Anda di halaman 1dari 15

Analisis Kuantitaif

Metode Penelitian Kuantitatif

Karena data kuantitatif adalah informasi yang diungkapkan melalui


angka-angka bukan kata-kata seperti halnya data yang terdapat pada
penelitian kualitatif, maka analisis data kuantitatif selalu berkenaan
dengan prosedur statistik (statistical procedure). Oleh sebab itu, analisis
data kuantitatif tidak lain adalah prosedur statistik (statistical procedure)
atau analisis statistic (statistical analysis) itu sendiri.
Pengujian
Proses Penelitian Kuantitatif Instrument

Populasi
Pengembangan
&
Instrument
sampel

Rumusan Landasan Perumusan Pengumpulan Analisis


Masalah Teori Hipotesis Data Data

Kesimpulan
dan Saran
Univariat

Univariat yaitu mengolah data menjadi lebih informatif dalam bentuk


tabulasi yang berisikan sejumlah data tunggal dari satu variabel, yang
sering dikenal sebagai tabel distribusi frekuensi.
Contoh

Dari posyandu diperoleh data umur anak (tahun) dari 32 orang anak
pada Posyandu Bunga Desa Citra Tahun 2014
Umur Jumlah/frek
54446557 Persen (%)
(tahun) uensi (f)
55555555 3 2 2/32 x 100% = 6,25

55555555 4 3 3/32 x 100% = 9,37


23/32 x 100% =
33566555 5 23
71,88
6 3 3/32 x 100% = 9,37
7 1 1/32 x 100% = 3,13
Jumlah (n) 32 100
Mean (Rata-rata)

Mean adalah rata-rata hitung atau dengan kata lain disebut hasil jumlah
dari setiap unit dibagi dengan banyak unit dan memiliki sebagai nilai
kecenderungan memusat (tendency central) pada data yang ada.

= = (untuk data tak berkelompok)

(untuk data berkelompok)


Median (Nilai tengah)

Median adalah suatu nilai tengah yang membagi distribusi atas dua bagian
yang sama sehingga nilai tengah tersebut merupakan batas 50% dari distribusi
yang berada di sebelah atas median 50% dari distribusi yang berada
dibawah median. Keterangan:
Me = Median
Data tunggal untuk jumlah data ganjil n = jumlah data
Data tunggal untuk jumlah data genap x = nilai data

1

Data Kelompok = 2 + 2 Keterangan :
b2 = tepi bawah kelas median

c = lebar kelas
N = banyaknya data
F = frekuensi kumulatif kurang dari
sebelum kelas median
f = frekuensi kelas median
Mode (Modus)

Mode (modus) adalah suatu ukuran rata-rata yang menyatakan datan


yang frekuensinya paling sering terdapat atau muncul dari kelompok
data.
Untuk data tunggal, dapat dilakukan dengan cara membuat table frekuensi
lalu lihat nilai mana yang terbanyak frekuensinya itulah modus pada suatu
data tersebut.
Keterangan:
1
Untuk data berkelompok = 0 + b0 = tepi bawah kelas median
1 +2 l = lebar kelas (lebar kelas)
d1 = selisih frekuensi kelas modus
dengan kelas sebelumnya
d2 = selisih frekuensi kelas modus
dengan kelas sesudahnya
Dispersi

Menurut Hasan (2011) ukuran dispersi atau ukuran variasi atau ukuran
penyimpangan adalah ukuran yang menyatakan seberapa jauh
penyimpangan nilai-nilai data dari nilai-nilai pusatnya atau ukuran yang
menyatakan seberapa banyak nilai-nilai data yang berbeda dengan
nilai-nilai pusatnya. Ukuran dispersi pada dasarnya adalah pelengkap dari
ukuran nilai pusat dalam menggambarkan sekumpulan data. Jadi,
dengan adanya ukuran dispersi maka penggambaran sekumpulan data
akan menjadi lebih jelas dan tepat.
Standar Deviasi

Standar deviasi digunakan untuk membandingkan penyebaran atau penyimpangan dua kelompok data
atau lebih.
Apabila standar deviasinya kecil, maka hal tersebut menunjukkan nilai sampel dan populasi berkumpul
atau mengelompok disekitar nilai rata-rata hitungnya. Artinya Karena nilainya hampir sama dengan nilai
rata-rata, maka disimpulkan bahwa anggota sampel atau populasi mempunyai kesamaan.
Sebaliknya, apabila nilai deviasinya besar, maka penyebarannya dari nilai tengah juga besar. Hal
tersebut menunjukkan adanya nilai-nilai ekstrem baik yang tinggi maupun rendah. Standar deviasi yang
besar juga menunjukan adanya perbedaan jauh daintara anggota populasi.
Oleh sebab itu, standar deviasi yang tinggi biasanya dipandang kurang baik bila dibandingkan dengan
standar deviasi rendah.
Korelasi
Teknik statistik yang digunakan untuk mencari hubungan atau korelasi antara 2
variabel atau lebih disebut teknik korelasi. Korelasi merupakan salah satu teknik
analisis dalam statistik yang digunakan untuk mencari hubungan antara dua
variabel yang bersifat kuantitatif.
Dua variabel dikatakan berkolerasi pada perubahan yang satu akan terjadi
perubahan pada variabel yang lain secara teratur dengan arah yang sama
(positif) atau berlawanan (Pernyataan negatif).
Dua variabel yang akan diteliti hubungannya itu masing-masing disebut sebagai
variabel bebas (variabel X) dan variabel terikat (variabel Y).
Jika kita akan meneliti hubungan antara tingkat kecerdasan dengan
penyesuaian sosial remaja, maka variabel tingkat kecerdasan disebut variabel X
dan variabel penyesuaian sosial disebut variabel Y.
Uji Korelasi

Uji korelasi terdiri dari uji korelasi Pearson (productmomen), Rank


Spearman, dan Kendall.
Uji Korelasi Pearson

Menurut Djarwanto (1996:172) koefisien korelasi diformulasikan, sebagai


berikut:
Keterangan:
r : Koefisien korelasi yang dicari
xy: Jumlah perkalian variabel x dan y
x : Jumlah nilai variabel x
y : Jumlah nilai variabel y
x2 : Jumlah pangkat dua nilai variabel x
y2 : Jumlah pangkat dua nilai variabel y
n : Banyaknya sampel

Kriteria untuk menyatakan bahwa korelasi kedua variabel adalah


signifikan bila nilai rhitung rtabel.
Uji Korelasi Rank Spearman

Koefisien korelasi Rank Spearman dinotasikan rs. Dalam aplikasinya, setiap


data xi dan yi ditetapkan peringkat relatifnya terhadap data x dan y lainnya
dari data terkecil sampai yang terbesar. Peringkat terkecil diberi nilai 1 dan
jika terdapat data yang sama maka masing-masing nilai diberi peringkat rata-
rata dari posisi yang seharusnya. Korelasi Rank Spearman dapat dihitung
dengan rumus Umar (2002):

Dimana :
= Jumlah kuadrat selisih variabel X dan Y

rs = 1
Sekian dan
Terimakasih