Anda di halaman 1dari 22

OLEH:

Dr. Arif Widodo, M.S.I.

INSTITUT PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN


2017
Jenis Pendidikan Keagamaan Islam

Pendidikan Umum Diniyah Pesantren


Jenjang Berciri Khas Islam
Satuan Penyelenggara
Formal Nonformal Informal
Pendidikan Pendidikan

Mahad al-Jamiah
Tinggi PTAI (UIN/IAI/STAI) Mahad Aly
al-Takmiliyah

Menengah MA PDF Ulya DT Ulya Paket C

Jenis Salafiyah
PDF DT Wustha (Kitab Kuning)/ Paket B (Wajar
MTs Jenis Muallimin
Wustha (15-19) Dikdas Wustha)
(Dirasah
Keluarga
Muadalah Islamiyah
Dasar dengan
pendidikan
DT Ula muallimin) Paket A
MI PDF Ula
(7-15 TH) (Wajar Dikdas Ula)

PAUD RA TKA 2
Peraturan pemerintah no 73 :
Madrasah Diniyah adalah bagian
terpadu dari system pendidikan
nasional yang diselenggarakan
pada jalur pendidikan luar sekolah
untuk memenuhi hasrat
masyarakat tentang pendidikan
agama.
Pendidikan Diniyah Formal
Pendidikan diniyah formal menyelenggarakan
pendidikan ilmu-ilmu yang bersumber dari
ajaran agama Islam pada jenjang pendidikan
anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan
menengah, dan pendidikan tinggi.
Pendidikan Diniyah Nonformal
Pendidikan Nonformal adalah jalur
pendidikan diluar pendidikan formal yang
dapat dilaksanakan secara terstruktur dan
berjenjang.
a. kurikulum
b. Warga belajar
c. Ketenagaan
d. Keuangan
e. Sarana/prasarana/gedung dan
perlengkapan lainnya
f. Hubungan kerjasama dengan
masyarakat
Madrasah Diniyah Awaliyah
pendidikan agama Islam tingkat dasar selama
selama 4 (empat) tahun dan jumlah jam belajar
18 jam pelajaran seminggu,
Madrasah Diniyah Wustho
pendidikan agama Islam tingkat menengah
pertama selama 2 (dua) tahun dengan jumlah jam
belajar 18 jam pelajaran seminggu.
Madrasah Diniyah Ulya
pendidikan agama Islam tingkat menengah atas
selama 2 (dua) tahun dengan jumlah jam belajar
18 jam per minggu
1. Al-Quran Hadits
2. Aqidah Akhlak
3. Fiqih
4. Sejarah Kebudayaan Islam
5. Bahasa Arab
6. Praktek Ibadah.
No Mata Pelajaran MDTA MDTW MDTU

I II III IV I II I II
Keagamaan
1 Al-Quran 5 5 4 4 3 3 2 2
2 Hadits 1 1 2 2 2 2 2 2
3 Aqidah 1 1 1 1 1 1 2 2
4 Akhlaq 2 2 2 2 2 2 2 2
5 Fiqh 4 4 4 4 4 4 4 4
6 Tarikh Islam 1 1 1 1 2 2 2 2
Bahasa
7 Bahasa Arab 4 4 4 4 4 4 4 4
Muatan Lokal
8 Muatan Lokal: - - - - - - - -
a.Arab Pegon
b. Imlak, dll
Jumlah 18 18 18 18 18 18 18 18

8
a.MDTA Kelas I = 30 menit
b.MDTA Kelas II sd. IV = 40 menit
c.MDTW Kelas I sd. II = 45 menit
d.MDTU Kelas I sd. II = 45 menit

9
1.ULANGAN HARIAN
2.UJIAN TENGAH SEMESTER
3.UJIAN AKHIR SEMESTER
4.UJIAN AKHIR

10
1.KEPALA MADARASAH
DINIYAH TAKMILIYAH
2.GURU
3.TENAGA ADMINISTRASI
4.SANTRI

11
1.SK, KD MDT ULA
2.SK, KD MDT WUSTHA
3.SK, KD MDT ULYA

12
Kualifikasi Akademik Guru Diniyah Takmiliyah
adalah tamatan pendidikan diniyah formal, non
formal, atau pendidikan sederajat yang
dianggap mampu menghasilkan tamatan yang
berkompeten untuk mengajar pada Diniyah
Takmiliyah yang dibuktikan dengan ijazah atau
keterangan legal-formal dari instansi yang
terkait dengan pendidikan Diniyah Takmiliyah.

13
Pengertian :
Kegiatan ekstra kurikuler biasa juga
disebut dengan kegiatan pengembangan diri.
Digunakan untuk menumbuhkembangkan
berbagai potensi santri baik yang berkaitan
dengan ilmu pengetahuan yang didapatkan
dari kegiatan kurikuler maupun berkaitan
dengan pengembangan minat dan bakat
masing-masing serta kemampuan mereka
dalam pemecahan masalah.

14
Perencaan
Pelaksanaan
Evaluasi

15
1. Khatmul Quran
2. Seni Tilawah / Qiraah

3. Khath / Seni Kaligrafi

4. Pembinaan Kelompok Kesenian dan Budaya Islam

5. Muhadharah / Khithabah / Ceramah Agama

6. Pendalaman Kitab Kuning

7. Praktek Pengurusan Jenazah (Tajhizul Mayyit)

8. Pelatihan Memimpin Istighasah, Tahlil, dan Bacaan Barzanji


(Dibaan)
9. Bahtsul Masail

10.Olahraga dan Beladiri

11.Kepanduan Pramuka

16
1. Pembiasaan Sholat Jamaah
2. Pembiasaan Sholat Sunnah
3. Qiyamullail
4. Pembiasaan Puasa Sunnah
5. Membaca Al-Quran dan Doa sebelum dan Sesudah
Jam Belajar
6. Istighasah, Tahlilan dan Barzanjian (Dibaan)
7. Penegakan Kedisiplinan
8. Cium Tangan (Sebagai Penghormatan Kepada Guru)
9. Latihan Hidup Prihatin dan Kesederhanaan
10.Membangun Kemandirian
11.Pembiasaan Dzikir dan Wirid
12.Berbusana Islami
13.Suhbah
14.Sosialisasi Kata-kata Hikmah dan Panduan
Tatakrama
17
Syarat Pendirian
Syarat syarat Pendirian Diniyah Takmiliyah adalah sebagai
berikut :
Tersedia Tenaga Pengelolah, terdiri dari :
- Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah
- Guru sekurang-kurangnya 2 ( dua ) orang
- Tenaga Administrasi, sekurang-kurangnya 1 ( satu ) orang
Tersedia tempat kegiatan belajar mengajar dan
kelengkapannya
Tersedia calon santri sekurang-kurangnya 15 ( lima belas )
orang
Bersedia dan sanggup menyelenggarakan dan mengelolah
Madrasah Diniyah Takmiliyah dibuktikan dengan surat
Pernyataan Kepala Diniyah Takmiliyah.

18
Mekanisme Memulai Penyelenggaraan
Program
Pendaftaran Pendirian madrasah Diniyah
Takmiliyah dilakukan di Kantor
Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
Kepala Madrasah mendaftarkan pendirian
dan mengajukan permohonan izin
penyeleng
garaan Madrasah Diniyah Takmiliyah
kepada Kepala Kantor Kementerian Agama
Kab/Kota setempat.

19
Nama Madrasah Diniyah Takmiliyah dan alamat lengkap;
Nama Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah
Jenis atau jenjang Madrasah Diniyah Takmiliyah yang
diselenggarakan (Awwaliyah, Wustha, atau Ulya );
Daftar nama siswa/santri, minimal 15 ( lima belas ) orang;
Daftar nama guru, minimal 2 ( dua ) orang dan masing-
masing mata pelajaran yang diampu, yaitu: Alquran ,
Hadits, Aqidah, Fiqih, Tarikh Islam, dan Bahasa Arab;
Daftar nama tenaga administrasi, minimal 1 ( satu ) orang;
Sarana berupa ruangan dan peralatan pembelajaran.

20
Selanjutnya, Kantor Kementerian Agama
kab./Kota melalui Seksi Pendidikan Diniyah
dan Pondok Pesantren atau tingkat
organisasi sejenis melakukan survei
kelokasi Madrasah Diniyah Takmiliyah yang
bersangkutan dalam rangka Verifikasi atas
kesesuaian antara data dan persyaratan
yang disampaikan dengan kondisi nyata
dilapangan.

PENERBITAN SK

21
WASSALAM

22