Anda di halaman 1dari 32

INTERAKSI PARTIKEL BERMUATAN

Partikel berat yang bermuatan seperti proton, deutron dan partikel afa kehilangan
energinya ketika melalui materi terutama oleh interaksi listriknya dengan elektron
atomic.
Laju dE/dx sebuah partikel berat bermuatan ze dan berkelajuan v mengalami
keilangan energy dalam penyerapan yang bernomor atomic Z yang mengandung
N atom persatuan volume yang energy ionisasinya I, menyatakan massa
diam.
=
INTERAKSI PARTIKEL BERMUATAN
Untukpartikel yang berkelajuan kurang dari 0,6c suku relativistik
yang mengandung v/c hamper saling meniadakan. Karena factor
1 20 2
berubah lebih cepat terhadap v daripada , laju kehilangan
2
energi -de/dx mula-mula menurun terhadap naiknya energy hamper
seperti 1/e. Ketika v mendekati c, laju kehilangan energy mulai
bertambah dengan bertambahnya energi de/dx memiliki nilai minimum
sekitar 30 , dengan 0 menyatakan energy diam dari partikel
datang.
INTERAKSI PARTIKEL BERMUATAN
INTERAKSI PARTIKEL BERMUATAN
Partikel berlawanan yang energy awalnya E memiliki jangkauan dalam material
tertentu,

0
= /
Jangkauan patikel diberi spezifikasi menurut massa per satuan luas dari penyerap
yang diperlukan untuk menghentikan pertikel yang besarnya sama denganr, dengan
menyatakan penyerapnya.
Radiasi cerenkov
Walaupun partikel tidak bisa lebih cepat dari c, kelajuan cahaya dalam ruang hampa,
sebuah partikel dapat lebih cepat dari c/n, kelajuan cahaya dalam zat yang memiliki indeks bias n.
Ketika partikel bermuatan menembus suatu zat pada kelajuan yang melebihi c/n, kerucut cahaya
terpancar dalam proses yang sama yang pada saat itu kapal menimbulkan busur gelombang ketika
kapal itu meluncur pada air pada kelajuan yang lebih besar daripada kelajuan gelombang air.
Gelombang cahaya ini merupakan radiasi cerenkov
Gambar 14.3. Efek cerenkov. Sudut dari kerucut radiasi tergantung pada kelajuan partikel
dan dapat dipakai untuk menentukannya.
PENYERAPAN SINAR-GAMMA
Sinar gamma yang biasanya disimbolkan dengan merupakan radiasi gelombang elektromagnetik
dengan frekuensi tertinggi (panjang gelombang terpendek). Sinar dihasilkan dari interaksi-interaksi
antarpartikel subatomic yang mekanismenya dapat terjadi secara alami maupun buatan. Secara alamiah
sinar dihasilkan dari peristiwa peluruhan radioaktif.
Ketika melewati suatu material, maka foton sinar gamma akan berinteraksi dengan material melalui
proses efek fotolistrik, efek compton dan produksi pasangan. Proses atenuasi sinar saat melewati
absorber yang mempunyai ketebalan x dinyatakan dengan hukum lambert:

I = IO
Hukum lambert dapat dinyatakan juga dengan persamaan :

I = IO = IO
DETEKTOR PARTIKEL
ALAT YANG DIGUNAKAN UNTUK MENDETEKSI IONISASI YANG DITIMBULKAN
FOTON ATAU PARTIKEL BERMUATAN ADALAH KAMR IONISASI DAN PENCACAH
GEIGER.

KEDUANYA MERUPAKAN TABUNG BERISI GAS DENGAN ELEKTRODE YANG DAPAT


MENARIK ELEKTRON DAN ION SEHINGGA MENIMBULKAN PULSA TEGANGAN
PADA RANGKAIAN LUAR.
Gambar 2.3
Detektor berisi gas jenis yang dipakai sebagai
kamar ionisasi, alat pencacah Geiger
Dalam kamar ionisasi, tegangan terpasang rendah dan pulsa keluarannya merupakan
ukuran jumlah ionisasi yang terbentuk. Dalam pencacah geiger, tegangan terpasangnya cukup
tinggi sehingga ion memperoleh cukup energi untuk menimbulkan runtunan ionisasi selanjutnya.
Hasinya ialah pulsa keluaran yang besar yang sama untuk setiap foton atau partikel yang masuk.

Pencacah kelip

Berlandaskan pemancaran cahaya oleh zat tertentu bila terkena radiasi ionisasi. Cahaya
yang terpancar ditangkap tabung pengganda foto yang memperkuat keluaran awal fotoelektron
dari katoda yang sesuai dengan pemancaran sekunder elektron pada setiap dinode secara
beruntun.
Gambar 2.4
Bagian penting pencacah kelipan. Pengkelipnya dapat berbentuk zat padat plastik
atau kristaline atau zat cair. Banyaknya dinode dalam tabung pengganda foto
dapat mencapai 10 atau lebih, dengan masing-masing dinode beberapa ratus
volt lebih tinggi potensialnya daripada dinode sebelumnya.
DETEKTOR SEMIKONDUKTOR

MEMANFAATKAN KENYATAAN BAHWA LAPISAN TIPIS PADA KEDUA SISI SAMBUNGAN P-N KEKURANGAN MUATAN
PEMBAWA.

DETEKTOR SEMIKONDUKTOR BAIK UNTUK PENGUKURAN ENERGI, KARENA RESPONSENYA LINEAR DAN DAYA PISAH
ENERGINYA BAIK SEKALI HANYA 2,8 EV DIPERLUKAN UNTUK MENIMBULKAN PASANGAN ELEKTRON-LUBANG DALAM
GERMANIUM DAN 3,5 EV UNTUK PENCACAH KELIP.

DETEKTOR NEUTRON

NEUTRON DAPAT DIDETEKSI WALAUPUN NEUTRON TIDAK MENIMBULKAN IONISASI LANGSUNG. MISALNYA,

PENCACAH YANG VOLUME PEKANYA MENGANDUNG BANYAK HIDROGEN DAPAT MEMBERI TANGGAPAN TERHADAP NEUTRON

CEPAT MELALUI IONISASI YANG DITIMBULKAN OLEH PROTON YANG HENDAK MUNDUR SETELAH TERJADI TUMBUKAN

DENGAN NEUTRON.
KAMAR GELEMBUNG

DALAM KAMAR GELEMBUNG LEBIH COCOK UNTUK MEMANASKAN CAIRAN TERTENTU HINGGA DIATAS

TEMPERATUR DIDIH NORMALNYA, TEKANANNYA DIBUAT CUKUP TINGGI UNTUK MENJAGA AGAR TETAP

DALAM KEADAAN CAIR.

EMULSI NUKLIR

MERUPAKAN EMULSI FOTOGRAFIK YANG MEMPUNYAI KANDUNGAN PERAK TINGGI YANG


DILAPISKAN TEBAL PADA SEKEPING GELAS.

KARENA KERAPATANNYA TINGGI, MURAH, KOKOH DAN TAK RUMIT EMULSI INI PADA SUATU
WAKTU DIPAKAI SECARA LUAS DALAM PENELITIAN NUKLIR DAN PARTIKEL - ELEMENTER.
KAMAR LATU

KAMAR LATU (KAMAR SPARK) TERDIRI DARI SEJUMLAH KEPING LOGAM SEJAJAR DALAM KAMAR YANG

BERISI GAS MULIA SEPERTI NEON. TEGANGAN TINGGI DIPASANG ANTARA MASING-MASING PASANGAN

KEPING. JIKA PARTIKEL BERMUATAN MELALUI KAMAR ITU, LATU TERJADI SEPANJANG LINTASAN ION YANG

DITIMBULKAN OLEH PARTIKEL ITU KARENA BERTAMBAHNYA KONDUKTIVITAS GAS


KELUARGA PARTIKEL
LEPTON Partikel elementer paling sederhana secara alamiah, dengan
tidak terdapat petunjuk adanya struktur internal. Partikel
ini hampir mendekati partikel titik.

P.A.M Dirac pada tahun 1928 mendapatkan persamaan gelombang untuk


partikel bermuatan dalam medan elektromagnetik. Ketika massa dan
muatan elektron hasil pengamatan dimasukkan dalam solusi yang sesuai
dari persamaan, momentum sudut elektron didapatkan h (spinnya
) dan momen magnetiknya didapatkan eh/2m.

Positron adalah elektron positif yang biasa disebut antipartikel


dari elektron. Antipartikel dari suatu partikel memiliki massa, spin
dan umur yang sama. Hubungan materi dengan antimateri saling
menghancurkan satu sama lain.
NEUTRIO DAN ANTINEUTRIO
Perbedaan antara neutrio dan antineutrio adalah spin neutrio
berlawanan dengan arah geraknya.
Spin neutrio berlawanan dengan putaran jam. Spin antineutrio
arahnya sama dengan arah gerak.
Neutriobergerak melalui ruang seperti selrup putar-kiri,
sedangkan antineutrio seperti selrup putar-kanan.
Karena peluruhan muon relatif lambat seperti semua lepton,
muon tidak terpengaruh oleh interaksi nuklir kuat, muon dapat
menembus jumlah materi yang cukup banyak. Senagian besar
partikel sekunder sinar kosmik pada permukaan laut adalah
muon. Umur muon cukup panjang, sehingga muon negatif bisa
sementara menggantikan elektron atomik membentuk atom
muonik
HADRON
Hadron adalah partikel elementer yang mengalami interaksi kuat dan lemah, menempati ruang, memiliki diameter
yang sedikit lebih besar dari lepton (1 fm = 10-15 m).
Hadron merupakan meson partikel spin 0 yang massa diamnya terletak antara proton dan neutron, atau barion
partikel spin 1/2 atau 3/2 yang massanya sama atau lebih besar dari proton.

Kaon, memiliki: 6 skema peluruhan kaon k+ menurut besar peluangnya:

Muatan k yang bermassa 494 mev

Muatan k0 netralnya bermassa 498 mev.

Umur rata-rata 1,2 x 10-8 s


Dapat meluruh dengan berbagai car
HADRON
Hiperon adalah barion yang lebih berat dari neutron
dan semuanya tak mantap dengan umur rata-rata
kurang dari 10-9 s.
4 kelas hiperon yang berumur paling panjang dalam
urutan besar massanya: Contohnya:
(lamda)
(sigma)
(ksi)
(omega)
Hiperon dapat meluruh dengan berbagai cara, namun hasil
akhirnya selalu proton dan neutron.
HADRON

Table 2. Table keluarga hadron


HADRON
Umur rata-rata partikel resonansi dapat
menggunakan rumus:

Dengan umur rata-rata dari suatu keadaan


eksitasi nuklir dengan lebar pada setengah
maksimum dari puncak resonansi. Sehingga
dapat diperoleh umur rata-rata 2,5 x 10-19 s
untuk meson dan 10-23 s untuk meson.
BILANGAN KUANTUM PARTIKEL ELEMENTER
BARION DAN LEPTON
SATU KUMPULAN BILANGAN KUANTUM BIASA DIPAKAI UNTUK MENGKARAKTERISASI BARION DAN
KELUARGA LEPTON. BILANGAN B = 1 DIBERIKAN UNTUK SETIAP BARION, DAN B = -1 UNTUK SETIAP ANTIBARION ;
SETIAP PARTIKEL LAIN MEMILIKI B = 0. BILANGAN LE = 1 DIBERIKAN PADA SETIAP ELEKTRON DAN E-NEUTRINO, DAN
LE = -1 UNTUK ANTI PARTIKELNYA; SETIAP PARTIKEL LAINNYA MEMILIKI L = 0. BILANGAN L.

KEKEKALAN BILANGAN BARION


SEBAGAI CONTOH DARI KEKEBALAN BILANGAN-PARTIKEL IALAH PELURUHAN NEUTRON, DISINI B = 1 DAN LE
= 0 SEBELUM TERJADI DAN SETELAHNYA :
BILANGAN KUANTUM PARTIKEL ELEMENTER
Ini adalah suatu cara neutron dapat meluruh dan tetap mempertahankan energy dan bilangan barion
B. Kemantapan proton juga timbul sebagai akibat kebutuhan kekekalan kuantitas ini: tidak terdapat barion
dengan massa yang lebih kecil, jadi tak dapat meluruh.

Kekekalan bilangan lepton


Tiga proses yang melibatkan lepton yang memberi ilustrasi kekekalan le dan l dalam peluruhan
pion, muon, dan produksi pasangan :
Produksi pasangan
Peluruhan pion

Peluruhan muon
ISOPIN
Multirangkap merupakan keluarga partikel yang anggotanya memiliki massa
dan interaksi yang sama.
Keadaan momentum sudut berbilang kuantum i menjadi 2i+1 subkeadaan
mengakibatkan timbulnya nama yang menjelaskan rumusan bilangan
kuantum.
Muatan meson atau barion berhubungan dengan bilangan barion b,
keanehan s, dan komponen iz dari spin isotopik melalui rumus:
ISOPIN
Kita dapat memeriksa bentrokan proton-proton dimana keanehan S kekal.
Dengan melihat bentrokan yang meliputi interaksi kuat dari titik pandang I
dan iz yang kekal

Dua peluruhan yang mungkin dari hiperon lambda didapatkan lewat


interaksi lemah dan i maupun iz yang tidak kekal:
PRINSIP SIMETRI DAN KEKEKALAN
Paritas dari suatu jenis atau jenis lainnya mengacu pada perilaku fungsi
gelombang terhadap pembalikan (inversi) ruang.
Paritas genap apabila berubah:

Paritas ganjil

Kekekalan paritas
KUARK

Supermultirangkap barion spin dan meson spin 0 yang mantap terhadap interaksi nuklir
kuat. Anak panah menunjukkan transformasi yang mungkin menurut jalan delapan lipat.
KUARK

Tabel 3. Sifat tiga generasi kuark dan lepton


INTERAKSI POKOK
Mempersatukan interaksi pokok
Daftar interaksi pokok telah berubah beberapa tahun ini. Interaksi kuat dan lemah
belum dapat di ketahui apakah gravitasi yang beredar mengitari mahtahari. Gravitasi bumi
dan astronomis bersifat sama.
Kekuatan dan jangkauan interaksi
Walaupun kekuatan relatif berbagai interaksi berkisar berkisar sampai 10 pangkat 40,
jarak efektifnya sangat berbeda . gaya kuat antara nukleon yang berdekatan mengungguli
sepenuhnya gaya gravitasi antara nukleon tersebut, tetapi jika keduanya berjarak satu
milimeter, kebalikannya berlaku. Struktur nuklir ditentukan oleh sifat interaksi kuat. Peranan
gaya lemah dalam struktur materi jelas hanya sebagai gangguan kecil, sehingga ini dengan
ratio neutron atauproton yang kurng baik melakukan peluruha beta untuk melakukan koreksi
INTERAKSI POKOK
SEJARAH ALAM SEMESTA