Anda di halaman 1dari 24

Laporan Kasus

Kista Ovarium
Vita Maulina (112170071)
Pembimbing: dr. Bogie, Sp.OG
IDENTITAS PASIEN

Nama : Ny N
Jenis kelamin : Perempuan
Umur : 42tahun
Alamat : Ciledug
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Status : Menikah
Keluhan Utama
Benjolan diperut bawah

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang ke poliklinik kandungan RSUD Waled
dengan keluhan ada benjolan di perut bagian bawah sejak 6
bulan yang lalu, benjolan awalnya kecil, tetapi kelamaan
makin membesar. Kadang -kadang pasien merasakan nyeri
pada perutnya, tetapi hal tersebut tidak mengganggu
aktivitas pasien sehari-hari.Keluhan keluar darah dari
kemaluan disangkal pasien namun pasien mengaku
menstruasinya lebih banyak dari biasanya sejak timbul
benjolan diperut.Keluhan sesak disangkal pasien.Mual dan
muntah tidak dirasakan.Gangguan makan disangkal dan
pasien juga menyangkal riwayat demam maupun penurunan
berat badan.Gangguan BAK dan BAB disangkal.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien menyangkal ada riwayat keluhan serupa
sebelumnya.Riwayat diabetes mellitus disangkal.Riwayat Hipertensi
disangkal.Riwayat penyakit benjolan pada payudara disangkal.

Riwayat Penyakit Keluarga


Pasien menyangkal ada anggota keluarga yang mengeluh
keluhan serupa.Riwayat diabetes mellitus dan hipertensi dalam
keluarga disangkal.Riwayat anggota keluarga memiliki penyakit
keganasan disangkal.

Riwayat Pengobatan
Pasien pernah periksa ke dokter spesialis kandungan 1 tahun
yang lalu karena belum memiliki anak dan kemudian dilakukan
pemeriksaan USG dengan hasil normal
Riwayat Menstruasi
Pasien pertama kali menstruasi saat berumur 12 tahun, siklus
mestruasi teratur 1 bulan sekali lamanya menstruasi 7 hari dan
tidak disertai nyeri saat menstruasi, pernag keluar darah diluar
siklus haid disangkal.

Riwayat Kontrasepsi
Pasien mengetakan tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi

Riwayat Pernikahan
Pasien telah menikah selama 18 tahun dan merupakan pernikahan
pertamanya.

Riwayat Obstetri
Pasien mengaku belum pernah hamil maupun keguguran.
PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum: Pasien tampak sakit sedang
Kesadaran :Composmentis
Tanda-tanda Vital
Tekanan darah : 120/80 mmHg
Frekuensi Nadi : 88x/menit
Frekuensi Napas : 20x/menit
Suhu : 36,8C
Status interna
Mata : Conjungtiva palpebra pucat -/-, sklera ikterik -/-
Hidung : Discharge(-), epitaksis (-)
Mulut : Sianosis (-)
Leher : JVP 52 , pembesaran kelenjar getah bening (-)
Thoraks :
Inspeksi : dinding dada simetris (+), ictus cordis terlihat di ICS VI
linea axilaris anterior.
Palpasi : ictus cordis teraba di ICS VI linea axilaris anterior, kuat
angkat (+), fremitus taktil simetris, nyeri tekan (-)
Perkusi : sonor seluruh lapang paru,
batas kiri jantung : ICS VI linea axilaris anterior .
batas kanan : ICS V linea parasternalis dekstra.
batas atas : ICS III linea parasternalis sinistra
Auskultasi :
Pulmo : vbs +/=, Rh -/-, wh -/-
Cor : Bj I = II reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen :
Inspeksi : Cembung, tidak ada tanda peradangan,
terlihat massa menonjol diregio kiri bawah
Aukultasi : Bising usus (+) 10 kali/menit
Perkusi : timpani seluruh lapang paru, diatas
benjolan pekak
Palpasi : Supel, defans muscular (-), tes undulasi (-
), teraba massa ukuran 12x8 cm di region hipogastric
hingga iliaca sinistra, permukaan licin, dapat
digerakan, nyeri tekan (-), konsistensi kenyal.
Ekstremitas: Akral hangat. Crt< 2 detik, oedem (-)
Status Ginekologi
Abdomen
Inspeksi : Cembung, tidak ada tanda peradangan,
terlihat massa menonjol diregio kiri bawah
Aukultasi : Bising usus (+) 10 kali/menit
Perkusi : timpani seluruh lapang paru, diatas benjolan
pekak
Palpasi : Supel, defans muscular (-), tes undulasi (-),
teraba massa ukuran 12x8 cm di region hipogastric hingga iliaca
sinistra, permukaan licin, dapat digerakan, nyeri tekan (-),
konsistensi kenyal
Genitalia eksterna
Perdarahan pervaginam (-), tanda peradangan (-), Benjolan (-)
DIAGNOSA BANDING
Kista ovarium
Mioma uteri

PEMERIKSAAN PENUNJANG
USG : uterus AF ukuran 6,4x3,1, massa hipoecoic 11x9,2

DIAGNOSA KERJA
Kista ovarium

RENCANA TERAPI
Observasi KU, tanda-tanda vital, dan perdarahan
Tindakan operatif: kistektomi
Penatalaksanaan post op
IVFD RL 18 tpm
Cefotaxim 3x1 gr
Metronidazole 3x1 fls
Gentamisin 2x80 mg
Ketorolac 1 amp/8 jam
Kalnex 3x1 gr
Alinamin 3x1 amp
Pemeriksaan PA

PROGNOSIS
Quo ad vitam : ad bonam
Quo ad functionam : dubia ad malam
Quo ad sanactionam : dubia
Definisi kista ovarium
Kista ovarium merupakan perbesaran sederhana
ovarium normal, folikel de graff atau korpus luteum
atau kista ovarium dapat timbul akibat pertumbuhan
dari epithelium ovarium (Dorland,2002).
kista ovarium adalah kantong abnormal yang berisi
cairan atau neoplasma yang timbul di ovarium yang
bersifat jinak juga dapat menyebabkan keganasan.
Anatomi Genitalia interna
Etiologi
Etiologi dari kista ovarium belum diketahui secara pasti. Namun, secara
umum dapat digolongkan etiologi terhadap jenis kista yang dialami.
Penyebab terjadinya kista ovarium yaitu terjadinya gangguan pembentukan
hormon pada hipotalamus, hipofisis, atau indung telur itu sendiri.Kista
indung telur timbul dari folikel yang tidak berfungsi selama siklus
menstruasi.
Faktor Risiko
Pengobatan infertilitas
Pasien yang sedang diobati untuk infertilitas dengan induksi
ovulasi dengan gonadotropin atau bahan lainnya, seperti
clomiphene citrate atau letrozole, dapat membentuk kista
ovary sebagai bagian dari ovarian hyperstimulation syndrome.

Tamoxifen
Tamoxifen dapat mengakibatkan kista ovari benigna
fungsional yang biasanya timbul setelah penghentian terapi.

Kehamilan
Pada wanita hamil, kista ovarium dapat terbentuk pada
trimester kedua saat kadar hCG tertinggi.
Hypothyroidism
Karena kemiripan antara subunit alpha thyroid-stimulating hormone (TSH)
dan hCG, hipotirodisme dapat menstimulasi pertumbuhan kista ovarii.

Gonadotropin maternal
Efek transplasental dari gonadotropin maternal dapat menyebabkan
pembentukan dari kista ovarii neonatal dan fetal.

Merokok
Risiko kista ovarii fungsional meningkat dengan merokok; resiko dari
merokok mungkin meningkat lebih jauh dengan penurunan indeks massa
tubuh (IMT)

Ligasi tuba
kista fungsional telah dihubungkan dengan sterilisasi ligasi tuba
Manifestasi Klinis
Perasaan sebah
Rasa nyeri pada perut bagian bawah dan panggul
Makan sedikit terasa cepat kenyang
Sering kembung
Nyeri senggama
Nafsu makan menurun
Rasa penuh pada perut bagian bawah
Gangguan miksi karena adanya tekanan pada kandung kemih dan juga
tekanan pada dubur
Gangguan menstruasi.
Pada umumnya tumor ovarium tidak mengubah pola haid kecuali
tumor itu sendiri mengeluarakan hormon seperti pada tumor sel
granulosa yang dapat menyebabkan hipermenorrea.
Akibat Pertumbuhan: dengan adanya tumor didalam perut bisa
menyebabkan pembengkakan perut..T
Klasifikasi
Tumor Nonneoplastik:tumor nonneoplastik jinak disebabkan
karena ketidakseimbangan hormon progesteron dan estrogen.
Tumor akibat radang
Tumor lain: Kista Folikel, Kista korpus luteum, kista lutein,
Kista Inklusi Germinal, Kista Endometrium, Kista Stein-
Laventhal
Tumor Neoplastik Jinak:
Tumor Kistik :Kistoma ovarii simpleks, Kistadenoma
Ovarii Musinosum, Kistadenoma Ovarii Serosum, Kista
endometrioid, kista dermoid,
Diagnosa
Anamnesis
Pemerksaan fisik
Pemeriksaan penunjang:
- Laboratorium: Tidak ada tes laboratorium
diagnostik untuk kista ovarium.Cancer antigen
125 (CA 125) adalah protein yang dihasilkan oleh
membran sel ovarium normal dan karsinoma
ovarium
- Laparaskopi : Mengetahui asal tumor dari
ovarium atau tidak, dan menentukan sifat- sifat
tumor.
USG: Menentukan letak dan batas tumor kistik atau solid,
cairan dalam rongga perut yang bebas dan tidak.USG adalah
alat diagnostik imaging yang utama untuk kista ovarium

MRI: memberikan gambaran jaringan lunak lebih baik dari CT


scan, dapat memberikan gambaran massa ginekologik yang
lebih baik. MRI ini biasanya tidak diperlukan

CT Scan: Untuk mengidentifikasi kista ovarium dan massa


pelvik, CT Scan kurang baik bila dibanding dengan MRI. CT
Scan dapat dipakai untukmengidentifikasi organ intraabdomen
dan retroperitoneum dalam kasus keganasan ovarium.

Tes kehamilan: HCG negatif, kecuali bila terjadi kehamilan.


Diagnosis kista ovarium dapat ditegakkan bila ditemukan
hal-hal berikut yaitu pada anamnesa menunjukkan gejala
seperti yang disebutkan diatas disertai pada pemeriksaan
fisik:
Ditemukan tumor di rongga perut bagian depan dengan
ukuran >5cm
Pada pemeriksaan dalam, letak tumor di parametrium kiri
atau kanan atau mengisi kavum douglasi
Konsistensi kistik, mobile, permukaan tumor umumnya
rata.
Komplikasi
Perdarahan
Rasa sakit yang berat: akibat tarikan melalui
ligamentum infundibulopelvikum terhadap
peritoneum
Infeksi dapat terjadi, jika dekat tumor terdapat
sumber kuman patogen,
Penatalaksanaan
Dapat dipakai prinsip bahwa tumor ovarium neoplastik
memerlukan operasi dan tumor non neoplastik tidak.Tumor
non neoplastik biasanya besarnya tidak melebihi 5 cm.
Tidak jarang tumor-tumor tersebut mengalami pengecilan
secara spontan dan menghilang.

Tindakan operasi pada tumor ovarium neoplastik yang tidak


ganas adalah pengangkatan tumor dengan mengadakan
reseksi pada bagian ovarium yang mengandung
tumor.Tetapi jika tumornya besar atau ada komplikasi perlu
dilakukan pengangkatan ovarium, disertai dengan
pengangkatan tuba.Seluruh jaringan hasil pembedahan perlu
dikirim ke bagian patologi anatomi untuk diperiksa.

Anda mungkin juga menyukai