Anda di halaman 1dari 52

Direktur Pelayanan Kesehatan Primer

Kementerian Kesehatan RI

DISAMPAIKAN PADA
PELATIHAN MANAJEMEN PUSKESMAS
1
SISTEMATIKA
PENDAHULUAN

SIKLUS MANAJEMEN PUSKESMAS

PERENCANAAN

PENGGERAKKAN DAN PELAKSANAAN

PENGAWASAN, PENGENDALIAN, DAN PENILAIAN KINERJA

KESIMPULAN
2
Kematian Kematian PERMASALAHAN
P Ibu Hamil P
Neonatal KESEHATAN DI
R M BBLR PUSKESMAS R M
I A Capaian I A
ISPA
Imunisasi S
O S O
Dasar
R A Karies Gigi Diare R A
I L Malaria Gizi Buruk I L
Periodontitis
T A T A
Hipertensi Kecacingan
A H Malaria A H
TB
S Stunting S
Tetanus
Kaki Gajah
Gingivitis HIV
DBD
Kebiasaan Sakit kulit
merokok
DM
Obesitas

Sumber daya yang tersedia terbatas, sehingga perlu dikelola dengan sebaik-baiknya
agar pelayanan kesehatan tetap dilaksanakan melalui MANAJEMEN PUSKESMAS
3
MANAJEMEN PUSKESMAS

Pengerakan
Pelaksanaan
(P2)

Terintegrasi melalui
pelaksanaan Manajemen
Puskesmas
PERENCANAAN

PENGGERAKKAN &
PELAKSANAAN

PENGAWASAN,
PENGENDALIAN, DAN
PENILAIAN KINERJA

DUKUNGAN DINKES KAB/KOTA


DALAM MANAJEMEN
PUSKESMAS
MANAJEMEN PUSKESMAS
SERANGKAIAN PROSES YANG TERDIRI DARI PERENCANAAN,
PENGORGANISASIAN, PELAKSANAAN DAN KONTROL UNTUK
MENCAPAI TUJUAN SECARA :

EFEKTIF EFISIEN

Tujuan dicapai melalui Memanfaat sumber daya


proses penyelenggaraan yang tersedia dalam
yg dilaksanakan dengan melaksanakan upaya
baik & bermutu kesehatan sesuai standar
berdasarkan hasil dengan baik & benar
analisis situasi (evidence dalam mewujudkan
based) target kinerja

6
MANAJEMEN PUSKESMAS

PLANNING ORGANIZING

SUMBER EFEKTIF
UPAYA
DAYA

MUTU

SISTEM PEMBER
INFORMASI DAYAAN EFISIEN
PUSKESMAS MASY.

CONTROLING ACTUATING TUJUAN


PUSKESMAS

7
P
1
PROSES PERENCANAAN PUSKESMAS
5
4 6
P indikator kegiatan prioritas yang dilakukan
E Puskesmas 3di dalam
PENYUSUNAN menyelesaikan7 masalah
R kesehatan di wilayah kerjanya
PEMBAHASAN
DAN untuk lima tahun ke
E depan. PELAKSANAAN
SIKLUS
EVALUASI
FORUM DANSKPD
PENYUSUNAN
PENETAPAN
PERSETUJUAN
MUSREMBANG
APBD
N 2 PENETAPAN
PERENCANAAN
MUSREMBANG
MUSREMBANG 8
RANCANGAN
RKS-SKPD
KESEPAKATAN
PENYUSUNAN
DPADAN
PERDA
RANCANGAN
KAB/KOTA
(JANUARI SKPD
APBDDAN
C RKPD
KECAMATAN
DESA
Merupakan kegiatanPERDA
PPAS RAPBD
(DES)APBD
ANTERA
RENJA
(DES)
PENGANGGARAN
APBD DGN akan dilaksanakan
yang
(MARET)
A TAHUN
(MEI)
(FEBRUARI)
(JANUARI)
dalam satu KDH(DES)
(JULI DGN
(MARET)
DAERAH
1 tahun BERJALAN)
dalam
DPRD SEPT) 9
medukung tercapainya
N
A
DPRD
rencana lima tahunan
(OKT (JUNI)
yang telah ditetapkan.
NOV)
A a. RUK 13 10
N b. RPK Tahunan
c. RPK Bulanan 12 11
8
P1 PERENCANAAN PUSKESMAS
DATA KINERJA &
GAMBARAN STATUS
P RENCANA LIMA KESEHATAN DALAM 4 RENCANA LIMA
TAHUNAN DINAS TAHUN (N-5 s/d N-2) TAHUNAN
E
KESEHATAN KEMENTERIAN
R KAB/KOTA KESEHATAN
E
N RENCANA 5 TAHUNAN
C
PUSKESMAS
A
Penelaahan kembali jika ada Kebijakan Kesehatan Baru (midterm evaluation)
N
A RENCANA TAHUNAN
A
N Menjamin kelangsungan kegiatan pelayanan kesehatan pada setiap tahun dalam
satu periode, walaupun terjadi pergantian pengelola dan pelaksana
9
PERSIAPAN MENYUSUN
RENCANA LIMA TAHUNAN
N(-5) N(-4) N(-3) N(-2) N(-1) N(+1) N(+2) N(+3) N(+4) N(+5)

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021

ANALISIS TREND (4Th)

PREDIKSI
TAHUN N(-1):

MIDTERM EVALUATION
Data hasil kinerja 4 tahun, dng ke-
cenderungan hasilnya; Prediksi Hasil
Thn N(-1)
Masalah&Hambatan; Penyebab dan
Latar Belakang Masalah
Ketersediaan Sumberdaya &
pengelolaannya, Tingkat Mutu
Outcome & IKP/IKM
Identifikasi Kebutuhan & Harapan
Masyarakat (CHA, SMD, MMD), PELAKSANAAN & WASDALI THNAN
Potensi Masyarakat,
Prediks Sikon (N1-5YAD Pdd,
Kes-mas, Poleksos, dll) Latar Blk.
PROSES PENYUSUNAN
Susun RUK 5 Tahun/Tahunan RENCANA LIMA TAHUNAN
10
Terintegrasi dlm Musrenbang SELANJUTNYA
P1
RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
P TAHAPAN PELAKSANAAN
E
R
E
1 PERSIAPAN
N
C 2 ANALISIS SITUASI
A
N
A
3 PERUMUSAN MASALAH
A
N
PENYUSUNAN PERENCANAAN LIMA
4
TAHUNAN 11
P1 RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
TAHAPAN PELAKSANAAN PENYUSUNAN RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
P
E
1. PERSIAPAN
R
E 1.
3. PEMBENTUKAN
TIM MEMPELAJARI TIM TIM
AKREDITASI
2. RENCANA
KEPALATERDIRI
PENYUSUN LIMA PUSKESMAS
DARI TIM
TAHUNAN PUSKESMAS
N MENJELASKAN PEMAHAMAN
PEMBINA KAB/KOTA,
DINKES WILAYAH, TIM
SPM
C PEDOMAN
PEMBINA TARGET
KAB/KOTA, MANAJEMEN
KELUARGA, TIM
INDIKATOR TIM
PEMBINA
A PUSKESMAS
MANAJEMENPEDOMAN
PUSKESMAS, AGAR
PUSKESMASTIM
UMUM WILAYAH

N DAN TIM SISTEM


PROGRAM
MEMAHAMI INFORMASI
INDONESIA SEHAT
PUSKESMAS
DENGAN PENDEKATAN
A KELUARGA, PENGUATAN TIM TIM
PEMBINA
A MANAJEMEN
KELUARGA
MANAJEMEN PUSKESMAS
PUSKESMAS
N MELALUI PENDEKATAN TIM
KELUARGA, NSPK LAIN YANG SISTEM INFORMASI
PUSKESMAS
SESUAI 12
ANALISIS MENURUT WAKTU

13
P1 RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
TAHAPAN PELAKSANAAN PENYUSUNAN RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
P
E
2. ANALISA SITUASI
1. MENGUMPULKAN DATA KINERJA DAN STATUS KESEHATAN MASYARAKAT a.l :
R DATA DASAR; DATA UKM ESENSIAL; DATA UKM PENGEMBANGAN; DATA UKP; DATA
E KEPERAWATAN KESEHATAN MASY, DATA LAB; DATA KEFARMASIAN DAN DATA KONDISI
KELUARGA;
N
2. ANALISA DATA a.l : ANALISIS DESKRIPTIF (waktu/tren, orang, tempat),
C
ANALISI KOMPARATIF (membandingkan karakteristif data wilayah yang satu
A dengan yang lain), ANALISIS HUBUNGAN DALAM & ANTAR PROGRAM
N
3. ANALISIS MASALAH DARI SISI PANDANG MASYARAKAT
A
MELALUI SMD (Instrumen SMD disusun Puskesmas sesuai masalah yang
A dihadapi & masalah yang akan ditanggulangi Puskesmas) : mengenali
N keadaan dan masalah serta potensi yang dimiliki untuk mengatasinya.
14
ANALISIS MENURUT ORANG

15
ANALISIS HUBUNGAN

16
U

PETA DASAR
SUNGAI

JALAN KABUPATEN
SUNGAI

17
U

PETA MASALAH IBU

18
U

PETA MASALAH GIZI KURANG

19
U

PETA MASALAH KLB DIARE

20
U

PETA MASALAH KECACINGAN

21
GABUNGAN PETA MASALAH KESEHATAN
DI KECAMATAN .

22
CONTOH: ANALISA DATA BERBAGAI MASALAH DI WILKER
PUSKESMAS UNTUK RUMUSKAN SOLUSINYA

X
GB
TB
GB
Y GK
GB X
TB
GB GK
TB Y X
Y
Keterangan Pada Desa I, ditemukan 3 kasus gizi buruk, 2 kasus kematian
X : diare + dehidrasi ibu dan 1 kasus TB.
GB : Balita gizi buruk Masalah gizi buruk dapat terkait kondisi lingkungan, tingkat
GK : ANAK Gizi Kurang pendidikan
TB : TBC Positif
Telusur data sekunder terkait latar ekonomi masyarakat, 23
Y : Ibu meninggal
budaya . Untuk kematian ibu telusur melalui AMP
GRAFIK SARANG LABA-LABA

24
CONTOH GRAFIK SARANG LABA-LABA
PELAYANAN K1-K4-PN-BUFAS-KB AKTIF//POPULASI
PUSKESMAS DI KAB. BUAH SEHAT TAHUN 2016
Apel
120
100 K1
Kiwi 80 Mangga K4
60
Ibu Komplikasi
40
20 PN
0 Ibu Nifas
Anggur Jeruk KB-Aktif
KN
KF
Fe
Markisa Durian

PEMANFAATAN: KAITKAN/PERHITUNGKAN DENGAN


25
INDIKATOR YG BERLAKU
P1 RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
TAHAPAN PELAKSANAAN PENYUSUNAN RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
P
E
3. PERUMUSAN MASALAH
R 1. IDENTIFIKASI MASALAH : membuat daftar masalah yang dikelompokkan
menurut jenis upaya, target, pencapaian dan masalah yang ditemukan
E (Masalah dirumuskan dengan prinsip 5 W 1 H/ 5 W, 2 H, 1E)
N
C 2. MENETAPKAN URUTAN PRIORITAS MASALAH a.l : Urgency,
A Seriousness, Growth (USG) berdasarkan skala likert.
N
3. MENCARI AKAR PENYEBAB MASALAH a.l : ISHIKAWA, POHON
A MASALAH
A
4. MENETAPKAN CARA PEMECAHAN MASALAH a.l : CURAH
N
PENDAPAT , KESEPAKATAN ANTARA ANGGOTA TIM, METODE
TABEL CARA PEMECAHAN MASALAH 26
TABEL IDENTIFIKASI MASALAH

27
PRIORITAS MASALAH
Urgency dilihat dari tersedianya waktu, mendesak
atau tidak masalah tersebut diselesaikan

Seriousness dilihat dari dampak masalah tersebut


terhadap produktifitas kerja, pengaruh terhadap
keberhasilan, dan membahayakan sistem atau
tidak.

Seberapa kemungkinannya isu tersebut menjadi


berkembang dikaitkan kemungkinan masalah
penyebab isu akan makin memburuk kalau
dibiarkan

Berdasarkan skala likert 1-5 (5=sangat besar, 4=besar, 3=sedang, 2=kecil,


1=sangat kecil). 28
Contoh USG

29
Contoh Analisa Penyebab Masalah
Diagram sebab akibat dari Ishikawa

MANUSIA METODE

Tenaga Gizi tdk ada Belum ada SOP

Peran LS kurang Penyuluhan kurang

Masalah
Ada Posyandu tdk ada
Dacin Transpot petugas tdk ada

Media Promosi tdk ada Tingkat ekonomi rendah

SARANA DANA LINGKUNGAN

30
Contoh Analisa Penyebab Masalah
Pohon Masalah (Problem Trees)

Kasus Gizi Buruk


Meningkat

METODE MANUSIA SARANA DANA LINGKUNGAN


TABEL CARA PEMECAHAN MASALAH

32
P1 RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
TAHAPAN PELAKSANAAN PENYUSUNAN RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS
P
E
4. PENYUSUNAN RENCANA LIMA TAHUNAN
R
E MENENTUKAN TARGET PRIORITAS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH
N UNTUK SATU PERIODE

C
A
N
A
A
N
33
RENCANA LIMA TAHUNAN PUSKESMAS

34
PERENCANAAN TAHUNAN PUSKESMAS
P1
DATA KINERJA &
GAMBARAN STATUS
RENCANA LIMA KESEHATAN TAHUN KEBIJAKAN
P TAHUNAN LALU (N-1) KESEHATAN YANG
E PUSKESMAS BARU (SECARA LOKAL
ATAU NASIONAL)
R
E
RENCANA TAHUNAN
N
C
PUSKESMAS
Penelaan kembali jika ada Kebijakan dan atau Kondisi Kesehatan Baru
A (midterm evaluation)
N RENCANA USULAN KEGIATAN
A (RUK)
A RENCANA PELAKSANAAN
N KEGIATAN (RPK) TAHUNAN
RENCANA PELAKSANA KEGIATAN
35
(RPK) BULANAN
P1 RENCANA TAHUNAN PUSKESMAS
TAHAPAN PELAKSANAAN PENYUSUNAN RENCANA TAHUNAN PUSKESMAS
PROSES SAMA
P
SEPERTI
E 1 PERSIAPAN PENYUSUNAN
R PERENCANAAN
2 ANALISIS SITUASI LIMA TAHUN
E
N 3 PERUMUSAN MASALAH
C
PENYUSUNAN RENCANA USULAN KEGIATAN
A 4
(RUK)
N
A PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN
5
A KEGIATAN (RPK)
N
36
RUK

Terintegrasi kedalam sistem perencanaan daerah dan dalam tataran target


pencapaian akses, target kualitas pelayanan, target pencapaian output dan
outcome.
Atas hasil evaluasi kinerja satu program, misalnya: Akses Ibu hamil (K1) 95%,
Cakupan (K4) 90%, Persalinan di Fasyankes (PN) 90%, Cakupan layananan
Neonatal dan Nifas (KN3, KF3) 90%, artinya: Output program sudah tercapai,
tetapi temuan maternal dan neonatal risti/komplikasi/emergensi rendah
(misal 7%), artinya kualitas ANC PNC dan mungkin juga PN belum baik; maka
kesimpulannya Outcome akan rendah. Jadi yang dirancang dlm RUK, bukan
lagi untuk pencapaian target K1, K4, PN, tetapi fokus pada upaya perbaikan
dan peningkatan kualitas yankes maternal & Neonatal sedangkan
penggerakan masyarakat dan kepatuhan masyarakat yang sudah baik tinggal
dipertahankan saja/maintenance.
37
RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)

38
RPK TAHUNAN
Mempelajari alokasi kegiatan dan biaya yang sudah disetujui.
Membandingkan alokasi kegiatan yang disetujui dengan RUK yang diusulkan dan
situasi pada saat penyusunan RPK.
Menyusun rancangan awal, rincian dan volume kegiatan yang akan dilaksanakan
serta sumberdaya pendukung menurut bulan dan lokasi pelaksanaan.
Mengadakan Lokakarya Mini Bulanan Pertama untuk membahas kesepakatan
RPK.
Membuat RPK tahunan yang telah disusun dalam bentuk matriks.
RPK tahunan dirinci menjadi RPK bulanan bersama dengan target
pencapaiannya, dan direncanakan kegiatan pengawasan dan pengendaliannya.
RPK dimungkinkan untuk dirubah/disesuaikan dengan kebutuhan saat itu
apabila dalam hasil analisis pengawasan dan pengendalian kegiatan bulanan
dijumpai kondisi tertentu (bencana alam, konflik, Kejadian Luar Biasa, perubahan
kebijakan mendesak, dll) yang harus dituangkan kedalam RPK. Perubahan RPK
dilakukan dengan pendampingan dinas kesehatan kab/kota, dan tidak mengubah
pagu anggaran yang ada.
Untuk semua kegiatan yang akan dilaksanakan, agar dapat
dipertanggungjawabkan dengan baik, perlu didukung dokumen yang relevan.
39
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK) TAHUNAN

40
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK) BULANAN

41
P2
Rapat Dinas
P
P
E
E Pengarahan saat apel pegawai
L
R
A
G
K
E
S Pelaksanaan kegiatan dari setiap program
R sesuai jadwal
A
A
N
K LOKAKARYA
A
A
A Forum khusus MINI
N
N

42
BULANAN

LOKAKARYA MINI
P2
Menilai pencapaian & hambatan yang
dijumpai pada bulan atau periode yang
lalu
P Pemamtauan pelaksanaan rencana yang
P LOK LOK LOK LOK LOK LOK LOK akan LOK
datang LOK LOK LOK LOK
E
E
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN
BLN
LOKMIN
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN Perencanaan
MIN
BLN diperlukan)
BLN
MIN MIN
ulang yang
BLN dengan
MIN
lebih baik
BLN tujuan
BLN
(bila MIN
BLN
L sesuai yang
R
A
1 2 3 BULANAN
4 5 6 7 dicapai 8 9 10 11 12
G INTER INTE INTE
INTE INTE INTE RNAL INTE INTE
K NAL & INTE RNAL INTE INTE RNAL
INTE
E
S
RNA LINTAS
SEK
RNA LOKMIN
RNA &
SEK
RNA
L RNAL & SEKTRIBULANAN
RNAL RNAL &
RNAL
R L L L Menggalang SEK
A
TOR
TRIBULANAN
TOR TOR dan meningkatkan
TOR
kerjasama antar sektor terkait dalam
A
N pembangunan kesehatam
K Menginformasikan & mengidentifikasi
A capaian hasil kegiatan tribulanan
A
A sebelumnya, membahas &
N memecahkan masalaha serta hambatan
N oleh LS
RTL dan memasukan umpan balik dari
masyarakat dan sasaran program 43
P2
LOKMIN
BULANAN
P
P
E
E PERTAMA RUTIN
L
R
A Tindaklanjut lokmin bulanan pertama.
G
K Penggalangan tim dalam rangka Memantau pelaksanaan kegiatan setiap bulan
E pengorganisasian untuk dapat secara teratur
S
R terlaksananya RPK Fokus utama : kesinambungan arah dan
A Luaran : kegiatan antara hal yang direncanakan,
A o RPK tahunan integrasi program dalam menyelesaikan
N
K o RPK bulanan masalah prioritas
A o Matriks pembagian tugas dan darbin Luaran :
A o Bahan musrenbang o RTL berupa RPK bulan berikutya
A
N o Draft RUK tahun selanjutnya o Komitmen utk melaksanakan RPK yang
N o Draft Rencana Lima tahunan (bila telah disusun
siklus lima tahunan) o Bahan yang akan disampikan pada lokmin
tribulanan (bila sesuaijadwal) 44
P2 LOKMIN
TRIBULANAN

P
P
E
E PERTAMA RUTIN
L
R
A Penggalangan tim dalam rangka
G
K pengorganisasian LS terkait pembangunan
E kesehatan.
S
R Mendiskusikan usulan yang akan disampikan
A Tindaklanjut lokmin tribulanan pertama.
dalam Musrebangmat.
A Luaran :
N Luaran :
o Rencana pelaksanaan kegiatan
K o Rencana kegiatan masing sector yang
A berikutnya
terintegrasi
A o Komitmen bersama untuk menindaklanjuti
o Kesepakatan bersama untuk menjalanjuti
A rencana
N hasil lokmin dalam penandatanganan
N kesepakatan
o Usulan bidang kesehatan yang disepakti
untuk dibawa pada Musrenbangmat 45
P3
PENGAWASAN
P Dilakukan Puskesmas sendiri, baik oleh kepala Puskesmas, tim
audit internal maupun setiap penanggungjawab dan
E & pengelola/pelaksana program
P
N
E PENILAIAN
E P
N Dilakukan oleh instansi dari luar Puskesmas H
G
G E A KINERJA
E N S PUSKESMAS
A
N I I
W
D L PENGENDALIAN L
(PKP)
A
A A
S Menjamin kesesuaian pelaksanaan kegiatan
L I
A dengan rencana yang telah ditetapkan dan
A A
N dilakukan secara terus menerus. Jika terdapat
I N
ketidaksesuaian dilakukan upaya perbaikan.
N 46
P3

P
E &
PKP
P
N
E
E P Pencapaian
Pelaksanaan
N Cakupan
Manajemen
G E Pelayanan
G Kesehatan
Puskesmas
E N
A
N I
W
D L Kinerja Baik Kinerja Cukup Kinerja Kurang Kinerja Baik Kinerja Cukup Kinerja Kurang
A > 91 % 81 - 90 80 % 8,5 5,5 8,4 < 5.5
A A
S
L I
A
A A
N
I N
N 47
SIKLUS MANAJEMEN PUSKESMAS YANG BERKUALITAS
CONTOH SIKLUS 2015, 2016, 2017

48
DUKUNGAN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA
a) melakukan pembinaan secara terpadu, terintegrasi lintas program, dan
berkesinambungan, dengan menggunakan indikator pembinaan
program.
b) meningkatkan kerjasama lintas sektor dalam proses manajemen
Puskesmas.
c) menyelenggarakan pelatihan manajemen Puskesmas.
d) melakukan pengumpulan hasil penilaian kinerja Puskesmas,
menganalisis hasil, melakukan evaluasi dan memberi feedback terhadap
hasil Penilaian Kinerja Puskesmas.
e) bertanggungjawab terhadap penyelesaian masalah kesehatan yang tidak
bisa diselesaikan di tingkat Puskesmas.
f) memberi dukungan sumber daya dalam kelancaran pelaksanaan seluruh
proses manajemen di Puskesmas, sesuai usulan Puskesmas.
g) melakukan advokasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota agar
proses perencanaan, pembahasan, dan persetujuan terhadap rencana
usulan kegiatan.
49
KESIMPULAN
Puskemas merupakan FKTP yang menyelenggarakan UKM dan UKP
tingkat pertama.
Manajemen Puskesmas menjamin tercapainya tujuan Puskesmas secara
efektif dan efisien.
Pelaksanaan kegiatan secara terintegrasi sesuai siklus kehidupan.
Puskesmas berkinerja baik tidak terlepas dari komitmen kepala
Puskesmas dan pembinaan dari Dinas Kesehatan Kab/Kota.

50
REFERENSI
UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Permenkes Nomor 75 tahun 2014 tentang Puskesmas.
Permenkes Nomor 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik
Pratama, Praktik Mandiri Dokter dan Praktik Mandiri Dokter Gigi.
Permenkes Nomor 39 tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan
Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga
Permenkes Nomor 44 tahun 2016 tentang Pedoman Manajemen Puskesmas.

51
52