Anda di halaman 1dari 28

CERDAS DALAM

PENGUNAAN OBAT

PROMOSI KESEHATAN
PUSKESMAS PADANG LUA
PENDAHULUAN
Masih Tingginya pemakaian antibiotik tanpa
resep dokter di masyarakat
Upaya pengobatan sendiri yang dilakukan
masyarakat untuk mengatasi sakit ringan
sebelum meminta pertolongan tenaga
kesehatan (SWAMEDIKASI )
Pengetahuan masyarakat tentang obat masih
rendah

OBAT . . . . . .
MADU atau RACUN ?

Dalam pengobatan, obat dapat digunakan


untuk pencegahan, penyembuhan,
pemulihan, dan peningkatan kesehatan.
Namun obat adalah senyawa kimia yang
dapat bekerja sebagai racun, sehingga obat
harus digunakan dalam dosis yang tepat
dan dengan cara yang benar.
Efek Samping Minum
Obat Jangka Panjang
Obat adalah racun bila pemberiannya tidak sesuai
kaidah yang ditentukan. Telah dilakukan penelitian
pada efek tetapi dan efek samping dalam setiap obat.
Penelitian pada efek samping dalam jangka panjang
biasanya dilakukan dalam kurun waktu 10-20 tahun.
Pada dasarnya, penggunaan sebuah obat dalam
jangka panjang harus dihindari, mengingat tidak
selamanya tubuh kita dapat mengabsorbsi ataupun
menetralisir setiap zat yang masuk.
PENGGUNAAN OBAT DALAM
JANGKA PANJANG
Mungkin beberapa efek dari penggunaan
suatu obat belum kita rasakan sekarang, lalu
bagaimana jika suatu saat tubuh kita terserang
penyakit yang lumayan parah? Mungkin itu
adalah efek dari obat-obatan yang kita
konsumsi sewaktu dulu. Berikut kami buat
daftar efek penggunaan obat dalam jangka
panjang.
Secara Fisik

1. Infeksi
2. Komplikas
3. Kerusakan Ginjal
4. Kerusakan Jantung
5. Kerusakan Panca Indera
6. Gangguan Saraf Akut
8. Resistensi Bakteri
lanjutan
9. Tumbuhnya Bakteri dalam Tubuh
10. Nekrosis Hati
11. Reaksi Alergi atau Hipersensitiv
12. Pengeroposan Tulang
Secara Mental

1. Ketergantungan
3. Gangguan Psikis
3. Susah Tidur atau Insomnia
4. Emosi Labil
5. Fobia Akut
SWAMEDIKASI

Upaya yang Dilakukan


Masyarakat untuk mengatasi
keluhan atau gejala penyakit
sebelum mencari pertolongan
ke Puskesmas, Tenaga
Kesehatan atau RS
Apabila Self Medication
dilakukan secara benar maka
akan menjadi sumbangan yang
sangat besar bagi pemerintah,
terutama dalam pemeliharaan
kesehatan secara nasional
Kenali Kondisi dan Pahami
Gejala atau Penyakit
1.Baca dan sadari apa saja guna obat itu
serta efek sampingnya. Lihat apakah gejala
atau kondisi yang Anda ingin obati telah
tertera di kemasan atau petunjuknya.

2.Jika obat tersebut tidak sesuai untuk


menangani penyakit yang Anda alami,
selain mendatangkan risiko efek samping,
mengonsumsi obat bebas yang tidak tepat
hanya akan menyia-nyiakan uang Anda.
3.Hindari terlalu sering mengonsumsi
obat bebas. Gunakan hanya jika
Anda benar-benar
membutuhkannya. Hindari juga
mengonsumsi obat bebas dalam
jangka panjang tanpa menanyakan
ke dokter.
Pengetahuan Apa yang
Dibutuhkan Masyarakat
Jenis Obat Yang Diperlukan
Kegunaan dari setiap obat
Penggunaan Obat yang benar
Kapan harus menghentikan obat
Kapan harus minta pertolongan
tenakes
Mengetahui ESO
Mengetahui siapa yang tidak boleh
menggunakan obat terkait .
OBAT YANG BOLEH DISERAHKAN
TANPA RESEP DOKTER

Tidak ada kontra indikasi pada ibu


hamil,anak di bawah 2th dan orang tua >
65th
Pengobatan sendiri tidak memberikan
resiko berkelanjutan
Penggunaan mudah dan tidak
memerlukan tenaga kesehatan
Penggunaanya untuk Penyakit
Prevalensinya tinggi diIndonesia,rasio
keamanan tinggi
Penggolongan Obat

Obat bebas:
Dapat dibeli tanpa resep
Di apotik & toko obat berijin Psikotropika:
Harus dengan resep
Obat bebas terbatas: Di apotik
Dapat dibeli tanpa resep
Di apotik & toko obat berijin
Narkotika:
Hanya dengan resep
Obat keras: Di apotik
K Harus dengan resep
Di apotik
GENCAR PTM
Gerakan Nusantara CERDIK Atasi Risiko
Penyakit Tidak Menular

GENCAR PTM merupakan suatu Gerakan Akselerasi dalam


Implementasi Perilaku Cerdik (Cek kesehatan secara berkala,
Enyahkan Asap Rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan gizi
seimbang, Istirahat cukup dan Kelola Stress) di seluruh Nusantara
untuk mendorong peningkatan peran serta pemerintah daerah,
dunia usaha dan masyarakat sebagai wujud kepedulian
terhadap pencegahan dan pengendalian faktor risiko PTM