antara Pemerintah kabupaten/kota serta tidak
Provinsi dengan tumpang tindih dengan
pemerintah kegiatan kabupaten/kota
Kabupaten/Kota.

7 Tersedianya jabatan Terdapat tenaga teknis yang Jenis tenaga teknis yang
fungsional teknis sesuai diperlukan untuk melaksanakan dipersaratkan dan nama pegawai
dengan tugas dan fungsi kegiatan pada UPT tersebut beserta bukti keahlian yang dimiliki
UPTD yang sesuai dengan standar sesuai dengan keahlian yang
bersangkutan. kompetensi yang berlaku. dipersyaratkan.
CHECK LIST EVALUASI UPT KAB/KOTA

No INDIKATOR ALAT UJI VALIDITAS KESIMPULAN


1 Kewenangan Daerah Lamp UU 23/2014
2 Bukan merupakan kegiatan lihat Hasil Kerja
perumusan kebijakan Dlm Kajian
3 Bukan merupakan kegiatan lintas Lihat Hasil Kerja
SKPD dan Kewenangan
4 Memerlukan arahan, pengaturan lihat Hasil Kerja
dan pembagian kerja, Dlm Kajian
pengawasan dan/atau
pengambilan keputusan dalam
pelaksanaannya
5 Barang atau jasa yang diberikan lihat Hasil Kerja
bersifat konkrit dan terukur baik Dlm Kajian
barang kolektif maupun barang
individu
6 Penyediaan barang dan jasa Lihat Frekuensi
diperlukan secara terus menerus dan Volume
Produk Layanan
CHECK LIST EVALUASI UPT KAB/KOTA

No INDIKATOR ALAT UJI VALIDITAS KESIMPULA


N
7 Layanan kepada masyarakat Bandingkan Waktu
menjadi lebih dekat, murah dan dan Biaya Layanan
cepat
8 Layanan yang diberikan UPT Cek Akibat Jika
tersebut merupakan layanan Layanan Itu Tdk
pemerintah yang dibutuhkan oleh ada
masyarakat atau penyelenggara
pemerintahan
9 Layanan yang diberikan belum Cek Fungsi
disediakan oleh BUMN, BUMD, Layanan Publik
SWASTA, atau Penyedia lainnya atau Layanan
Privat
10 Pegawai yang akan ditempatkan Cek Jumlah
pada UPT tidak mengakibatkan Pegawai Pada Unit
terganggunya kinerja unit-unit Kerja Yang
organisasi yang lain Pegawainya
ditugaskan ke UPT
CHECK LIST EVALUASI UPT KAB/KOTA

No INDIKATOR ALAT UJI VALIDITAS KESIMPULAN


12 Belanja Pegawai dan biaya Cek Rasio Belanja
operasional kantor tidak Pegawai dengan
mengurangi balanja publik Belanja Nonpegawai
13 Tersedianya sarana dan Cek Daftar Sarana
prasarana kerja berupa kantor Yang Akan
dan peralengkapannya Digunakan
14 Dukomen SOP sudah Cek No SK KDH ttg
ditandatangani oleh kepala SOP
perangkat daerah
15 Tidak melaksanakan kegaiatan Lampiran UU
yang menjadi kewenangan 23/2014
Provinsi
16 Terdapat tenaga teknis yang Cek Tenaga Teknis
diperlukan Yang dibutuhkan dan
nama tenaga yang
tersedia beserta
latar belakang
pengalaman
SUSUNAN ORG UPTD PROVINSI KELAS A DAN KELAS B

KEPALA
KEPALA KEPALA
KEPALA

SUBBAG
SUBBAGTU
TU SUBBAG
SUBBAGTU
TU

22 SEKSI
SEKSI JAFUNG
JAFUNG

JAFUNG
JAFUNG
PETA JABATAN UPT PROVINSI

Kelas A: Kelas B:
1.Kepala UPTD 1.Kepala UPTD
2.Kasubbag TU 2.Kasubbag TU
3.Kepala Seksi 3.Pelaksana
4.Pelaksana 4.Jabatan Fungsional
5.Jabatan
Fungsional Jumlah jam kerja
efektif Lebih dari
Jumlah jam kerja 6.000 s.d 15.000 jam
efektif > 15.000 jam kerja per tahun
kerja per tahun
HUBUNGAN ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN
KLASIFIKASI UPTD KAB/KOTA

Kelas A:
1.Lingkup tugas dan fungsinya meliputi dua
bidang fungsi dinas/badan atau Wilayah
kerja lebih dari 1 kecamatan
2.Jumlah jam kerja efektif 10.000 jam kerja
per tahun
Kelas B:

1. Lingkup tugas dan fungsinya hanya 1 bidang fungsi dinas/badan


2. Wilayah kerjanya hanya 1 kecamatan
3. Jumlah jam kerja efektif antara 3750 s/d kurang dari 10.000 jam
per tahun.
SUSUNAN ORG UPTD KABUPATEN /KOTA KELAS A
DAN KELAS B

KEPALA
KEPALA KEPALA
KEPALA

SUBBAG
SUBBAGTU
TU

JAFUNG
JAFUNG JAFUNG
JAFUNG
BEBAN KERJA

Bobot pekerjaan yang dikaitkan


pada volume kerja pegawai/ unit
organisasi dengan norma waktu
penyelesaian pekerjaannya yang
dinyatakan dalam jumlah satuan
pekerjaan.
ANALISIS BEBAN KERJA

Suatu teknik manajemen yang dilakukan


secara sistematis untuk memperoleh
informasi mengenai tingkat efektivitas dan
efisiensi kerja organisasi berdasarkan
volume kerja.
Aspek yang dianalisis

Analisis
Beban Kerja

Uraian Volume Kerja,


tugas/Rincian Norma Waktu,
kegiatan Jabatan dukungan Tekno-
Struktural dan logi dan Jumlah
Fungsional Pegawai
MENGUMPULKAN DATA BEBAN
KERJA UPTD

1. TUGAS POKOK
2. FUNGSI
3. OUTPUT LAYANAN
4. TARGET LAYANAN
5. PEKERJAAN-PEKERJAAN YANG
DILAKSANAKAN/RINCIAN TUGAS